Tanda-Tanda Seseorang Akan Melahirkan

Posted on

Melahirkan menjadi salah satu proses atau momen yang sangat di tunggu dan dinantikan oleh setiap wanita yang sedang mengandung dan juga oleh anggota keluarga serta teman dan orang terdekat lainnya. Melahirkan merupakan suatu proses yang sangat melelahkan dan juga dapat berlangsung dengan waktu yang tidak singkat.

@pampers

Proses melahirkan ini bisa jadi berlangsung sangat panjang hingga selama beberapa hari. Bagi para ibu hamil, sebelum akan masuk ke dalam masa atau proses persalinan pasti akan mengalami beberapa tanda-tanda melahirkan. Tanda-tanda melahirkan ini sangat umum sekali terjadi pada para wanita yang sudah hamil tua atau memiliki usia kandungan yang sudah hampir mendekati waktunya untuk melahirkan.

Bagi kalian para wanita yang sedang mengandung dan usia kandungan kalian sudah berada pada masa atau fase akan segera melahirkan, maka sebaiknya kalian harus kenali beberapa tanda-tanda melahirkan mulai dari sekarang. Sebab hal ini sangat penting sekali agar dapat mencegah keterlambatan pertolongan saat akan melahirkan dan juga dapat menghindarkan ibu dan sang bayi dari berbagai macam kejadian yang tidak diinginkan lainnya.

Berikut ini akan saya berikan beberapa tanda atau ciri seorang ibu hamil akan segera melahirkan.

Tanda-Tanda Ibu Hamil Akan Segera Melahirkan

1. Bayi Merosot Turun

@hellosehat

Pada saat usia kehamilan sudah memasuki trimester terakhir atau mungkin lebih tepatnya dalam waktu 1 (satu) hingga 4 (empat) minggu menjelang proses persalinan biasanya ibu hamil akan merasakan jika posisi janin atau bayi yang ada di dalam kandungan mereka sedikit lebih turun ke bawah atau masuk ke area panggul.

Hal ini disebut juga dengan pengenduran. Pada saat inilah bayi akan mengatur ulang posisi tubuhnya di dalam kandungan untuk mempersiapkan kelahiran. Dimana posisi kepala bayi akan berpindah ke bawah dan siap untuk keluar.

Baca Juga :  Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan Rambut

Artikel Terkait : Penjelasan Hyperloop Teknologi Transportasi [Lengkap]

Pada tahap ini biasanya ibu hamil akan sering untuk buang air kecil, sebab hal ini di karenakan bagian kepala bayi ini mendorong atau memberikan tekanan pada bagian kandung kemih sang ibu, sehingga hal inilah yang membuat sang ibu akan lebih sering untuk buang air kecil.

2. Kram Perut Dan Nyeri Punggung

@alodokter

Tanda berikutnya yang juga akan muncul pada ibu hamil yang akan segera mengalami proses persalinan yaitu adalah kram pada bagian perut serta merasakan nyeri yang amat sangat pada bagian punggung. Terutama jika ini bukanlah kehamilan yang pertama, biasanya ibu hamil akan merasakan rasa nyeri pada bagian area di sekitar paha dan sekitar punggung bawah.

Serta juga pada bagian di sekitar daerah dubur dan panggul akan terasa seperti mengalami tekanan atau sedikit kram. Dan juga tak jarang baisanya ibu hamil juga akan mengalami rasa sakit seperti kram pada bagian perut seperti pada saat masa pramenstruasi.

Rasa sakit ini biasanya memang disebabkan karena otot-otot serta sendi tubuh sedang mengalami peregangan dan sedikit mulai bergeser untuk mempersiapkan proses persalinan nantinya.

3. Diare dan Muntah

@prenagen

Ibu hamil yang memiliki usia kandungan yang sudah mendekati masa persalinan biasanya akan mengalami diare. Hal ini salah satunya yaitu adalah disebabkan karena hormon yang ada di dalam tubuh sang ibu yang diproduksi untuk mempermudahkan kelahiran sang bayi juga akan merangsang usus sang ibu untuk bergerak atau bekerja lebih sering, sehingga salah satu dampaknya yaitu adalah akan membuat sang ibu mengalami diare ataupun juga muntah.

Namun jangan takut jika kalian mengalami hal seperti diare dan mual muntah ini, sebab hal ini adalah hal yang sangat normal yang biasa terjadi pada ibu hamil dan menjadi suatu pertanda bahwa waktu persalinan sudah semakin dekat. Perbanyaklah minum air putih agar tidak mengalami kehabisan cairan karena diare ini.

Baca Juga :  Kapan Masa Subur Wanita dan Tanda-tandanya

4. Cairan Keputihan Yang Lebih Kental Dan Berwarna Kemerahan

@babyologist

Tanda lainnya yang mengisyaratkan bahwa waktu persalinan sudah semakin dekat yaitu adalah keluarnya cairan vagina seperti cairan keputihan tetapi bentuknya lebih kental dan cenderung berwarna kemerahan atau kecoklatan. Hal ini di sebut dengan “bloody show“.

Hal semacam ini biasanya terjadi karena pelepasan lendir penyumbat leher rahim pada saat selama masa kehamilan. Sumbat ini kemudian akan mengendur seiring dengan semakin longgarnya leher rahim yang biasanya terjadi pada tahap pertama persalinan.

Tetapi apabila pendarahan sudah semakin berat atau semakin parah maka sebaiknya segera hubungi dokter atau bidan agar segera mendapatkan pertolongan pertama.

5. Sering Merasa Lelah Dan Sulit Tertidur

@nakita.grid.id

Seirng dengan kondisi perut yang semakin besar, maka hal ini juga akan mempersulit sang ibu dalam bergerak dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi perut yang semakin besar ini juga akan mempengaruhi sang ibu untuk dapat tidur nyenyak di malam hari.

Artikel Terkait : Tanda – Tanda Tubuh Mengalami Penyakit Serius

Sehingga tak jarang jika sang ibu hanya dapat beristirahat selama beberapa jam saja pada saat malam hari. Hal inilah yang juga kana membuat kondisi tubuh menjadi terasa cepat lelah karena kurangnya waktu istirahat di malam hari.

6. Pola Kontraksi Yang Kuat Dan Teratur

@hellosehat

Kontraksi yang terjadi pada rahim awalnya akan muncul secara tidak beraturan dan jarang, hal ini biasa disebut dengan Braxton Hicks, yang mana bukanlah kontraksi yang sesungguhnya. Sebab tanda kontraksi yang sudah menandakan waktu persalinan sudah dekat yaitu adalah kontraksinya berpola secara berkala dengan jarak waktu antar kontraksi yang lebih teratur.

Baca Juga :  Cara Pembuatan dan Kandungan Gizi Air Tajin untuk Bayi

Misalnya yaitu selama 30-70 detik per kontraksi setiap lima atau tujuh menit sekali. Dan kontraksi akan dapat lebih parah lagi jika sudah mendekati masa persalinan.

7. Air Ketuban Pecah

@hellosehat

Hal yang menandakan masa persalinan atau kelahiran bayi sudah sangat dekat yaitu adaalh air ketuban pecah. Namun hal ini tak terjadi pada semua ibu hamil, sebab hanya sebesar 15%-20% saja wanita hamil yang mengalami pecahnya ketuban sebelum persalinan di mulai.

Pada umumnya cairan ketuban ini akan bocor dan akan keluar merembes seperti tetesan bukan seperti semburan air yang deras seperti yang mungkin selama ini banyak divisualisaikan salah di kalangan masyarakat awam.

Kalian bisa memakai pembalut untuk menjaga supaya bagian tubuh kalian tetap kering dan tidak terkena air tetesan ketuban ini. Dan jangan lupa untuk segera menghubungi dokter ataupun bidan terdekat.

Namun apabila cairan yang keluar menyembur dan membasahi tubuh maka harus cepat-cepat dibawa ke rumah sakit atau ke bidan terdekat, sebab hal ini sudah menandakan bahwa proses persalinan akan segera terjadi. Pada saat air ketuban ini sudah pecah maka bayi yang ada di dalam kandungan tidak akan dilindungi oleh bantalan pelindung lagi.

Sehingga akan membuat bayi di dalam kandungan lebih rentan terkena infeksi. Hal inilah yang membuat dokter maupun bidan akan menyarankan untuk segera melahirkan bayi dalam kurun waktu satu atau dua hari dari pecahnya ketuban.

Related posts: