Struktur Tubuh Virus [Ciri, Sifat, dan Bentuk]

Posted on

Virus merupakan salah satu mikroorganisme yang banyak terdapat disekitar kita. Virus inilah yang terkadang menjadi penyebab dari munculnya berbagai macam penyakit yang ada. Virus ini jumlahnya bahkan bisa mencapai jutaan virus yang ada dan tersebar secara bebas di alam.

Seperti yang kita semua ketahui selama ini bahwa virus ini memiliki bentuk yang sangat kecil sekali, dan tidak bisa dilihat atau diamati dengan mata telanjang. Sehingga apabila kalian ingin mengamati virus ini kalian harus menggunakan alat bantu berupa mikroskop untuk bisa melihat mikroorganisme ini.

Lalu tahukah kalian bagaimana struktur yang ada pada tubuh si virus ini? Nah bagi kalian semua yang mungkin belum tahu tentang struktur pada tubuh virus ini maka disini akan saya berikan beberapa informasi mengenai mikroorganisme yang satu ini. Berikut penjelasannya.

Struktur Tubuh Virus [Ciri, Sifat, dan Bentuk]

Apa Itu Virus ?

@rtmagazine

Virus merupakan salah satu organisme aseluler atau organisme yang bukan termasuk sel. Oleh sebab itulah virus ini tidak mempunyai organel – organel yang berfungsi untuk melangsungkan metabolisme atau reproduksinya sendiri. Organisme ini memerlukan inang untuk bisa tetap hidup dan berkembang. Sehingga hal inilah yang kemudian akan mengakibatkan munculnya penyakit pada organisme inangnya tersebut.

Kata virus sendiri berasal dari bahasa Latin, yang memiliki arti yaitu racun. Sehingga tak heran jika virus ini selalu dikaitkan atau dihubungkan dengan kuman – kuman yang bersifat parasit atau yang bersifat merugikan.

Virus ini secara umum bisa dibilang sebagai suatu organisme yang sangat kecil yang berukuran mikroskopik yang dapat menginfeksi organisme hidup lainnya. Sedangkan berdasarkan ilmu Biologi, virus ini merupakan suatu makhluk mikroskopis yang merupakan peralihan antara makhluk hidup dan makhluk tak hidup.

Baca Juga :  Perbedaan Imunitas Aktif dan Imunitas Pasif Pada Tubuh Manusia

Ciri Serta Sifat Virus

Berikut ini adalah beberapa ciri – ciri dan juga sifat yang dimiliki oleh organisme yang satu ini.

1. Virus tidak memiliki sel, sitoplasma, dan membran sel. Sehingga dengan demikian virus ini bisa disebut dengan suatu mikroorganisme yang bersifat aseluler

2. Virus ini termasuk makhluk hidup yang mempunyai ukuran yang sangat kecil sekali atau biasa disebut dengan mikroskopis. Yang mana ukuran dari tubuh virus ini hanya sekitar 20 – 300 milimikron ( 1 mikron = 1000 milimikron )

3. Virus memiliki sifat yaitu parasit obligat. Maksudnya yaitu adalah virus ini tidak bisa bertahan hidup tanpa adanya inang. Hal ini berarti bahwa virus hanya bisa hidup pada saat ia menginfeksi makhluk hidup lainnya

4. Kapsid ini tersusun dari protein yang di dalamnya berisi DNA saja atau bisa juga berisi RNA

5. Kapsid juga mempunyai rantai – rantai protein di dalamnya yang dikenal dengan nama kapsomer. Kapsid ini memiliki fungsi untuk melindungi virus dari gangguan yang berbahaya yang bisa datang dari luar tubuh virus

6. Virus ini merupakan jenis mikroorganisme yang bisa dikristalkan. Ini merupakan salah satu ciri atau sifat khas yang hanya dimiliki oleh virus dan tidak dimiliki oleh makhluk hidup atau organisme lainnya

7. Virus bereproduksi dengan cara menyusun kembali dengan memakai materi – materi yang terdapat pada asam nukleat genom virus

8. Virus tidak melakukan metabolisme

9. Virus merupakan organisme yang tidak bisa membelah diri

10. Tubuh virus ini terdiri dari selubung protein dan bahan inti yang berupa asam nukleat

Baca Juga :  Pengertian Pajak Secara Umum dan Pandangan Para Ahli

Struktur Tubuh Virus

@pak.pandani.web.id

Virus mempunyai struktur yang berbeda dengan jenis organisme lainnya. Yang mana tubuh virus ini bukanlah merupakan sebuah sel ( yang disebut dengan aseluler ) sebab pada tubuh virus ini tidak mempunyai dinding sel, membran sel, sitoplasma, inti sel, maupun organel sel lainnya.

Selain ukuran tubuhnya yang sangat kecil sekali, virus ini juga mempunyai sifat seperti benda mati. Hal ini karena tubuh virus ini terdiri dari beberapa partikel yang bisa dikristalkan. Yang mana partikel – partikel ini disebut dengan virion. Virus ini hanya akan menunjukkan sifat – sifatnya sebgaai makhluk hidup pada waktu ia berada di dalam sebuah sel organisme hidup. Berikut ini adalah beberapa bagian dari tubuh virus yang bisa kalian pelajari.

1. Bagian Kepala

Bagian kepala pada virus ini dibungkus atau diselimuti oleh sebuah selubung protein yang disebut dengan kapsid. Yang mana kapsid inilah yang berfungsi untuk memberikan bentuk pada tubuh virus. Kapsid yang berupa selubung ini terdiri dari monomer identik yang masing – masing terdiri dari rantai polipeptida

2. Isi Tubuh

Bagian tubuh dari virus ini terdiri atas materi genteik atau beberapa molekul – molekul pembawa sifat – sifat yang bisa diturunkan yaitu seperti ADN dan ARN saja. Contoh virus yang tubuhnya berupa ADN yaitu seperti Papova virus, Herpes virus, Adeno virus, dan Pox virus.

Sementara contoh dari virus yang tubuhnya berupa ARN yaitu adalah seperti Paramyxo virus, Rhabdo virus, Reovirus, Picorna virus, dan Toga virus. Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya yaitu bahwa di dalam tubuh virus ini tidak memiliki organel – organel sel seperti mitokondria, ribosom, dan lain sebagainya

Baca Juga :  Jenis Topologi Jaringan Beserta Kekurangan dan Kelebihannya

3. Ekor

Bagian ekor virus ini merupakan sebuah alat yang digunakan untuk kontak langsung ke tubuh organisme yang diserangnya atau organisme yang dijadikan inang oleh virus ini. Bagian ekor yang ada pada virus ini terdiri dari tabung bersumbat yang di lengkapi dengan serabut – serabut atau benang – benang yang cukup halus.

4. Bentuk Tubuh

Virus ini mempunyai bentuk tubuh yang sangat bervariasi dan beragam sekali. Antara lain bentuk tubuh dari virus ini ada yang bentuknya seperti batang, berbentuk oval, berbentuk bulat, berbentuk filamen atau seperti benang, berbentuk seperti persegi banyak (polihedral), maupun seperti huruf T.

Virus yang memiliki bentuk seperti batang yaitu seperti TMV (Tobacco Mosaic Virus). Virus yang memiliki bentuk yang bulat yaitu seperti virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menjadi penyebab AIDS serta Orthonyxovirus penyebab influenza. Virus yang berbentuk huruf T yaitu misalnya seperti bakteriofag (fag) yang menyerang bakteri Escherichia coli.

Virus yang berbentuk polihedral, misalnya yaitu seperti Adenovirus yang menjadi penyebab penyakit saluran pernapasan dan Papovavirus yang menjadi  penyebab penyakit kutil. Virus berbentuk batang dengan ujung oval seperti peluru, misalnya yaitu Rhabdovirus yang menyebabkan penyakit rabies. Virus berbentuk filamen, misalnya seperti virus Ebola.

Related posts: