Prinsip-Prinsip Ekologi dan Pengertiannya

Posted on

Kata ekologi sering kali dipakai dan digunakan di dalam jurnal-jurnal ilmiah yang banyak membahas mengenai dampak negatif berbagai macam aktivitas manusia terhadap lingkungan di sekitarnya. Di dalam pembuatan jurnal ini biasanya para penulis atau peneliti memakai kata atau istilah ekologi ini untuk menggambarkan kondisi lingkungan dan juga dampaknya bagi makhluk hidup maupun organisme yang ada di sekelilingnya.

Lalu tahukah kalian semua apa yang dimaksud dengan ekologi ini? Dan apa saja prinsip-prinsip yang ada di dalam sebuah ekologi? Berikut akan saya berikan sedikit uraian singkatnya mengenai ekologi.

Definisi Ekologi

@maxmanroe

Ekologi merupakan sebuah cabang dari ilmu Biologi yang banyak memanfaatkan informasi yang berasal dari berbagai macam sumber ilmu pengetahuan lain, seperti kimia, fisika, klimatologi, dan geologi. Di dalam ilmu ekologi ini pada dasarnya akan memberikan sebuah penjelasan tentang hubungan antara organisme (baik tumbuhan maupun hewan) dengan lingkungan yang ada di sekitarnya.

Sebab sifat setiap makhluk hidup atau organisme ini bisa diketahui dari segi hubungannya dengan alam sekitar. Bukan hanya dengan alam secara fisik saja termasuk tanah, air, dan iklim namun juga dengan makhluk hidup lainnya di dalam sebuah pola yang saling ketergantungan yang disebut dengan ekosistem.

Ilmu ekologi ini juga sangat berguna sekali di dalam menyelediki interaksi organisme dengan lingkungannya. Yang mana pengamatan atau penyelidikan ini memiliki tujuan untuk menemukan prinsip-prinsip yang terkandung atau terdapat di dalam hubungan timbal balik tersebut.

Prinspi – Prinsip Ekologi

  • Faktor Biotik

Faktor biotik merupakan faktor hidup yang meliputi seluruh makhluk hidup yang ada di bumi ini. Faktor biotik ini juga melingkupi tentang tingkatan-tingkatan organisme yang meliputi individu, populasi, komunitas, ekosistem, dan biosfer. Berikut penjelasannya.

Baca Juga :  Susunan Sistem Tata Surya dan Keterangannya

1. Individu

@unsplash

Individu merupakan organisme tunggal, misalnya seperti seekor kucing, seekor tikus, sebatang pohon jambu, dan seorang manusia. Untuk bisa mempertahankan kehidupannya atau bertahan hidup, individu ini harus memperoleh makanan, melindungi dirinya dari serangan musuh alami, dan juga melakukan adaptasi dengan lingkungan yang berada di sekitar nya.

Oleh sebab itulah setiap makhluk hidup atau individu ini mempunyai bentuk tubuh dan ciri tubuh atau karakteristik yang berbeda-beda, tergantung dengan bagaimana tempat tinggal atau lingkungan sekitarnya dan juga bagaimana caranya individu tersebut untuk bertahan hidup.

Ada 3 macam jenis adaptasi yang biasa dilakukan oleh makhluk hidup agar ia bisa tetap bertahan hidup, yaitu adalah :

  • Adaptasi morfologi, merupakan penyesuaian bentuk tubuh dengan lingkungan sekitar untuk kelangsungan hidupnya
  • Adaptasi Fisiologi, merupakan penyesuaian dari fungsi-fungsi fisiologi tubuh untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya
  • Adaptasi Tingkah Laku, merupakan cara beradaptasi yang di dasarkan pada tingkah laku atau perilaku makhluk hidup

2. Populasi

@voaindonesia

Populasi merupakan kumpulan dari individu sejenis yang hidup di dalam suatu daerah dan di dalam waktu tertentu. Yang mana ukuran atau jumlah populasi ini dapat berubah sepanjang waktu, yang mana hal ini disebut dengan dinamika populasi.

Pada dasarnya populasi ini memiliki karakteristik yang khas bagi kelompoknya yang tidak dimiliki oleh masing-masing individu anggotanya. Dinamika populasi ini disebabkan karena adanya imigrasi dan emigrasi, khususnya untuk organisme yang bisa bergerak seperti hewan dan manusia.

  • Imigrasi, merupakan perpindahan satu atau lebih organisme menuju ke daerah lain atau peristiwa di datanginya sebuah daerah oleh satu atau lebih organisme, yang mana di dalam daerah yang telah di datangi tersebut sudah ada kelompok dari jenisnya.
  • Emigrasi, merupakan peristiwa ditinggalkannya sebuah daerah oleh sekumpulan atau sekawanan organisme sehingga hal ini akan mengakibatkan populasi yang ada di daerah tersebut akan menurun.
Baca Juga :  Pakaian Adat Bali Beserta Penjelasannya

3. Komunitas

@pixabay

Komunitas adalah kumpulan dari berbagai macam populais yang hidup di suatu waktu serta daerah tertentu yang saling melakukan interaksi yang berpengaruh satu dengan yang lainnya. Di dalam komunitas ini seluruh organisme yang ada merupakan bagian dari komunitas dan antara komponennya akan saling berhubungan dengan keragaman interaksinya.

4. Ekosistem

@plengdut

Ekosistem adalah sebuah kesatuan ekologi yang terjadi dari interaksi yang antara komunitas dengan lingkungan yang ada di sekitarnya. Adapun penyusun atau komponen dari sebuah ekosistem ini yaitu adalah seperti produsen, konsumen, dan pengurai.

  • Faktor Abiotik

Faktor abiotik ini merupakan faktor tak hidup atau non makhluk hidup yang meliputi faktor fisik dan kimia. Komponen abiotik yang ada dalam suatu ekologi yaitu adalah sebagai berikut.

1. Air

@jendelasarjana

Air sangat berpengaruh sekali di dalam sebuah ekosistem, hal ini karena air sangat diperlukan untuk keberlangsungan hidup sebuah organisme.

2. Tanah

@kabartani

Tanah menjadi tempat hidup bagi suatu organisme. Yang mana tanah ini banyak sekali jenisnya. Dan jenis tanah yang berbeda-beda inilah yang akan membuat organisme yang hidup di dalamnya juga akan berbeda pula. Selain itu tanah juga menyediakan berbagai macam unsur yang sangat penting bagi pertumbuhan organisme.

3. Sinar Matahari

@wawansetyadi257

Sinar matahari juga memiliki pengaruh terhadap ekosistem secara global. Sebab sinar matahari ini juga dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk proses pertumbuhan dan perkembangannya.

Baca Juga :  Bagaimana Bayar Fidyah Puasa

4. Suhu

@techno.okezone

Suhu juga memegang peranan penting di dalam sebuah ekosistem. Karena suhu ini akan sangat berpengaruh kepada ekosistem sebab suhu menjadi sebuah syarat yang dibutuhkan sebush organisme agar dapat bertahan hidup.

5. Angin

@theconversation

Angin atau udara juga berpengaruh di dalam menentukan kadar kelembaban suatu tempat yang menjadi tempat hidup sebuah organisme. Angin ini juga akan berperan di dalam penyebaran biji dari tumbuh-tumbuhan tertentu.

6. Ketinggian

@mpora

Ketinggian suatu tempat ternyata juga memiliki pengaruh di dalam keberlangsungan hidup sebuah ekosistem. Yang mana ketinggian sebuah tempat ini akan bisa menentukan jenis organisme apa yang bisa hidup di dalam tempat dengan ketinggian tertentu. Sebab ketinggian tempat yang berbeda juga akan bisa menghasilkan kondisi fisik serta kimia yang berbeda-beda pula

7. Garis Lintang

@seonegativo

Faktor abiotik terakhir yang juga sangat berpengaruh kepada keberlangsungan ekosistem yaitu adalah garis lintang. Yang mana garis lintang yang berbeda maka akan menunjukkan atau memiliki kondisi alam serta kondisi lingkungan yang berbeda juga.

Yang mana hal ini berarti bahwa garis lintang ini secara tidak langsung juga menjadi penyebab dari persebaran organisme-organisme yang ada dan hidup di bumi ini. Oleh karena itulah tak jarang kita akan menemui bahwa ada beberapa jenis organisme yang hanya dapat hidup di kondisi garis lintang tertentu saja.

Related posts: