Perbedaan Sel Haploid Dan Diploid

Posted on

Sel merupakan salah satu bagian atau unit terkecil yang ada di dalam tubuh setiap makhluk hidup. Sel ini ada banyak sekali jenisnya dan macamnya. Namun disini saya akan membahas dua jenis sel yang bernama sel haploid dan sel diploid.

Apakah kalian semua disini sudah tau dengan apa itu yang disebut dengan sel haploid dan sel diploid ini? Atau mungkin kalian ternyata masih belum tahu dan belum paham tentang apa yang disebut dengan sel haploid dan sel diploid ini.

Tenang saja bagi kalian yang mungkin masih belum tahu dan belum mengerti serta paham betul dengan apa yang disebut dengan sel haploid dan diploid ini silahkan simak penjelasan saya berikut ini.

Adapun sel haploid dan sel diploid ini merupakan sel yang ada di dalam tubuh organisme eukariota. Lalu sebenarnya apa sih sel haploid dan sel diploid itu? Berikut penjelasannya bagi kalian semua.

Silahkan disimak dan dibaca dengan teliti dan cermat ya sedikit materi tulisan saya mengenai sel haploid dan diploid di bawah ini semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua tentang sel haploid dan sel diploid ini.

Sel Haploid

@quipper

Sel haploid merupakan sebuah sel yang hanya memiliki satu set lengkap kromosom. Salah satu bentuk atau jenis yang paling umum dari sebuah sel haploid ini yaitu adalah gamet atau sel kelamin. Sel haploid ini dihasilkan oleh meiosis.

Yang mana sel haploid ini merupakan sebuah sel genetik beraneka ragam yang dimanfaatkan dalam reproduksi seksual. Pada saat sel-sel haploid yang berasal dari orang tua bergabung dan dibuahi, maka keturunannya ini akan memiliki satu set lengkap kromosom dan kemudian akan menjadi sel diploid.

Baca Juga :  Perbedaan Puasa Asyura, Puasa Muharram, Dan Puasa Daud

Dimana sebuah sel haploid ini memiliki sel diploid di dalamnya, yang merupakan jumlah kromosom yang ditemukan di dalam inti yang menciptakan satu sel. Di dalam tubuh manusia, sel-sel haploidnya akan mempunyai 23 kromosom dan 46 sel diploid.

Sel haploid ini juga sangat berbeda dengan sel monoploid. Yang mana sel haploid ini mempunyai satu set lengkap kromosom di dalamnya, sedangkan pada sel monoploid ini lebih merujuk kepada banyak jumlah kromosom yang unik yang ada di dalam sel biologis.

Di dalam tubuh sebuah organisme, sel diploid berisikan satu set lengkap kromosom yang dibutuhkan, sedangkan sel haploid hanya memiliki jumlah yaitu setengah dari jumlah kromosom yang ditemukan di dalam sel inti.

Walaupun sel-sel haploid yang ada di dalam tubuh manusia maupun pada banyak organisme lain hanya berupa sebuah sel gamet, namun pada beberapa organisme seperti ganggang melalui fase di dalam siklus hidupnya yang mana sel-sel tersebut akan haploid. Selain itu ada juga beberapa organisme lainnya termasuk semut jantan yang benar-benar hidup sebagai sebuah organisme haploid sepanjang siklus seumur hidupnya.

Sel Diploid

@budisma

Suatu sel diploid berisikan 2 (dua) set kromosom, yaitu kromosom yang berasal dari sang ibu dan kromosom yang berasal dari sang ayah. Sel-sel diploid ini diproduksi oleh mitosis. Selama mitosis inti induk terbagi menjadi dua inti putri. Setiap inti putri akan berisi jumlah kromosom yang sama seperti inti induk. Setelah pembagian inti, seluruh sel membelah.

Baca Juga :  Contoh Laporan Kunjungan Industri

Karena proses ini perlu dilakukan tanpa kesalahan, semua kromosom mereplikasi selama interfase. Setelah replikasi, dua kromosom dikenal sebagai kromatid. Mereka terpisah selama mitosis.

Sel-sel diploid memainkan peran yang sangat penting di dalam stabilitas genetik organisme diploid. Sel-sel diploid yang dihasilkan oleh mitosis secara genetik identik dengan sel induk.

Selain itu, mereka juga akan membawa jumlah kromosom yang sama dengan sel induk. Dengan cara ini stabilitas genetik populasi sel yang berasal dari sel-sel induk dipastikan. Pertumbuhan tubuh terjadi karena terus meningkatnya jumlah sel diploid.

Hal ini menjadi dasar dari pertumbuhan di semua organisme multisel. Sel terus mati, dan mereka perlu diganti. Hal ini dapat dilakukan hanya oleh sel -sel diploid saja. Beberapa hewan meregenerasi bagian tubuh mereka. Hal ini juga mungkin hanya apabila sel–sel diploid diproduksi.

Perbedaan Antara Sel Haploid dan Sel Diploid

@perbedaan.budisma

Nah setelah tadi saya membahas tentang definisi dan pengertian dari sel haploid dan sel diploid, maka kini akan saya berikan materi tentang perbedaan yang terdapat pada sel haploid dan sel diploid ini. Berikut penjelasannya mengenai perbedaan sel haploid dan sel diploid.

  1. Sel haploid mempunyai setengah jumlah kromosom (n) sebagai diploid, yang mana hal ini berarti bahwa sel haploid ini hanya berisikan satu set lengkap dari kromosom. Sedangkan pada sel diploid memiliki kandungan 2 (dua) set lengkap (2n) dari kromosom.
  2. Sel haploid merupakan sebuah sel yang terbentuk dari proses meiosis, yaitu sebuah tipe pembelahan sel dimana sel diploid akan membelah untuk kemudian menghasilkan sel bibit haploid.
    Sel haploid ini kemudian akan bergabung dengan sel haploid lainnya pada saat terjadi proses pembuahan. Sedangkan sel diploid akan bereproduksi dengan cara mitosis yang membuat sel-sel yang merupakan tiruan yang sama persis dengan yang aslinya.
  3. Sel-sel haploid ini biasanya terdapat di dalam organ reproduksi seksual sebuah organisme, yaitu misalnya seperti pada sperma dan ovum (atau yang dikenal juga dengan nama gamet). Sementara untuk sel diploid ini lebih banyak terdapat di kulit, darah, dan juga sel-sel otot (atau yang dikenal juga dengan nama sel somatik).
  4. Sel-sel haploid secara genetik tidak identik dengan sel induknya, sedangkan sel-sel diploid secara genetik akan sangat sama dengan sel induknya.
Related posts: