5 Perbedaan Pentakosta dan HKBP Yang Kalian Harus Tau!

Posted on

Agama Kristen memiliki banyak sekali aliran yang ada di dalamnya. Salah satu yang terkenla yaitu adalah HKBP. HKBP merupakan singkatan dari Huria Kristen Batak Protestan. HKBP ini merupakan sebuah aliran Kristen yang ada di Indonesia.

Namun walaupun memakai nama batak di dalamnya, gereja HKBP ini juga terbuka bagi masyarakat suku lainnya dan untuk umum. HKBP merupakan organisasi gereja Protestan yang terbesar di Indonesia. Yang mana gereja HKBP ini mucul dari misi RMG (Rheinische Missionsgesellschaft) yang berasal dari Jerman.

Yang mana gereja HKBP pertama resmi berdiri pada 7 Oktober 1861. Saat ini HKBP memiliki jumlah jemaat sekitar 6,5 juta yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain di Indonesia, HKBP juga memiliki beberapa gereja yang ada di luar negeri sepreti di Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat.

Sistem organisasi yang ada di gereja HKBP ini disusun mengikuti sistem keuskupan yang mirip dengan gereja-gereja katolik Roma, gereja Anglikan, maupun gereja methodist. Yang mana pemimpin tertinggi di dalam gereja HKBP ini adalah seorang Ephorus. Di bawah jabatan Ephorus ada Praeses yang menjadi pemimpin bagi distrik-distrik gereja, kemudian di bawahnya ada Pendeta yang memimpin gereja-gereja HKBP.

Sungguh sangat berbeda sekali bukan gereja HKBP ini dengan gereja Protestan pada umumnya. Nah disini akan saya berikan beberapa perbedaan yang terdapat antara gereja Kristen aliran Pentakosta dan gereja Kristen aliran HKBP yang ada di Indonesia.

Perbedaan Pentakosta dan HKBP

1. Tata Cara Ibadah

@wartapemenang

Hal pertama yang paling mendasar dari perbedaan antara gereja Pentakosta dan gereja HKBP tentu saja adalah di dalam tata cara ibadahnya. Yang mana pada umumnya gereja Kristen aliran Pentakosta akan memiliki tata cara ibadah seperti tata ibadah gereja Kristen pada umumnya.

Baca Juga :  Sejarah Kerajaan Buleleng Dan Dinasti Warmadewa Beserta Peninggalannya

Yaitu dimulai dari pujian dan penyembahan, kemudian setelah itu dilanjutkan dengan khotbah atau penyampaian firman Tuhan dan kemudian setelah itu baru ditutup dengan doa berkat. Sedangkan tata cara ibadah yang ada di gereja HKBP ini akan dijalankan sesuai dengan liturgi yang sudah dibuat dan disusun di dalam bentuk buletin.

Karena mengikuti liturgi maka ibadah yang ada di dalam gereja HKBP ini sedikit lebih terbatas bila dibandingkan dengan ibadah yang ada di gereja Pentakosta yang tak terbatas yang sesuai dengan arahan dari Roh Kudus yang ada.

2. Penyembahan

@lylephillips

Di dalam gereja Kristen aliran Pentakosta dan gereja Kristen pada umumnya memang akan lebih menekankan untuk melakukan pujian dan penyembahan. Sedangkan di dalam gereja aliran HKBP ini mereka hanya akan menekankan pada pujian saja, dan jarang sekali ada penyembahan seperti yang dilakukan di dalam gereja aliran Pentakosta.

Hal ini sebenarnya tidak ada yang salah antara cara ibadah dari kedua aliran gereja ini. Sebab memang penafsiran di dalam tata ibadah yang ada di dalam Alkitab saja yang berbeda diantara kedua aliran gereja ini. Yang mana umat Pentakosta menganggap bahwa pujian dan penyembahan itu sangat penting dalam ibadah, sebab melalui penyembahan inilah kita bisa terhubung dengan Tuhan dan kita bisa menerima Roh Kudus di dalam hidup kita, sedangkan bagi umat HKBP mereka hanya akan berpatok pada puji-pujian saja tanpa adanya penyembahan.

Baca Juga :  Sejarah Suku Minangkabau [Kebudayaan dan Ciri - Ciri]

3. Puji – Pujian

@concertfix

Puji-pujian yang ada di dalam gereja Pentakosta dan gereja HKBP memang sedikit berbeda. Yang mana karena sebagian besar umat gereja HKBP merupakan orang-orang Batak maupun orang keturunan Batak maka kebanyakan lagu puji-pujian yang ada di dalam gereja HKBP ini sebagian besar menggunakan bahasa Batak.

Berbeda dengan gereja Pentakosta yang memang diisi oleh jemaat yang beragam yang berasal dari berbagai macam suku bangsa, maka lagu puji-pujian yang ada di dalam gereja Pentakosta ini menggunakan bahasa Indonesia. Namun kini seiring dengan perkembangan jaman dan semakin banyaknya generasi muda di dalam gereja, hal ini pun tak terjadi lagi.

Sebab banyak juga gereja HKBP yang sudah mulai menggunakan bahasa Indonesia di dalam lagu pujiannya. Dan tak jarang juga banyak gereja-gereja Kristen, baik Pentakosta maupun HKBP yang juga sudah mulai menyanyikan lagu-lagu pujian dalam bahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya.

4. Khotbah

@hornet

Hal perbedaan selanjutnya yaitu adalah dalam penyampaian khotbah. Yang mana gereja Pentakosta merupakan gereja yang terdiri dari berbagai macam suku dan etnis maka kebanyakan penyampaian khotbah atau penyampaian firman Tuhan akan dilakukan dalam bahasa Indonesia agar semua orang bisa mengerti dan memahami.

Sedangkan karena gereja HKBP ini mayoritas adalah orang Batak di dalamnya maka biasanya penyampaian khotbah atau penyampaian firman Tuhan disampaikan di dalam bahasa Batak dengan berdasarkan dengan Alkitab yang ada di dalam bahasa Batak. Tentu saja hal ini akan sangat membuat kesulitan para jemaat HKBP yang bukan orang Batak yang tidak mengerti bahasa Batak.

Tapi kini juga sudah mulai banyak para pendeta HKBP yang mulai menyampaikan firman Tuhan dengan bahasa Indonesia agar lebih mudah dipahami dan dimengerti oleh para jemaat pada umumnya.

Baca Juga :  Sejarah Lahir dan Berdirinya Pramuka Dunia Di Indonesia

5. Jemaat

@metro.sindonews

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya bahwa salah satu letak perbedaan yang paling terlihat dari gereja Kristen aliran Protestan dan gereja Kristen aliran HKBP ini yaitu adalah pada jemaatnya. Yang mana dari segi jemaat gereja-gereja Pentakosta ini memiliki jemaat yang terdiri dari berbagai macam etnis yang ada di Indonesia misalnya seperti Jawa, Bali, Sunda, Cina, dan masih banyak lagi jemaat di dalam gereja Pentakosta yang berasal dari berbagai macam etnis yang beragam.

Namun karena pertama kali berdiri di tanah Batak, maka gereja aliran HKBP ini jemaatnya adalah mayoritas orang-orang Batak sendiri. Meskipun kini juga mulai banyak gereja-gereja HKBP yang ada dan tersebar di seluruh Indonesia, namun tampaknya gereja-gereja HKBP ini masih di dominasi oleh orang-orang Batak yang ada dan juga tersebar di seluruh Indonesia. Yang mana mungkin sebagian etnis non Batak ada yang juga beribadah di gereja HKBP tapi jumlahnya sangat kecil atau sangat sedikit sekali.

Itulah tadi beberapa perbedaan yang ada di dalam gereja Pentakosta dan gereja HKBP. Namun meskipun berbeda-beda aliran gereja, kita semua tetap sama dan tetap satu di dalam tubuh Kristus.

Related posts: