Perbedaan Nasrani Dan Kristen

Posted on

Banyak orang awam yang beranggapan bahwa Kristen dan Nasrani merupakan hal yang sama. Dan tak sedikit juga orang Kristen sendiri yang menganggap bahwa Kristen dan Nasrani ini adalah dua hal yang sama. Hal ini mungkin karena ada agama non Kristen yang lebih suka untuk menyebut orang Kristen atau bahkan orang Katolik dengan sebutan Nasrani, yang mana istilah tersebut berasal dari kitab suci mereka.

Tapi ternyata apabila kita melihat tentang sejarahnya maka kedua sebutan, yaitu Nasrani dan Kristen memiliki makna yang berbeda. Menurut sejarahnya, bahkan umat Kristiani sendiri tidak pernah menyebut dirinya sebagai Nasrani.

Bahkan di negara Arab jaman dahulu, orang-orang Kristen disana menyebut dirinya sebagai masihiyyun yang artinya pengikut Isa Al-Masih. Di negara non-Arab pun kata Nasrani tidak digunakan bagi mereka yang mengikut Yesus. Kemudian di Suriah, pengikut Yesus lebih sering dipanggil mshihaya, dan dalam bahasa Yunani terdapat istilah krsityana untuk menyebut mereka yang percaya kepada Yesus.

Sampai disini, kita tahu bahwa sebenarnya jika dilihat dari fakta sejarahnya orang Kristiani tidak pernah mengakui dirinya sebagai Nasrani. Lalu bagaimana bisa saat ini Kristen disamakan dengan Nasrani? Mengapa orang Islam menyebut Kristen sebagai Nasrani? Nah, ini sudah disinggung pada paragraf pertama bahwa dalam Kitab Suci Al-Quran, kata Nasrani lebih sering digunakan untuk menyebut Kristen.

Dalam Al-Quran, kata nashara atau Nasrani muncul sebanyak empat belas kali. Hal ini ada hubungannya dengan latar belakang Islam yang banyak berinteraksi dengan Yahudi, sehingga mereka ikut menyebut Kristen dengan sebutan Nasrani. Mengapa penggunaan Nasrani sering digunakan pada jaman dulu? Karena orang-orang Yahudi jaman itu tidak mengakui Yesus sebagai karakter Kristus, sehingga mereka lebih suka memakai nama Nasrani.

Baca Juga :  Sejarah Uang di Indonesia | Masa ORI 1945 - Sekarang

Inilah asal mula mengapa orang Islam menyebut orang Kristen sebagai Nasrani. Pada Kitab Perjanjian Baru kata Nasrani pernah disebutkan satu kali yaitu pada Kisah Para Rasul 25:5. Namun, kata Nasrani di ayat tersebut ditujukan bagi mereka yang menimbulkan kekacauan diantara semua orang Yahudi di seluruh dunia yang beradab. Bahkan, orang-orang dari sekte Nasrani ini diumpamakan sebagai penyakit sampar dalam masyarakat.

Dan pada ayat selanjutnya, yang masih menjelaskan tentang orang Nasrani, mengatakan bahwa orang-orang itu berusaha untuk melanggar kekudusan bait Allah Tritunggal. Sehingga mereka akan ditangkap dan dihakimi menurut hukum Taurat. Istilah Nasrani tersebut merupakan julukan dari orang Yahudi untuk pengikut-pengikut Yesus, karena Yesus berasal dari Nazareth maka orang Yahudi menyebut pengikut-Nya sebagai Nasrani.

Sekilas, dari gambaran singkat mengenai Nasrani, kita bisa pahami seperti apa pandangan masyarakat tentang orang Nasrani pada jaman itu. Lalu, apakah benar bahwa Kristen sama dengan Nasrani? Dalam Alkitab Perjanjian Baru, kata Kristen disebutkan sebanyak tiga kali, yaitu pada Kisah Para Rasul 11:26, Kisah Para Rasul 26:28, 1 Petrus 4:16.

Pada Kisah Para Rasul 11:26 menceritakan kepada kita mengenai penyebutan kata Kristen untuk pertama kali, yaitu kata yang ditujukan kepada murid-murid yang memberitakan bahwa Yesus adalah Tuhan. Namun, apakah kata Kristen sama dengan Nasrani? Kata Nasrani sendiri merupakan julukan orang Yahudi kepada pengikut Yesus, tapi tentu saja para pengikut tersbut bukanlah orang yang sama dengan murid-murid Yesus.

Perbedaan Nasrani Dan Kristen

Asal Mula Nasrani

@merdeka

Kata Nasrani di dalam Kisah Para Rasul 24:5 ini merujuk pada sebuah sekte Yahudi yang sudah ada sebelum Yesus datang ke dunia. Yang mana sekte tersebut menganut mistik gnostik. Gnostik sendiri adalah sebuah sekte yang percaya bahwa tubuh merupakan penjara jiwa yang memisahkan tubuh dengan roh, yang mana pemahaman ini dipengaruhi oleh filsafat Platonis.

Baca Juga :  Perbedaan Gereja Lutheran Dan Calvinis

Kemudian dengan hadirnya kekristenan maka orang-orang sekte Nasrani ini juga menganut ajaran Yohanes pembaptis yang sesuai dengan pemahaman mereka. Namun kekristenan orang Nasrani berbeda dengan kekristenan orang yang menganut ajaran Tuhan Yesus.

Namun orang Yahudi tetap menyamakan semua orang Kristen dengan sebutan Nasrani. Jaman dulu, terdapat sebutan untuk orang-orang yang berasal dari Nazareth, yaitu Nazarios. Sebenarnya sebutan ini adalah semacam ejekan untuk mereka, karena dulu Nazareth dikenal sebagai tempat yang tidak bergengsi. Nah, dari sinilah orang-orang mulai menghubungkan kata Nazareth dan Nasrani karena miripnya kedua kata tersebut.

Padahal, kata Nasrani sudah ada sebelum terkenalnya kota Nazareth, atau dengan kata lain kata Nasrani sudah muncul sebelum lahirnya Yesus Kristus. Jadi, darimana orang bisa mengatakan bahwa Nasrani adalah Kristen? Tentu saja itu adalah pemahaman yang salah.

Asal Mula Kristen

@newsmax

Kata Kristen ini pertama kali disebutkan di dalam Kisah Para Rasul 11:26, yang berbunyi :

“Mereka tinggal bersama – sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Anthiokhialah murid – murid itu untuk pertama kalinya di sebut Kristen.”

Dari ayat tersebut bisa kita ambil kesimpulan yaitu bahwa gagasan atau ide tentang Kristen ini baru dikenal di dalam perjanjian baru, yaitu lebih tepatnya setelah kedatangan Tuhan Yesus yang pertama ke dunia ini. Dan kata Kristen sendiri merupakan sebuah julukan yang diberikan kepada para murid-murid Tuhan Yesus yang ada di Anthiokhia, bukan julukan yang berasal dari murid-murid tersebut atau tulisan dari Rasul Paulus.

Baca Juga :  Cerita Perjalanan Prabu Siliwangi [Lengkap]

Sebab seperti yang kita tahu bahwa jemaat di Anthiokhia ini sudah lama berdiri sebelum adanya tulisan dari Rasul Paulus. Kata Kristen sendiri berasal dari kata Khristianos yang berarti serdadu-serdadu Kristus atau para pengikut Kristus.

Dan ada juga yang mengatakan bahwa kata Khristianos ini merupakan bentuk lain dari kata Khristos, yang secara umum merupakan sebuah julukan yang bersifat ejekan yang berarti “Kristus kecil”. Julukan atau ejekan ini yang sering kali dikatakan oleh para orang-orang kepada pengikut Kristus mula-mula.

Namun kemudian kata Kristen ini dikenal sebagai sebutan bagi mereka yang menjadi pengikut Tuhan Yesus Kristus. Kemudian setelah itu kata Kristen menjadi kata yang baku di tahun 60 Masehi. Dimana kata Kristen ini digunakan oleh Herodes untuk menyindir Paulus dan para pengikut Tuhan Yesus lainnya.

Akan tetapi Petrus berkata pada pengikut-pengikut Kristus yang ada di Asia Kecil untuk tidak malu jika mendapat sebutan sebagai seorang Kristen dan jangan takut untuk menderita karena ejekan tersebut. Pada masa itu juga Kaisar Nero memberikan berbagai macam tuduhan pada orang-orang yang menjadi pengikut Tuhan Yesus atau kepada mereka yang menyebut dirinya sebagai Kristen.

nasrani bukan kristen, perbedaaan katholik dan nasrani, perbedaan nasrani dengan kristen
Related posts: