Perbedaan Keuskupan Dengan Keuskupan Agung

Posted on

Bagi kalian semua disini yang merupakan umat Katolik dan hidup di tengah lingkungan gereja Katolik pasti sudah tak asing lagi dengan yang namanya uskup maupun keuskupan ini. Yang mana uskup maupun keuskupan ini merupakan sebuah organisasi yang terdapat di dalam gereja-gereja Katolik yang tidak ada di dalam gereja-gereja Kristen Protestan.

Di dalam hal tentang keuskupan ini ada dua jenis keuskupan yang mungkin sudah sangat umum bagi para pemeluk agama Katolik di seluruh dunia. Yaitu adalah Keuskupan dan Keuskupan Agung. Yang mana mungkin bagi banyak orang awam yang bukan merupakan pemeluk agama Katolik merasa bahwa keuskupan serta keuskupan agung ini merupakan dua hal yang sama saja.

Akan tetapi sebenarnya keuskupan dan keuskupan agung ini adalah dua hal yang berbeda di dalam struktur susunan organisasi gereja Katolik. Lalu sebenarnya apa perbedaan antara keuskupan dan keuskupan agung ini yang ada di dalam lingkungan gereja Katolik? Berikut akan saya berikan sedikit penjelasan mengenai apa itu keuskupan dan keusukupan agung bagi kalian semua yang belum tahu perbedaannya.

Perbedaan Keuskupan Dengan Keuskupan Agung

1. Keuskupan

@keuskupanbogor

Keuskupan jika diartikan secara umum merupakan sebuah istilah yang ada di dalam lingkup gereja Katolik yang dipakai untuk menyatakan sebuah wilayah administratif tertentu. Atau lebih gampangnya keuskupan ini sama dengan sebuah daerah kota atau kabupaten yang ada di dalam sebuah negara. Yang mana sebuah keuskupan ini diatur oleh seorang Uskup.

Baca Juga :  Contoh Struktur Organisasi Kelas di Sekolah

Berdasarkan dari hukum yang berlaku dilingkungan gereja Katolik, keuskupan ini memiliki peran atau fungsi untuk mempersatukan atau mengelompokkan umat Katolik yang ada di dalam suatu daerah yang terdapat di dalam batas-batas wilayah tertentu.

Kesukupan ini juga sering kali disebut dengan nama Gereja Partikular. Mengapa demikian? Sebab di dalam keuskupan ini memiliki hubungan dengan gereja semesta atau gereja universal. Yang mana gereja semesta atau gereja universal ini yaitu adalah gereja yang secara keseluruhan dipimpin oleh seorang Paus sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik di seluruh dunia.

Yang mana seorang Paus inilah yang memiliki wewanang dan kekuasaan untuk mendirikan sebuah keuskupan berdasarkan dengan pendapat, saran, masukan, serta alasan yang diajukan oleh para uskup yang ada di daerahnya masing-masing. Adapun tugas dari seorang uskup sebagai orang yang memimpin suatu keuskupan ini yaitu adalah mengatur keuskupan yang diperintahnya dan juga seorang uskup dikatakan sebagai wakil dari Tuhan Yesus untuk menjadi guru serta imam atau pemimpin yang memberikan pengajaran mengenai firman Tuhan kepada para umat Katolik yang ada di wilayah keuskupan tersebut.

Sedangkan tugas seorang uskup sebagai imam yaitu adalah untuk memimpin setiap misa yang dilakukan di dalam gereja dan juga menjadi pemimpin bagi para pelayan-pelayan Tuhan seperti biarawan dan biarawati yang ada di dalam keuskupan yang dibawahinya. Pada umumnya keuskupan ini akan dibagi lagi menjadi beberapa bagian wilayah-wilayah atau daerah-daerah yang lebih kecil lagi yang dikenal dengan nama Paroki. Yang mana di dalam Paroki ini akan dikepalai atau dibawahi oleh seorang Pastor.

Baca Juga :  Gambar, Struktur dan Fungsi Organel Sel

Nah antara Pastor Paroki dan Uskup ini akan melakukan kerja sama untuk mempersatukan paroki-paroki yang ada. Yang mana tujuannya yaitu adalah untuk menjadi imam di dalam setiap ibadah yang dilakukan di gereja-gereja Katolik, serta juga untuk memberikan pengajaran yang benar mengenai firman Tuhan dan pengenalan akan karakter Kristus yang ada supaya bisa menjadi contoh bagi para umat Katolik yang ada.

Di Indonesia sendiri saat ini ada 38 keuskupan yang ada, yaitu di antaranya seperti Keuskupan Bandung, Keuskupan Bogor, Keuskupan Surabaya, Keuskupan Manado, Keuskupan Padang, dan masih banyak lagi.

2. Keuskupan Agung

@indonesia.ucanews

Keuskupan agung ini berbeda dengan keuskupan. Yang mana di dalam gereja Katolik Roma ini pada umumnya akan ada pemersatu antara keuskupan-keuskupan yang ada di daerahnya yang berdekatan agar bisa menjadi sebuah wilayah di dalam sebuah Provinsi Gerejani. Hal inilah yang disebut dengan Keuskupan Agung.

Yang mana jumlah keuskupan agung ini di dunia lebih sedikit dari pada jumlah keuskupan. Sebuah keuskupan agung dipimpin oleh seorang Uskup Agung. Yang mana kedudukan dari sebuah keuskupan agung ini tidaklah lebih utama atau tidak berbeda dengan kedudukan dari keuskupan biasa. Selain itu keuskupan agung ini juga tak bisa dikatakan memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari pada keuskupan yang biasa.

Hal ini karena keuskupan agung ini tugasnya yaitu hanyalah sebagai pemersatu keuskupan-keuskupan yang ada di dalam provinsi wilayahnya. Hubungan atau relasi yang terjadi antara keuskupan dan keuskupan agung ini disebut dengan keuskupan sufragan. Yang mana keuskupan sufragan ini akan bisa membentuk sebuah gugus atau suatu kelompok dan juga memiliki tugas serta peran sebagai penggembalaan para umat Katolik berdasarkan dengan budayanya.

Baca Juga :  3 Fakta Tersembunyi Dibalik Keruntuhan Kerajaan Majapahit

Dimana keuskupan sufragan ini mempunyai kedudukan yang sama dengan keuskupan gaung. Yang mana hubungan yang ada diantara kedua keuskupan ini tidak saling membawahi, namun keduanya memiliki hubungan yang bisa dikatakan sebagai hubungan sebagai mitra kerja di dalam menggembalakan umat Katolik dengan cakupan yang lebih luas dan lebih lebar.

Di Indonesia sendiri saat ini terdapat 10 keuskupan agung serta 27 keuskupan sufragan. Di antaranya yaitu seperti Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Agung Semarang, Keuskupan Agung Semarang, Keuskupan Agung Makassar, Keuskupan Agung Medan, dan masih banyak lagi.

Related posts: