Perbedaan Imunitas Aktif dan Imunitas Pasif Pada Tubuh Manusia

Posted on

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh merupakan sebuah sel-sel dan juga struktur biologis lainnya yang memiliki tugas atau tanggung jawab atas imunitas atau pertahanan pada organisme untuk melindungi tubuh dari pengaruh biologis luar dengan cara mengenali dan membunuh patogen. Atau dengan singkatnya dan dengan sederhananya sistem kekebalan tubuh atau sistem imun ini memiliki tugas untuk menjaga imunitas yang ada di dalam tubuh manusia agar tidak mudah terserang bakteri dan juga virus yang dapat menyebabkan penyakit serta gangguan lainnya pada tubuh.

Sistem imunitas aktif dan sistem imunitas pasif

Tahukah kalian bahwa sistem kekebalan tubuh atau sistem imunitas yang ada pada tubuh manusia ini ada 2 macam atau 2 jenis. Yaitu sistem imunitas aktif dan sistem imunitas pasif. Yang mana kedua jenis imunitas atau sistem kekebalan tubuh ini sangat penting sekali perannya untuk menjaga kesehatan tubuh manusia dan juga untuk menangkal seluruh bakteri dan virus penyebab penyakit yang bisa masuk ke dalam tubuh manusia.

Kedua jenis sistem imunitas ini akan saling melengkapi dan saling bekerja sama untuk melawan bakteri dan juga virus maupun patogen berbahaya yang dapat masuk ke dalam tubuh manusia dan juga akan membuat pertahanan atau antibodi yang dapat menangkal dan memberikan respons apabila ada organisme asing yang masuk ke dalam tubuh manusia.

Tapi meskipun sama-sama berfungsi untuk memberikan kekebalan tubuh atau imunitas bagi tubuh manusia, sebenarnya kedua jenis sistem imunitas ini sangat berbeda sekali. Mau tahu apa perbedaan antara sistem imunitas aktif dan imunitas pasif? Silahkan simak penjelasan saya berikut ini.

Baca Juga :  Contoh Sublimasi, Tujuan dan Penjelasan Lengkapnya [+Gambar]

Pengertian Imunitas Aktif Dan Pasif

1. Imunitas Aktif

@hisham

Imunitas aktif ini bisa didapatkan dengan melalui kontak langsung antara toksin atau bakteri maupun virus sehingga tubuh mampu untuk memproduksi dan membuat anti bodinya sendiri. Atau dengan mudahnya bisa dibilang bahwa imunitas aktif ini bisa tercipta jika terdapat kontak langsung dengan bakteri atau virus yang ada.

Imunitas aktif sendiri terdiri dari 2 jenis yaitu imunitas aktif alami dan imunitas aktif buatan. Imunitas aktif alami ini akan muncul atau terjadi apabila seseorang telah terkena atau terpapar sebuah penyakit sehingga sistem imunitas yang ada di dalam tubuh manusia ini akan memproduksi antiobodi maupun limfosit khusus. Yang mana imunitas aktif alami ini dapat bersifat seumur hidup seperti pada kasus penyakit campak atau cacar, namun ada juga yang bersifat sementara seperti pada kasus penyakit pneumonia dan gonore.

Sedangkan imunitas alami buatan ini merupakan sebuah sistem kekebalan tubuh yang timbul karena akibat dari adanya rangsangan yang berasal dari patogen yang di masukkan ke dalam tubuh dengan melalui vaksin yang kemudian akan dapat mengaktifkan sistem imun. Vaksin sendiri adalah sebuah patogen yang sudah dilemahkan atau sebuah toksin atau bakteri yang telah diubah sebelumnya.

Jadi meskipun berasal dari toksin maupun patogen, vaksin ini tidak akan menimbulkan penyakit karena telah dilemahkan. Vaksin sendiri banyak sekali jenisnya, salah satunya yaitu adalah vaksin TFT (Tetanus Formol Toxoid) yaitu sebuah vaksin yang dapat melawan penyakit tetanus.

Baca Juga :  Penyebab Golongan Darah Manusia Berbeda

2. Imunitas Pasif

@kumparan

Imunitas pasif ini adalah sebuah sistem kekebalan tubuh yang akan terjadi atau tercipta apabila anti bodi dari satu individu dipindahkan ke individu lainnya. Sama seperti dengan imunitas aktif, imunitas pasif ini juga dibagi menjadi imunitas pasif alami dan imunitas pasif buatan. Lalu apa bedanya antara imunitas pasif alami dan imunitas pasif buatan? Berikut adalah perbedaannya antara imunitas pasif alami dan imunitas pasif buatan.

  • Imunitas pasif alami, merupakan sistem imun yang dapat terjadi melalui pemberian ASI kepada bayi maupun pada saat antibodi IgG (inunoglobulin G) dari milik ibu masuk ke dalam plasenta. Antibodi inilah yang kemudian akan memberikan sistem kekebalan tubuh sementara untuk selama beberapa minggu ataupun selama beberapa bulan setelah sang bayi lahir
  • Imunitas pasif buatan, merupakan sebuah sistem imunitas pasif yang terjadi melalui injeksi anti bodi yang ada di dalam serum. Imunitas pasif buatan ini dihasilkan oleh orang atau hewan yang kebal karena pernah terpapar antigen tertentu. Misalnya yaitu seperti anti bodi dari kuda yang kebal terhadap gigitan ular ini bisa diinjeksikan kepada manusia yang terkena gigitan ular.

Perbedaan Imunitas Aktif Dan Pasif

@idpengertian

Nah setelah tadi kita membahas dan memahami tentang pengertian atau definisi dari masing-masing imunitas, kini akan saya berikan beberapa perbedaan utama antara imunitas aktif dan imunitas pasif.

Baca Juga :  Penjelasan Tentang Mimpi Basah Saat Puasa

1. Imunitas Aktif

Imunitas aktif ini dapat dikembangkan pada saat sel-sel seseorang sedang menghasilkan antibodi dalam merespon infeksi atau vaksin

  • Imunitas aktif akan dapat memberikan sistem kekebalan tubuh dalam waktu jangka panjang
  • Imunitas aktif tidak memiliki efek samping bagi tubuh
  • Imunitas aktif ini dapat hidup dengan lama atau tahan lama dan juga terkadang dapat bertahan hingga seumur hidup

2. Imunitas Pasif

  • Imunitas pasif ini dapat dikembangkan pada saat antibodi diproduksi atau dihasilkan oleh organisme lain yang disuntikkan kepada seseorang untuk melawan tindakan antigen, seperti bisa ular contohnya
  • Imunitas pasif ini dapat menyediakan atau memberikan sistem kekebalan tubuh dengan segera
  • Imunitas pasif ini tidak dapat menyebabkan reaksi
  • Imunitas pasif tidak dapat bertahan dengan jangka waktu yang cukup lama atau tidak tahan lama
Related posts: