Perbedaan Antara Alkitab Dan Kitab Mormon

Posted on

Kita semua disini tentu tahu bahwa kitab suci umat Kristiani yaitu adalah Alkitab. Dimana Alkitab ini berisikan tentang firman-firman Allah yang berasal dari Allah dan menjadi sebuah pedoman hidup bagi orang yang percaya. Namun selain Alkitab ini, yang menjadi satu-satunya kitab resmi bagi umat Kristiani di seluruh dunia ternyata ada juga beberapa buku atau kitab yang juga dipakai sebagai sebuah kitab yang mirip dengan Alkitab.

Entah itu dibuat oleh manusia atau mungkin katanya dibuat oleh nabi-nabi pada jaman dahulu. Namun tentu saja kitab-kitab lain selain Alkitab ini memiliki isi yang berbeda dengan apa yang ada di dalam Alkitab. Nah salah satu kitab yang akan saya bahas disini yaitu adalah kitab Mormon.

Apakah kalian tahu apa itu kitab Mormon? Dan apa bedanya kitab Mormon dengan Alkitab? Kitab Mormon ini merupakan salah satu kitab yang menyerupai Alkitab yang dibuat sekitar tahun 1830, yang katanya ditulis oleh para nabi-nabi kuno. Yang mana di dalam kitab Mormon ini berisikan tentang kesaksian Tuhan Yesus Kristus. Lalu apakah benar demikian? Berikut akan saya bahas disini mengenai kitab Mormon ini dan perbedaannya dengan Alkitab.

Apa Itu Kitab Mormon ?

@mormon

Kitab Mormon adalah salah satu kitab suci yang digunakan oleh para pengikutnya yaitu para jemaat dari The Church Of Jesus Christ Of Later-Day Saints atau Gereja Yesus Kristus Dari Orang-Orang Suci Akhir Zaman. Yang mana para jemaat dari gereja ini percaya bahwa kitab Mormon ini mengandung tulisan-tulisan yang berasal dari para nabi-nabi pada jaman dahulu yang diperkirakan hidup di benua Amerika pada tahun 2200 SM sampai 421 M.

Baca Juga :  Alasan Mengapa Pesawat Bisa Terbang

Kitab Mormon ini sendiri diterbitkan oleh Joseph Smith, Jr. pada tahun 1830 di Palmyrs, New York dengan judul The Book Of Mormon : An Account Written By The Hand Of Mormon Upon Plates Taken From The Plates Of Nephi. Berdasarkan dengan catatan Joseph Smith, kitab Mormon ini aslinya ditulis di dalam karakter-karakter yang tak dikenal seperti dalam bahasa Mesi yang direformasi.

Yang mana tulisan-tulisan tentang kitab Mormon ini diukir diatas lempengan-lempengan emas. Kemudian tulisan tersebut diterjemahkan oleh Smith menjadi sebuah bentuk narasi seperti di dalam Alkitab. Di dalam kitab Mormon ini terdapat beberapa diskusi doktrinal yang asli dan khas yaitu seperti mengenai kejatuhan Adam dan Hawa dalam dosa, hakikat tentang perdamaian, penebusan dari kematian fisik dan spiritual, serta organisasi gereja yang berada di akhir jaman.

Peristiwa yang paling penting di dalam kitab Mormon ini yaitu adalah tentang kedatangan Tuhan Yesusu di Amerika tak lama setelah kebangkitan Tuhan Yesus. Di tahun 2015, kitab Mormon ini tercatat telah diterjemahkan ke dalam 110 bahasa.

Dari ke 110 bahasa tersebut, 87 diantaranya merupakan terjemahan utuh dan 23 yang lainnya merupakan terjemahan dari Selections From The Book Of Mormon atau kira-kira hanya sepertiga dari seluruh kitab Mormon. Serta dari pertama kali diluncurkan atau dicetak di tahun 1830 sampai dengan tahun 2015 kitab Mormon telah tersebar sebanyak 160 juta kopi di seluruh dunia.

Perbedaan Kitab Mormon Dan Alkitab

1. Pandangan Mengenai Allah

@heraldmalaysia

Di dalam ajaran Kristen yaitu di dalam Alkitab dikatakan bahwa Allah merupakan pencipta yang mempunyai kedudukan serta kekuasaan yang paling tinggi atas langit dan bumi serta segala isinya. Dan hanya ada satu Allah saja untuk selama-lamanya serta tidak ada yang bisa menggantikan kekuasaan atau tempat Allah.

Baca Juga :  Pengertian Benua & Samudra [Proses, Karakteristik dan Contoh]

Allah tidak diciptakan oleh makhluk lain serta Allah hidup kekal. Akan tetapi di dalam kitab Mormon hal mengenai pandangan siapa Allah sedikit berbeda. Di dalam kitab Mormon mereka berpandangan bahwa Allah tidak selamanya menjadi Penguasa yang tertinggi.

Di dalam kitab Mormon dituliskan bahwa Allah bisa mencapai status sebagai yang paling tinggi dan paling mulia karena hidup benar dan dengan usaha yang terus menerus. Selain itu dalam kitab Mormon juga berkeyakinan bahwa Allah memiliki darah daging yang sama seperti manusia.

2. Pandangan Tentang Yesus

@lds

Di dalam ajaran Kristen kita mengenal yang namanya Allah sebagai Allah Tritunggal yaitu sebagai Bapa, Putera, dan Roh Kudus yang berlaku untuk selama-lamanya serta tidak dapat digantikan oleh siapapun. Jadi Allah dan Yesus merupakan satu pribadi yang sama yang tidak bisa dipisahkan.

Sebab di dalam Yohanes 1 : 1-8 telah dijelaskan bahwa Yesus sudah ada sebelum Ia dilahirkan secara fisik oleh Maria dan datang ke dunia. Jadi kedatangan Tuhan Yesus ke dunia ini sudah direncanakan dan dirancangkan Allah semenjak semula Ia menciptakan dunia ini.

Namun di dalam kitab Mormon mereka menganggap bahwa Yesus merupakan hasil dari hubungan fisik antara Allah dengan Maria, sehingga mereka bisa percaya bahwa Yesus adalah Allah. Sebab seperti yang memang mereka percayai bahwa manusia bisa menjadi seperti Allah. Yang mana tentu saja hal ini sangat bertentangan dengan ajaran Alkitab.

Baca Juga :  Contoh Resensi Buku Non Fiksi [Lengkap]

3. Pandangan Tentang Surga

@independent

Sudah jelas dikatakan di dalam Alkitab bahwa hanya akan ada dua tempat bagi manusia setelah kematian yaitu surga dan neraka. Dan bagaimana cara untuk bisa masuk ke dalam surga atau neraka ini tergantung dengan bagaimana iman orang tersebut, apakah orang tersebut percaya dengan Yesus atau tidak.

Jika orang tersebut percaya dengan Tuhan Yesus dan ia melakukan apa yang diperintahkan Tuhan Yesus kepadanya maka ia akan mendapatkan tempat di kerajaan surga bersama dengan Tuhan Yesus. Dan jika orang tersebut memilih untuk tidak percaya kepada Tuhan Yesus dan ia tidak mau mengikuti perintah Tuhan Yesus serta tidak mengakui arti dari penebusan dosa dan keselamatan yang telah diberikan oleh Allah maka ia akan menerima hukumannya yaitu hukuman dari dosa ialah maut alias neraka. Itulah pandangan dalam Alkitab tentang surga dan neraka.

Tapi di dalam kitab Mormon mereka menuliskan bahwa setelah kematian maka akan ada beberapa kerajaan atau tempat bagi manusia, yaitu Kerajaan Langit, Kerajaan Bumi, Kerajaan Binatang, dan Kerajaan Kegelapan. Dan bagaimana bisa masuk ke dalam kerajaan tersebut yaitu bergantung dengan perbuatannya selama masih hidup di dunia ini.

Related posts: