Penyebab Golongan Darah Manusia Berbeda

Sejatinya di dalam tubuh manusia terdapat gumpalan-gumpalan daging, struktur tulang, organ dalam dan aliran darah. Semua itu dibungkus rapi oleh kulit, sehingga menjadi sebuah tubuh manusia yang terlihat sempurna. Tahukah Anda, mengenai darah? Notabennya golongan darah setiap manusia satu sama lainnya terdapat perbedaan. Hal inilah yang menjadi pertanyaan banyak orang.

Sebenarnya kenapa golongan darah berbeda? Dan, apa penyebabnya? Walaupun terkesan simple dan sepele, tapi itu termasuk pertanyaan ilmiah yang perlu dijawab dan dijabarkan secara ilmiah pula, sehingga Anda pun pasti merasa penasaran akan alasan beserta penjabarannya.

Setiap orang diharuskan dan juga diwajibkan untuk mengetahui jenis golongan darahnya masing-masing. Sebab, hal inilah yang dapat dijadikan antisipasi apabila terjadi masalah medis atau masalah kesehatan yang sedang dialami. Pasalnya, setiap orang tua yang memiliki golongan darah sama, belum tentu golongan darah anak mereka sama dengan kedua orang tuanya. Dengan kata lain, semisal si Ayah dan Ibu memiliki golongan darah O, maka belum tentu anak mereka nanti mempunyai golongan darah O juga.

Faktanya, sebelum abad ke-20 belum ada yang mengetahui bahwa setiap orang memiliki golongan darah yang berbeda jenisnya, sekalipun mereka adalah keluarga, sesuku bahkan serumpun, bahkan sebelum dari ini mereka belum mengetahui apapun tentang perbedaan golongan darah.

Hal ini terjadi pada sekitaran abad ke-20, para ahli peneliti yang mulanya menduga bahwa seluruh manusia memiliki golongan darah sama, imbasnya banyak orang meninggal dunia akibat transfusi darah yang tidak sesuai dengan tubuh mereka. Dari kejadian tersebut, seorang peneliti bernama Karl Landsteiner menemukan sekaligus menanyakan bahwa semua manusia tidak memiliki golongan darah yang sama, karena golongan darah manusia terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah A, B, AB dan juga O.

Artikel Terkait : Manfaat Rokok Bagi Kesehatan

Walaupun telah banyak jiwa yang meninggal sia-sia karena anggapan yang salah, namun kejadian tersebut dapat diambil sebagai hikmah yang berharga. Pasalnya, jika tidak ada insiden tersebut, mungkin saja saat ini belum mengetahui bahwa jenis atau golongan darah semua orang tidaklah sama. Lantas apa alasannya? Kenapa golongan darah berbeda? Mari simak penjelasannya terlebih dahulu.

Mengapa Golongan Darah Berbeda ?

Perbedaan golongan darah tersebut disebabkan karena adanya setiap orang tidak memiliki sel darah atau antigen yang sama. Dengan kata lain, orang yang di dalam darahnya terdapat antigen A, akan memiliki golongan darah A dan orang yang memiliki antigen A & B akan memiliki golongan darah AB serta begitu seterusnya. Nah, apakah dari sini Anda sudah memahaminya? Kalau sudah, mari beranjak pada sesi penjelasan berikutnya.

Kemudian sistem imun atau antibodi yang terdapat di dalam tubuh kita akan membaca antigen pada sel-sel darah. Apabila ditemukan sel darah yang sifatnya berbeda dengan sel darah asli yang kita miliki, imbasnya sistem antibodi tersebut akan beranggapan bahwa darah yang berbeda jenis tersebut sebagai objek berbahaya, sehingga tubuh pun akan melawannya. Akibat dari reaksi perlawanan tersebut akan membentuk penggumpalan darah yang akan berujung pada kematian.


Itulah sebabnya, kenapa orang yang sedang membutuhkan darah harus mendapatkan transfusi dari golongan yang sama. Apabila tidak dilakukan, akan sangat berbahaya dan beresiko pada kematian. Pemandangan semacam ini pasti sudah tidak asing lagi, karena Anda pun sering melihatnya di dalam film ataupun sinetron, sehingga orang awam pun juga pasti sudah mengetahuinya.

Namun, bukan hanya itu saja yang harus Anda ketahui mengenai golongan darah. Pasalnya, jenis golongan darah tak terbatas. Maksudnya, bukan hanya ada empat golongan darah saja (A, B, AB, O). Apa ada jenis golongan lainnya? Sebenarnya tak ada jenis golongan darah lainnya, yang membuatnya menjadi lebih bervariasi adalah tanda positif ataukah negatif yang melekat pada setiap golongan darah yang dimiliki oleh setiap orang, sehingga jenis golongan darah yang ada sebenarnya adalah A+, A-, B+, B-, AB+, AB-, O+ dan O-. Kenapa golongan darah berbeda, bahkan bervariasi?

Perbedaan dari setiap golongan darah sudah dijelaskan sebelumnya, sedangkan untuk variasi tanda positif atau negatif pada setiap golongan darah disebabkan karena adanya Rhesus Factor di dalam darah manusia. Sama seperti antigen, karena setiap orang memiliki rhesus yang berbeda di dalam tubuhnya, bisa A negatif, B positif ataupun semacamnya.

Walaupun orang yang mendonorkan darah memiliki golongan darah sama tapi memiliki rhesus berbeda, maka orang yang mendapat transfusi darah tersebut tidak akan selamat, sebab rhesus yang berbeda dianggap sebagai objek yang berbahaya sehingga akan dilawan dan diperangi oleh antibodi.

Artikel Terkait : Daftar Menu Makanan Bayi Usia 6 Bulan

Dengan kata lain, setiap orang harus mendapatkan transfusi darah yang berasal dari golongan dan juga rhesus yang sama. Sebab, jika tidak itu akan benar-benar akan membahayakan kesehatan bahkan nyawa sang penerima donor. Itu juga yang dijadikan alasan, mengapa kita akan diperiksa lagi jika hendak mendonorkan darah kepada seseorang. Pemeriksaan tersebut bukan hanya berguna untuk mengetahui golongan darah dan juga rhesus yang kita miliki, tapi juga memeriksa apabila di dalam tubuh kita terdapat penyakit berbahaya yang menular.

Kalaupun sudah mempunyai golongan darah dan juga rhesus darah yang sesuai, tapi terdapat penyakit serius di dalam tubuh kita (yang bersifat menular melalui darah) pasti pihak medis akan membatalkan niat kita untuk menjadi seorang pendonor darah. Oleh karena itulah, mengapa lagi-lagi kita diharuskan untuk rajin-rajin check up kondisi tubuh dan darah. Alasannya bukan hanya untuk menjaga kesehatan tubuh saja, tapi juga dapat dijadikan sebagai antisipasi agar kita bisa terhindar dari permasalahan kesehatan yang mematikan.

Cara Pemeriksaan Golongan Darah

Ketika Anda sudah merasa tertarik dan juga penasaran kenapa golongan darah berbeda, lantas apakah Anda sendiri sudah mengetahui jenis golongan darah yang Anda miliki beserta rhesusnya? Jangan khawatir proses pemeriksaanya tak butuh waktu lama dan tidak pula menggunakan jarum suntik yang panjang, seperti yang Anda bayangkan.

Alat yang digunakan seperti penjepit kertas, bedanya di dalamnya terdapat jarum berukuran kecil yang akan ditusukan sedikit pada jari Anda untuk mengambil sampel darah. Dari sampel darah tersebut akan diperiksa pada laboratorium, Anda bisa menunggu sampai hasilnya keluar.

Namun di saat Anda memeriksa jenis golongan darah Anda, kenapa tidak sekalian untuk melakukan pemeriksaan kesehatan yang lain, seperti, tekanan darah, cek gula darah, kolesterol dan yang lainnya. Lakukan pemeriksaan secara rutin, karena hal itu merupakan salah satu bagian dari cara menerapkan pola hidup sehat.

Setelah mengetahui penjelasan mengenai alasan mengapa golongan darah semua orang tidak sama, itu mengartikan bahwa sudah bertambah lagi satu pengetahuan yang Anda miliki, sehingga jika ada seseorang yang merasa penasaran akan jawaban dari pertanyaan ini, maka Anda pun bisa menjelaskan kepada mereka secara jelas, karena berbagi informasi dalam ilmu pengetahuan sangatlah indah.