Penjelasan Nemathelminthes [Ciri, Gambar dan Strukturnya]

Posted on

Nemathelminthes, pernahkah kalian semua mendengar kata tersebut? Atau mungkin kalian belum pernah mendengar kata tersebut dan baru pertama kali ini mendengarnya? Mungkin kata nemathelminthes ini masih sangat asing sekali bagi kalian semua dan juga untuk banyak orang.

Namun bagi orang-orang yang menguasai ilmu biologi yang mempelajari tentang makhluk hidup tentu kata Nemathelminthes ini bukanlah sebuah kata yang asing bagi mereka semua. Lalu sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan Nemathelminthes ini? Apakah nemathelminthes ini termasuk ke dalam jenis makhluk hidup, bakteri, atau yang lainnya?

Nah untuk menjawab rasa penasaran dan rasa ingin tahu kalian semua yang bertanya-tanya mengenai apa itu yang disebut dengan nemathelminthes, berikut ini akan saya berikan sedikit penjelasan materi tentang nemathelminthes ini bagi kalian semua dengan singkat dan jelas. Silahkan dibaca dan dipahami baik-baik materi mengenai nemathelminthes di bawah ini.

Apa Itu Nemathelminthes ?

@kumpulan

Nemathelminthes ternyata adalah sebutan untuk kelompok hewan cacing yang memiliki bagian tubuh yang berbentuk bulat panjang dengan bagian ujungnya yang runcing. Kata Nemathelminthes ini berasal dari Bahasa Yunani, yaitu dari kata Nema yang berarti Benang, dan dari kata Helmintes yang berarti cacing.

Nemathelminthes ini biasanya sudah mempunyai rongga di dalam tubuhnya meskipun rongga tersebut bukan merupakan sebuah rongga tubuh yang sejati. Yang mana rongga yang ada di dalam tubuh nemathelminthes ini disebut dengan Pseudoaselomata.

Sebagian besar nemathelminthes memiliki tubuh yang mikroskopis dan sangat kecil dan pipih. Namun ada juga beberapa jenis nemathelminthes yang memiliki panjang ukuran hingga mencapai 1 meter.

Cacing nemathelminthes ini kebanyakan hidup dan berkembang sebagai parasit yang sering menempel pada tubuh hewan, tumbuhan, maupun di tubuh manusia. Tapi ada juga beberapa jenis cacing nemathelminthes yang hidup di alam bebas dan tidak menjadi parasit.

Baca Juga :  Contoh Berita Acara Yang Baik Dan Benar

Ciri – ciri Nemathelminthes

Selain memiliki tubuh yang berukuran pipih dan berukuran mikroskopis, cacing nemathelminthes ini juga memiliki beberapa ciri-ciri yang ada pada tubuhnya seperti berikut ini :

1. Nemathelminthes adalah cacing yang memiliki bentuk tubuh yang bulat memanjang menyerupai sebuah benang dengan kedua ujung tubuhnya yang runcing

2. Nemathelminthes mempunya 3 lapisan tubuh (triplobastik) yaitu lapisan tubuh luar (ektoderm), lapisan tubuh tengah (mesoderm), dan lapisan tubuh dalam (endoterm)

3. Bagian tubuh nemathelminthes ini mempunyai rongga, akan tetapi rongga tersebut bukanlah sebuah rongga tubuh yang sejati, sehingga rongga tubuh yang ada pada nemathelminthes ini disebut dengan Pseudoaselomata

4. Nemathelminthes mempunyai bentuk kulit yang sangat halus, tidak berwarna, dan kulitnya dilapisi oleh kutikula. Yang mana kutikula ini berfungsi untuk melindungi Nemathelminthes dari enzim pencernaan inangnya

5. Cacing nemathelmintes ini mempunyai sistem atau organ pencernaan yang sudah lengkap

6. Cacing Nemathelminthes belum mempunyai sirkulasi serta sistem respirasi atau sistem pernafasan di dalam tubuhnya

7. Sistem saraf yang dimiliki oleh cacing nemathelminthes ini merupakan sistem saraf cincin

Struktur Tubuh Nemathelminthes

@photosgratuite

Bagian tubuh dari cacing nemathelminthes ini tidak mempunyai segmen serta lapisan tubuh bagian luarnya sangat licin dan dilindungi oleh kutikula supaya tidak terpengaruh oleh enzim sang inangnya. Tubuh dari cacing nemathelminthes ini juga sudah dilapisi oleh 3 lapisan yaitu lapisan luar (ektodermis), lapisan tengah (mesoderm), dan lapisan dalam (endoderm).

Cacing nemathelminthes ini sudah mempunyai sebuah organ pencernaan yang sudah lengkap yang terdiri dari mulut, faring, usus, dan anus. Bagian mulut pada cacing nemathelminthes ini terletak di bagian depan tubuhnya, sedangkan bagian anus yang ada pada cacing nemathelminthes ini terletak di bagian belakang tubuhnya.

Baca Juga :  Pengertian dan Proses Dalam Teknik Analisis Data Kuantitatif

Proses pencernaan yang terjadi pada cacing nemathelminthes ini yaitu adalah sesudah makanan dicerna maka sari-sari makanan tersebut akan diedarkan menuju ke seluruh tubuhnya melalui suatu cairan yang ada di dalam rongga tubuhnya. Tubuh cacing nemathelminthes ini belum mempunyai sebuah sistem pembuluh darah, sehingga cacing nemathelminthes ini tidak mempunyai suatu sistem respirasi atau sistem pernafasan yang lengkap.

Yang mana untuk proses pertukaran antara gas oksigen dan gas karbon dioksida pada tubuh nemathelminthes ini terjadi melalui sebuah proses difusi, yaitu perpindahan zat yang berasal dari tempat dengan konsentrasi yang tinggi menuju ke tempat dengan konsentrasi yang rendah.

Sistem Reproduksi Nemathelminthes

Cacing nemathelminthes ini biasanya melakukan proses reproduksinya secara seksual. Yang mana cacing nemathelminthes ini termasuk ke dalam jenis makhluk hidup yang bersifat gonokoris atau organ kelamin jantan dan organ kelamin betinanya terpisah pada suatu individu yang berbeda.

Hal ini berarti bahwa tiap indivitu cacing nemathelminthes ini hanya mempunyai satu organ kelamin utama, yaitu antara jantan atau betina. Sedangkan proses fertilisasi atau pembuahan pada hewan nemathelminthes ini terjadi dan berlangsung di dalam tubuhnya.

Setelah itu nemathelminthes ini akan bisa untuk menghasilkan sel telur yang sangat banyak sekali hingga mencapai ribuaan jumlahnya setiap harinya. Jika tempat atau lingkungan dari telur ini berkembang biak sangat bagus dan menguntungkan, maka kemudian mereka akan berubah strukturnya menjadi seperti sebuah kista.

Baca Juga :  3 Cara Membuat Magnet [Induksi, Elektromagnetik & Menggosok]

Klasifikasi Nemathelminthes

1. Nematoda

@tolweb

Nematoda adalah kelompok nemathelminthes yang bentuknya sangat mirip dengan benang. Nematoda ini merupakan jenis nemathelminthes yang bisa menyebabkan banyak penyakit di dalam tubuh manusia, sebab nematoda ini bisa hidup di hampir seluruh organ tubuh manusia seperti di dalam usus, pembuluh darah, jantung, paru-paru, anus, serta jaringan tubuh manusia lainnya.

Namun selain menyebabkan berbagai macam penyakit pada tubuh manusia, nematoda ini juga memegang sebuah peranan penting di dalam aspek kehidupan secara keseluruhan. Contoh dari Nematodoa ini yaitu adalah Ancylostoma Duodenale, Necator Americanus, dan Ascaris Lumbricoides.

2. Nematopora

@bmig

Nematopora ini adalah kelompok nemathelminthes yang mempunyai bentuk tubuh yang bulat panjang dan meruncing di bagian kedua ujung tubuhnya, serta mempunyai rambut. Karena mempunyai rambut di tubuhnya, maka cacing nematopora ini juga sering kali disebut dengan nama cacaing rambut. Kutikula yang melapisi tubuh nematopora ini berbentuk polos.

Biasanya cacing jenis nematopora ini hidup sebagai sebuah parasit pada masa larvanya, namun jika mereka sudah berada dalam usia dewasa mereka akan hidup dengan bebas. Tapi pada umumnya cacing nematopora ini memang sebagian besar hidup sebagai parasit. Contoh dari nematopora ini yaitu adalah seperti Gordius sp dan Nectonema.

Related posts: