Penjelasan & Fungsi Alveolus Pada Paru-Paru Manusia

Posted on

Pernahkah kalian berfikir mengapa kita dapat bernapas? Atau mungkin sempat terlintas di benak pikiran kalian mengenai bagaimana cara kerja sistem pernapasan atau organ-organ alat pernapasan yang ada di dalam tubuh kita ini sehingga kita bisa bernapas dengan menghirup oksigen dan menghembuskan karbon dioksida?

Penjelasan Dan Fungsi Alveolus

[toc]

Organ pernapasan yang paling besar atau paling utama di dalam tubuh manusia yaitu adalah paru-paru. Kita menggunakan paru-paru untuk dapat bernapas dan menghirup udara dari luar. Di dalam paru-paru ini terdapat beberapa organ yang juga berperan penting dalam membantu proses pernapasan di dalam tubuh kita.

@care2

Yang mana tiap organ yang ada di dalam sistem pernapasan kita ini saling bekerja sama dengan fungsinya masing-masing yang akan membuat kita dapat menghirup oksigen dan menghembuskan karbon dioksida. Salah satu organ yang ada di dalam sistem pernapasan manusia yang akan saya bahas kali ini yaitu adalah alveolus.

Tahukah kalian apa itu organ alveolus dan apa saja manfaat atau fungsi dari alveolus ini bagi sistem pernapasan manusia? Berikut akan saya berikan sedikit informasi dan materi tentang salah satu organ dalam sistem pernapasan yang di sebut dengan alveolus ini.

Penjelasan Alveolus

@id.wikipedia.org

Di dalam paru-paru kita ini terdapat sebuah gelembung-gelembung kecil yang jumlahnya sekitar kurang lebih 300 juta buah yang mana di dalamnya gelembung-gelembung tersebut berisi udara. Gelembung-gelembung yang berisi udara inilah yang di namakan dengan alveolus.

Gelembung-gelembung udara atau alveolus ini mempunyai bagian dinding yang tipis yang mengandung kapiler darah, dimana pada tiap gelembung udara tersebut di selimuti oleh pembuluh kapiler darah. Alveolus ini mempunyai ukuran diamter yang dapat mencpaai 200 mikrometer hingga 300 mikrometer.

Oleh sebab itu keberadaan alveolus ini akan membuat permukaan paru-paru menjadi lebih luas, yang mana luas permukaan paru-paru yang ada di dalam tubuh kita ini di perkiran mencapai 160m² atau sekitar 100 kali lebih luas dari pada permukaan tubuh kita sendiri.

Baca Juga :  Ciri-Ciri, Penyebab, dan Pengobatan Kanker Payudara

Artikel Terkait : Dampak Pencemaran Air Serta Penyebab Dan Contohnya

Alveolus ini merupakan inti dari sistem pernapasan yang ada di dalam tubuh kita dimana oksigen akan masuk ke dalam tubuh dan karbon dioksida yang ada di dalam tubuh akan di keluarkan. Tepatnya yaitu adalah pada bagian dinding alveolus inilah yang menjadi tempat pertukaran gas oksigen yang berasal dari udara luar yang akan menuju ke sel-sel darah di dalam tubuh kita, dan pertukaran karbon dioksida yang berasal dari sel-sel ya ng ada di dalam tubuh menuju ke udara bebas di luar.

Dengan demikian maka bisa di katakan jika alveolus ini merupakan sebuah kantung yang mempunyai dinding tipis yang terdapat pada bagian ujung dari saluran udara terkecil atau bronkiolus yang ada di dalam paru-paru yang di dalamnya terdapat udara. Alveolus ini terdiri dari 3 sel utama yang ada di dalamnya, yaitu :

  • Skuamosa alveolar (tipe I) yang merupakan sel pembentuk struktur alveolar
  • Sel Aveolar besar (tipe II)  yang berfungsi untuk membantu mengurangi tegangan pada permukaan air dan membantu proses permisahan membran sehingga akan memudahkan proses pertukaran gas
  • Sel epitel skuamosa yang berfungsi sebagai pembentuk kapiler yang mana kapiler tersebut nantinya akan berfungsi di dalam difusi gas

Fungsi Alveolus

1. Tempat Pertukaran Gas

Alveolus ini merupakan sebuah tempat yang menjadi tempat pertukaran gas yang ada di dalam paru-paru. Yang mana di setiap dinding dari alveolus ini dilapisi oleh sebuah sel yang tipis dan datar (skuamosa alveolar) dan mengandung banyak sekali kapiler.

Pertukaran gas ini terdiri dari penyerapan oksigen serta juga pengeluaran karbon dioksida dari dalam tubuh. Pertukaran gas yang terjadi di dalam alveolus ini bersifat difusi pasif. Yang mana selama proses pertukaran gas tersebut terjadi, maka sel-sel yang ada di dalam organ tersebut tidak membutuhkan energi untuk di bakar.

Baca Juga :  Perbedaan Imunitas Aktif dan Imunitas Pasif Pada Tubuh Manusia

Dimana gas-gas yang akan mengalami proses pertukaran tersebut akan bergerak dari konsentrasi tinggi menuju ke konsentrasi yang lebih rendah. Kemudian selanjutnya oksigen ini akan berdifus ke dalam darah yang ada di dalam gradien oksigen konsentrasi rendah.

  • Pertukaran Gas Dari Alveolus Ke Kapiler Darah

Proses yang terjadi di dalam pertukaran gas dari alveolus menuju ke kapiler darah yaitu adalah sebagai berikut ini:

1. Oksigen yang ada di dalam alveolus ini akan melakukan disfusi untuk bisa menembus dinding alveolus hingga kemudian akan bisa menembus dinding kapiler darah yang menyelubungi alveolus

2. Oksigen akan masuk ke dalam pembuluh darah yang kemudian selanjutnya akan melewati proses pengikatan yang di lakukan oleh hemoglobin yang ada di dalam sel-sel darah merah. Dimana proses inilah yang akan menghasilkan oksihemoglobin (HbO2)

3. Lalu darah akan mengedarkan oksigen menuju ke seluruh bagian tubuh

4. Di dalam sel tubuh ini, oksigen akan di pakai untuk proses oksidasi yang akan di lepaskan kembali sehingga oksihemoglobin tadi akan berubah menjadi hemoglobin lagi

Kadar oksigen yang masuk ke dalam tubuh setiap harinya yaitu mencapi 300 liter oksigen. Dan sebagian besar oksigen itu akan diangkut oleh hemoglobin yang terdapat di dalam sel darah merah. Sehingga hanya sekitar 2% – 3% saja oksigen yang dapat larut dalam plasma darah.

  • Pertukaran Gas Dari Kapiler Darah Ke Alveolus

Proses pertukaran gas yang berasal dari kapiler darah menuju ke alveolus yaitu adalah sebagai berikut ini :

Baca Juga :  Perbedaan DNA Prokariotik dan Eukariotik [Penjelasan Lengkap]

1. Karbon dioksida (CO2) yang sudah terikat dengan hemoglobin ini akan di bawa kembali menuju ke paru-paru

2. Pada saat sampai di bagian alveolus yang berada di bronkiolus di dalam paru-paru ini maka karbon dioksida ini akan menembus dinding pembuluh darah dan juga bagian dinding alveolus

3. Kemudian  karbon dioksida ini akan bergerak menuju ke bagian tenggorokan dan kemudian terus berlanjut menuju ke bagian hidung untuk mengalami proses pembuangan dari dalam tubuh.

2. Penyimpan Udara Dalam Tubuh Untuk Sementara Waktu

Alveolus ini dapat ditemukan di dalam bronkiolus yang ada di dalam paru-paru. Pada saat kita bernapas udara yang kita hirup melalui rongga bagian hidung ini akan melewati alur yang cukup panjang sekali.

Yaitu udara ini akan melewati berbagai bagian organ sistem pernapasan yang ada di dalam tubuh kita ini seperti saluran hidung, faring, laring, trakea, bronkus, saluran bronkus, bronkiolus, kemudian melewati alveolus dengan melewati sebuah kantung udara kecil.

Artikel Terkait : Fungsi Enzim Ptialin Pada Proses Pencernaan

Udara yang mengandung oksigen yang masuk ke dalam tubuh kita ini nantinya akan diserap oleh darah melalui kapiler untuk kemudian selanjutnya akan dibawa dan di edarkan menuju ke seluruh bagian sistem peredaran darah yang ada di dalam tubuh.

Nah itulah tadi sedikit informasi dan materi mengenai alveolus. Berdasarkan penjelasan diatasS sehingga dapat kita tarik kesimpulan disini bahwa alveolus ini merupakan cabang terminal dari sistem pernapasan di dalam tubuh kita yang mempunyai fungsi utama sebagai tempat pertukaran gas (oksigen dan karbon dioksida) di dalam tubuh kita.

Related posts: