Penjelasan & Fungsi Ribosom [Lengkap]

Posted on

Pernahkah kalian mendengar kata “ribosom”? Atau mungkin kalian masih merasa asing dengan kata yang satu ini. Pada saat belajar tentang materi Biologi atau pun membaca materi-materi yang membahas tentang anatomi tubuh manusia, pasti kalian akan dapat menjumpai yang namanya ribosom ini.

Perlu di ketahui bahwa ribosom ini adalah sebuah organel sel yang ada di dalam tubuh kita yang merupakan sebuah tempat sintetis atau tempat untuk produksi protein di dalam tubuh setiap manusia. Ribosom ini adalah organel sel yang memiliki ukuran yang sangat kecil sekali di dalam tubuh kita dan juga bentuk nya padat.

Organel sel ribosom ini jika kita lihat pada sebuah gambar sel maka hanya akan terlihat seperti sebuah titik hitam yang kecil saja. Oleh sebab itu untuk dapat melihat ribosom dengan jelas ini maka kita harus menggunakan sebauh alat bantu seperti mikroskop.

Jika kalian ingin mengetahui mengenai apa itu ribosom dan penjelasan lengkap mengenai ribosom serta juga apa sebenarnya fungsi dan kegunaan bagi tubuh kita sebaiknya perhatikan materi berikut ini. Disini akan saya berikan sedikit materi mengenai penjelasan serta fungsi dari ribosom ini.

Apa Itu Ribosom ?

@fredikurniawan

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, ribosom adalah salah satu organel sel yang memiliki ukuran yang kecil serta berbentuk padat yang ada di dalam tubuh kita. Ribosom ini memiliki diameter sekitar 20 nm. Ribosom ini terdiri dari 65% RNA ribosom (rRNA) serta 35% protein ribosom (Ribonukleoprotein/ RNP).

Ribosom ini merupakan sel yang berfungsi sebagai tempat untuk pembuatan protein di dalam tubuh kita. Organel sel ini akan memerintahkan mRNA supaya membuat sebuah rantai polipeptida atau protein dengan memakai asam amino yang di bawa oleh tRNA pada saat proses translasi.

Ribosom ini merupakan sebuah sel yang bertugas untuk membuat protein yang berasal dari asam amino di dalam tubuh. Ribosom ini tersusun dari protein ribosom (riboproteins) dan asam ribonukleat (ribonucleoprotein). Karena ukurannya yang sangat kecil sekali, maka ribosom ini hanya dapat di lihat serta di amati dengan menggunakan bantuan mikroskop elektron.

Baca Juga :  10 Rekomendasi Pasta Gigi Untuk Gigi Sensitif

Ribosom ini letaknya tepat berada di dalam sitoplasma. Protein yang telah di buat atau di produksi di dalam ribosom ini lah yang kemudian nantinya akan berguna untuk proses perkembangan, pertumbuhan maupun untuk memperbaiki sel-sel dan jaringan di dalam tubuh yang mengalami kerusakan.

Pada bagian sel-sel yang aktif di dalam sintetis protein, ribosom ini dapat berjumlah sebanyak 25% dari bobot kering. Di dalam sel eukariotik ribosom ini memiliki bentuk yang bulat dengan ukuran diameternya yang mencapai 25 nm, namun pada bagian sel prokariotik diameter ribosom ini akan lebih kecil lagi.

Artikel Terkait : Doa Niat Puasa Senin Kamis (Manfaat, Hikmah Dan Keutamaan)

Ribosom ini juga tersusun atas beberapa sub unit besar dan juga sub unit yang kecil. Ribosom sendiri di bedakan menjadi 2 (dua) kategori yang mana kedua jenis ribosom ini semua nya terdapat di dalam sitoplasma. Kedua jenis ribosom ini yaitu adaalh ribosom terikat dan ribosom bebeas.

Ribosom bebas ini merupakan sebuah struktur sel yang tersebar secara luas pada bagian sitoplasma, sedangkan ribosom terikat ini merupakan sebuah struktur ribosom yang biasanya menempel pada bagian RE (Retikulum Endoplasma).

Meskipun berbeda namun pada dasar nya kedua jenis ribosom ini mempunyai funsi yang sama di dalam tubuh kita, yaitu adalah memproduksi protein yang sangat bermanfaat dan dapat membantu sel dalam menjalankan kerjanya dengan maksimal.

Fungsi Ribosom

Fungsi utama dari ribosom yaitu adalah memproduksi protein bagi tubuh. Namun sebenarnya ribosom ini juga memiliki banyak lagi fungsi yang berguna bagi tubuh kita. Berikut akan saya berikan beberapa fungsi ribosom bagi tubuh kita.

Baca Juga :  Penjelasan Hyperloop Teknologi Transportasi [Lengkap]

1. Sintesis Protein

@sekolahpendidikan

Ribosom ini adalah sebuah organel sel yang tidak mempunyai membran yang mana ribosom sangat berperan penting sekali dalam proses produksi protein dengan cara ia akan menerjemahkan pesan dari bagian message-RNA (mRNA) menjadi protein. Di dalam menjalankan fungsinya ini ribosom di bantu dengan 3 komponen utama, yaitu:

  • mRNA, merupakan tempat untuk membuat protein
  • Asam amino
  • tRNA, merupakan sebuah agen yang bertugas untuk membawa asam amino yang lebih spesifik

Rangkain dari proses sintesis protein atau produksi protein ini disebut dengan dogma sentral. Dimana protein yang dihasilkan dari proses ini nantinya akan dipakai oleh sitoplasma.

2. Transkripsi

@edubio.info

Salah satu rantai yang ada di dalam DNA ini akan mengalami proses transkripsi untuk kemudian menghasilkan RNA. Rentangan DNA yang di transkripsi menjadi RNA inilah yang disebut dengan unit transkripsi.

Transkripsi disini dapat kita artikan sebagai sebuah proses penyalinan teks pada DNA menjadi RNA. Transkripsi ini memiliki 3 (tiga) tahapan proses di dalamnya, yaitu:

  • Inisialisasi rantai RNA (permulaan)
  • Elongasi rantai RNA (pemanjangan)
  • Terminasi rantai RNA (pengakhiran)

Proses transkripsi ini terjadi di dalam inti sel atau di dalam matriks mitokondria dan plastida. Proses transkripsi ini bisa terjadi dengan di pengaruhi oleh rangsangan maupun tanpa rangsangan.

Proses transkripsi ini akan menghasilkan RNA yang masih mentah atau yang biasa disebut dengan mRNA primer. Dimana di dalam mRNA primer ini terdapat fragmen bekas bagi protein yang bisa membantu dan mengatur proses pembuatan protein.

3. Translasi

@id.wikipedia.org

Translasi ini merupakan proses penerjamahan dari ukuran nukleotida yang ada pada molekul mRNA menjadi rangkaian asam amino penyusun protein atau polipeptida. Proses translasi ini adalah salah satu proses utama yang bisa  menghubungkan gen dengan protein, selain oleh proses transkripsi.

Baca Juga :  Penjelasan Titik Refleksi Pada Kaki

Proses translasi ini hanya terjadi pada molekul mRNA saja. Sedangkan pada molekul lainnya seperti molekul rNA dan tRNA tidak akan mengalami proses translasi ini. mRNA adalah sebuah salinan dari urutan DNA, yang mana di dalam proses tersebut tersusun gen di dalam bentuk kerangka baca terbuka.

Artikel Terkait : Efek Samping Suntik Putih

mRNA ini juga berfungsi untuk menyampaikan informasi drai urutan asam amino. Proses translasi ini terjadi di dalam ribosom. Proses translasi ini terbagi ke dalam 3 tahap, yaitu:

  • Inisialisasi

Proses ini adalah tahapan pertama pada proses translasi. Dimana pada proses ini terjadi penggabungan antara mRNA, sub unit 30S dan formilmetionil tRNA menjadi kompleks inisiasi 30S. Setelah inisiasi 30S terbentuk maka selanjutnya kana bergabung subunit 50S untuk membentuk subunit 70S.

  • Elongasi

Proses ini adalah proses pemanjangan polipeptida baik itu pada bagian prokaryot maupun pada bagian eukariot. Dalam proses ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu:

  • Pengikatan aminoasil tRNA pada sisi A di ribosom
  • Pembentukan ikatan peptida
  • Translokasi ribosom yang terjadi di mRNA ke posisi kodon selanjutnya yang ada di sisi A
  • Terminasi

Ini adalah proses terakhir dari translasi. Ketiga jenis kodon terminasi yang ada yaitu UAA, UGA, UAG yang ada di dalam mRNA ini akan mencapai posisi A di dalam ribosom.

Related posts: