Pengertian, Syarat, Faktor, dan Contoh Asimilasi Lengkap

Posted on

Mungkin sebagian dari kalian pernah mendengar apa itu asimilasi. Terutama kalian yang masih belajar di bangku sekolah tentu tak asing lagi mendengar kata asimilasi dalam mata pelajaran maupun mungkin di dalam soal-soal ujian yang pernah kalian kerjakan.

Bisa dikatakan bahwa asimilasi itu merupakan suatu bagian dari bentuk interaksi sosial yang memiliki sifat yang positif atau asosiatif. Secara umum asimilasi dapat diartikan sebagai suatu pencampuran dua kebudayaan atau lebih secara total dan menyeluruh yang diikuti dengan hilangnya ciri dan karakteristik khas yang ada pada kebudayaan yang asli sehingga pada akhirnya akan menghasilkan suatu budaya yang baru setelahnya.

Pengertian Asimilasi Dan Contohnya

@traveltodayindonesia

Kehadiran asimilasi ditandai dengan adanya usaha untuk mengurangi perbedaan yang ada antar kelompok. Untuk bisa mengurangi perbedaan tersebut, maka ada cara-cara di dalam asimilasi yang berguna untuk mempererat kesatuan pola pikir, perasaan, dan sikap dengan mempertimbangkan kepentingan serta tujuan bersama di dalam kelompok tersebut.

Artikel Terkait : Arti Simpati dan Empati Serta Contohnya

Bagi sebagian orang asimilasi selalu disamakan dengan akulturasi dan terkadang banyak orang yang bingung dan kesulitan untuk membedakan antara asimilasi dan akulturasi itu sendiri. Beda asimilasi dan akulturasi yaitu pada asimilasi budaya baru yang terbentuk itu sudah tidak ada lagi atau sudah tidak mengandung akan unsur aslinya dari kebudayaan sebelumnya, sedangkan pada akulturasi juga adalah penggabungan dua budaya atau lebih namun penggabungan kebudayaan ini tidak sampai menghilangkan unsur asli kebudayaan sebelumnya, jadi unsur asli dari kebudayaan sebelumnya pada akulturasi masih ada dan dipertahankan.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), terdapat dua artian kata asimilasi yang ditinjau dari segi linguistik dan dari pemahaman sosial.

  • Dari segi linguistik, asimilasi berarti bagian dari suatu fenomena atau kejadian antar dua fenom yang mana dalam kejadian tersebut terdapat tingkat perbedaan disertai lokasi yang saling berdekatan.
  • Dari segi sosial, asimilasi merupakan budaya baru yang timbul dari penyatuan dua kebudayaan yang mana budaya aslinya sudah tidak ada lagi atau bisa dikatakan sudah hilang.
Baca Juga :  Cara Membuat Doodle Art Bunga, Wajah dan Hewan

Pengertian Asimilasi Menurut Para Ahli

  1. Menurut Vander Zanden, asimilasi merupakan suatu bagian dari sebuah proses yang terjadi di antara dua kelompok atau lebih yang melalui tahapan berfikir, saling bertoleransi, saling bertindak yang kemudian pada akhirnya masing-masing dari kelompok itu mencampur kebudayaannya dan jadi suatu kesatuan.
  2. Menurut Koentjaraningrat, asmilasi ialah bagian dari suatu proses sosial yang terjadi antar kelompok dengan kebudayannya yang berbeda-beda yang kemudian terus tumbuh dan berkembang disertai oleh interaksi sosial secara terus menerus dan serius.
  3. Menurut Alvin L Bertrand, asimilasi yaitu sebuah proses tingkat sosial lanjutan yang tercipta karena tiap kelompok maupun golongan yang berbeda budayanya saling berinteraksi sosial secara langsung dalam kurun waktu yang lama, yang mana kemudian akan menghasilkan sebuah budaya baru akibat perubahan budaya tiap kelompok baik dari unsur maupun keseluruhan.
  4. Menurut James Danandjaja, asimilasi ialah sebuah proses penyesuaian diri dari masing-masing kelompok atau golongan yang mempunyai budaya yang berbeda dengan seiringnya waktu masing-masing dari kebudayaan kelompok tersebut mengalami kemerosotan dan pada akhirnya akan menciptakan suatu kebudayaan yang baru.
  5. Menurut Milton M. Gordon, berdasarkan bukunya yang terbit tahun 1978 dengan judul Human Nature, Class, and Ethnicity, Milton M. Gordon berpendapat bahwa asimilasi merupakan sebuah tahapan yang dapat menjadi suatu bagian dari akulturasi, dimana harus terjadi akulturasi terlebih dahulu agar bisa menghasilkan asimilasi.

Syarat Asimilasi


Setelah kalian mengetahui tentang pengertian dan definisi dari asimilasi, kini mari kita bahas tentang syarat-syarat terjadinya asimilasi. Asimilasi ini dapat tercipta atau terjadi dengan adanya 3 (tiga) syarat yang harus dipenuhi seperti sebagai berikut:

  • Adanya suatu kelompok atau golongan yang tidak memiliki kesamaan budaya sama sekali dan budayanya harus berbeda antar satu kelompok dengan kelompok yang lain.
  • Masing-masing dari kelompok atau golongan itu harus mempunyai hubungan yang intensif dan konsisten secara terus menerus dalam kurun waktu yang cukup lama.
  • Tiap-tiap kebudayaan dari masing-masing kelompok atau golongan tersebut haruslah bisa menyesuaikan dan dapat berubah satu dengan yang lainnya.
Baca Juga :  Cara Membuka Mata Batin Menurut Kristen

Contoh Asimilasi

Terdapat banyak sekali contoh-contoh asimilasi yang aad di dunia ini, mulai dari contoh asimilasi kebudayaan hingga contoh asimilasi yang dekat dengan kita yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari kita. Berikut ini contoh asimilasi yang ada:

  1. Musik dangdut. Taukah kalian bahwa musik dangdut yang kita kenal dan sering kita dengarkan sekarang ini merupakan suatu perpaduan antara musik tradisional daerah dengan musik India.
  2. Budaya Hindu di Bali. Sebagaimana kita ketahui bahwa agama Hindu menjadi agama mayoritas penduduk di pulau Bali. Namun untuk budaya Hindu yang ada di Bali ini merupakan hasil perpaduan dan pencampuran budaya kepercayaan animisme tradisional dengan agama Hindu yang datang dari luar Bali, yaitu dari negara India. Nah, dari proses inilah timbul agama Hindu Dharma yang di dalamnya sangat berbeda dengan tata cara praktik keagamaan Hindu yang ada di India maupun dengan kepercayaan animisme rakyat Bali pada jaman dahulu kala.
  3. Pengaruh Pakaian Dari Mancanegara. Para turis-turis dari mancanegara yang datang ke Indonesia sering memakai pakaian-pakaian yang sebetulnya tidak pernah dipakai oleh rakyat kita sendiri. Contohnya seperti memakai bikini pada saat di pantai ataupun di kolam renang, sehingga pada akhirnya banyaklah orang Indonesia yang meniru gaya berpakaian para turis-turis asing dari luar negeri tersebut.

Faktor Asimilasi
Terdapat 2 (dua) jenis faktor dalam asimilasi, yaitu faktor pendorong dan faktor penghambat dari asimilasi ini.

1. Faktor Pendorong


Faktor ini merupakan hal-hal yang dapat mendorong terjadinya asimilasi secara umum. Berikut beberapa faktor yang berperan untuk mendorong terjadinya asimilasi.

Baca Juga :  Makna Pentakosta Bagi Orang Kristen

Artikel Terkait : 7 Cara Membuat Mantan Menyesal dan Ingin Kembali

  • Toleransi. Toleransi yaitu sikap atau perbuatan yang tidak mendiskriminasi dan saling menghargai maupun menghormati satu sama lain antar kelompok yang berbeda. Jadi dengan begitu akan mempermudah antar kelompok untuk saling mendekatkan diri dan mendukung kebudayaan tersebut.
  • Sikap Terbuka. Masing-masing pribadi baik dari pemimpin maupun anggota dari suatu kelompok memiliki sikap yang sangat terbuka terhadap kelompok atau golongan lain yang berbeda dari mereka.
  • Perkawinan. Perkawinan juga menjadi salah satu faktor pendorong dalam asimilasi. Dua pasangan yang berasal dari kelompok yang berbeda menikah sehingga akan menyatukan dua kebudayaan yang berbeda sebelumnya menjadi satu melalui perkawinan ini.

2. Faktor Penghambat

@ark21

Selain adanya faktor-faktor yang mendorong terjadinya asimilasi tentu juga ada faktor-faktor yang menghambat proses terjadinya asimilasi tersebut. Inilah beberapa faktor penghambat asimilasi:

  • Isolasi. Terdapat beberapa kelompok minoritas yang memisahkan diri dari kelompok lain atau biasa disebut dengan terisolasi.
  • Pikiran Negatif. Pada masing-masing kelompok memiliki pemikiran yang negatif atau buruk terhadap kelompok lainnya terlebih dengan hadirnya kebudayaan baru yang ada.
  • Merasa Hebat. Adanya suatu kelompok yang merasa lebih hebat dan lebih unggul dalam kebudayaannya dibanding dengan kebudayaan kelompok lain yang ada sehingga kelompok ini tidak mau mengakui budaya kelompok lain yang akhirnya asimilasi tidak akan bisa tercipta melaui cara ini.

Itulah tadi pembahasan singkat mengenai apa itu asimilasi. Semoga kalian dapat memahami dengan baik apa yang sudah saya jelaskan tadi.

Related posts: