Pengertian, Sifat, dan Contoh Unsur, Senyawa, Campuran Kimia

Posted on

Berbicara mengenai unsur, senyawa dan campuran memang seakan hal ini tak terlepas dari pelajaran kimia. Pelajaran kimia memang menjadi salah satu pelajaran yang menjadi momok bagi sebagian siswa. Hal ini dikarenakan pelajaran kimia memiliki banyak sekali rumus-rumus di dalamnya dan bahan materi hafalan berupa nama-nama kimia dan bahan-bahan kimia yang harus dihafalkan di luar kepala yang jumlahnya begitu banyaknya.

Hal ini yang membuat pelajaran kimia dirasa cukup rumit sehingga seakan-akan membuat kepala terasa pusing dan seakan mau meledak pada saat mempelajarinya. Namun sebetulnya untuk mempelajari dan mengerti kimia tidaklah begitu sulit. Hanya memerlukan ketelatenan dan ketekunan yang tinggi untuk dapat menguasai materi-materi kimia yang ada.

Perbedaan Unsur, Senyawa, dan Campuran

Kembali lagi ke pembahasan kita tadi mengenai unsur, senyawa dan campuran. Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan unsur, senyawa dan campuran itu? Disini akan saya berikan penjelasan lengkap kepada kalian semua tentang apa itu unsur, senyawa dan campuran dalam kimia. Namun sebelum kita akan membahas tentang apa itu unsur, senyawa dan campuran kimia, terlebih dahulu disini akan saya jelaskan tentang apa yang dinamakan dan disebut dengan materi.

Artikel Terkait : Jenis, Bagian, dan Cara Mengukur Menggunakan Jangka Sorong

Materi adalah segala sesuatu yang dapat menempati ruang dan memiliki massa. Di alam semesta tempat kita tinggal ini tersusun atas berbagai macam materi yang ada. Mulai dari udara yang kita hirup setiap harinya sampai dengan peralatan rumah tangga yang ada di rumah kita seperti meja dan kursi yang semuanya itu menempati ruang dan memiliki massa dapat kita sebut sebagai materi.

Karena materi yang ada di alam semesta ini sangat banyak sekali jumlahnya dan jenisnya, maka untuk mempermudah kita di dalam mempelajarinya materi ini digolongkan atau dikelompokkan menjadi 2 (dua) macam yaitu zat tunggal dan campuran.

Zat tunggal hanya mengandung satu zat penyusun saja, sedangkan campuran mengandung dua macam atau lebih zat penyusunnya. Perlu diketahui bahwa materi terdiri dari zat murni dan juga campuran. Sedangkan zat murni sendiri bisa digolongkan dan dikelompokkan lagi menjadi unsur dan senyawa.

Jadi secara garis besar dapat dikatakan bahwa materi terdiri dari unsur, senyawa dan campuran. Lalu apa sebenarnya yang disebut dengan unsur, senyawa dan campuran itu sendiri? Ini dia penjelasannya mengenai unsur, senyawa dan campuran dalam kimia.

Pengertian Unsur, Senyawa, dan Campuran

1. Unsur

Unsur merupakan suatu zat yang tidak bisa diubah lagi ke dalam bentuk yang lebih sederhana dalam kondisi laboratorium yang biasa atau dalam keadaan yang normal. Dengan kata lain bahwa unsur ialah zat murni yang tidak bisa diuraikan menjadi zat sederhana yang dapat dilakukan melalui reaksi kimia.

Para ilmuwan dan ahli kimia menggolongkan dan mengelompokkan unsur ke dalam 118 bagian berbeda, yang semuanya dapat kalian lihat di dalam tabel periodik. Beberapa unsur yang sering kita jumpai di dalam kehidupan sehari-hari kita diantaranya adalah seperti O2 (oksigen) dan Fe (Besi). Berdasarkan sifat yang dimilikinya unsur dikelompokkan menjadi unsur logam dan unsur non logam. Berikut penjelasannya mengenai unsur logam dan unsur non logam.

  • Unsur Logam

Sifat dari unsur logam diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Berwujud padat pada suhu kamar
  • Bentuknya mengkilap
  • Mempunyai titik didih dan titik leleh yang tinggi
  • Dapat dibentuk dan ditempa
  • Bisa bersifat sebagai konduktor atau penghantar arus listrik yang baik

Sedangkan contoh dari unsur logam ini diantaranya adalah: besi, tembaga, emas, platina, dan lain-lain.

@zakapedia
  • Unsur Non Logam

Sifat-sifat yang ada dari unsur non logam diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Memiliki berbagai macam wujud seperti padat, cair, gas
  • Bentuknya tidak mengkilap
  • Memiliki titik didih dan titik leleh yang rendah
  • Tidak bisa ditempa dan dibentuk
  • Bersifat isolator atau tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan baik

Sedangkan contoh dari unsur non logam yaitu adalah: oksigen, karbon, nitrogen, hidrogen, neon, dan lain-lain.

2. Senyawa

Senyawa adalah suatu jenis zat tunggal yang dapat dibagi menjadi dua unsur atau lebih dengan melalui proses pada sebuah reaksi kimia. Berbeda dengan komponen penyusun suatu campuan yang masih mempertahankan sifat aslinya, pada senyawa unsur-unsur penyusunnya sudah tidak lagi mempertahankan sifat aslinya tersebut. Senyawa dibagi menjadi dua jenis yaitu senyawa organik dan senyawa non organik atau disebut juga dengan senyawa anorganik. Berikut penjelasannya sebagai berikut ini:

  • Senyawa Organik, yaitu senyawa yang tersusun atas suatu unsur karbon sebagai suatu rangkaian yang paling utama. Umumnya senyawa organik berasal dari organisme atau makhluk hidup yang bisa terbentuk bersama dengan suatu unsur.

Contoh dari senyawa organik ini diantaranya adalah gula pasir (CH3COOH), Garam (NaCl), dan Urea (CO(NH2)2).

Baca Juga :  Fungsi Konstitusi [Tujuan, Pengertian dan Sifat]
@feed.merdeka
  • Senyawa Anorganik, yaitu senyawa yang tidak tersusun atas suatu atom karbon dan terbentuk dari ikatan molekul kompleks yang memungkinkan adanya karbon.

Contoh dari senyawa anorganik ini diantaranya adalah seperti Karbon dioksida (CO2), Asam Nitrat (HNO3), dan Almunium Hidroksida Al(OH)3.

3. Campuran

Campuran merupakan gabungan antara beberapa zat yang tidak bisa menyatu melalui cara atau proses dan reaksi kimiawi karena zat-zat tersebut masih mempertahankan sifat kimianya masing-masing yang ada.

Artikel Terkait : Jenis Topologi Jaringan Beserta Kekurangan dan Kelebihannya

Campuran ini tersusun dari beberapa materi unsur senyawa. Campuran dapat dibagi dan dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu campuran homogen dan campuran heterogen. Berikut penjelasan mengenai campuran homogen dan campuran heterogen.

  • Campuran Homogen, yaitu gabungan antara dua jenis zat atau lebih jika terjadi reaksi kimia tidak akan terlihat lagi perbedaan aslinya antara kedua jenis zat yang sudah dicampur tersebut. Jadi pada campuran homogen yang tersusun dari beberapa zat ini saat telah melebur menjadi satu campuran komponen penyusunnya sudah tidak dapat dibedakan lagi.

Contoh dari campuran homogen ini diantaranya adalah seperti asam cuka (CH3COOH), Asam sulfat atau air aki (H2SO4), air, dan lain-lain.

  • Campuran Heterogen, yaitu gabungan antar dua zat atau lebih yang jika terjadi proses kimia kedua zat tersebut masih menunjukkan sifat aslinya dari masing-masing zat karena materi penyusun dari campuran heterogen ini tidak dapat menyatu sehingga komponen-komponen penyusunnya masih akan terlihat.

Contoh dari campuran heterogen ini diantaranya adalah seperti campuran antara air dan minyak, campuran antara air dan pasir, campuran larutan susu, dan lain-lain.

Nah itulah tadi sedikit penjelasan lengkap mengenai Unsur, Senyawa, dan Campuran. Semoga dapat menambah pengetahuan kalian semua di dalam materi kimia.

Related posts: