12 Pekerjaan Freelance yang Menjanjikan di Industri 4.0

Posted on

Freelance adalah pekerjaan yang kini kian diminati oleh generasi millenial. Mereka berdalih bahwa pekerjaan ini tak banyak membuang waktu dan dapat dikerjakan dimana saja dengan rentang waktu yang tak terbatas. Selain itu, pekerjaan freelance juga bisa dikatakan sebagai pelarian untuk mereka yang tidak mau terikat secara personal dengan sebuah perusahaan.

Bicara soal pekerjaan freelance ia tak bisa dilepaskan dari pengaruh revolusi industri 4.0 yang saat ini sudah berkembang di Indonesia. Revolusi ini menyebabkan beberapa pekerjaan menghilang namun diganti dengan pekerjaan baru yang lebih mengarah ke freelance atau paruh waktu. Lalu apa sih sebenarnya pengertian dari revolusi industri 4.0 itu sendiri?

Pernyataan yang sering di lontarkan oleh mereka yang belum paham tentang pengertian revolusi industri 4.0. Jadi, revolusi industri 4.0 sebenarnya adalah sebuah peralihan teknologi terdahulu menjadi era digitalisasi. Prinsip dari industri ini adalah kesesuaian, transparansi masalah informasi, pengambilan keputusan dan juga bantuan riset data.

Pekerjaan Freelance di Revolusi Industri 4.0

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, revolusi baru ini berdampak pada hilangnya beberapa jenis pekerjaan dari revolusi industri terdahulu. Meski demikian kita juga akan menemui jenis pekerjaan baru yang kemudian muncul dan salah satunya pekerjaan freelance. Nah, pekerjaan tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

1. Menjadi profesional Digital Marketing

Dalam perkembangan dunia digital serta revolusi industri 4.0, akan muncul berbagai jenis pekerjaan baru. Beberapa pekerjaan ini mungkin akan membuat Anda bingung dan bahkan kurang bisa mengikuti. Salah satunya adalah digital marketing yang berporos pada modernisasi pemasaran berbasis dunia digital seperti Google, wibesite, email and other.

Pekerjaan yang satu ini sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dilakukan, yang dibutuhkan hanya pemahaman SEO, media sosial dan konten digital. Selain itu, seorang digital marketing juga dituntut untuk selalu up to date dalam segi marketing digital. Jika tertarik, segera cari informasi soal loker freelance terbaru bidang digital marketing.

2. Menjadi Content Writer

Pekerjaan yang satu ini biasanya bermula dari sebuah hobi menulis hingga dimanfaatkan untuk mendulang rupiah. Biasanya tulisan mereka akan digunakan untuk mengisi situs Website atau Blog pada sebuah agensi penulisan. Jenis tulisan yang dibuat pun beragam mulai dari wisata, kesehatan, tips kecantikan, parenting, olahraga hingga politik.

Menjadi seorang penulis artikel akan membuat Anda memiliki pengalaman yang luas dalam segala bidang. Hal ini dikarenakan tuntutan konten yang mengharuskan untuk lebih banyak belajar hal baru dalam berbagai informasi. Keuntungan lain adalah menjadi lebih kreatif dalam segi kepenulisan dan tentunya paham mengenai penggunaan SEO.

Siapa sangka menjadi penulis adalah salah satu kerja online terpercaya dan cukup menjanjikan. Jika Anda bekerja pada sebuah agensi penulis online, biasanya tulisan akan dihargai perkata atau per artikel. Harga setiap artikel beragam, tergantung topik dan kualitas dari tulisan, semakin bagus tulisan maka makin tinggi pula fee yang akan dibayarkan.

Namun menjadi content writer tak semudah yang dibayangkan, penulis harus memiliki skill untuk mengolah kata agar enak dibaca. Bukan merendahkan, tidak semua orang mampu untuk melakukan pekerjaan yang satu ini. Meski dapat dikerjakan di rumah, menjadi penulis juga mengajarkan kita untuk lebih bertanggung jawab pada target yang telah di tentukan.

3. Menjadi seorang Influencer

Influencer adalah pekerjaan freelance paling mudah dan banyak diminati. Mereka merasa lebih menjadi dirinya sendiri lewat berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan mereka. Influencer juga memiliki banyak manfaat seperti dapat membangun brand sendiri, memiliki pekerjaan yang fleksibel dan tidak terikat serta membangun komunitas.

Influencer terbagi menjadi berbagai kategori seperti beauty, fashion, travelling, penerjemah dan sebagainya. Namun dari sekian banyak kategori menjadi seorang selebgram merupakan profesi yang paling banyak diminati. Biasanya para selebgram akan di endorse oleh brand tertentu dan akan mendapatkan fee lewat barang yang mereka tawarkan.

4. Menjadi seorang App Developer

Dalam dunia industri digital, Developer Software bertugas sebagai pembuat software berbasis aplikasi. Hasil dari pekerjaan ini sering Anda lihat pada beberapa aplikasi ponsel pintar yang setiap hari ada pada genggaman Anda. Jika Anda tertarik untuk bekerja pada bidang yang satu ini Anda harus memahami tentang pemrograman, alogaritma, PHP, dan HTLM.

Selain disebut developer, para pelaku bidang IT ini juga sering dipanggil sebagai software engineer. dimana ia bertugas untuk merampungkan masalah aplikasi Android seta menghandle kinerja sebuah aplikasi agar lebih terstruktur. Selain menjadi App developer, menjadi UI/UX Designer juga cukup menjanjikan di era industri 4.0.

Baca Juga :  10 Rekomendasi Jam Tangan Kayu Yang Bagus

5. Menjadi UI/UX Designer

UI/UX Designer merupakan cara untuk membantu user dalam menggunakan sebuah aplikasi tertentu dengan tampilan yang menarik. Tak sekedar membuat aplikasi semata, seorang UI/UX desainer juga harus memastikan bahwa aplikasi tersebut dapat dipakai dengan nyaman dan memberi manfaat.

Selain itu, pekerjaan ini juga menuntut Anda untuk lebih kreatif, up to date, dan memiliki komunikasi yang baik dengan user. Poin penting lainnya, Anda juga harus memiliki dasar-dasar visual dan basic desain. Di era digital seperti sekarang ini, peran UI/UX Designer semakin dibutuhkan mengingat banyak user menggunakannya di luar kepentingan utama.

6. Mengikuti kompetisi Bug Bounty

Internet memudahkan penggunanya untuk melakukan segala hal termasuk menyimpan berbagai macam data. Namun ia juga memiliki risiko terhadap jaminan keamanan dari data-data yang disimpan. Nah oleh sebab itu, diperlukan seorang yang dapat membuat sistem keamanan data yang biasanya di lakukan dengan mengikuti sebuah kompetisi Bug Bounty.

Kompetisi ini biasanya diikuti oleh para hacker yang diberi kesempatan untuk mencari celah bidang keamanan data. Hasil ini kemudian akan dipresentasikan kepada perusahaan dan si pembuat akan mendapatkan imbalan berupa uang dengan jumlah besar. Untuk perusahaan sekaliber Google dan Apple biasnya mematok harga hampir 3 milliar. Anda Tertarik?

7. Menjadi seorang fotografer profesional

Fotografi adalah seni pengabadian gambar yang kini mulai banyak dilirik generasi 4.0. Seni Fotografi terbagi menjadi berbagai macam konsep, seperti street fotografi, wedding fotografi, new born baby fotografi dan sebagainya. Profesi yang satu ini juga tergolong menjanjikan seiring dengan pesatnya perkembangan dunia digital.

Seperti yang sudah saya katakan, seni lewat bidikan kamera ini terbagi menjadi berbagai macam konsep salah satunya street fotografi. Sesuai namanya, fokus dari bahan bidikannya adalah aktivitas yang sedang terjadi di jalan. Contohnya seperti mobil yang berlalu lalang, orang berjalan, menyeberang, orang berolahraga hingga kemacetan.

Kedua, wedding fotografi yang pengertiannya tak jauh dari acara pernikahan mulai dari lamaran, prewedding hingga resepsi. Untuk lebih meraih banyak pasar, Anda harus lebih kreatif dalam sebuah konsep foto. Perbanyak informasi dan ide fotografi yang unik dan beda, Anda juga perlu membangun banyak relasi untuk kelancaran bisnis yang sedang dijalankan.

Ketiga konsep new born fotografi yang biasa digunakan oleh para selebriti dalam mengabadikan foto buah hatinya. Konsep yang satu ini tergolong baru dan modern dimana mereka akan melakukan sesi pemotretan pada bayi yang baru lahir. Untuk posenya sendiri juga unik dan lucu, Anda dapat melihat beberapa contohnya di media sosial Instagram.

Nah sedangkan untuk tarif, dari ketiga konsep tersebut profesi new born fotografi memegang tarif yang paling tinggi. Hal ini dikarenakan dalam sesi pemotretan dibutuhkan skill khusus dan konsep yang selalu up to date. Nah, jika pekerjaan freelance sebagai fotografi cocok untuk passion Anda silahkan pilih dari ketiga konsep tersebut dan mulailah berkarya.

8. Menjadi Growth Hacker

Masih dengan hal analisis data, Growth Hacker adalah sebuah pekerjaan freelance yang membantu para start up untuk membangun bisnisnya. Jika Anda berminat pada pekerjaan ini maka siap-siap untuk dipusingkan dalam masalah analisis data, pendekatan pada pengguna menciptakan fitur baru dan pengenalan tentang berbagai produk baru.

Saat ini profesi Growth Hacker belum terlalu banyak di kenal oleh masyarakat di Indonesia. Hal ini dikarenakan pengetahuan tentang jenis pekerjaan yang satu ini masih tergolong minim peminat. Willix Halim menjadi salah satu Growth Hacker yang paling sukses di Indonesia, ia telah meraih banyak gelar internasional dan saat ini menjabat sebagai COO Bukalapak.

9. Menjadi seorang Animator

Pembuatan sebuah film animasi melibatkan banyak pihak tak terkecuali seorang animator. Di Indonesia sendiri animator ialah orang yang berjibaku dalam produksi pembuatan film animasi mulai dari proses awal pembuatan hingga akhir cerita. Sedangkan untuk di luar Negeri, animator ialah orang yang bertugas untuk menggerakkan animasi dalam sebuah film.

Pekerjaan ini merupakan pekerjaan jangka pendek namun memiliki peluang yang cukup besar untuk industri film animasi. Sayangnya Indonesia belum banyak yang berminat pada pekerjaan ini entah karena apa. Padahal gaji freelance untuk kategori ini tergolong sangat menjanjikan.

Baca Juga :  10 Daftar Gereja Terbesar Di Dunia [Penjelasan Lengkap]

10. Menjadi seorang Content Creator

Tak dapat di pungkiri, dunia digital mendorong banyak orang kreatif untuk membuat sesuatu hal yang menjadikannya terkenal. Entah itu hanya pansos semata atau yang benar-benar dimanfaatkan untuk lahan bisnis seperti menjadi content creator. Jenis pekerjaan yang satu ini memanfaatkan media sosial untuk membuat berbagai macam video dan tulisan.

Content creator wajib mempunyai wawasan luas serta kaya akan sumber ide kreatif setiap harinya. Konten yang dibuat juga harus ada tujuan jelas apakah untuk keperluan edukasi, informasi atau sekedar hiburan. Pekerjaan freelance untuk mahasiswa IT ini memiliki jenjang karier hingga menjadi seorang manajer dan editor.

ˋ11. Menjadi seorang Web Developer

Berbeda dengan App developer yang bergerak pada pembuatan aplikasi, Web Developer lebih menekankan pada pembuatan website. Ia bertugas menghubungkan semua sumber data yang digunakan untuk sebuah website. Secara personal contoh pekerjaan freelance yang satu ini mengarah pada pembuatan website dengan bentuk yang lebih dinamis.

Selain itu, ia juga bertugas untuk menghandle para user saat ingin berinteraksi dengan pemilik website. Pekerjaan yang satu ini memiliki ilmu khusus yang tidak bisa dipelajari secara otodidak, ada banyak pengetahuan seperti CSS, HTML dan beberapa pokok penting lainnya.

12. Menjadi spesialis Data Scientist

Data scientist adalah ilmu yang mempelajari tentang cara mengekstrak pengetahuan atau knowlege pada sebuah sumber data. Di era revolusi industri sebelumnya jenis pekerjaan ini hampir tak pernah terdengar gaungnya. Namun nasibnya berubah saat memasuki era industri 4.0, saat ini data scientist menjadi kebutuhan nomor satu dari perusahaan besar.

Untuk memenangkan kompetisi pasaran, perusahaan besar di paksa harus memiliki seorang Data Scientist. Seorang yang bekerja dalam bidang ini akan membantu menganalisis keputusan bisnis yang akan diambil dari perusahaan tersebut. Perusahaan yang bisanya menggunakan jasa ini adalah mereka yang bergerak dalam sektor perbankan atau start up.

Dalam industri perbankan, Kerja seorang data scientist adalah menganalisis trade record calon nasabah lewat data yang ia kumpulkan. Cara yang satu ini akan membantu pihak bank apakah ia harus memberikan pinjaman atau tidak. Jika calon nasabah memiliki riwayat pinjaman yang buruk maka ia akan terlihat lewat data dan begitu pula sebaliknya.

Sedangkan untuk start up, data scientist membantu dalam menganalisis peluang perihal periklanan. Bahkan profesi ini tidak hanya berguna untuk sektor bisnis melainkan merambah ke ranah pengambilan keputusan menikah. Dengan kata lain, ia bekerja untuk membantu menganalisis kelanggengan hubungan pernikahan lewat analisa data calon pasangan.

Menjadi seorang data scietist tak harus memiliki background dari pendidikan tertentu. Karena pekerjaan freelance menjanjikan ini dapat dipelajari dengan mengikuti kursus yang kini sudah ada di Indonesia. Akan tetapi, untuk lebih mempermudah proses belajar Anda harus memahami tentang istilah coding dan memahami matematika dan analisis statistik.

Keahlian yang harus dimiliki oleh generasi 4.0

Untuk menghadapi era industri 4.0 ada banyak keahlian yang harus dimiliki agar tidak terlindas oleh pesatnya perkembangan digital. Salah satunya keahlian untuk memecahkan masalah secara kompleks dimulai dari cara melakukan analisis. Analisis ini nantinya akan digunakan untuk melihat kemungkinan yang menjadi solusi dalam memecahkan masalah.

Selain itu, masyarakat juga dituntut untuk melakukan sebuah judgement dalam mengambil sebuah keputusan melalui pertimbangan. Serta mengetahui tentang bagaimana sistem itu dibuat dan di jalankan. Dalam revolusi industri 4.0 kita juga harus bertindak lebih kreatif, fleksibel dalam melakukan berbagai hal dan berpikir secara logis.

Dampak Negatif Era Revolusi Industri 4.0

Seperti yang sudah singgung di awal artikel, bahwa dampak negatif dari munculnya revolusi masa depan ini cukup signifikan. Terutama pada sektor pekerjaan dimana akan ada banyak pengangguran akibat pengurangan jumlah karyawan. Tercatat akan ada sebanyak 56 jenis lapangan pekerjaan yang hilang akibat munculnya era revolusi 4.0.

Selain itu, pengetahuan tentang industri 4.0 juga belum banyak di ketahui oleh masyarakat di Indonesia. Akibatnya mereka kurang siap untuk menghadapi pergolakan dan terkesan lambat untuk berkembang. Pekerjaan pada industri 4.0 juga tergolong sangat modern, sehingga banyak dari mereka yang kurang skill hingga akhirnya tidak bisa mencari pekerjaan baru.

Baca Juga :  Penjelasan Lengkap Teknik Pointilis Dalam Dunia Melukis

Selain itu, munculnya Fintech juga memiliki dampak buruk pada industri perbankan. Fintech memudahkan masyarakat melakukan beberapa pinjaman tanpa harus datang ke bank melainkan menggunakan Website. Meskipun tingkat keamanan datanya tidak terjamin namun cara ini masih menjadi primadona lantaran kemudahan dalam proses pengajuan.

Dampak Positif Era Revolusi Industri 4.0

Meski memiliki dampak negatif dalam berbagai aspek, revolusi industri era 4.0 juga memiliki dampak positif yang perlu Anda ketahui. Terutama untuk Anda yang sukar untuk bekerja dengan sistem yang terikat seperti pada sebuah industri perkantoran. Dengan adanya revolusi ini, kesempatan Anda untuk berkarier di rumah dapat terwujud.

Revolusi era 4.0 yang memiliki basis digital tak harus memerlukan sebuah kantor untuk para pekerja mereka. Semua pekerjaan dapat dilakukan dimanapun dengan rentan waktu yang bervariasi, mereka juga tak harus saling bertemu untuk menggarap sebuah pekerjaan. Bahkan hasil dari kinerja mereka lebih penting dibandingkan kehadirannya.

Revolusi ini juga mendorong orang untuk lebih kreatif dalam membuat sesuatu dengan aspek media digital. Berbeda dengan konsep industri sebelumnya yang terkesan mengikat pekerja, industri masa depan akan membebaskan pekerjanya untuk membuat revolusi baru. Mereka juga diberi kesempatan untuk bersaing di kancah internasional seperti menjadi animator.

Kesimpulan

Revolusi industri 4.0 ditandai dengan munculnya berbagai layanan dengan basis data juga trend digitalisasi. Perjalanan revolusinya dimulai dari industri mesin uap beralih ke tenaga listrik. Revolusi ini kemudian beralih lagi menjadi mesin otomatis dan kini menjadi mesin yang berintegritas kepada jaringan internet.

Dampak dari adanya industri masa depan ini adalah menghilangnya beberapa lapangan pekerjaan. Setidaknya ada 56 jenis pekerjaan dari berbagai macam sektor akan mengurangi jumlah karyawan. Dampakanya akan ada banyak pengangguran dan melemahnya sektor ekonomi di berbagi negara termasuk Indonesia.

Nah, hilangnya beberapa pekerjaan ini kemudian memunculkan jenis pekerjaan baru yang tentunya berbasis teknologi digital. Untuk sektor freelance akan muncul beberapa jenis pekerjaan seperti content kreatif, penulis web, animator, web developer dan berbagai jenis pekerjaan lainnya. Intinya, pekerjaan tetap berporos pada perkembangan dunia digital.

Sedangkan pada sektor pendidikan akan berdampak pada perubahan kurikulum dan tatanan sistem pendidikan. Konsep pendidikan yang diajarkan pastinya akan lebih dipermudah dan fleksibel namun mengarah pada tujuan pendidikan yang terintegritas. Sistem semacam ini sudah dapat Anda lihat pada tata cara pengerjaan UN yang berbasis komputer.

Dengan adanya era semacam ini, akan membuat beberapa dampak baik sisi positif maupun sisi negatif bagi masyarakat. Selain hilangnya berbagai jenis pekerjaan, juga akan membuat seseorang kesulitan mencarin pekerjaan baru lantaran pengetahuan yang kurang. Sedangkan untuk millenial cenderung lebih terfokus ke media sosial dan pasif terhadap lingkungan sekitar.

Namun industri 4.0 ini juga membawa dampak baik yang dapat menuntut orang untuk lebih kreatif dalam bidang yang ia sukai. Indonesia tergolong masih belum siap untuk menghadapi revolusi baru ini. Selain itu pemerintah juga terkesan kurang sigap hingga banyak yang merasa demam panggung saat menghadapi industri era 4.0.

Untuk itu, banyak pihak yang mengharapkan tindak tegas dari pemerintah dalam menyikapi keawaman masyarakat soal industri era 4.0. Terlebih dalam cara mengatasi jumlah pengangguran akibat pengurangan pekerja. Jangan sampai dengan adanya pembaruan revolusiener justru akan menyengsarakan masyarakat.

Sebagai generasi yang hidup dalam perkembangan dunia digital, kita memang dituntut untuk bergerak maju dan mengikuti perkembangan jaman. Kita juga tidak dapat menolak dengan adanya badai industri era 4.0. Hal yang perlu kita lakukan adalah selalu berhati-hati dan bijak dalam menetukan pilihan terutama masalah pekerjaan.

Baca juga: Prospek jurusan Informatika

Itulah penjelasan lengkap mengenai jenis pekerjaan freelance yang menjanjikan pada era industri 4.0. Artikel ini mungkin akan sedikit membantu Anda untuk mempersiapkan badai revolusi 4.0 yang saat ini sedang kita hadapi. Artikel ini mungkin masih memiliki banyak kekurangan sehingga masih memerlukan banyak perbaikan. Terimakasih

Related posts: