Pakaian Adat Sumatera Barat

Posted on

Indonesia merupakan negeri yang sangat kaya akan budaya. Terdapat beratus-ratus etnik suku yang hidup dan tinggal di penjuru wilayah Indonesia mulai dari wilayah Sabang hingga Merauke. Tiap-tiap etnik grup atau suku yang ada ini mempunyai kebudayaannya sendiri-sendiri. Mulai dari bahasa daerah, pakaian adat, rumah adat, makanan khas, kesenian tradisional, dan masih banyak lagi budaya-budaya yang ada di masing-masing wilayah di Indonesia.

Berbicara mengenai budaya atau ciri khas suatu daerah, salah satu hal yang bisa menjadi sebuah ciri khas daerah di Indonesia yaitu adalah pakaian adat atau pakaian tradisional. Yang mana pakaian adat ini merupakan jenis pakaian kebesaran atau pakaian asli yang menjadi ciri khas sebuah wilayah atau daerah yang ada di Indonesia.

Salah satu pakaian adat yang cukup menarik untuk kita bahas disini yaitu adalah pakaian adat Sumatera Barat. Selain terkenal dengan masakan khasnya yaitu rendang, ternyata provinsi Sumatera Barat ini juga menyimpan berbagai macam kekayaan budaya yang beraneka ragam, salah satunya yaitu adalah tentang pakaian adat ini. Mau tahu seperti apa pakaian adat khas Sumatera Barat? Berikut akan saya berikan ulasannya kepada kalian semua.

Pakaian Adat Sumatera Barat

@bajutradisionals

Sumatera Barat merupakan sebuah provinsi yang terletak di wilayah bagian barat pulau Sumatera. Provinsi Sumatera Barat yang beribukota di Padang ini dihuni oleh sebagian besar etnis suku Minangkabau. Yang mana masyarakat Minang atau Minangkabau ini masih sangat memegang teguh serta mempertahankan kebudayaannya secara turun temurun hingga sekarang.

Salah satu budaya yang masih dipertahankan oleh masyarakat Minang yaitu adalah pakaian adat. Pakaian adat Sumatera Barat ini merupakan jenis pakaian adat yang sangat simple dan praktis, sehingga bisa digunakan untuk pakaian sehari-hari. Selain itu terdapat juga makna filosofis dari pakaian adat Sumatera Barat ini.

Baca Juga :  Contoh Resensi Buku Non Fiksi [Lengkap]

Untuk pakaian laki-laki dinamakan pakaian Penghulu yang biasanya digunakan oleh para pemangku adat. Baju penghulu ini memiliki dominan warna hitam, yang melambangkan kepemimpinan yang terhormat. Sedangkan untuk wanita, pakaian adat nya bernama Bundo Kanduang, yang memiliki filosofi atau makna bahwa wanita memiliki sebuah tanggung jawab untuk meneruskan keturunannya serta pakaian Bundo Kanduang ini juga menjadi sebuah simbol kebijaksanaan seorang wanita.

Nama-Nama Pakaian Adat Sumatera Barat

Pada pakaian adat khas Sumatera Barat atau pakaian khas Minangkabau ini terdapat berbagai macam jenis bagian atau pakaian yang biasa dikenakan baik oleh kaum pria maupun wanita. Berikut ini adalah beberapa jenis pakaian adat dari Sumatera Barat.

Pakaian Adat Sumatera Barat (Pria)

1. Baju Penghulu

@bukalapak

Baju penghulu adalah jenis pakaian adat yang umum dipakai oleh para kaum pria suku Minangkabau. Baju penghulu ini biasanya terbuat dari bahan berupa kain beludru. Adapun baju penghulu ini memiliki warna yang sangat identik, yaitu warna hitam. Yang mana warna hitam pada baju penghulu ini merupakan simbol dari kepemimpinan seorang laki-laki. Baju penghulu ini biasanya juga dilengkapi dengan beberapa macam aksesoris pendukung misalnya seperti selendang maupun keris.

2. Sasampiang

@museum.kemdikbud

Sasampiang merupakan nama sebuah aksesoris yang biasa dipakai sebagai pelengkap untuk baju penghulu. Aksesoris sasampiang ini adalah sebuah selendang berwarna merah yang berhias benang makau, atau bisa juga memiliki warna yang beragam (warna-warni).

Warna merah yang ada pada sasampiang ini pun melambangkan atau menjadi simbol sebagai sebuah keberanian, sedangkan hiasan benang makau yang sangat indah ini menggambarkan ilmu pengetahuan dan juga nilai kearifan lokal. Biasanya sasampiang ini digunakan di bagian bahu.

Baca Juga :  Perbedaan Antara Alkitab Dan Kitab Mormon

3. Cawek

@museumadityawarman

Cawek merupakan sebuah sabuk yang biasa digunakan sebagai pelengkap dari baju penghulu. Bagian ikat pinggang pada baju penghulu ini biasanya terbuat dari bahan berupa sutra. Yang mana penggunaan sutra ini memiliki arti yaitu bahwa seorang penghulu harus cakap dalam memimpin dan juga harus sanggup untuk mempererat tali persaudaraan.

4. Deta

@raunholic

Deta adalah sebuah penutup kepala yang terbuat dari kain hitam yang biasanya dililitkan dengan baik. Berdasarkan dengan pemakaiannya, deta ini bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Yaitu deta raja (untuk raja atau pemimpin), deta saluak batimo (untuk penghulu), deta ameh, dan deta cilien manurun.

5. Sandang

@sultansinindonesieblog

Sandang merupakan sebuah kain berwarna merah yang biasanya diikatkan di bagian pinggang yang bentuknya menyerupai segi empat. Makna filosofis dari pemakaian sandang ini yaitu adalah sebagai seorang penghulu atau seorang pria wajib untuk patuh dan tunduk pada hukum adat yang berlaku.

Pakaian Adat Sumatera Barat (Wanita)

1. Baju Batabue

@adat-tradisional

Baju batabue adalah baju yang digunakan oleh para wanita Minangkabau yang biasa juga disebut dengan baju bertabur. Baju ini dihiasi dengan pernak pernik sulaman yang menjadi simbol kekayaan alam tanah Minangkabau yang sangat melimpah. Baju Batabue ini pada umumnya mempunyai 4 macam warna khas yaitu hitam, merah, biru, dan lembayung.

2. Tengkuluk

@raunholic

Tengkuluk adalah sebuah penutup kepala yang bentuknya mirip dengan tanduk kerbau atau bagian atap dari rumah gadang. Tengkuluk biasa dipakai oleh kaum wanita Minang sebagai pelengkap dari pakaian Bundo Kanduang.

Baca Juga :  Perbedaan Sel Haploid Dan Diploid

3. Lambak

@nasbahrygallery1

Lambak atau sarung ini juga menjadi salah satu pelengkap bagian bawah dari baju Bundo Kanduang. Lambak ini merupakan sebuah kain songket yang dipakai untuk menutupi bagian bawah tubuh wanita yang diikatkan di bagian pinggang. Sedangkan untuk belahannya bisa disusun di sisi samping, depan, maupun belakang.

4. Salempang

@kaskus

Salempang atau selendang ini adalah pelengkap dari baju Bundo Kanduang yang selanjutnya. Selendang khas Sumatera Barat ini biasanya terbuat dari kain songket. Kain salempang ini biasanya dipakai di bagian pundak. Yang mana salempang ini sendiri mempunyai sebuah makna filosofis yaitu bahwa seorang wanita harus selalu mempunyai rasa belas kasihan kepada anak-anak dan cucu-cucunya.

5. Perhiasan

@gpswisataindonesia

Pakaian adat wanita Sumatera Barat memang biasanya selalu dilengkapi dengan perhiasan. Yang mana hal ini sangat lazim atau sangat umum sekali bagi para masyarakat Minangkabau dalam memakai dan menggunakan perhiasan di tubuh mereka. Aksesoris perhiasan yang biasanya digunakan pada pakaian adat khas Sumatera Barat ini yaitu seperti cincin, galang (gelang), serta dukuah (kalung). Berbagai macam bentuk dan jenis perhiasan yang dikenakan ini mempunyai makna filosofis nya tersendiri.

baju adat sumatera, pakaian adat sumatera barat, Baju adat sumatra barat, Baju adat satera, pakaian adat minangkabau, pakaian daerah sumatera utara, pakain adat sumatera barat
Related posts: