Niat Puasa Rajab

Posted on

Seperti yang kita ketahui bahwa di dalam ajaran agama Islam terdapat yang namanya 5 rukun Islam. Dan salah satu yang ada di dalam 5 rukun Islam tersebut yaitu adalah berpuasa. Yang mana puasa ini ada 2 jenisnya atau hukumnya, yaitu puasa yang hukumnya wajib dan puasa yang hukumnya sunnah.

Puasa yang wajib hukumnya ini yaitu adalah seperti puasa yang harus dikerjakan oleh umat Muslim di bulan suci Ramadhan, sedangkan puasa yang sunnah hukumnya ini banyak sekali bentuknya, misalnya seperti puasa senin kamis, maupun puasa Rajab.

Berbicara mengenai puasa Rajab, sering kali puasa di bulan Rajab ini di permasalahkan oleh sebagian besar umat Muslim. Ada beberapa kelompok orang Muslim yang mengatakan tidak memperbolehkan untuk melakukan ibadah puasa di bulan Rajab, namun ada juga beberapa kelompok Muslim yang memperbolehkan untuk melaksanakan puasa sunnah di bulan Rajab.

Mengapa bisa demikian? Berikut akan saya berikan sedikit ulasan mengenai puasa di bulan Rajab ini.

Puasa Di Bulan Rajab

@indowarta

Sebenarnya tidak terdapat sebuah amalan khusus yang terkait dengan bulan Rajab ini, baik itu yang bentuknya berupa shalat, puasa, zakat, maupun umrah. Sebab banyak ulama yang menjelaskan bahwa hadis yang menyebutkan amalan di bulan Rajab adalah hadis dhaif dan tertolak. Ibnu Hajar berkata :

لم يرد في فضل شهر رجب ، ولا في صيامه ، ولا في صيام شيء منه معين ، ولا في قيام ليلة مخصوصة فيه حديث صحيح يصلح للحجة ، وقد سبقني إلى الجزم بذلك الإمام أبو إسماعيل الهروي الحافظ

“Tidak terdapat riwayat yang sahih yang layak dijadikan dalil tentang keutamaan bulan Rajab, tidak pula riwayat yang shahih tentang puasa rajab, atau puasa di tanggal tertentu bulan Rajab, atau shalat tahajud di malam tertentu bulan rajab. Keterangan saya ini telah didahului oleh keterangan Imam Al-Hafidz Abu Ismail Al-Harawi.” (Tabyinul Ajab bi Ma Warada fi Fadli Rajab, hlm. 6)

Baca Juga :  Pengertian Konservasi [Jenis dan Contoh]

Pendapat yang sama pun juga pernah diutarakan oleh Imam Ibnu Rajab, yang mana ia menegaskan tidak ada sebuah shalat sunah khusus untuk bulan Rajab,

لم يصح في شهر رجب صلاة مخصوصة تختص به و الأحاديث المروية في فضل صلاة الرغائب في أول ليلة جمعة من شهر رجب كذب و باطل لا تصح و هذه الصلاة بدعة عند جمهور العلماء

“Tidak terdapat dalil yang sahih tentang anjuran shalat tertentu di bulan Rajab. Adapun hadis yang menyebutkan keutamaan shalat Raghaib di malam Jumat pertama bulan Rajab adalah hadis dusta, batil, dan tidak sahih. Shalat Raghaib adalah bid’ah, menurut mayoritas ulama.” (Lathaiful Ma’arif, hlm. 213)

Sedangkan, untuk masalah puasa di bulan Rajab, Imam Ibnu Rajab ini juga menegaskan :

لم يصح في فضل صوم رجب بخصوصه شيء عن النبي صلى الله عليه و سلم و لا عن أصحابه و لكن روي عن أبي قلابة قال : في الجنة قصر لصوام رجب قال البيهقي : أبو قلابة من كبار التابعين لا يقول مثله إلا عن بلاغ و إنما ورد في صيام الأشهر الحرم كلها

“Tidak ada satu pun hadis sahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang keutamaan puasa bulan Rajab secara khusus. Hanya terdapat riwayat dari Abu Qilabah, bahwa beliau mengatakan, ‘Di surga terdapat istana untuk orang yang rajin berpuasa di bulan Rajab.’ Namun, riwayat ini bukan hadis. Imam Al-Baihaqi mengomentari keterangan Abu Qilabah, ‘Abu Qilabah termasuk tabi’in senior. Beliau tidak menyampaikan riwayat itu, melainkan hanya kabar tanpa sanad.’ Riwayat yang ada adalah riwayat yang menyebutkan anjuran puasa di bulan haram seluruhnya” (Lathaiful Ma’arif, hlm. 213)

Baca Juga :  Contoh Surat Resmi Bahasa Inggris

Sebenarnya kebiasan untuk mengkhususkan puasa di bulan Rajab ini sudah ada sejak jaman Umar radhiyallahu ‘anhu. Dan beberapa tabiin yang hidup di jaman tersebut juga telah mengerjakan puasa Rajab ini. Dan sebenarnya para sahabat nabi pun telah melarang untuk mengkhususkan bulan Rajab ini untuk berpuasa sunnah.

Hal ini bisa kita lihat di dalam berbagai macam riwayat yang membahas tentang wadzifah (amalan sunah). Yang mana dari riwayat-riwayat tersebut bisa kita ketahui bahwa sikap para sahabat nabi ini menunjukkan bahwa mereka memahami tentang bulan Rajab ini bukanlah sebagai bulan yang dianjurkan untuk dijadikan waktu berpuasa secara khusus.

Niat Puasa Di Bulan Rajab

@dream

Namun ada juga beberapa pendapat yang mengatakan bahwa puasa sunah di bulan Rajab ini diperbolehkan dan tidak dilarang untuk dilakukan atau dikerjakan oleh umat Muslim. Yang mana ada 3 Hadits Rasulullah yang mengatakan tentang keutamaan puasa di bulan Rajab, yaitu adalah sebagai berikut :

1. (HR Anas), Rasululloh bersabda :

ان فى الجنة نهرا يقال له رجب. ماؤه أبيض من اللبن وأحلى من العسل. من صام يوما من رجب سقاه الله من ذلك النهر.

Artinya :
“Sungguh di dalam surga terdapat sebuah sungai yang disebut Rajab. Airnya lebih putih daripada susu dan lebih manis daripada madu. Barangsiapa Puasa sehari di bulan Rajab, maka Alloh akan memberi minum dari air sungai itu.”

2. (HR Anas), Rasululloh bersabda :

من صام من شهر حرام الخميس والجمعة والسبت كتب له عبادة سبعمائة سنة.

Artinya :
“Barangsiapa Puasa di bulan Harom, yaitu hari Kamis, Jum’at dan Sabtu, maka akan ditulis baginya ibadah 700 (tujuh ratus) Tahun.”

3. (HR Ibnu Abbas), Rasulullah bersabda :

من صام من رجب يوما كان كصيام شهر ومن صام منه سبعة أيام غلقت عنه أبواب الجحيم السبعة ومن صام منه ثمانية أيام فتحت له أبواب الجنة الثمانية ومن صام منه عشرة أيام بدلت سيئاته حسنات.

Baca Juga :  Mengenal Metabolisme Lemak Dalam Tubuh

Artinya :
“Barangsiapa Puasa sehari di bulan Rajab, bagaikan Puasa sebulan. Barangsiapa Puasa 7 (tujuh) hari di Bulan Rajab, maka 7 (tujuh) Pintu Neraka jahim dikunci gembok. Dan, barangsiapa Puasa 8 (delapan) hari di Bulan Rajab, maka 8 (delapan) Pintu Surga dibuka. Juga, barangsiapa Puasa 10 (sepuluh) hari di bulan Rajab, maka amal-amal buruknya diganti dengan amal-amal baik.”

Selain itu, Rasulullah bersabda:

من صام ثلاثة أيام من شهر حرام، الخميس والجمعة والسبت كتب له عبادة سنتين.

Artinya :
“Barangsiapa Puasa 3 (tiga) hari di bulan Harom (Dzul-Qo’dah, Dzul-Hijjah, Muharram, dan Rajab), yaitu Puasa hari Kamis, Jum’at, dan Sabtu, maka dituliskan baginya ibadah 2 (dua) Tahun.”

Terlepas dari hal itu semua, ada beberapa orang yang juga menjalankan puasa di bulan Rajab ini. Dan untuk melakukan puasa di bulan Rajab ini juga harus membaca niat puasa terlebih dahulu.

Niat puasa di bulan Rajab yaitu adalah :

  • Niat puasa di bulan Rajab jika diniatkan di malam hari :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَادٍ فِي شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّهِ تَعَالى

Nawaitu Shouma Ghodin Fii Syahri Rajaba Sunnatan Lillaahi Ta’aalaa.

Artinya :
“Saya niat puasa esok hari di bulan Rajab sunah karena Allah Ta’ala.”

  • Niat puasa di bulan Rajab jika diniatkan di pagi hari :

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّهِ تَعَالى

Nawaitu Shouma Syahri Rajaba Sunnatan Lillaahi Ta’aalaa.

Artinya :
“Saya niat puasa bulan Rajab sunah karena Allah Ta’ala.”

Related posts: