Niat Puasa Qadha

Posted on

Puasa Ramadhan merupakan ibadah puasa wajib yang harus dikerjakan oleh seluruh umat Muslim yang sudah baligh dan berakal. Yang mana puasa Ramadhan ini dilaksanakan selama satu bulan penuh sebelum hari raya Idul Fitri tiba. Tapi tentu saja karena beberapa hal atau keadaan serta halangan yang bisa membuat seseorang tidak bisa melaksanakan puasa Ramadhan ini.

Tapi jangan khawatir dahulu jika kalian tidak dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan ini secara penuh. Sebab di dalam agama Islam ini ada yang namanya rukhsoh atau suatu kemudahan yang diberikan oleh agama bagi orang-orang yang tak bisa melaksanakan kewajiban tersebut karena adanya sebuah halangan yang dilarang oleh agama.

Misalnya yaitu adalah seperti haid (bagi wanita), sakit, dan sedang dalam perjalanan maka orang-orang tersebut diperbolehkan untuk tidak menjalankan kewajibannya berpuasa. Walaupun diberikan sebuah kemudahan di dalam menjalankan ibadah puasa ramadhan ini, namun tetap tentunya ada bayaran yang harus dibayarkan untuk menutup hutang puasa yang tidak bisa dilakukan di bulan Ramadhan tersebut.

Yang mana puasa tersebut dinamakan dengan puasa Qadha atau puasa ganti. Sebab dengan melaksanakan puasa qadha dengan niat dan doa buka puasa qadha yang benar, maka setidaknya hal tersebut sama saja kalian telah membayar hutang puasa di bulan ramadhan yang kalian tinggalkan karena berbagai macam halangan yang ada.

Di kutip dari kitab Az-Zawaajir no.11 yang mengatakan bahwa kita diwajibkan untuk sesegera mungkin untuk kembali melakukan ibadah qadha ini terhadap amalan wajib yang pernah kita tinggalkan dengan berbagai macam alasan. Dan ada suatu qiyas yang menyatakan untuk agar sesegera mungkin melaksanakan ibadah qadha ini dari amalan-amalan ibadah yang sudah difardukan sesuai dengan syarat taubat tersebut.

Baca Juga :  Kedudukan Perempuan Dalam Alkitab

Lalu bagimanakah caranya untuk melaksanakan ibadah qadha ini dengan baik dan benar? Berikut ini akan saya berikan sedikit ulasan mengenai ibadah qadha yang baik dan benar bagi kalian semua yang mungkin saat ini sedang ingin melakukan ibadah qadha untuk membayar hutang amalan-amalan yang kalian tinggalkan di bulan Ramadhan kemarin. Semoga tulisan berikut bermanfaat bagi kalian semua yang membacanya.

1. Pengertian Qadha

@republika

Seperti yang sudah saya katakan bahwa qadha ini berarti ganti atau pengganti. Namun ada beberapa versi pengertian yang menyatakan tentang sebuah qadha atau ganti ini. Yang mana berdasarkan dengan bahasa, qadha merupakan sebuah bentuk masdar dari kata dasar “Qadhaa” yang berarti memenuhi atau melaksanakannya.

Akan tetapi apabila kalian merujuk pada istilah yang ada di dalam ilmu fiqih, maka qadha merupakan pelaksanaan suatu ibadah di luar waktu yang sudah ditetapkan atau ditentukan oleh Syariat Islam.

2. Pelaksanaan Puasa Qadha

@islampos

Pada umumnya puasa qadha ini juga harus mengikuti berapa hari serta kapan saja waktunya. Misalnya yaitu apabila kalian meninggalkan puasa Ramdhan kalian secara berurutan, maka kalian juga akan diwajibkan untuk membayar hutang puasa tersebut dengan cara berurutan juga.

Mengapa demikian? Sebab hal ini karena qadha sendiri merupakan pengganti puasa yang sudah ditinggalkan, oleh karena itulah maka wajib juga dilakukan dengan sepadan atau dengan cara yang sama dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan juga harus sesuai dengan syariat Islam tentunya.

Memang ada beberapa pendapat mengenai pelaksanaan puasa qadha ini sendiri. Ada yang menyebutnya harus diganti dengan cara berurutan sesuai dengan hari yang telah ditinggalkan, akan tetapi ada juga yang berpendapat bahwa puasa qadha ini juga tak harus dilakukan secara berurutan.

Baca Juga :  Tips Terbaik Keluar Dari Zona Nyaman

Hal ini memang karena tidak ada sebuah dalil yang menyatakan bahwa puasa Qadha ini harus dilakukan atau dikerjakan dengan secara berurutan. Sedangkan jika kita merujuk pada surat Al-Baqarah ayat 184 yang menegaskan bahwa Qadha merupakan puasa yang harus dilaksanakan sebanyak hari yang ditinggalkan nya.

Yang mana dari kedua pendapat tersebut maka lebih kuat kepada pendapat yang terakhir, sebab pendapat yang terakhir tersebut di dukung oleh adanya hadits yang shahih. Sedangkan pada pendapat pertama yang mengatakannya harus melakukan puasa qadha ini dengan berurutan ini sebenarnya hanya berdasarkan pendapat dan logika manusia saja yang bertentangan dengan nash hadits yang shahih, sebagaimana yang tersebut di dalam Al-Baqarah ayat 184.

Tapi sebetulnya puasa qadha ini bisa dilakuakn dengan leluasa dan kapan saja yang dikehendaki oleh seseorang yang melakukan puasa qadha tersebut. Yang mana hal ini berarti bahwa puasa qadha ini boleh dilakukan dengan secara berurutan dan boleh juga secara terpisah dan tidak berurutan.

3. Niat Puasa Qadha

@alfatih-media

Pada saat kalian akan melakukan puasa qadha atau puasa pengganti, maka kalian juga harus paham betul tentang niat puasa qadha ini. Hal ini agar ibadah puasa qadha yang kalian lakukan ini bisa sempurna dan kalian bisa mengganti puasa yang kalian tinggalkan di bulan Ramadhan tersebut dengan baik dan benar. Berikut adalah niat puasa qadha yang benar :

Baca Juga :  Asal Usul Kristen Ortodoks Syiria

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA GHODIN ‘AN QADAA’IN FARDHO ROMADHOONA LILLAHI TA’ALAA

Artinya :

” Aku niat puasa esok hari karena mengganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta’ala “

4. Doa Buka Puasa Qadha

@ramadan.sindonews

Setelah mengetahui niat puasa qadha, maka kalian juga harus mengetahui bacaan doa buka puasa qadha yang baik dan benar sesuai dengan syariat Islam yang berlaku. Hal ini agar kalian tidak salah mengucapkan doa pada saat berbuka puasa qadha ini sehingga hal ini bisa membuat ibadah puasa qadha kalian menjadi lebih sempurna dan menjadi sesuai dengan yang dianjurkan oleh syariat Islam.

Berikut adalah doa berbuka puasa qadha yang baik dan benar sesuai dengan syariat Islam

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah

Artinya :

“Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.”

5. Tentang Qadha Yang Tertinggal Sampai Ramadhan Berikutnya

@nu

Apabila kalian semua sudah tahu tentang niat puasa qadha dan juga bacaan doa buka puasa qadha serta juga tahu akan maksud dan tujuan dilakukannya puasa qadha ini akan tetapi kalian menunda untuk melaksanakannya hingga puasa ramadhan berikutnya tiba tanpa diketahui alasan maupun halangan yang sah menurut agama, maka hal tersebut akan menjadi haram hukumnya dan akan mendatangkan dosa.