Mengapa Setir Mobil Di Indonesia Berada Di Sebelah Kanan

Posted on

Pada saat kalian sedang mengendari kendaraan roda empat atau lebih seperti mobil, ataupun bus, truck dan sejenisnya pernahkah kalian memperhatikan posisi setir kemudi yang ada di dalam kendaraan tersebut?

Ya rata-rata atau mungkin bahkan semua kendaraan roda 4 (empat) atau lebih seperti mobil, bus, dan sejenisnya yang ada di negara Indonesia ini memang memiliki posisi setir atau kemudi yang berada di sebelah kanan. Hal ini tentu sangat wajar sekali bagi para pengemudi di Indonesia.

Namun selain posisi setir atau kemudi kendaraan yang berada di sebelah kanan seperti lazim nya di negara kita ini, ada juga posisi setir atau kemudi kendaraan yang berada di sebelah kiri. Hal ini memang terjadi di banyak negara di luar Indonesia. Hal ini memang karena konsep berkendara yang di terapkan dan berlaku di dalam suatu wilayah negara memang sangat berbeda-beda dan tak sama antara satu negara dengan negara lainnya.

Left Side Driving Countries & Right Side Driving Countries

Seperti yang sudah kita ketahui dan pahami selama ini bahwa di dunia ini memang terdapat 2 (dua) standarisasi menyetir, yaitu left side driving countries dan right side driving countries. Negara-negara yang ada di benua Eropa dan juga Amerika memang sebagian besar menerapkan atau menganut right side driving, sementara negara-negara di Asia, khususnya Asia Tenggara lebih banyak menganut left side driving.

Right side driving countries merupakan sebuah istilah bagi negara-negara yang memakai lajur kanan untuk berkendara, sehingga maka posisi setir atau kemudi pada kendaraan nya berada di sebelah kiri.

@liputan6

Sedangkan left side driving countries yaitu adalah kebalikan dari right side driving, dimana negara penganut left side driving ini melajukan kendaraan nya di sisi kiri jalan, sehingga maka posisi setir atau kemudi kendaraan nya berada di sebelah kanan.

Baca Juga :  Harga Mobil Hummer Lengkap Tahun Terbaru
@intersport.id

Di dunia ini sekitar 35% negara menganut posisi setir sebelah kanan, seperti di Indonesia. Dan 65% sisanya menganut posisi setir sebelah kiri. Lalu pernahkah kalian bertanya mengapa ya posisi setir kendaraan di Indonesia berada di sebelah kanan? Mengapa tidak berada di sebelah kiri seperti di negara-negara Eropa ya?

Artikel Terkait : Harga Motor Honda Terbaru

Jika pernah muncul pertanyaan semacam itu di dalam benak kalian, disini sya akan membantu kalian untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Berikut ini akan saya berikan beberapa informasi mengenai mengapa posisi setir atau kemudi kendaraan di Indonesia berada di sebelaha kanan. Silahkan disimak dengan baik ya.

Alasan Posisi Setir Di Indonesia Berada Di Sebelah Kanan

  • Sejarah

Tahukah kalian semua bahwa asal usul dari posisi setir di sebelah kanan atau setir kanan ini masih memiliki hubungan atau keterkaitan dengan kebiasaan orang Inggris yang berada pada masa kekuasaan Romawi. Hampir setiap orang pada jaman itu melakukan semua aktivitas nya dengan menggunakan tangan sebelah kanan.

Mereka biasanya akan mengendalikan kuda dengan menggunakan tangan sebelah kiri dan sementara tangan sebelah kanan nya akan membawa senjata. Posisi inilah yang dinilai sangat ideal dan pas untuk bertempur atau berperang. Selain itu juga para tentara Romawi berbaris di sisi kiri jalan dan hal ini juga masih berlaku di negara Inggris hingga sampai sekarang ini.

@hariansejarah.id

Untuk kebiasaan dalam berkendara dengan melaju di bagian sisi kiri jalan ini mulai di masukkan dan di terapkan di dalam Undang-Undang Jalan Raya yang di buat serta di sahkan di tahun 1835. Kemudian peraturan ini pun akhir nya meluas hingga ke wilayah yang menjadi koloni Inggris pada waktu itu.

Baca Juga :  Harga Ducati Monster 797 dan Spesifikasi Terbaru

Peraturan itu juga kemudian di terapkan di negara Jepang dimana pada saat itu para insinyur Inggris yang merancang kereta yang memang di desain untuk di kemudikan di sebelah kiri. Oleh sebab itu muncullah aturan yang mewajibkan untuk berkendara di sisi kiri jalan. Dengan kendaraan yang melaju di sisi kiri jalan maka secara otomatis posisi setir akan berada di sebelah kanan.

Selain negara Indonesia, negara seperti Malaysia dan Australia juga menganut sistem setir kanan. Hal ini tentu saja karena kedua negara ini, yaitu Malaysia dan Australia ini memang mendapat dari pengaruh negara Inggris yang pernah menjajah kedua negara ini dengan menganut dan menerapkan sitem setir sebelah kanan untuk berkendara. Lalu bagaimanakah dengan Indonesia? Dari mana negara Indonesia memeperoleh pengaruh untuk menerapkan sistem setir kanan dalam berkendara?

Di Indonesia sendiri posisi setir yang berada di sebelah kanan ini tak lain yaitu karena pengaruh dari masa penjajahan Belanda dahulu. Pada waktu Belanda lah yang pertama kali memperkenalkan sistem kemudi kendaraan di sebelah kanan kepada masyarakat Indonesia. Namun pada saat Perancis menguasai Belanda maka kerajaan Belanda pada waktu itu mengubah sistem berkendaranya yaitu dengan mengubah posisi setir kiri hingga sampai saat ini.

@ridwanaz

Tapi perubahan tersebut ternyata tidak di ikuti oleh negara jajahan Belanda, termasuk Indonesia. Pada masa penjajahan Jepang pun posisi setir kanan yang telah dianut oleh masyarakat Indonesia waktu itu juga tidak berubah, sebab negara Jepang juga menerapkan sistem setir kanan dalam berkendara.

  • Mengubah Dari Kanan Ke Kiri

Alasan mengapa negara-negara lain seperti Amerika Serikat dan juga negara-negara Eropa daratan ini memilih setir kiri yaitu adalah karena berasal dari kebiasaan pada jaman dahulu dimana pada saat manusia pada jaman dahulu masih memanfaatkan dan menggunakan sapi untuk menarik pedati mereka.

Baca Juga :  10 Motor Terbaru 2016

Artikel Terkait : Joki Cewek Motor Drag Indri Barbie Tercantik

Di akhir tahun 1700an, pedati yang di tarik dengan menggunakan dua kuda ini memang sangat populer sekali di Amerika dan beberapa negara daratan Eropa waktu itu. Biasanya sang kusir akan duduk di sisi sebelah kiri sebab sang kusir harus memakai tangan kanan nya ini untuk memgang cemeti dan juga mencambuk kuda yang menarik pedati nya tersebut.

Sementara cara terbaik yang bisa dilakukan oleh pedati ini agar bisa melewati pedati lainnya yaitu adalah dengan berada di sisi sebelah kanan jalan. Kebiasaan inilah yang juga tak berubah di era dimana moda transportasi telah beralih ke mobil.

Namun pada faktanya kebiasaan untuk melajukan kendaraan di sisi kiri ataupun di sisi kanan ini tak bersifat permanen. Ada beberapa negara yang mengubah haluan melajukan kendaraannya dari sisi kiri ke kanan maupun sebaliknya, dari kanan ke kiri. Salah satunya yaitu adalah negara Swedia yang mengubah sistem setir kanan menjadi setir kiri di tahun 1967.

@theverge

Nah itulah tadi sedikit informasi mengenai sejarah mengapa posisi setir kendaraan di Indonesia berada di sebelah kanan. Semoga tulisan di atas bisa bermanfaat dan berguna bagi kalian semua yang membacanya.

Related posts: