Written by 11:28 am Pendidikan

Macam Teknik Pengambilan Sampel Dengan Cara Sampling

Di dalam proses pengambilan suatu sampel yang digunakan untuk suatu penelitian terdapat beberapa macam atau jenis dan cara untuk mengambil sampel tersebut. Salah satunya yaitu adalah dengan menggunakan teknik sampling.

Pengertian Sampel

Sampel merupakan sebagian dari sejumlah dan juga karakteristik yang ada di dalam sebuah populasi. Atau dengan kata lain sampel merupakan suatu bagian kecil dari anggota populasi yang diambil sesuai dengan prosedur dan tata cara tertentu sehingga sebagian anggota kecil tadi bisa mewakili semua populasinya.

@mikirbae

Populasi sendiri adalah sebuah wilayah generalisasi yang di dalamnya terdiri dari berbagai macam subyek maupun obyek yang mempunyai kuantitas dan karakter serta ciri tertentu yang sangat beragam dan berbeda antar satu dengan yang lainnya. Hal inilah yang kemudian akan dipelajari dan diteliti oleh para peneliti dan ahli dalam bidangnya masing-masing untuk kemudian akan didapatkan kesimpulan terhadap suatu populasi yang diteliti dan diamati tersebut.

Populasi bukan hanya makhluk hidup, namun makan populasi yang lebih luas lagi yaitu bisa berarti dengan benda-benda alam yang ada di alam bebas. Populasi pun juga bukan hanya tentang seberapa banyak jumlah yang ada pada suatu subyek maupun obyek yang akan diteliti, namun populasi lebih menyangkut kepada karakteristik maupun sifat yang ada dan dimiliki oleh suatu subyek maupun obyek tersebut.

Artikel Terkait : 7 Cara Mengatasi Cegukan Secara Ampuh dan Manjur

Satu orang individu pun bisa dikatakan dan dikategorikan sebagai populasi, karena orang tersebut sudah pasti mempunyai berbagai macam ciri dan sifat serta karakter yang beragam dan berbeda-beda yang ada di dalm dirinya. Misalnya yaitu mulai dari caranya berjalan, caranya berbicara, kehidupannya sehari-hari, dan masih banyak lagi aspek lainnya yang terdapat di dalam diri seseorang tersebut. Nah apabila populasinya terlalu besar dan terlalu banyak subyek maupun obyek yang ada di dalamnya, maka hal ini menjadi tidak mungkin apabila sang peneliti akan mempelajari dan meneliti semua yang ada di dalam populasi tersebut.

Karena hal ini sangatlah tidak efektif dan hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga. Oleh karena itu  para peneliti ini bisa melakukan penelitian dengan mengambil sampel yang ada di dalam suatu populasi tersebut. Dan sampel yang diambil ini haruslah akurat dan betul-betul representatif serta bisa mewakili semua yang ada di dalam populasi tersebut.

Proses di dalam pengambilan sampel yang representataif dan tepat ini harus dilakukan dengan memakai penghitungan tertentu. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan perhitungan tertentu inilah yang disebut dengan teknik sampling. Teknik sampling ini dibagi menjadi 2 (dua) macam, yaitu teknik sampling probabilitas dan teknik sampling non probabilitas.

 

Macam Teknik Sampling

1. Teknik Sampling Probabilitas

Merupakan cara pengambilangan sampel yang mana di dalam proses pengambilan sampelnya terdapat sebuah peluang atau kesempatan yang sama yang dimiliki oleh tiap individu untuk memperoleh peluang atau kesempatan tersebut untuk menjadi sampel dalam penelitian yang akan dilakukan. Terdapat 4 (empat) macam teknik yang bisa dilakukan oleh para peneliti dalam pengambilan sampel menggunakan metode ini. Diantaranya yaitu adalah sebagai berikut ini.

  • Simple Random Sampling

Teknik ini merupakan teknik dan cara dasar di dalam statistik. Caranya untuk mengambil sampel dengan teknik ini yaitu adalah mula-mula sang peneliti akan memberi nomor urut kepada tiap populasi yang dilakukan dengan membuat list atau daftar terlebih dahulu.

Kemudian setelah semua nomor tersebut terkupul peneliti akan mengacak secara acak nomor tadi dan nomor yang mucul tadilah yang akan menjadi sampel dalam penelitian nantinya.

  • Systematic Sampling

Teknik pengambilan sampel ini dilakukan dengan cara sistematis melalui proses awalnya yang dilakukan secara acak atau random. Caranya yaitu hampir mirip dengan teknik dalam simple random sampling. Yaitu pertama sang peneliti akan memberi nomor pada semua populasi yang ada.

Lalu kemudian populasi tadi diurutkan sesuai dengan nomornya dan kemudian diacak. Setelah diacak pada tiap hitungan tertentu satu sampel yang terpilih akan diambil kemudian akan diacak lagi dan satu sampel terpilih akan diambil. Begitu seterusnya hingga jumlah sampel yang didapat sudah sesuai dengan yang dibutuhkan.

  • Stratified Sampling

Teknik atau cara pengambilan sampel ini juga mirip dan hampir sama dengan teknik pengambilan sampel dengan memakai teknik random sampling. Yang membedakan adalah pada teknik Stratified Sampling ini sang peneliti akan membagi dan mengelompokkan populasi menjadi beberapa tingkatan.

Artikel Terkait : Perbedaan Bachelor Degree dan Postgraduate Master

Kemudian setelah populasi tadi terbagi menjadi ke dalam beberapa tingkat, teknik random sampling akan dilakukan untuk tiap tingkatan yang ada. Sampel yang didapat dan diambil masing-masing jumlahnya haruslah seimbang.

  • Cluster Sampling

Teknik pengambilan sampel yang satu ini biasa dipakai apabila seluruh daftar populasi tidak tersedia atau bahkan tidak mungkin untuk mengumpulkan seluruh daftar populasi yang akan diteliti. Saat subpopulasi ini sudah tersedia namun tidak terdapat daftar lengkap anggota dari populais tersebut yang akan diteliti. Subpopulasi yang seperti inilah yang menjadi cluster.

2. Teknik Sampling Non Probabilitas

Merupakan cara pengambilan sampel yang tidak memberikan kesempatan kepada tiap individu yang ada di dalam populasi untuk dapat menjadi sampel atau bahan penelitian. Di dalam teknik sampling non probabilitas ini juga terdapat 4 (empat) macam teknik pengambilan sampel, yaitu adalah sebagai berikut ini.

  • Convenience Sampling

Teknik pengambilan sampel ini dilakukan karena peneliti tidak bisa menemukan keberadaan subyek yang akan diteliti yang sangat dinamis. Biasanya subyek jumlahnya sangat banyak, mudah berubah-ubah, dinamis, dan sangat fleksibel. Sehingga hal inilah yang menyebabkan peneliti menjadi kesulitan untuk mengambil sampel yang pas yang bisa dilakukan untuk penelitian.

  • Purposive Sampling

Teknik pengambilan sampel ini dilakukan atas dasar penilaian dari sang peneliti akan pengetahuan dan pemahaman sang calon responden yang digunakan untuk menjawab pertanyaan yang telah dibuat oleh peneliti. Penelitian ini dilakukan secara subyektif berdasarkan dengan pengamatan dari sang peneliti.

Pada umumnya, sampel atau responden yang dinilai dapat menjawab pertanyaan dari yang telah dibuat oleh peneliti merupakan orang yang sudah berpengalaman ataupun orang yang memiliki pengertahuan terkait dengan apa yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan ini.

  • Snowball Sampling

Teknik pengambilan sampel dengan cara ini dilakukan jika jumlah populasi sangat susah untuk ditentukan dan isu atau masalah yang dibahas atau dijadikan bahan penelitian terlalu sensitif. Perlu diketahui bahwa teknik pengambilan sampel dengan teknik snowball sampling ini merupakan teknik sampling yang berantai.

Para peneliti biasanya akan sangat kesulitan untuk mencari individu yang dinilai memenuhi kualitas dan cocok untuk dijadikan subyek penelitian.

  • Quota Sampling

Teknik pengambilan sampel yang satu ini dilakukan denga memberikan kuota atau batas secara merata kepada setiap kategori yang akan dibuat penelitian. Kategori ini pun sebelumnya dibuat berdasarkan dengan pemahaman dan pengertian awal dari karakteristik suatu populasi yang didapat oleh peneliti sebelumnya.

Nah itulah tadi beberapa cara yang bisa dilakukan dalam pengambilan sampel. Semoga bisa menambah pengetahuan kalian semua.

Last modified: April 9, 2020

Title : Macam Teknik Pengambilan Sampel Dengan Cara Sampling
Deskripsi :