Macam – Macam Metode Penelitian

Posted on

Kalian pasti sudah tidak asing lagi kan dengan apa yang dinamakan penelitian. Pada saat sedang melakukan atau mengerjakan sebuah penelitian ini pasti nya kalian akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan cukup panjang sekali. Selain itu di dalam melakukan penelitian ini biasa nya kalian juga akan membutuhkan dan menggunakan beberapa metode penelitian.

Lalu tahukah kalian semua sebenar nya dengan apa yang di maksud dengan metode penelitian itu. Atau mungkin bahkan kalian semua masih belum tahu atau belum paham betul dengan apa yang di maksud dengan metode penelitian ini.

Berikut ini akan saya berikan sedikit materi mengenai apa itu yang di maksud dengan metode penelitian ini. Silahkan di simak dengan teliti ya, dan semoga tulisan di bawah ini bisa bermanfaat bagi kalian semua yang membaca nya.

Pengertian Metode Penelitian

Metode penelitian ini adalah sebuah cara ilmiah yang di pakai agar bisa mendapatkan dan bisa megumpulkan data – data dengan fungsi serta tujuan tertentu di dalam sebuah penelitian. Terdapat beberapa hal yang harus di pahami di dalam metode penelitian ini yaitu diantara nya adlaah seperti cara ilmiah, data – data, fungsi, maupun tujuan.

Cara ilmiah di sini maksud nya yaitu pada saat melakukan suatu kegiatan penelitian pasti nya hal ini berdasarkan dengan ketentuan, syarat, dan ciri – ciri keilmiahan yang empiris, rasional, dan sistematis. Empiris berarti penelitian yang dilakukan dengan cara mengamati oleh indera yang di miliki manusia. Rasional maksud nya yaitu penelitian di lakukan dengan cara yang masuk akal dan dapat dinalar oleh pikiran manusia.

Sedangkan sistematis maksud nya penelitian di lakukan dengan langkah – langkah khusus yang mempunyai sifat yang logis. Pada umum nya, data yang di peroleh dari suatu penelitian ini merupakan sebuah data yang sudah valid. Valid di sini berarti sebagai sebuah derajat atau tingkatan ketepatan antara data yang sebenar nya pada hal yang akan di teliti dengan menggunakan data yang sudah di dapatkan dari peneliti tersebut.

Macam – Macam Metode Penelitian

Metode penelitian ini pun juga terbagi lagi ke dalam beberapa macam. Berikut adalah beberapa macam metode penelitian yang harus kalian ketahui dan kalian pahami dengan baik.

Baca Juga :  Fungsi Utama Management POAC [Pengertian dan Contohnya]

1. Metode Historis

@perpusku

Metode historis ini di dalam metode penelitian mempunyai kegunaan yaitu untuk bisa merekontruksi info yang berasal dari kejadian pada masa lampau secara obyektif dan juga secara sistematis. Metode historis ini memakai cara yaitu dengan mengumpulkan data, menilai, membuktikan, dan mensitesiskan dari bukti yang ada di lapangan.

Hal ini semua di lakukan dengan tujuan supaya dapat di peroleh sebuah keismpulan yang kuat di dalam hubungan yang terjadi antara hipotesis. Metode historis ini di pakai apabila di lakukan oleh seorang peneliti ilmuwan sosial yang telah mengajukan suatu pertanyaan secara terbuka terkait dengan suatu hal atau keajdian yang terjadi pada masa lampau. Lalu selanjutnya yaitu dengan memberikan beberapa jawaban dari beberapa data yang sudah di kumpulkan dan di susun di dalam suatu format paradigma.

2. Metode Deskriptif

@moeclazh.blogspot

Metode deskriptif bertujuan untuk dapat mengumpulkan data dengan deatil, mendalam, serta aktual. Dalam suatu penelitian biasanya akan dijelaskan tentang gejala-gejala yang ada. Misalnya yaitu mengenai suatu masalah dan meneliti kondisi yang tetap berlaku. Dimana penelitian ini juga menjadi perbandingan tentang apa yang dapat di lakukan untuk menentukan suatu solusi di dalam menghadapi suatu pokok permasalahan.

Sehingga pada saat menggunakan metode deskriptif ini hal ini berarti penelitian tersebut memiliki suatu tujuan penelitian untuk dapat menggambarkan secara sistematis dari sebuah fakta khusus secara teliti dan dengan aktual. Jadi metode deskriptif ini merupakan suatu metode penelitian yang mencari dan menentukan suatu ilmu pengetahuan yang mana sesuai dengan penemuan yang sesuai fakta yang ada di lapangan. Sehingga pada saat praktik nya nanti, metode deskriptif ini akan jauh lebih menekankan pada observasi lapangan di dalam kondisi yang alami.

3. Metode Penelitian Korelasional

@moondoggiesmusic

Metode penelitian ini adalah sebuah metode penelitian yang di lakukan dengan berdasarkan cara menghubungkan satu variabel dengan yang lain nya. Hubungan antar variabel ini pada umum nya sering kali di sebut dengan korelasi.

Metode korelasional ini sangat cock sekali jika di gunakan dan di pakai pada waktu melakukan penelitian suatu variable – variabel yang sangat kompleks dan rumit yang tidak bisa di selesaikan dengan memakai metode eksperimental.

Baca Juga :  Penjelasan, Dampak dan Jenis Sampah Pada Lingkungan

Tujuan dari di pakainya metode penelitian korelasional ini yaitu adalah supaya bisa mengetahui bagaimana hubungan antar variable maupun untuk menjadikan suatu hubungan menjadi bahan untuk di prediksi.

4. Metode Penelitian Eksperimental

@navelmangelep.wordpress

Metode penelitian eksperimental ini adalah suatu penelitian yang di lakukan dengan memakai cara memanipulasi dari kondisi serta situasi alamiah sehingga nanti nya akan bisa menciptakan kondisi buatan. Suatu penelitian biasa nya akan dapat di lakukan apabila penelitian tersebut memungkinkan untuk bisa memanipulasi suatu objek penelitian.

Serta bisa juga melakukan kontrol yang memang di sengaja pada suatu objek tersebut. Oleh sebab itulah terdapat 3 (tiga) hal penting yang ada di dalam metode penelitian eksperimental ini, yaitu adalah kontrol, manipulasi, serta pengamatan.

5. Metode Penelitian Eksperimen Semu

@perpusku

Metode penelitian yang terakhir yaitu adalah metode penelitian eksperimen semu atau kuasi eksperimental. Metode penelitian ini merupakan suatu metode yang mana mempunyai suatu pengukuran perlakuan, dampak, dan unit eksperimen.

Akan tetapi tidak menggunakan penugasan secara acak agar bisa membuat suatu perbandingan di dalam rangka pengambilan kesimpulan dari perubahan yang nantinya akan di timbulkan oleh perlakuan. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa metode penelitian yang satu ini sering di sebut dengan suatu eksperimen yang pura – pura.

Contoh Metode Penelitian

METODE PENELITIAN

Kerangka penelitian

Terdapat dua golongan dalam penelitian yakni kelompok eksperimen yang di berikan sebuah perlakukan dan kelompok kontrol yang mana tidak di beri sebua perlakukan. Pasien yang terkenal demam berdarah Dengue menyatakan mau untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Selanjutnya, pasien akan di beri sebuah sirup temulawak dengan gizi yang di atur selama 2 kali sehari dalam dua minggu.

Berikutnya akan di laksakan sebuah pengukuran pada akhir minggu pertama dan juga kedua. Penilaian nantinya di laksanakan dengan membandingkan hasil nilai trombosit darah di kelompok eksperimen dan juga kelompok kontrol.

Tempat penelitian

Tempat penelitian di lakukan di RS. Bakti Husada

Unit analisis

  • Subjek Penelitian, Subjek yang ada dalam penelitian merupakan pasien demam berdarah
  • Objek penelitian, ialah nilai trombosit yang rendah pada darah

Populasi dan Sampel

  • Populasi, pasien demam berdara Denue yang sudah setuju mengikuti penelitian.
Baca Juga :  7 Temuan Ilmuwan Muslim Terhebat Sepanjang Sejarah

Sampel

  • Jumlah sampel dalam penelitian adalah sebanyak 2 orang.
  • Cara mengambil sampel.

Variabel penelitian

  • Variabel bebas dan variabel terikat

Defines operasional

Pada bagian ini, di jelaskan mengenai seberapa trombosit dari objek yang di teliti dengan menggunakan alat apa. Kemudian definisi mengenai DBD dan juga reaksi pasien setelah mengkonsumsi sirup temulawak.

Variabel Definisi Operasional Cara Pengukuran Skala
Alat Ukur Hasil Ukur
Trombositopenia Kondisi yang mana trombosit pada sirkulasi kadarnya dibawah normal (150.000 – 350.000/ µL) Automated Hematology Analyzer 100.000/ul atau kurang Ordinal
Demam Berdarah Dengue (DBD) Ruam, limfadenopati, trombositopenia, Manifestasi klinis demam, nyeri otot dan/atau nyeri sendi yang disertai lekopenia dan diathesis hemoragik Laboratorium dan Uji  klinis (-) negatif(+) positif Nominal
Konsumsi Sirup Temulawak Intensitas pasien dalam mengonsumsi sirup temulawak yang diberikan Interview Intensitas :

1.    Teratur

2.    Tidak teratur

 

Nominal

Instrumen penelitian

Alat yang di gunakan adalah panci, pisau, baskom, saringan kompor neraca pengaduk dan juga botol kaca. Sedangkan untuk bahannya temulawak, air, gula, cengkeh, jeruk nipis, vanilli, kapulaga dan kayu manis.

Cara kerja pembuatan

Berisi tentang cara kerja dari pembuatan sirup temulawak untuk pasien DBD.

  1. Temulawak yang sudah kering dicampur dengan kayu manis, kapulaga dan cengkeh yang tanpa kepala.
  2. Air dituangkan kemudian dididihkan sehingga jumlah air hanya 1 liter. Diaduk-aduk terus selama memasaknya.
  3. Dibiarkan 1 malam.
  4. Pengambilan ekstrak rebusan tersebut dengan cara disaring.
  5. Kemudian ditambahkan gula pasir ke Ekstrak campuran tersebut lalu di masak dengan diaduk-aduk sampai sepenuhnya gula larut.
  6. Tambahkan vanili dan vanilli.
  7. Setelah itu kita saring dengan menggunakan kain bersih lalu ditambahkan.
  8. Saat kondisi masih panas dimasukan ke dalam botol yang bersih dan steril, lalu ditutup serapatnya.

Teknik untuk pengumpulan data

Data yang telah terkumpul adalah data primer yang berasal dari pengukuran di Lab.

Related posts: