Apa Saja Larangan Saat Haid Menurut Kristen

Posted on

Tuhan menciptakan manusia dengan 2 jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan. Yang mana masing-masing laki-laki dan perempuan ini memiliki ciri-ciri yang berbeda yang bisa nampak dan digunakan untuk membedakan antara laki-laki dan perempuan.

Tak hanya ciri-ciri secara fisik dan juga yang kelihatan saja, namun organ-organ yang ada di dalam tubuh antara laki-laki dan perempuan ini juga memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing yang berbeda. Salah satu hal yang dialami oleh tubuh wanita yang tidak dialami oleh seorang laki-laki yaitu adalah menstruasi atau haid atau datang bulan.

Yang mana kejadian menstruasi ini merupakan sebuah proses hormonal yang terjadi di dalam alat reproduksi seorang wanita yang telah mengalami pubertas. Yang mana kejadian menstruasi ini dirasakan oleh wanita secara berkala dan juga dipengaruhi oleh hormon yang berada di dalam alat reproduksi wanita.

Lalu sebenarnya apa pendapat atau pandangan Alkitab mengenai wanita yang sedang mengalami masa menstruasi atau haid ini? Berikut akan saya berikan beberapa larangan atau hal yang tidak dianjurkan untuk dilakukan oleh seorang wanita pada saat sedang haid atau menstruasi

Larangan Wanita Saat Haid Menurut Alkitab Perjanjian Lama

@hellosehat

1. Apabila ada seorang wanita yang mengeluarkan lelehan darah menstruasi maka darah yang keluar tersebut akan menjadi najis. Dan wanita tersebut harus selama tujuh hari lamanya berada di dalam cemar kainnya atau dengan kata lain wanita yang sedang menstruasi harus menggunakan sebuah kain khusus untuk menampung darah menstruasinya tersebut (dalam dunia modern kini wanita yang sedang menstruasi menggunakan pembalut). Selain itu setiap orang siapa saja yang terkena darah haid tersebut juga akan menjadi najis sampai matahari terbenam

Baca Juga :  Pengertian, Syarat, Faktor, dan Contoh Asimilasi Lengkap

2. Segala sesuatu yang ditiduri maupun diduduki oleh seorang wanita yang sedang mengalami menstruasi atau haid akan menjadi najis

3. Apabila ada seorang yang tanpa sengaja terkena sesuatu seperti tempat tidur atau mungkin kain dan pakaian wanita yang sedang haid, maka orang tersebut haruslah membasuh seluruh tubuhnya dan mencuci pakaiannya dengan bersih menggunakan air, dan ia akan menjadi najis hingga matahari terbenam

4. Apabila ada seorang lelaki yang tidur dengan wanita yang sedang menstruasi maka tempat yang dipakainya untuk tidur tersebut akan menjadi najis dan laki-laki yang tidur dengan perempuan tersebut juga akan menjadi najis selama 7 hari lamanya

5. Apabila seorang perempuan berhari-hari lamanya mengeluarkan lelehan, yaitu lelehan darah yang bukan pada masa waktu cemar kainnya, atau apabila ia mengeluarkan lelehan lebih lama dari waktu cemar kainnya, maka selama lelehannya yang najis itu perempuan itu adalah seperti pada hari cemar kainnya dan itu adalah najis.

6. Namun apabila seorang wanita yang sudah tahir dari lelehan darahnya atau telah selesai masa menstruasinya maka wanita tersebut harus menghitung tujuh hari lagi maka sesudah itu barulah ia sepenuhnya menjadi tahir

7. Di hari yang ke delapan setelah 7 hari yang sudah dihitungnya maka wanita yang sudah tahir tadi atau yang telah selesai masa menstruasinya ini harus mengambil dia ekor burung tetukur atau dua ekor anak burung merpati dan ia harus membawanya kepada seorang imam menuju ke pintu kemah pertemuan

Baca Juga :  Gambar Lucu Puasa [Download Gratis]

8. Dan sang imam tersebut harus mempersembahkan seekor sebagai korban penghapusan dosa dan yang seekor lagi sebagai korban bakaran. Dengan demikian maka imam tersebut telah mengadakan perdamaian untuk wanita tersebut di hadapan Tuhan, karena lelehan darah menstruasinya yang najis

Hal mengenai larangan kepada seorang perempuan haid atau menstruasi ini juga dijelaskan di dalam hukum Taurat Musa. Yang mana di dalam hukum Taurat tersebut telah dituliskan mengenai perbedaan antara yang bersih dan yang kotor, antara yang kudus dan yang tidak kudus, dan antara yang najis dan tidak najis.

Adapun larangan-larangan yang diberikan kepada seorang wanita yang sedang mengalami menstruasi atau haid berdasarkan dengan kitab Taurat yaitu adalah seperti berikut :

1. Menyentuh mayat yang akan membuat orang menjaid najis
2. Menyentuh seorang penderita penyakit kusta
3. Mengeluarkan cairan reproduksi, baik itu secara disengaja maupun tidak disengaja
4. Memakan daging binatang seperti daging burung dan ikan
5. Memegang kitab-kitab suci
6. Tidak menghadiri pertemuan jemaat
7. Tidak melakukan hubungan badan atau hubungan seksual

Pandangan Perjanjian Baru Tentang Haid

@akhirzaman

Yang mana semua larangan-larangan tersebut merupakan larangan yang tertulis di dalam kitab Taurat di dalam Perjanjian Lama sebelum Tuhan Yesus datang ke dunia ini. Namun saat Tuhan Yesus telah datang ke dunia ini, Ia menyucikan segala yang dianggap orang najis di dunia ini.

Baca Juga :  Ucapan Selamat Ulang Tahun Kristen Yang Bagus

Ia memulihkan segala yang dianggap tidak kudus dan apa yang dianggap kotor oleh orang-orang. Sehingga setiap yang najis, tidak kudus, dan kotor yang ada di dalam kitab Taurat telah ditahirkan dan disucikan oleh Tuhan Yesus. Sehingga kini tiada lagi yang najis di bumi ini dan tiada lagi yang tidak kudus di dunia ini.

Namun meskipun Tuhan Yesus telah memulihkan hubungan antara Allah dan manusia yang najis ini, bukan berarti kita manusia dan para wanita khususnya mengabaikan tentang perintah Tuhan begitu saja. Yang mana kita juga harus tetap taat dan melakukan segala yang telah diperintahkan oleh Allah yang tertulis di dalam Alkitab.

hukum mengenai mencuci pembalut saat haid
Related posts: