Jenis, Struktur, dan Contoh Teks Eksposisi Lengkap

Posted on

Di dalam pelajaran Bahasa Indonesia yang pernah diajarkan di sekolah pasti kita sudah sering mendengar dan tidak asing lagi dengan yang namanya teks eksposisi. Tahukah kalian apa yang dimaksud dengan teks eksposisi itu sendiri? Teks eksposisi ialah sebuah karangan atau sebuah paragraf yang mengandung sebuah informasi maupun pengetahuan yang mencoba digambarkan dan dijelaskan ke dalam bentuk yang singkat, padat dan jelas.

Mengenal Teks Eksposisi

@learnisesay

Pada paragraf teks eksposisi sendiri mempunyai sifat ilmiah atau dengan kata lain bisa disebut sebagai pernyataan yang memiliki sifat non fiksi. Sebuah teks eksposisi dapat membahas dan mengulas berbagai macam topik seperti topik tentang ekonomi, pendidikan, politik dan masih banyak lagi topik yang lain yang bisa dijadikan dalam menulis teks eksposisi.

Sedangkan tujuan dari dibuatnya teks eksposisi ini adalah untuk memaparkan dan menjelaskan sebuah informasi tertentu yang dapat menambah pengetahuan untuk para pembacanya. 

Jenis Teks Eksposisi

  • Teks eksposisi berita
  • Teks eksposisi proses
  • Teks eksposisi definisi
  • Teks eksposisi ilustrasi
  • Teks eksposisi perbandingan
  • Teks eksposisi analisis
  • Teks eksposisi klasifikasi
  • Teks eksposisi pertentangan

Struktur Teks Eksposisi

@ruangseni

Di dalam penulisan nya, teks eksposisi di bangun oleh 3 (tiga) struktur yang ada di dalam teks eksposisi. Tiga unsur atau struktur yang membangun sebuah teks eksposisi itu yaitu sebagai berikut ini:

1. Pernyataan Pendapat (Tesis)

Pernyataan pendapat yang ada di dalam teks eksposisi merupakan bagian teks yang berisi tentang pernyataan pendapat dari sang penulis teks tersebut. Bagian pernyataan pendapat ini juga sering kali di sebut sebagai bagian pembuka pada teks eksposisi.

Artikel Terkait : 7 Tips Dan Cara Mendidik Anak Agar Cerdas Sejak Dini

2. Argumentasi

Di dalam sebuah teks eksposisi argumentasi merupakan bagian yang berisikan alasan dan pendapat dari sang penulis yang bisa di gunakan untuk memperkuat argumen sang penulis dalam sebuah gagasan atau topik yang di angkatnya di dalam teks eksposisi ini.

3. Penegasan Ulang Pendapat

Bagian penegasan ulang pendapat ini merupakan bagian akhir dan menjadi bagain penutup dari struktur teks eksposisi. Dimana isi dari bagian penegasan ulang pendapat ini berupa penegasan ulang pendapat dari sang penulis teks eksposisi ini.

Contoh Teks Eksposisi dan Strukturnya

@baabun

Setelah kita tadi sudah membahas mengenai pengertian dan definisi dari teks eksposisi serta struktur yang ada di dalam penulisan teks eksposisi, sekarang akan saya berikan contoh dari teks eksposisi ini beserta dengan strukturnya.

Perubahan Kurikulum Pendidikan di Indonesia”

Pernyataan Pendapat (Tesis)

Sistem pendidikan yang ada di negara kita, Indonesia beberapa akhir waktu belakangan ini mengalami sebuah perubahan yang sangat signifikan. Perubahan yang terjadi di dalam sistem pendidikan ini berhubungan dengan kurikulum yang di pakai dalam dunia pendidikan di Indonesia selama ini.

Yang mana kurikulum pendidikan yang sudah ada saat ini dan sudah sejak cukup lama di terapkan yaitu kurikulum 2006 di ganti dengan menggunakan kurikulum 2013 yang baru. Meskipun tidak semua sekolah dan lembaga pendidikan yang ada di Indonesia sudah menerapkan dan memakai kurikulum 2013 ini dalam proses belajar mengajar mereka, tapi penggunaan kurikulum baru ini tetap akan di jalankan sebagamina semestinya seperti yang sudah di rencanakan oleh pemerintah.

Argumentasi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia di dalam beberapa kesempatan mengatakan bahwa kurikulum 2013, yang mana saat ini menjadi kurikulum baru di Indonesia ini pada saat ini akan di prioritaskan penerapan nya pada sekolah-sekolah yang memiliki akreditasi A maupun sekolah yang memiliki standart Internasional.

Kemendikbud juga mengatakan bahwa kurikulum 2013 ini memiliki fokus pada pembangunan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan karakter yang berlandaskan pada pendekatan ilmiah atau dapat di sebut dengan scientific approach. Selain yang sudah di sebutkan di atas, kurikulum 2013 ini juga memiliki fokus pada relasi atau hubungan antara pembelajaran dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia yang menjadi pengelola alam yang ada di sekitarnya.

Yaitu secara khusus mengacu pada pembelajaran yang di mulai dengan mengamati, menalar dan mencipta atau mencoba nya. Wakil Menteri Pendidikan Indonesia, Musliar Kasim memiliki anggapan yang menyatakan bahwa Kurikulum 2013 ini lebih menonjolkan kegiatan praktek di bandingkan dengan hafalan dan teori saja. Karena ia menilai selama ini para peserta didik hanya di bebani dengan hafalan-hafalan saja yang di rasa kursng meningkatkan kreativitas yang di miliki oleh para peserta didik di Indonesia.

Maka dari itu melalui kurikulum yang baru ini, yaitu kurikulum 2013 ini pemeritah ingin menghasilkan generasi-generasi penerus bangsa Indonesia yang lebih produktif serta memiliki kreatifitas yang tinggi. Di dalam pelaksanaan kurikulum 2013, tiap peserta didik akan di bentuk karakter dan sikap nya supaya memiliki pengetahuan, ketrampilan serta perilaku yang baik pula.

Artikel Terkait : 4 Langkah Mudah Belajar Bermain Gitar Untuk Pemula

Baca Juga :  6 Langkah Budidaya Jamur Tiram Agar Sukses 100%

Salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Meutia Hatta memberikan pendapat nya jika kurikulum 2013 memiliki tujuan yang sangat bagus untuk pembentukan karakter para calon penerus generasi bangsa yang dapat lebih berkualitas dari sebelumnya sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang cinta terhada tanah air dan bangsa nya sendiri.

Selain itu di dalam pelaksanaan nya kurikulum 2013 ini juga menitik beratkan peran aktif para peserta didik di dalam proses belajar mengajar, sehingga hal ini akan dapat mendatangkan generasi muda para penerus bangsa yang tetap menjaga teguh jati diri bangsa nya sendiri dan tentu nya juga akan mencetak para generasi-generasi muda penerus bangsa yang lebih berkualitas dari sebelum nya yang pernah ada.

Penegasan Ulang Pendapat

Tetapi, terlepas dari apa yang sudah di sampaikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ternyata tak sedikit juga masyarakat khusus nya para peserta didik yang tidak setuju dan menolak dengan penerapan kurikulum 2013 ini. Hal ini karena perubahan kurikulum yang di rasa terlalu mendadak dan sangat di paksakan.

Bahkan ada juga yang berpendapat kalau kurikulum 2013 ini kurang fokus karena menggabungkan dua mata pelajaran yang mempunyai substansi pokok yang berbeda antar satu mata pelajaran dengan mata pelajaran yang lainnya.

Tapi meskipun begitu, mata pelajaran yang di ajarkan nanti nya akan di buat lebih sederhana, namun tingkat pengetahuan dan pemahaman dari peserta didik akan semakin berkurang karena mata pelajaran tersebut tidak di ajarkan atau di pelajari dengan utuh atau secara lengkap tapi di ajarkan dan di berikan kepada peserta didik secara terpisah-pisah yang mna hal ini akan membuat banyak para peserta didik yang semakin bingung dan kesulitan dalam memahami materi pelajaran yang di ajarkan.

Nah itulah tadi penjelasan mengenai teks eksposisi lengkap beserta dengan contohnya. Semoga dapat menambah pengetahuan kalian di dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, khusus nya dalam materi pembelajaran teks eksposisi.

Related posts: