Jenis Badan Hukum

Posted on

Badan Hukum di dalam bahasa Indonesia bisa kita artikan sebagai sebuah organisasi atau suatu perkumpula yang dibuat dan didirikan dengan adanya sebuah akta yang otentik dan di dalam hukum diperlakukan sebagai seorang yang mempunyai hak dan kewajiban atau bisa juga disebut dengan subyek hukum.

Atau dengan kata lain badan hukum juga bisa kita artikan sebagai sebuah subyek hukum atau pelaku yang tak berwujud, atau wujudnya tidak bisa kelihatan seperti wujud manusia biasa namun disini ia tetap mempunyai hak dan juga kewajiban untuk tetap melakukan dan juga mematuhi perbuatan hukum seperti yang layaknya dilakukan oleh orang pada umumnya.

Jika kalian masih bingung dan masih belum paham atau mengerti tentang apa itu yang disebut dengan badan hukum, berikut ini akan saya berikan beberapa pengertian badan hukum dari para ahli.

Artikel Terkait : Daftar 30 Negara Dengan CPC (BPK) Adsense Tertinggi 2018

Pengertian Badan Hukum Menurut Para Ahli

1. Maijers

Menurut Maijers, badan hukum ialah segala sesuatu yang bisa menjadi pendukung hak dan juga kewajiban yang ada.

2. R. Subekti

Menurut R. Subekti, badan hukum ialah suatu badan atau bisa juga dikategorikan dengan sebuah perkumpulan yang mempunyai hak yang sama untuk bisa melakukan perbuatan dan juga kegiatan seperti yang dilakukan oleh manusia pada umumnya.
Serta juga untuk mempunyai kekayaan atau harga sendiri, dan juga dapat digugat maupun menggugat di depan hadapan hakim di dalam suatu proses peradilan atau persidangan yang sedang dihadapinya.

3. R. Rochmat Soemitro

Menurut R. Rochmat Soemitro badan hukum merupakan sebuah badan yang dapat mempunyai harta atau kekayaan , hak serta juga sebuah kewajiban yang sama dengan apa yang dimiliki oleh manusia pada umumnya.

4. E. Utrecht

Menurut E. Utrecht badan hukum ialah sebuah badan yang memiliki kuasa dan mempunyai wewenang berdasarkan hukum yang menjadi pendukung sebuah hak yang dimiliki oleh suatu benda atau badan yang tidak memiliki nyawa yang bukan termasuk dalam golongan manusia maupun makhluk hidup lainnya yang mempunyai nyawa dan bisa melakukan aktivitas.

Baca Juga :  Bisnis Dengan Modal Kecil Yang Berpeluang Sukses

5. Logemann

Menurut Logemann, badan hukum merupakan sebuah personifikasi ataupun sebuah bentuk perwujudan dari hak dan kewajiban yang ada. Salah satu hal yang bisa menentukan dan mempengaruhi hal struktur dari perwujudan hak dan kewajiban ini yaitu adalah adanya hukum organisasi.

Teori Badan hukum

@blog.rnbglobal.edu.in

1. Teori Fiksi (Fictie Theorie)

Teori ini berasal dari Von Savigny yang menyatakan bahwa badan hukum ini hanyalah sebuah fiksi saja. Yang sebenarnya sesuatu ini sesungguhnya tidaklah ada akan tetapi orang menganggapnya hidup di dalam sebuah bayangan sebagai sebuah subyek hukum yang bisa melakukan perbuatan seperti manusia pada umumnya.

2. Teori Harta Kekayaan Bertujuan (Doel Vermogents Theorie)

Teori ini berpendapat bahwa hanya manusia saja yang bisa untuk menjadi sebuah subyek hukum. Teori ini mengatakan bahwa terdapat kekayaan yang bukan merupakan sebuah kekayaan yang dimiliki oleh seseorang, namun kekayaan tersebut terikat dan berhubungan untuk suatu tujuan tertentu.
Kekayaan tanpa pemilik dan yang terikat dengan sebuah tujuan tertentu inilah yang kemudian diberi nama dengan badan hukum.. Teori ini juga menjelaskan bahwa badan hukum hanya berperan sebagai sebuah badan dengan tujuan tertentu di dalamnya, sementara manusialah yang menjadi subyek murni dari hukum tersebut.

3. Teori Kekayaan Bersama (Propriete Collective Theorie)

Teori ini mengatakan bahwa badan hukum disini hanya merupakan sebuah perkumpulan manusia yang memiliki hak dan kewajibannya masing-masing. Teori ini tidak mengatakan bahwa badan hukum ialah sebuah organisme.
Sebab itu apa yang menjadi hak dan kewajiban dari badan hukum ini juga merupakan hak dan kewajiban yang dimiliki oleh para anggota di dalamnya. Hal ini juga berlaku demikian untuk kekayaan yang ada di dalam badan hukum ini, yang mana kekayaan itu milik bersama dan tidak dapat dibagi.

Baca Juga :  Tips Memilih Rumput Sintetis Terbaik Untuk Taman dan Lapangan Futsal

4. Teori Organ

Menurut teori ini badan hukum bukanlah merupakan sebuah fiksi atau suatu kekayaan yang tidak mempunyai subyek. Namun badan hukum ialah sebuah suatu organisme yang nyata yang menjelma di dalam pergaulan hukum yang bisa terbentuk dengan atas kemauan sendiri yang dibantu dengan alat-alat yang ada di dalamnya (seperti pengurus dan anggota) yang mana hal ini disamakan dengan seorang manusia biasa yang memiliki panca indera dan lain sebagainya.

5. Teori Kenyataan Yuridis (Juridishe Realiteitsleere)

Teori ini mengatakan bahwa badan hukum adalah sesuatu yang konkret dan nyata, meskipun tidak bisa diraba dan dirasa. Dan bukanlah sebuah benda khayal, namun sebuah kenyataan yuridis.
Teori ini mengatakan walaupun tidak dapat dilihat dan diraba dengan jelas, namun badan hukum ini hendaknya atau harusnya juga memiliki persamaan dengan manusia yang ada di mata hukum.

Artikel Terkait : Hosting Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

6. Teori Pemisah Kekayaan

Teori ini mengatakan bahwa badan hukum ini terdiri dari berbagai macam aspek yang berasal dari harta kekayaan yang semuanya dipisahkan dan dikelompokkan secara tersendiri dan tidak menjadi satu.

7. Teori Harta Karena Jabatan

Teori ini mengatakan jika badan hukum ini merupakan sebuah badan yang memiliki harga dan sebuah badan yang dapat berdiri sendiri. Akan tetapi badan hukum ini juga memiliki pengurus dan anggota dengan berbagai macam jabatan yang ada di dalamnya yang bertugas untuk mengurus harta yang ada di dalam badan hukum ini.

Ciri Badan Hukum

Meskipun badan hukum disini bukan merupakan sebuah subyek hidup seperti manusia, namun badan hukum ini juga memiliki ciri dan karakteristik yang ada di dalamnya. Ciri dan karakteristik ini diantaranya yaitu adalah sebagai berikut ini:

  • Bisa melakukan perbuatan hokum
  • Memiliki akta notaris dalam proses pendiriannya
  • Harus terdaftar sebagai sebuah badan hokum
  • Memiliki kekayaan yang dapat menjalankan aktivitas yang ada di dalam badan hukum tersebut
  • Memiliki hak dan juga kewajiban yang terpisah dan berbeda dari orang yang menjalankan badan hukum tersebut
Baca Juga :  3 Tips Bermain Trading Forex Untuk Pemula

Jenis Badan Hukum

1. Badan Hukum Publik

Badan hukum publik ialah sebuah badan hukum yang dibangun sesuai dengan hukum publik ataupun badan hukum yang biasa mengurusi dan mengatur keterkaitan atau hubungan antara negara dan aparatnya serta dengan warga negara yang memiliki hubungan di dalam kepentingan umum. Hal ini yaitu seperti hukum tatanegara, hukum pidana, hukum tata usaha negara, hukum internasional, dan mash banyak lagi.
Contoh dari Badan Hukum Publik ini diantaranya yaitu adalah seperti Negara, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia.

@siangku.blogspot

2. Badan Hukum Private

Badan hukum privat adalah sebuah badan hukum yang didirikan dan dibuat dengan berdasarkan hukum perdata atau hukum sipil maupun sekelompok orang yang bekerja sama membentuk suatu badan usaha yang mana hal ini memenuhi dan sesuai dengan syarat yang sudah ditentukan di dalam hukum.
Contoh dari Badan Hukum Private ini diantaranya adalah seperti Perseroan Terbatas (PT), dan Yayasan.

@en.perusahaanjepang

 

Itulah tadi beberapa penjelasan singkat mengenai badan hokum. Semoga dapat menambah pengetahuan kalian semua.

Related posts: