Hikmah Puasa Ramadhan

Posted on

Puasa ramadhan merupakan puasa wajib yang harus dikerjakan oleh seluruh umat Muslim yang telah dewasa atau yang sudah baligh. Yang mana di dalam puasa ramadhan ini tersimpan berjuta hikmah yang ada di dalamnya. Oleh sebab itulah kita sebagai umat Muslim di wajibkan untuk selalu melakukan atau mengerjakan puasa wajib di bulan Ramadhan setiap tahunnya.

Hal ini karena mengingat tentang betapa pentingnya dan betapa banyaknya hikmah serta manfaat yang ada dalam puasa Ramadhan tersebut. Hikmah tentang puasa Ramadhan ini pun juga tertulis di beberapa surat yang ada di Al-Quran dan hadist. Ada sebuah kutipan dalam hadits yang berbicara tentang puasa Ramadhan ini, yaitu seperti berikut :

وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ ، لَخُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللّٰهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ ، يَتْرُكُ طَعَمَهُ وَشَرَابَهُ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِيْ . كُلُّ عَمَلِ ِابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ

“Demi Dzat yang diriku ada ditangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi. Dia tidak makan, tidak minum, dan tidak berhubungan dengan istrinya karena-Ku. Tiap-tiap amal bani Adam baginya, kecuali puasa. Ia untuk-Ku dan Aku yang akan memberinya pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah, Al-Lu’lu wal Marjan, hal.706).

Apabila dipahami bisa dibilang bahwa seluruh amal ibadah umat Islam ini sering kali disebut jumlah ganjarannya. Misalnya saja yaitu dengan sedekah, yang diibaratkan dengan menanam benih yang menumbuhkan 7 cabang dan masing-masing cabangnya akan menghasilkan cabang 100 dan begitu seterusnya.

Demikian juga dengan ganjaran pahala lainnya, hal ini juga termasuk dengan ibadah puasa Ramadhan ini yang tentu saja juga memiliki hikmah atau pahalanya tersendiri. Lalu apa saja hikmah yang ada dari puasa Ramadhan ini? Berikut akan saya berikan beberapa hikmah dari puasa Ramadhan ini dari berbagai macam aspek.

Baca Juga :  10 Rekomendasi Pomade Yang Bagus Wangi dan Terbaik 2018

Hikmah Puasa Ramadhan

1. Menggapai Derajat Takwa

@voa-islam

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah: 183).

Dari ayat tersebut menunjukkan bahwa diantara sekian banyaknya hikmah puasa salah satunya yang paling baik yaitu adalah agar seseorang hamba bisa menggapai derajat takwanya. Dan dengan berpuasalah maka seseorang tersebut bisa menggapai derajat takwa yang mulia ini. Hal ini berarti bahwa seseorang yang sedang berpuasa dapat menjadi seorang pribadi yang lebih bertakwa lagi kepada Allah swt.

2. Melatih Kesabaran

@khazanah.republika

Puasa ramadhan juga akan melatih kesabaran serta ketabahan yang ada di dalam diri seseorang. Yang mana pada saat berpuasa kalian pasti akan merasakan yang namanya lapar dan haus, namun lebih dari itu semua pada saat sedang berpuasa kalian juga pasti akan mulai terlatih untuk menahan rasa amarah, hawa nafsu, dan juga dari perbuatan-perbuatan jahat lainnya.

Orang yang sedang berpuasa juga akan terbiasa untuk bisa menjadi lebih sabar di dalam menghadapi segala sesuatu dan tidak mudah untuk terpancing provokasi dari orang lain. Oleh karena itulah hikmah puasa yang selanjutnya yaitu adalah puasa akan menjadikan seseorang menjadi pribadi yang lebih sabar dan menjadi lebih tabah dari sebelumnya.

3. Sebagai Jalan Penghapus Dosa

@izi

Puasa ramadhan yang kalian lakukan setiap tahunnya selama di bulan Ramadhan ini juga bisa menjadi jalan untuk menghapus dosa-dosa kalian. Sebagaimana Abu Hurairah ra. meriwayatkan dari Nabi saw., beliau bersabda:

Baca Juga :  10 Tips Berhemat Ala Anak Kost

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَلَهُ مَاتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَلَهُ مَاتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya :

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Barang-siapa menegakkan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Oleh sebab itulah orang yang masih bisa menjalankan ibadah puasa Ramdhan ini dikatakan sebagai seorang yang sangat beruntung karena ia masih dapat menjalankan ibadah di bulan yang suci dan penuh ampunan tersebut. Di katakan pula bahwa apabila telah mulai masuk bulan suci yang mulia ini maka para setan akan menangis tersedu-sedu karena mereka merasa iri kepada para manusia yang masih bisa menjalankan ibadah di bulan yang suci ini dan juga masih mendapatkan ampunan dari Allah.

Namun meskipun demikian tetap landasan imanlah yang akan menjadi penentu dari semua ini. Sebab apabila seseorang tersebut benar-benar melakukan ibadahnya karena landasan iman, maka segala dosanya yang telah lalu akan diampuni oleh Allah swt.

4. Menjadikan Pribadi Yang Lebih Baik

@amazon

Di bulan Ramadhan ini tentu setiap Muslim akan berusaha untuk bisa menjauhi berbagai macam maksiat agar puasa yang dilakukannya tak sia-sia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga saja.”

Yang maan puasa akan menjadi sia-sia jika diisi dengan berbagai macam perbuatan maksiat yang tak berkenan di hadapan Allah. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Baca Juga :  Mengenal Lebih Jauh Si Nona Mandiri

لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأَكْلِ وَالشَّرَبِ ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ ، فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهُلَ عَلَيْكَ فَلْتَقُلْ : إِنِّي صَائِمٌ ، إِنِّي صَائِمٌ

“Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, “Aku sedang puasa, aku sedang puasa”.

Oleh sebab itulah maka pada saat setelah bulan Ramadhan ini usai maka seharusnya setiap Muslim bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Hal ini karena ia telah ditempa di madrasah Ramadhan untuk meninggalkan berbagai macam maksiat.

5. Menunjukkan Keseimbangan Hidup

@alqolam

Berpuasa , adalah bentuk ibadah seorang hamba kepada Allah swt. Dan sesungguhnya Ibadah adalah kewajiban kita sebagai manusia sebagai seorang hamba Allah swt. Dengan menjalankan puasa di bulan ramadhan, maka kita telah menjalankan kewajiban untuk bekal kelak di akhirat.

Serta keseimbangan hidup kita yaitu kebutuhan dunia dan akhirat, dengan kata lain dengan berpuasa maka kita telah menjalankan kebutuhan akhirat dan sejenak meninggalkan kebutuhan dunia. Karena kebutuhan dunia jika akan diikuti bakal tidak ada ujungnya atau dengan kata lain kepuasan dari diri manusia tidak ada ujungnya. Namun yang perlu diingat kepentingan dunia dan akhirat harus seimbang.

Related posts: