Fungsi Kambium [Penjelasan, Jenis dan Klasifikasi]

Posted on

Pada saat belajar mengenai Biologi, terutama dalam materi tentang struktur tubuh tumbuh – tumbuhan, pasti kalian akan menemui yang namanya kambium. Yang mana kambium ini merupakan salah satu lapisan jaringan yang ada di dalam suatu tubuh tumbuhan. Keberadaan kambium pada sebuah tumbuhan ini juga cukup penting sekali.

Lalu tahukah kalian semua apa itu yang dimaksud dengan kambium ini?  Dan apa peranan dari suatu kambium ini di dalam tubuh tumbuhan? Kambium ini hanya terdapat di tumbuhan jenis dikotil dan juga tumbuhan jenis gymnospermae atau tumbuhan berbiji terbuka.

Nah agar kalian lebih memahami tentang kambium ini, maka berikut ini akan saya berikan beberapa informasi atau materi mengenai kambium ini dengan singkat, jelas, dan padat. Silahkan disimak dengan cermat dan teliti ya, supaya sedikit materi tentang kambium ini bisa bermanfaat bagi kalian semua yang membacanya. Berikut adalah materi mengenai kambium.

Apa Itu Kambium ?

@sv.wikipedia.org

Secara sederhana bisa dikatakan bahwa kambium ini merupakan suatu lapisan meristematik yang ada di dalam sebuah tanaman atau tumbuhan. Yang mana sel-sel yang ada di dalam kambium ini masih aktif membelah dan juga bertanggung jawab atas pertumbuhan sekunder tumbuhan tersebut.

Kambium ini bisa kalian amati dan kalian lihat di bagian batang maupun akar dari suatu tumbuhan. Bentuk dari kambium ini yaitu menyerupai lendir yang ada di bagian kulit serta kayu batang. Pada umumnya kambium ini banyak terdapat di tumbuhan jenis dikotil yang mempunyai bagian batang yang keras dan juga memiliki usia yang panjang.

Baca Juga :  Perbedaan SBMPTN, UMB PT, Dan Jalur Mandiri [Lengkap]

Di dalam batang yang berkayu ini, kambium mempunyai fungsi sebagai suatu medium atau sebuah media jalur lintas zat-zat hara yang bergerak dari dalam tanah menuju ke bagian daun. Selain itu, kambium ini juga memiliki fungsi dalam menyalurkan makanan yang dihasilkan dari proses fotosintesis.

Kambium ini bertumbuh dan menghasilkan dua buah jaringan yang berbeda. Jika kambium ini tumbuh menuju ke arah dalam maka akan membentuk sebuah jaringan yang diberi nama xylem atau yang biasa dikenal dengan pembuluh kayu. Sedangkan apabila kambium ini tumbuh ke arah luar maka akan membentuk suatu jaringan floem atau yang dikenal dengan nama pembuluh tapis.

Kedua pembuluh ini berguna sebagai sarana untuk transportasi zat. Yang mana pembuluh xylem ini berperan sebagai pengangkut air maupun mineral, sementara jaringan floem ini secara lebih spesifik berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis

Jenis Kambium

Kambium ini pada dasarnya memang suatu jaringan yang bersifat meristem yang mempunyai kemampuan untuk membelah dan menjadi jaringan meristem sekunder. Berikut adalah pembagian jenis – jenis kambium berdasarkan dengan proses terbentuknya :

1. Kambium Primer, yaitu jenis kambium yang terletak diantara floem dan xylem pada tumbuhan dikotil dan juga pada Gymnospermae

2. Kambium Sekunder atau kambium gabus, yaitu adalah jenis kambium yang terdapat di dalam permukaan batang maupun pada permukaan akar yang pecah karena proses pertumbuhan sekunder. Yang mana kambium gabus ini memiliki fungsi untuk membentuk sel gabus yang merupakan pengganti dari epidermis. Dan juga untuk membentuk sel feloderm yang hidup.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Negara Maju dan Negara Berkembang

Sedangkan menurut para ahli mereka membagi kambium ini ke dalam beberapa jenis, yaitu seperti berikut ini :

1. Kambium Pembuluh atau vascular cambium, yaitu merupakan suatu pembatas yang berada di bagian kulit kayu yang ada di bagian kayu di sebuah batang pohon. Kambium ini mengarah ke dalam untuk membentuk xylem dan mengarah keluar untuk membentuk floem

2. Kambium Gabus atau felogen atau phellogen, yaitu merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dari korteks. Kambium gabus atau kambium felogen ini memiliki fungsi yang cukup penting sekali, yaitu untuk menghasilkan jaringan gabus (ke arah luar) yang berperan sebgaai pengendali atau pengontrol masuknya air maupun mineral, mencegah serangan hama, serta beberapa fungsi mekanis lainnya. Sedangkan jika mengarah ke arah dalam, maka kambium ini akan membentuk sebuah lapisan kulit yang bergabus yang dikenal dengan istilah phelloderm.

Fungsi Kambium

@srabutan

Kambium memiliki beberapa fungsi. Pada tanaman berkayu, kambium ini akan menghasilkan lapisan xylem dan floem, sehingga meningkatkan diameter batang. Kambium juga mendorong pertumbuhan sekunder akar dan batang. Di beberapa jenis tanaman, kambium bertindak sebagai agen penyembuhan.

Fungsi kambium adalah untuk menghasilkan lapisan floem dan xylem pada tumbuhan berkayu, sehingga meningkatkan diameter batang. Kambium mendorong pertumbuhan sekunder batang dan akar, yang merupakan pertumbuhan yang terjadi setelah musim pertama.

Disamping meningkatkan lapisan jaringan batang, kambium juga dapat berfungsi dalam penyembuhan pada tumbuhan saat terluka. Fungsi kambium untuk mendukung jaringan pembuluh angkut sekunder dalam tubuh tumbuhan, yang pada gilirannya membentuk tubuh tumbuhan sekunder.

Baca Juga :  5 Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasikan Kambium

Kambium diklasifikasikan sebagai jenis jaringan tumbuhan. Dimana kambium ini akan bekerja dalam kombinasi dengan beberapa jaringan pembuluh angkut lainnya, termasuk xylem dan floem, memberikan dukungan tumbuhan dan struktur. Kebanyakan tumbuhan mengandung dua jenis meristem, yaitu primer dan sekunder.

Meristem primer membentuk bagian tengah tubuh tumbuhan. Lapisan terluar dari meristem primer muncul sebagai epidermis atau kulit. Di bawah lapisan luar yang keras terletak jaringan dasar sentral, yang disebut empulur dan korteks.

Jaringan-jaringan ini bergabung dengan prokambium, yang membentuk lapisan paling dalam dari meristem primer. Meristem lateral, juga disebut kambium, muncul sebagai struktur tumbuhan yang lebih kecil, namun demikian memainkan peran penting dalam fungsi tumbuhan yang tepat. Sementara meristem primer membantu tumbuhan tumbuh ke atas, meristem sekunder, seperti kambium, membantu tumbuhan tumbuh ke arah luar.

Kambium memungkinkan tumbuhan berkembang ketebalannya, dan akhirnya membentuk lapisan pelindung dari serat tumbuhan pada batang yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan. Pada tanaman yang terluka kambium dapat terbentuk di dalam jaringan kalus, sehingga mendorong pertumbuhan sel-sel baru di seluruh permukaan yang terluka. Akar dan batang biasanya mencakup tiga jenis utama kambium: kambium vaskular, kambium unifasial, dan kambium gabus.

Related posts: