Fungsi dan Penjelasan Simbol Pada Flowchart

Posted on

Flowchart merupakan suatu urutan di dalam proses kegiatan yang dituangkan atau digambarkan di dalam bentuk simbol-simbol. Atau dengan kata lain flowchart juga bisa diartikan sebagai sebuah diagram yang menjelaskan suatu aliran dari sebuah proses perencanaan dengan memakai anotasi-anotasi seperti persegi, oval, panah, dan lain sebagainya.

Di dalam tahapan untuk membuat atau membangun suatu sistem, maka kita harus memperhatikan banyak sekali tahapan dan langkah-langkah dalam pembuatannya. Salah satunya yaitu adalah dalam tahapan perancangan sistem.

Sebelum kita menggambarkan suatu rancangan sistem ini ke dalam sebuah program, maka sebaiknya kita untuk membuat rancangan ini terlebih dahulu. Kita bisa membuatnya dengan menggunakan bantuan flowchart ini.

Dengan kita memakai flowchart kita akan bisa menguraikan setiap macam aktivitas atau kegiatan yang terjadi di dalam suatu sitem ini. Namun sebelum memakai atau menggunakan flowchart, terlebih dahulu kalian haruslah paham dan mengerti tentang simbol yang terdapat di dalam flowchart.

Memang tidak ada suatu persyaratan yang secara khusus digunakan sebagai patokan di dalam pembuatan flowchart. Tapi kita juga harus paham dan mengetahui kapan dan dimana simbol-simbol ini bisa digunakan. Hal ini tak lain yaitu bertujuan supaya orang lain bisa membaca dan mengerti tentang flowchart yang kita buat dengan jelas.

Fungsi Flowchart

 1. Merancang Proyek Baru

Seperti yang sudah saya jelaskan sedikit diatas tadi bahwa flowchart digunakan untuk merancangkan sebuah rencana yang ingin anda buat dalam sitem perencanaan. Flowchart ini juga berguna apabila disaat kita kana membuat dan merancang sebuah proyek baru, maka kita akan bisa memetakan dan menuangkan semua ide yang kita miliki tentang perencanaan proyek baru yang akan kita buat tersebut ke dalam flowchart.

Artikel Terkait : Pengertian dan Fungsi Bronkiolus Pada Sistem Pernapasan Manusia

Hal ini tentu akan bisa memebantu kita dalam merancang serangkaian ide dan langkah-langkah yang bisa di diskusikan bersama dengan orang yang kita ajak berdiskusi maupun dengan rekan kerja kita.

Baca Juga :  3 Fakta Tersembunyi Dibalik Keruntuhan Kerajaan Majapahit

2. Mengelola Alur Kerja

Di dalam hal untuk mengelola sebuah alur kerja, flowchart merupakan salah satu cara yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini karena flowchart disini bisa berperan di dalam penentuan integritas dari suatu proses yang kita buat tersebut.

Salah satunya yaitu adalah dengan flowchart ini maka akan bisa membuat dan menciptakan hasil yang akan lebih berkualitas yang di dasarkan pada sebuah prosedur maupun tata cara yang telah ada sebelumnya dan telah disepakati.

3. Memodelkan Proses Bisnis

Proses dari suatu bisnis disini yang dimaksudkan yaitu bukan hanya yang berkaitan dan berhubungan dengan laba atau keuntungan saja. Namun dari serangkaian dan tugas yang ada di dalam proses berjalannya suatu bisnis, baik itu dari hal yang sederhana hingga hal yang sangat rumit sekalipun yang semuanya itu juga termasuk ke dalam proses bisnis.

Adapun tujuan dan kegunaan flowchart disini yaitu adalah supaya bisa memberikan hasil yang konsisten dan juga bisa diprediksi di dalam berjalannya proses suatu bisnis tersebut.

4. Mendokumentasikan Setiap Proses

Di dalam proses kita untuk menyelesaikan suatu proyek tentu saja memerlukan sebuah dokumentasi proses di dalamnya. Dan salah satu media yang paling baik yang bisa dipakai di dalam mendokumentasikan setiap proses ini yaitu adalah flowchart.

Mengapa demikian? Karena apabila dibanding dengan membuat dokumentasi pada setiap proses yang dilakukan dengan memakai narasi dan memetakannya ke dalam bentuk flowchart maka hal ini sangat tidak efisien.

Maka lebih baik jika memakai flowchart saja lebih langsung daripada harus mendokumentasikan dengan memakai narasi dan kemudian baru dituangkan ke dalam flowchart.

 

Baca Juga :  Fungsi Konstitusi [Tujuan, Pengertian dan Sifat]

5. Mengaudit Proses

Fungsi flowchart yang selanjutnya yaitu adalah flowchart berguna untuk mengaudit proses. Pada umumnya, flowchart bisa dipakai untuk mendetaksi kerusakan atau maslaah yang timbul di dalam setiap proses yang ada.

Artikel Terkait : Pengertian, Ciri, Syarat, dan Contoh Interaksi Sosial

Flowchart ini dapat membantu kita di dalam menyelasaikan permasalahan yang ada dengan cara membaginya dalam setiap langkah dari proses tersebut menjadi beberapa segmen atau bagian yang lebih kecil dan lebih sempit lagi.

Lalu kemudian flowchart ini akan memeriksa dan mengidentifikasi bagian mana yang sudah tidak berfungsi lagi dan perlu dilakukan perbaikan pada bagian yang mengalami masalah tersebut.

Penjelasan Simbol Flowchart

Seperti yang sudah saya katakan tadi bahwa di dalam flowchart terdapat banyak sekali simbol yang berguna di dalam proses penyusunan suatu rancangan. Oleh karena itu apabila kita ingin membuat suatu rancanagan dengan memakai flowchart maka kita harus mengerti dan paham betul dengan simbol-simbol yang ada di dalam flowchart. Beriku ini akan saya berikan beberapa simbol yang ada di dalam flowchart beserta dengan penjelasannya.

 

1. Simbol Arus

  • Flow Direction Symbol

Fungsi : untuk menghubungkan simbol yang satu dengan simbol yang lainnya atau bisa juga untuk menyatakan arus dalam suatu proses

  • Communication Link

Fungsi : untuk transmisi data dari suatu lokasi atau tempat ke tempat yang lainnya

  • Connector

Fungsi : untuk menyatakan adanya hubungan keterkaitan dari proses satu ke proses berikutnya yang ada di halaman yang sama

  • Offline Connector

Fungsi : untuk menyatakan hubungan keterkaitan dari suatu proses menuju ke proses selanjutnya yang ada di halaman yang berbeda

2. Simbol Proses

  • Processing

Fungsi : untuk menunjukkan pengolahan atau proses yang akan dibuat

  • Manual Operation

Fungsi : untuk menunjukkan proses yang tidak dilakukan atau dikerjakan oleh komputer

  • Decision
Baca Juga :  Daftar Pencak Silat di 5 Wilayah Indonesia

Fungsi : untuk memilih proses yang akan dibuat yang sesuai dengan kondisi tertentu

  • Predifined Process

Fungsi : untuk menyiapkan penyimpanan yang akan dipakai dengan memakai harga awal

  • Terminal

Fungsi : untuk memulai dan mengakhiri suatu proses

  • Offline Storage

Fungsi : untuk sebagai penunjuk bahwa data yang ada akan disimpan di dalam media tertentu

  • Manual Input Symbol

Fungsi : untuk memasukkan data denagn cara manual dengan memakai bantuan keyboard

3. Simbol Input Output

  • Input/Output

Fungsi : untuk sebagai penanda input maupun output tanpa melihat jenis data

  • Punched Card

Fungsi : untuk menandai masukan maupun keluaran yang berasal dari card

  • Disk Storage

Fungsi : untuk menandai masukan maupun keluaran yang berasal dari disk

  • Magnetic Tape

Fungsi : untuk menandai masukan maupun keluaran yang berasal dari pita magnetis

  • Document

Fungsi : untuk menandai masukan maupun keluaran yang berasal dari dokumen

  • Display

Fungsi : untuk menantai keluaran yang dilakukan dengan memakai layar monitor

 

Di dalam flowchart memang terdapat banayk sekali jenis dan macam simbol-simbol yang ada. Maka dari itu di dalam menyusun sebuah perencanaan dengan memakai flowchart kalian harus paham dan mengerti benar-benar tentang simbol-simbol yang terdapat di dalm flowchart. Hal ini supaya perencanaan yang kalian buat di dalam flowchart ini bisa dipahami dengan jelas oleh siapa saja yang melihatnya.

tata cara dan penjelasan simbol flowchart, hubungan database ke proses pada flowchart
Related posts: