Dongeng Anak : Si Kancil Mencuri Ketimun

Posted on

Pada zaman dahulu ada seekor kancil yang terkenal sangat cerdik dan mampu lolos dari segala macam bahaya yang menimpanya. Namun, pada cerita kali ini mampukah si kancil meloloskan diri dari situasi yang sangat mengkhawatirkan ini. Unutk lebih jelasnya mari kita simak cerita berikut ini.

Suatu hari yang cerah, si kancil berlari dengan cepat karena ia telah berhasil melarikan diri dari serangan harimau. Di tengah perjalanan ia merasa sangat kelelahan dan sangat kelaparan. Ia lalu berjalan melewati kebun sayur–sayuran. Tanaman yang ada di kebun tersebut sangat menggiurkan. Kancil yang melihat pun langsung masuk ke dalam kebun tersebut tanpa berpikir panjang. Namun, pada saat ia masuk dalam kebun tersebut ia sangat terkejut ternyata di dalam kebun tersebut masih ada pak tani.

Artikel Terkait :Dongeng Nusantara : Rusa Muda Dan Serigala

Kancil pun langsung berlari terbirit–birit ke dalam hutan. Ia berniat untuk kembali lagi nanti jika matahari sudah gelap. Menjelang senja ia datang kembali. Pak tani sama sekali tidak menyadari bahwa jika kebunnya sudah di masuki oleh kancil. Setelah pak tani dirasa pergi dan sudah tak terlihat lagi, si kancil langsung menggali lubang di bawah pagar. Ia langsung memakan sayuran yang sangat segar tersebut degan lahap termasuk mentimun kesukaannnya.

Setelah kancil merasa kenyang ia langsung meninggalkan kebun tersebut untuk datang kembali keesekoan harinya lewat lubang yang sama dibawah pagar. Sebelumnya pak tani tidak sadar bahwa setiap hari mentimunnya telah dicuri oleh kancil. Namun, setelah beberapa waktu pak tani pun menyadari karena banyak sayuran dan buah mentimun yang rusak. “Pasti ini ulah si kancil. Kurang ajar, beraninya merusak tanaman ku! Jika aku dapat menangkapnya aku langsung bunuh kau kancil.” Kata pak tani dengan nada marah.

Baca Juga :  Daftar Film Animasi Pixar Yang Penuh Pesan Moral
@youtube

Beberapa saat kemudian, ia melihat lubang di bawah pagar tempat binatang cerdik itu masuk kedalam kebunnya. Pak tani segera menggali lubang yang sama persis tepat di samping lubang yang kancil buat. Namun, lubang tersebut di tutupi dengan potongan kayu kecil dan dedaunan. Lubang yang baru dibuat pak tani, ternyata sebuah perangkap untuk dapat menangkap si kancil.

Petani sangat berharap agar malam nanti, ia dapat menangkap si kancil. Seperti biasa saat senja tiba, kancil datang ke kebun. Kancil datang ke kebun dan sebelum ia masuk, ia mengintip karena takut pak tani belum pulang. Melihat situasi aman kancil langsung masuk ke lubang yang sangat dalam itu. Lama–lama lubang itu sangat panjang dan membuat kancil sangat ketakutan. Ia pun langsung mencari akal agar bisa keluar. Namun, usahanya gagal. Kancil sangat berharap agar ada hewan yang melewati lubang tersebut dan dapat menolongnya.

Tiba-tiba datanglah seekor kura-kura yang lewat dan melihat ke dalam lubang. “apa yang kamu lakukan di dalam lubang ini cil?” Tanya kura-kura.

“Aku sedang berdoa karena besok hari kiamat akan tiba!” jawab kancil. Meskipun mendengar pertanyaan kura-kura dan mengetahui kedatangannya ia tetap meneruskan berdoa. Dengan bodohnya kura-kura percaya bahwa besok adalah hari kiamat. Kura-kura pun juga ingin masuk dalam lubang untuk menyelamatkan diri. Namun, kancil mengizinkan dia masuk dengan satu syarat. Kura-kura harus menuruti perintah si kancil. Kura-kura pun juga ikut berdoa dengan si kancil. Beberapa saat kemudian datanglah seekor kijang lewat dan melihat ke dalam lubang. Kijang pun menghampiri.

Baca Juga :  Belalang Sombong Dan Semut – Dongeng Nusantara

Artikel Terkait : Belalang Sombong Dan Semut – Dongeng Nusantara

Tidak lama kemudian datang juga seekor babi hutan. Ia juga terpengaruh dengan hasutan kancil, bahwa besok hari kiamat. Setelah babi hutan masuk datanglah rusa dan disusul oleh si raja hutan, harimau. Harimau pun segera masuk dalam lubang. “kita juga berdoa agar besok bisa selamat” kata kancil “setuju” jawab semua hewan dalam lubang.

Namun, disuatu pagi terciumlah bau kentut diantara mereka. “siapa yang kentut?” Tanya si kancil. Mereka hanya saling pandang dan curiga. Kelima binatang tersebut sedikit marah karena yang kentut tersebut tidak lain adalah kancil itu sendiri. Tanpa disangka harimau sangat marah “dasar hewan kecil!” yang lain dilarang kentut tapi kau kentut!” ujar harimau kesal.

Dasar kancil yang cerdik. Ia langsung mendapat ide. “maafkan saya harimau.” Ujarnya. Karena harimau sangat marah dan ia langsung melempar si kancil keluar dari lubang. Setelah ia keluar dari lubang, ia sangat senang. “terimakasih teman-teman. Aku selamat dari jebakan pak tani.” ujarnya senang.

“kau menipu kami? Dasar kancil sialan.” Teriak mereka “dasar licik” ujar rusa. Karena takut diantara binatang tersebut ada yang lolos, kancil pun terus berlari dengan sangat cepat.

Pesan moral : Jangan panik ketika ada masalah yang berat. Gunakan pikiran yang jernih untuk mencari jalan keluar dari setiap masalah tersebut.

Related posts: