Daftar Pendapatan / Gaji TNI POLRI di Indonesia

Posted on

Di dalam suatu instansi kepolisian Republik Indonesia terdapat berbagai macam jenjang karir atau pangkat yang ada. Mulai dari pangkat yang bertanda merah sampai dengan pangkat yang bertanda bintang emas. Golongan terendah yaitu Tamtama yang memiliki tanda pangkat berwarna merah, sementara golongan kedua yaitu Bintara yang pangkatnya lebih tinggi dari pangkat Tamtama memiliki tanda pangkat berwarna silver. Dan di golongan ketiga yang merupakan golongan paling atas dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yaitu adalah golongan Perwira yang memiliki tanda pangkat berwarna kuning atau emas.

Daftar Pendapatan / Gaji TNI POLRI di Indonesia

@makassartribunnews

Pada setiap golongan yang ada di dalam kepolisian Republik Indonesia (Polri) ini memiliki gaji pokok dan pendapatan yang berbeda-beda pula tergantung dengan pangkat atau golongan yang mereka miliki saat ini. Namun meskipun para anggota tentara dan kepolisian di Indonesia ini mereka mengemban dan menjalankan tugas yang di nilai cukup berat, ternyata gaji mereka saat ini di anggap masih terlalu kecil dan tidak lah sebanding dengan resiko yang akan mereka tanggung dan mereka hadapi di dalam menjalankan tugas negaranya ini.

Informasi mengenai gaji pokok para anggota kepolisian dan tentara Republik Indonesia ini tercantum di dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 31 Tahun 2015 tentang perubahan ke 11 atas Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2001 tentang peraturan gaji anggota Tentara Nasional Indonesia.

Artikel Terkait : Kerajaan Hindu Budha di Indonesia dan Peninggalannya

Selain di sesuaikan dengan pangkat atau golongan, gaji yang di terima oleh para anggota kepolisian dan tentara Republik Indonesia ini ternyata juga di sesuaikan dengan masa tugas dari masing-masing anggota. Adapun gaji pokok untuk golongan I (pertama) Tamtama yaitu berada di kisaran angka sekitar 1,5 hingga 2,8 juta rupiah per bulannya. Sedangkan gaji pokok untuk anggota golongan II (dua) Bintara yaitu sekitar 2 hingga 3,8 juta rupiah untuk setiap bulannya. Dan untuk yang golongan III (tiga) yang merupakan golongan paling tinggi yaitu golongan Perwira akan memperoleh gaji pokok sekitar 2,6 hingga 4,6 juta rupiah setiap bulannya.

Untuk mengetahui lebih rinci nya mengenai gaji pokok para anggota kepolisian dan tentara Republik Indonesia, di sini akan saya jelaskan mengenai gaji pokok para anggota kepolisian dan tentara Republik Indonesia secara lebih detail sesuai dengan pangkat atau golongan yang ada pada kepolisian dan tentara Republik Indonsia.

Gaji TNI Sesuai Golongan

1. Golongan I Tamtama

  • Prajurit Dua (Prada) sekitar Rp.1.565.200 per bulan
  • Prajurit Satu (Pratu) sekitar Rp.1.614.400 per bulan
  • Prajurit Kepala (Praka) sekitar Rp.1.664.600 per bulan
  • Kopral sekitar Rp.1.716.600 per bulan
  • Kopral Satu sekitar Rp.1.770.700 per bulan
  • Kopral Kepala sekitar Rp.1.825.600 per bulan

 

Baca Juga :  Pengertian Letak Geografis Serta Pengaruh & Contohnya

2. Golongan II Bintara

  • Sersan Dua (Serda) sekitar Rp.2.003.300 per bulan
  • Sersan Satu (Sertu) sekitar Rp.2.065.900 per bulan
  • Sersan Kepala (Serka) sekitar Rp.2.130.500 per bulan
  • Sersan Mayor (Serma) sekitar Rp.2.197.100 per bulan
  • Pembantu Letnan Dua (Pelda) sekitar Rp.2.265.800 per bulan
  • Pembantu Letnan Satu (Peltu) sekitar Rp.2.336.600 per bulan

 

3. Golongan III Perwira Pertama

  • Letnan Dua sekitar Rp.2.604.400 per bulan
  • Letnan Satu sekitar Rp.2.685.800 per bulan
  • Kapten sekitar Rp.2.769.800 per bulan

 

4. Golongan IV Perwira Menengah

  • Mayor sekitar Rp.2.856.400 per bulan
  • Letnan Kolonel sekitar Rp.2.915.700 per bulan
  • Kolonel sekitar Rp.3.037.700 per bulan

 

5. Golongan V Perwira Tinggi

  • Brigadir Jendral (Brigjen) sekitar Rp.3.132.700 per bulan
  • Laksamana Pertama (Laksma) sekitar Rp.2.132.700 per bulan
  • Marsekal Pertama (Marsma) sekitar Rp.3.132.700 per bulan
  • Mayor Jendral (Mayjen) sekitar Rp.3.230.600 per bulan
  • Marsekal Muda (Marsda) sekitar Rp.3.230.600 per bulan
  • Laksamana Muda sekitar Rp.3.230.600 per bulan
  • Letnan Jendral sekitar Rp.4.835.600 per bulan
  • Laksamana Madya sekitar Rp.4.835.600 per bulan
  • Marsekal Madya sekitar Rp.4.835.600 per bulan
  • Jendral sekitar Rp.4.986.700 per bulan
  • Marsekal sekitar Rp.4.986.700 per bulan
  • Laksamana sekitar Rp.4.986.700 per bulan

Adapun di sini selain gaji pokok yang di peroleh oleh para anggota kepolisian dan tentara Republik Indonesia setiap bulan nya, para anggota kepolisian dan tentara Republik Indonesia ini juga menerima beberapa tunjangan. Tunjangan apa sajakah itu yang di peroleh dan di dapatkan oleh para anggota kepolisian dan tentara Republik Indonesia ini? Disini akan saja jelaskan beberapa tunjangan selain gaji pokok yang di peroleh oleh para anggota kepolisian dan tentara Negara Republik Indonesia setiap bulannya seperti berikut ini.

Tunjangan TNI POLRI

1. Tunjangan Istri Atau Suami Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Tunjangan ini di berikan kepada istri atau suami dari para anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang mana besaran dari tunjangan ini setiap bulannya yaitu adalah sebesar 10% dari gaji pokok para anggota kepolisian dan Tentara Nasional Republik Indonesia (TNI).

 

Baca Juga :  Cara Penulisan Dan Contoh Autobiografi Tokoh Dan Diri Sendiri

2. Tunjangan Anak

Tunjangan ini khusus diberikan dan didapatkan oleh para anggota Kepolisian dan Tentara Republik Indonesia (TNI) yang sudah memiliki anak. Adapun peraturan dari tunjangan anak ini yaitu tunjangan anak ini di berikan kepada maksimal hanya untuk 2 (dua) orang anak dari anggota Kepolisian dan Tentara Nasional Republik Indonesia (TNI) saja. Dan besaran dari tunjangan ini adalah sebesar 2% dari gaji pokok para anggota Kepolisian dan Tentara Nasional Republik Indonesia (TNI) untuk masing-masing anak. Jadi jika mempunyai 2 (dua) orang anak akan mendapatkan 4% tunjangan untuk anak setiap bulannya.

 

3. Tunjangan Umum Atau Tunjangan Jabatan

Tunjangan umum atau tunjangan jabatan ini di berikan kepada para anggota kepolisian dan tentara Republik Indonesia (TNI) sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No.27 Tahun 2007 yang mana besaran dari tunjangan umum atau tunjangan jabatan yang diperoleh oleh masing-masing anggota kepolisian dan tentara republik Indonesia (TNI) ini berbeda-beda berdasarkan tingkat golongan atau tingkat pangkat ,masing-masing anggota. Adapun besarannya yaitu mulai dari Rp.360.000 hingga sampai Rp.5.500.000.

 

4. Tunjangan Beras

Tunjangan beras yang diperoleh oleh setiap anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah sebanyak 18 kilogram (kg) beras per bulan untuk masing-masing anggota dan sebesar 10 kilogram (kg) untuk istri atau suami dan 2 orang anak anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Artikel Terkait : Pakaian Adat Bali Beserta Penjelasannya

Baca Juga :  Contoh Daftar Isi Skripsi

 

5. Tunjangan Lauk Pauk TNI

Tunjangan lauk pauk yang diperoleh oleh TNI ini besarannya yaitu Rp.50.000 per hari. Jadi dalam satu bulannya yaitu Rp.1.500.000 besarannya untuk tunjangan lauk pauk TNI.

 

6. Tunjangan Lainnya di lingkungan TNI

Selain dengan tunjangan yang sudah saya sebutkan di atas, kepada anggota TNI juga di berikan tunjangan khusus yang ada di lingkungan TNI yaitu seperti Tunjangan Babinsa, Tunjangan Brevet Penerjun, dan tunjangan-tunjangan lainnya.

Selain penghasilan di atas, para TNI juga akan di potong gaji nya untuk IWP (Iuran Wajib Pegawai) yang besaran nya yaitu 10% x (Gaji Pokok + Tunjangan suami atau istri + Tunjangan Anak).

Related posts: