Contoh Teks Negosiasi Singkat [Struktur dan Ciri]

Posted on

Negosiasi dapat diartikan sebagai suatu interaksi sosial yang terjadi di antara dua pihak atau lebih yang bertujuan untuk mencapai suatu kesepakatan yang saling menguntungkan. Atau dengan kata lain negosiasi bisa dikatakan sebagai sebuah proses tawar menawar yang dilakukan antar dua pihak atau lebih yang bersifat saling menguntungkan.

Dimana tujuan utama di dalam negosiasi ini yaitu adalah untuk mendapatkan kata “sepakat”. Sedangkan teks negosiasi dapat kita artikan sebagai suatu bentuk interaksi sosial yang memiliki tujuan untuk mencapai kesepakatan di antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Teks negosiasi pun memiliki struktur dan ciri yang berbeda dari jenis teks lainnya.

Struktur Teks Negosiasi

@tugasksb.blogspot

Teks negosiasi pada umumnya terdiri dari tiga struktur, yaitu pembukaan, isi, dan penutup. Namun untuk teks negosiasi dalam jual beli ini memiliki struktur yang berbeda, yaitu adalah seperti berikut ini.

1. Orientasi, yaitu bagian pembukaan yang berupa salam ataupun ucapan terima kasih atas kesempatan yang telah di berikan untuk bernegosiasi

2. Permintaan, yaitu bagian yang berisi dengan penyampaian keinginan terhadap sebuah barang atau jasa yang akan di beli

3. Pemenuhan, yaitu bagian yang berisi tentang kesanggupan dari penjual yang berisi mengenai kesanggupannya dalam memenuhi permintaan pembeli

4. Penawaran, yaitu bagian yang menjadi puncak dari teks negosiasi antara pihak yang terlibat negosiasi

5. Persetujuan, yaitu bagian yang menjadi hasil akhir yang di setujui serta di sanggupi oleh kedua pihak yang bernegosiasi. Kedua pihak telah mencapai kata sepakat dimana tidak ada pihak yang merasa di rugikan

6. Pembelian, yaitu bagian ini berisi mengenai terjadinya transaksi jual beli yang di lakukan setelah kesepakatan tercapai

Baca Juga :  Niat Puasa Rajab

7. Penutup, yaitu bagian yang berisi salam maupun permintaan maaf dan juga ucapan terima kasih

Ciri-Ciri Teks Negosiasi

@wikibelajar

1. Menghasilkan persetujuan yang saling menguntungkan

2. Sebagai sebuah media untuk mencari pemecahan masalah dalam hal tawar menawar

3. Mengarah kepada maksud dan tujuan yang praktis

4. Mengutamakan kepentingan bersama

Contoh Teks Negosiasi

1. Contoh Teks Negosiasi Jual Beli

@altundo

Di dalam proses jual beli memang tidak ada suatu aturan yang tertulis yang harus di patuhi dan di taati oleh semua orang. Salah satunya yaitu adalah dengan tidak menawar barang yang sudah di tawar oleh orang lain. Contohnya yaitu adalah seperti berikut ini.

  • Pembeli 1 : “Bu, kangkungnya berapa?”
  • Penjual : “Satu ikat Rp. 5.000. Ini tinggal tiga ikat, kalau beli semua jadi Rp. 13.000 saja.”
  • Pembeli 1 : “Harganya apa tidak dapat kurang? Saya beli semua tiga tangkai Rp. 10.000 ya, sekalian penghabisan.”
  • Penjual : “Maaf tidak bisa, bu. Ini saja sudah saya kasih diskon harganya. Sudah pas tiga ikat Rp. 13.000.”
  • Pembeli 2 : “Bu, saya saja yang beli kangkungnya dengan harga per ikatnya Rp. 5.000. Saya ambil dua ikat.”
  • Penjual : “Maaf bu tidak bisa begitu. Ibu ini yang menawar lebih dahulu.”
  • Pembeli 2 : “Tapi saya setuju harga awal tanpa menawar, bu.”
  • Penjual : “Mohon maaf, bu. Tapi aturan tawar menawar memang begitu.”
  • Pembeli 1 : “Ya sudah kalau begitu saya beli semua kangkungnya tiga ikat dengan harga Rp. 13.000, bu.”
  • Penjual : “Terima kasih, bu.”
  • Pembeli 1 : “Sama-sama, bu.”

2. Contoh Teks Negosiasi Antara Pengusaha dan Pihak Bank

@ariwibowojinproperti.blogspot
  • Pengusaha : “Selamat siang”
  • Pihak bank : “Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?”
  • Pengusaha : “Saya ingin bertemu dengan bagian kepala kredit di bank ini.”
  • Pihak bank : “Baik, mari saya antar menuju ke bagian kepala kredit.”
  • Pengusaha : “Jadi begini pak, saya berniat untuk mengembangkan usaha saya, oleh sebab itu saya ingin mengajukan kredit.”
  • Pihak bank : “Berapa jumlah uang yang anda butuhkan untuk mengembangkan usaha milik Bapak?”
  • Pengusaha : “Saya memerlukan dana sebesar 250 juta. Bisakah saya memperoleh pinjaman dengan jumlah tersebut?”
  • Pihak bank : “Maaf sebelumnya, namun jumlah uang yang ingin bapak pinjam terlalu besar. Bagaimana jika pihak bank hanya memberikan 200 juta?”
  • Pengusaha : “Apakah tidak bisa lebih dari itu?” Saya kan juga termasuk nasabah lama di bank ini.”
  • Pihak bank : “Baiklah kalau begitu. Tapi kami hanya bisa memberi 230 juta saja. Bagaimana, pak?”
  • Pengusaha :  “Tolong diberi lebih sedikit lagi. Saya benar-benar membutuhkan uang lebih banyak untuk mengembangkan usaha milik saya ini.”
  • Pihak bank : “Maaf pak, tapi ini sudah penawaran terakhir dari kami. Jika bapak mau ya silahkan di ambil, kalau tidak ya tidak apa-apa.
  • Pengusaha : “Ya sudah kalau begitu. Baiklah saya ambil saja.”
  • Pihak bank : “Oke. Silahkan bapak tanda tangani dahulu surat persetujuan pengajuan kredit ini.”
  • Pengusaha : “Kapan uangnya bisa saya ambil?”
  • Pihak bank : “Kamu akan segera memproses pengajuan kredit bapak dan akan menghubungi bapak secepatnya.”
  • Pengusaha : “Baiklah. Saya permisi dahulu. Terima kasih. Selamat siang.”
  • Pihak bank : “Selamat siang.”
Baca Juga :  Perbedaan Antara Alkitab Dan Kitab Mormon

3. Contoh Teks Negosiasi Di Lingkungan Sekolah

@tintapendidikanindonesia

Teks negosiasi ini tak hanya berlaku untuk proses tawar menawar dalam hal jual beli saja. Namun juga bisa terjadi untuk menemukan jalan keluar atau kesepakatan dalam suatu hal atau masalah. Contohnya seperti teks negosiasi yang terjadi antara wali kelas dan ketua kelas yang ada di dalam suatu sekolah seperti berikut ini.

  • Wali Kelas : “Rudi, bagaimana rencana mengenai study tour ke Taman Safari? Apakah seluruh teman-teman kamu satu kelas setuju?'”
  • Ketua Kelas : “Saya sudah berbicara dan melakukan musyawarah dengan mereka bu, hanya ada beberapa teman yang mengusulkan untuk study tour nya di ganti ke Jogja saja bu.”
  • Wali Kelas : “Wah, kenapa memangnya ada yang minta di ganti?”
  • Ketua Kelas : “Karena mereka menilai biaya untuk study tour ke Jogja lebih murah dari pada study tour ke Taman Safari.”
  • Wali Kelas : “Tapi ibu sudah membicarakan hal ini kepada bapak kepala sekolah dan beliau juga sudah menyetujuinya.”
  • Ketua kelas : “Iya bu, tapi jika tetap melakukan study tour seperti rencana semula ke Taman Safari sepertinya banyak teman-teman yang tidak ikut, bu.”
  • Wali Kelas : “Aduh bagaimana ini ya, padahal ibu juga sudah mempersiapkan semuanya.”
  • Ketua Kelas : “Begini saja bu, biar saya dan beberapa perwakilan teman-teman yang menghadap ke bapak kepala sekolah saja dan membicarakan tentang alasan penggantian rencana study tour ke Jogja ini.”
  • Wali Kelas : “Baiklah kalau begitu, secepatnya segera kalian menghadap ke bapak kepala sekolah dan langsung laporkan kepada ibu hasilnya.”
  • Ketua Kelas : “Baik bu.”
Related posts: