Contoh Sublimasi, Tujuan dan Penjelasan Lengkapnya [+Gambar]

Posted on

Sublimasi tentu sudah tak asing lagi bagi kalian semua bukan. Sublimasi ini termasuk ke dalam cara atau proses perubahan wujud benda yang ada. Sama dengan halnya pencairan ataupun penguapan, proses sublimasi ini juga akan bisa merubah suatu wujud benda.

Yang mana seperti yang sudah kita ketahui bahwa sebuah zat kimia akan mengalami berbagai macam proses, seperti padat menjadi cair, cair menjadi padat, cair menjadi gas, gas menjadi padat, dan lain sebgaainya. Yang mana perubahan yang terjadi di dalam proses zat kimia tersebut membutuhkan sebuah metode yang pas dan tepat supaya bisa di dapatkan hasil perubahan wujud zat kimia sesuai dengan yang diinginkan.

Dimana perubahan zat ini dilakukan dengan suatu tujuan yaitu supaya dapat memaksimalkan kerja atau fungsi dari zat kimia tersebut. Lalu apakah kalian sudah tahu dengan apa yang dimaksud dengan sublimasi? Apakah kalian tahu bagaimana proses perubahan zat kimia dengan cara sublimasi ini terjadi?

Jika kalian sedang mencari tahu tentang perubahan zat secara sublimasi, maka disinilah tempatnya yang tepat untuk kalian semua. Sebab disini akan saya berikan sedikit materi atau penjelasan mengenai apa itu sublimasi.

Berikut penjelasan atau materi mengenai sublimasi, silahkan disimak dan dibaca dengan teliti supaya ilmu berikut ini bisa bermanfaat bagi kalian semua yang membacanya.

Pengertian Sublimasi

@pasberita

Sublimasi adalah sebuah perubahan wujud benda dari padat menjadi gas tanpa mencair terlebih dahulu. Misalnya yaitu seperti sebuah es yang langsung menguap tanpa mencair terlebih dahulu. Pada tekanan yang normal, sebagian besar benda dan zat akan mempunyai 3 bentuk yang berbeda pada suhu yang berbeda-beda pula.

Baca Juga :  5 Fakta Menarik Tentang Pendidikan di Jepang Yang Perlu Kalian Ketahui!!!

Yang mana dalam hal ini transisi atau perubahan dari wujud benda padat menjadi gas akan membutuhkan wujud perantara. Akan tetapi untuk beberapa wujud perantara ini, wujudnya bisa secara langsung berubah menjadi ke gas tanpa harus mencair terlebih dahulu. Hal ini dapat terjadi jika tekanan udara yang ada di dalam zat tersebut terlalu rendah nilainya untuk mencegah molekul-molekul ini bisa melepaskan diri dari wujud padatnya.

Selain dipakai untuk mendefinisikan atau menjelaskan tentang proses perubahan wujud benda dari padat menjadi gas, istilah atau kata sublimais ini juga dipakai dan digunakan untuk menyebutkan salah satu metode pemisahan campuran kimia.

Yang mana di dalam proses pemisahan campuran secara sublimasi ini yaitu adalah sebuah proses pemisahan campuran dengan cara memanaskan zat padat yang sudah terlarut pada zat padat sehingga zat padat yang akan diambil ini akan bisa kemudian berubah menjadi gas.

Gas yang telah dihasilkan ini kemudian akan ditampung dan kemudian akan dilakukan pendinginan kembali. Adapun untuk syarat dalam pemisahan campuran dengan menggunakan cara sublimais ini yaitu partikel-partikel yang ada yang telah tercampur ini harus mempunyai perbedaan antara titik didihnya yang besar. Sehingga akan bisa menghasilkan uap dengan tingkat kemurnian yang lumayan cukup tinggi.

Tujuan Sublimasi

@hastarids

Adapun proses perubahan wujud zat dari padat menjadi gas ini juga mempunyai beberapa tujuan, yaitu adalah seperti berikut ini :

Baca Juga :  5 Manfaat Utama Berkurban Saat Idul Adha yang Perlu Kamu Ketahui

1. Untuk mendapatkan sebuah unsur atau suatu elemen yang murni maupun juga beberapa unsur ataupun elemen murni yang berada di dalam sebuah larutan yang biasa disebut dengan purifikasi atau pemurnian

2. Untuk mengetahui kehadiran atau keberadaan sebuah unsur atau sebuah elemen yang ada di dalam sebuah sampel yang ada di dalam analisa laboratorium

Contoh Sublimasi

@dekoruma

Salah satu contoh dari proses sublimasi yang paling mudah untuk bisa kalian lihat di dalam kehidupan sehari-hari yaitu adalah pada kapur barus atau kamper. Namun disini yang saya maksud yaitu adalah pada proses pembuatan kamper atau kapur barus ini.

Dimana dalam proses pembuatan kapur barus ini campuran kapur barus dan arang akan dipanaskan sehingga kapur barus yang dipanaskan ini akan bisa menyublim dan menguap.

Setelah itu maka zat uap dari kapur barus tadi akan ditampung dan di dinginkan sehingga bentuknya akan berubah menjadi padat kembali.

Related posts: