Contoh Semantik [Pengertian dan Jenis]

Posted on

Pernahkah kalian semua disini mendengar atau tahu dengan yang di namakan semantik? Bagi kalian yang memang orang yang mengerti tentang sastra atau orang yang belajar tentang sastra atau linguistik pasti sudah tahu dengan apa itu yang dimaksud dengan semantik.

Akan tetapi bagi kalian semua yang merupakan orang awam dan tidak terlalu mengerti tentang bidang sastra atau linguistik ini pasti masih sangat asing sekali dengan apa itu yang di namakan dengan semantik ini. Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan semantik ini? Dan apa saja contoh – contoh dari semantik ini?

Nah bagi kalian semua yang belum tahu tentang semantik dan ingin tahu tentang apa yang di namakan semantik dan apa saja contoh – contoh semantik ini, maka silahkan simak penjelasan atau ringkasan materi dari saya di bawah ini. Sebab disini akan saya berikan sedikit ringkasan materi mengenai apa itu yang dimaksud dengan semantik ini.

Berikut ringkasan materinya, silahkan disimak dan dibaca dengan baik dan teliti ya, supaya sedikit ringkasan materi mengenai semantik di bawah ini bisa bermanfaat bagi kalian semua yang membacanya.

Apa Itu Semantik ?

@indonesiago.digital

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, bahwa semantik ini merupakan cabang linguistik yang mempelajari tentang makna atau arti yang terkandung di dalam sebuah bahasa, kode, maupun jenis dan bentuk lain dari representasi. Atau dengan kata lain bisa dikatakan bahwa semantik ini merupakan sebuah ilmu atau sebuah studi tentang makna.

Semantik ini biasanya berhubungan dengan dua aspek lainnya yaitu adalah sintaks dan pragmatis. Sintaks yaitu adalah pembentukan suatu simbol kompleks yang berasal dari simbol yang lebih sederhana, sedangkan pragmatis merupakan penggunaan praktis simbol oleh rakyat di dalam sebuah konteks tertentu.

Baca Juga :  Gambar Bagian Bagian Mikroskop dan Fungsinya

Linguistik semantik ini merupakan sebuah studi yang mempelajari tentang makna yang dipakai untuk memahami sebuah ekspresi manusia melalui sebuah bahasa. Yang mana bentuk lain dari semantik ini yaitu termasuk semantik bahasa pemograman, logika formal, dan semiotika. Kata semantik sendiri menunjukkan berbagai ide – yang populer sangat teknis.

Hal ini sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menunjukkan pemahaman tentang isu-isu yang datang dengan pilihan kata atau konotasi. Pemahaman tentang masalah telah menjadi subyek dari banyak pertanyaan formal, dalam jangka panjang, khususnya di bidang semantik formal.

Dalam linguistik, itu adalah studi tentang interpretasi tanda-tanda atau simbol-simbol yang digunakan dalam lembaga atau masyarakat dalam keadaan dan konteks tertentu. Dalam pandangan ini, suara, ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan proxemics memiliki semantik konten (makna), dan masing-masing terdiri dari beberapa cabang studi.

Dalam bahasa tertulis, hal-hal seperti struktur paragraf dan tanda baca menanggung konten semantik, bentuk lain dari bahasa menanggung konten semantik lainnya. Studi formal semantik tumpang tindih dengan banyak daerah lain penyelidikan, termasuk leksikologi, sintaks, pragmatik, etimologi dan lain-lain, meskipun semantik didefinisikan dengan baik bidang dalam dirinya sendiri, sering dengan alam sintetis.

Dalam filsafat bahasa, semantik dan referensi yang terkait erat. Bidang terkait termasuk filologi, komunikasi, dan semiotika. Studi formal semantik karena menjadi kompleks.

Jenis – Jenis Semantik

@ilmusemantik

1. Semantik Konseptual

Pengertian semantik konseptual adalah makna denotatif atau makna kognitif yang merupakan faktor sentral dalam komunikasi bahasa. Demikian disebabkan adanya makna konseptual yang memiliki susunan yang amat kompleks dan rumit

2. Semantik Gramatikal

Semantik gramatikal atau makna gramatikal seperti afiksasi, reduplikasi, komposisi, atau kalmatisasi. Contohnya semantik gramatikal atau makna gramatikal adalah prosesa fiksasi prefiks “ber-” dengan “baju: melahirkan makna gramatikal “mengenakan baju”.

Baca Juga :  Cara Penulisan Dan Contoh Autobiografi Tokoh Dan Diri Sendiri

3. Semantik Referensial

Pengertian makna referensial adalah makna pada leksem yang didasarkan pada referensi atau acuannya. Kata yang memiliki makna referensial mempunyai acuan dikehidupan sekitar. Contoh makna referensial adalah pada kata ayam, merah dan sebagainya.

4. Makna Non Referensial

Pengertian makna non referensial adalah makna yang tidak memiliki acuan atau referensi. Contoh kata dan karena, supaya, adalah tidak termasuk kedalam kata-kata yang memiliki makna referensial karena tidak memiliki referensi.

5. Makna Sempit

Pengertian makna sempit (narrowed meaning) adalah makna yang lebih sempit dari keseluruhan ujaran. Makna luas dapat menyempit atau suatu kata yang asalnya mmepunyai makna luas (generik) dapat mempunyai makna sempit (spesifik) karena dibatasi.

6. Makna Luas

Pengertian makna luas (widened meaning atau extended meaning) adalah makna yang terkandung pada sebuah kata yang lebih luas dari diperkirakan. Dengan pengertian yang hampir sama, penjelasan mengenai makna luas adalah makna ujaran yang lebih luar dari pada makna pusatnya. Contohnya makna luas adalah makna sekolah pada kalimat “Ia bersekolah lagi di Seskoal” yang lebih luas dari makna “gedung tempat belajar” .

7. Makna Kata

Pengertian makna kata adalah makna yang lebih jelas yang dimiliki oleh suatu kata jika kata demikian sudah berada didalam konteks kalimatna atau konteks situasinya.

8. Semantik Denotatif

Pengertian makna denotatif adalah makna asli, makna asal, atau makna yang sebenarnya mempunyai sebuah leksem. Jadi pengertian sebenarnya dari makna denotatif ini sama dengan makna leksikal.

9. Makna Konotatif

Pengertian makna konotatif adalah makna lain yang ditambahkan pada makna denotatif yang terdapat pada sebuah leksem.

Baca Juga :  Contoh Surat Kuasa [Passpor, Tanah, BPKB, Gaji & Dokumen Ijazah]

10. Semantik Istilah

Pengertian makna istilah adalah makna yang pasti, yang jelas, yang tidak meragukan meskipun tanpa konteks kalimat. Oleh karena itu, sering dikatakan bahwa istilah itu bebas konteks, sedangkan kata tidak bebas konteks. Namun yang perlu diingat bahwa sebuah istilah hanya dapat digunakan pada bidang-bidang keilmuan atau kegiatan tertentu.

11. Semantik Asosiatif

Pengertian semantik asosiatif adalah makna yang mempunyai sebuah leksem atau kata yang berkaitan dengan adanya hubungan kata itu dengan sesuatu yang terdapat diluar bahasa. Contoh makna asosiatif adalah kata merah berasosiasi dengan keberanian, kata “hitam” berasosiasi dengan kejahatan.

12. Makna Idiomatikal

Pengertian makna idiom adalah satuan ujaran yang memiliki makna tidak dapat “diramalkan” dari unsur-unsurnya, baik itu secara leksikal maupun juga secara gramatikal.

13. Semantik Peribahasa

Pengertian makna peribahasa adalah makna yang masih bisa ditelusuri atau dilacak dari makna unsur-unsurnya karena terdapat “asosiasi” antara makna asli dengan makna peribahasa.

14. Makna Kias

Pengertian makna kias adalah sebagai oposisi dari arti sebenarnya. Semua bentuk bahasa (baik kata, frase, ataupun kalimat) yang tidak merujuk pada arti sebenarnya (arti leksikal, arti konseptual, atau arti denotatif) yang disebut memiliki arti kiasan. Contoh makna kias adalah kata puteri malam yang bermakna bulan dan raja siang yang memiliki makna matahari.

apa itu semantik
Related posts: