Contoh Resensi Buku Non Fiksi [Lengkap]

Posted on

Pernahkah kalian mendengar apa itu resensi? Bagi kalian yang sedang belajar mengenai sastra dan bahasa Indonesia atau mungkin bagi kalian yang gemar membaca buku tentu sudah tak asing lagi dengan yang namanya resensi bukan. Menurut terjemahan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata resensi memiliki arti sebagai sebuah ulasan buku.

Kata resensi sendiri berasal dari bahasa Belanda yaitu “Resentie” serta dalam bahasa Latin kata resensi disebut dengan “Recensio” yang artinya yaitu adalah mengulas kembali. Sehingga dengan demikian bisa dikatakan bahwa resensi adalah sebuah kegiatan untuk mengulas kembali sebuah karya.

Baik itu karya yang berupa karya tulis, karya dua dimensi, muapun karya audio visual sekalipun. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa resensi merupakan cara mengulas kembali sebuah karya yang berdasarkan dengan sudut pandang seseorang selaku pihak yang menikmati sebuah karya tersebut. Namun disini saya akan membahas mengenai resensi sebuah buku. Berikut informasinya mengenai resensi buku.

Unsur Resensi Buku

@romadecade

Di dalam resensi sebuah buku ada beberapa unsur-unsur yang ada di dalamnya, yaitu seperti berikut ini :

1. Isi resensi

Isi resensi berisi tentang sinopsis, ulasan buku secara singkat, keunggulan serta kelemahan buku, rumusan kerangka buku, serta penggunaan bahasa yang ada di dalam buku tersebut

2. Penyusunan data

Di dalam penyusunan data ini terdapat judul buku, pengarang, penerbit, tahun terbit dan cetakannya, dimensi buku, serta harga buku

3. Judul resensi

Judul resensi harus mempunyai keterkaitan dengan isi resensi yang dibuat. Selain itu penulisan judul buku juga harus dibuat semenarik mungkin supaya menarik minat para pembaca

4. Penutup resensi

Di bagian penutup resensi ini biasanya berisikan tentang alasan mengapa resensi buku tersebut ditulis dan ingin ditujukan kepada siapa resensi ini dibuat

Baca Juga :  Ucapan Hari Lahir Pancasila dan Sejarahnya [+10Gambar]

Tujuan Resensi Buku

@kumpulan

Resensi buku ini juga dibuat dengan beberapa tujuan tertentu, yaitu seperti berikut ini :

1. Untuk membantu para pembaca dalam memberikan pertimbangan tentang kelayakan sebuah buku apakah layak untuk dibaca atau diterbitkan

2. Untuk menjawab kebingungan dan pertanyaaan-pertanyaan yang mungkin dipertanyakan oleh para pembaca mengenai sebuah buku

3. Untuk membicarakan serta mengulas lebih jauh tentang topik atau tema yang diangkat di dalam sebuah buku

4. Untuk memberikan pemahaman dan juga informasi kepada para pembaca tentang suatu buku yang sudah dinikmati sebelumnya. Atau bahasa gaulnya yaitu adalah “spoiler

Contoh Resensi Buku Non Fiksi

Nah berikut ini akan saya berikan beberapa contoh resensi buku non fiksi yang bisa kalian baca.

1. Buku non fiksi : Tips & Trik Jago Main Rubik

Tips & Trik Jago Main Rubik

Identitas Buku

Judul Buku Tips & Trik Jago Main Rubik
Penulis Buku Wicaksono Hadi
Penerbit Buku Gradien Mediatama
Cetakan 1, 2009
Tebal Buku 184 halaman

Sinopsis

Rubik adalah sebuah permainan puzzle mekanik yang berbentuk kubus yang memiliki 6 (enam) warna yang berbeda di tiap sisinya. Rubik ini ditemukan oleh seorang Profesor yang bernama Profesor Erno Rubik di tahun 1974. Yang mana Profesor Erno Rubik ini adalah seorang arsitek dan pemahat asal Hungaria.

Demam bermain rubik inipun mulai menjamur di seluruh dunia, tak memandang usia baik anak-anak maupun orang dewasa semua merasa ketagihan untuk bermain rubik ini. Yang mana sepertinya ada suatu hal yang memikat pada kubus kecil ini. Rubik memiliki konsep yang sederhana, elegan, tapi secara mengejutkan sangat susah untuk diselesaikan.

Baca Juga :  5 Manfaat Utama Berkurban Saat Idul Adha yang Perlu Kamu Ketahui

Karena makin banyak orang di dunia yang ketagihan bermain rubik, maka satu persatu kompetisi bermain rubik pun diadakan di beberapa negara. Dan puncaknya yaitu adalah di bulan Juni 1982 dimana untuk pertama kalinya diadakan Rubik’s Cube World Championship di Budapest.

Namun ketertarikan atau demam bermain rubik ini mulai luntur di tahun 1990an, dimana banyak orang yang sudah terlalu bosan untuk bermain rubik dan lebih tertarik pada kehadiran video game eklektronik yang booming di tahun 1990an.

Tapi kemudian di era 2000an seiring dengan kemunculan internet, demam rubik kembali menjangkit masyarakat di seluruh dunia. Dimana cara dan petunjuk untuk bermain rubik banyak ditemukan di internet sehingga banyak orang yang kembali kecanduan bermain rubik lagi. World Championship Rubik yang kedua pun akhirnya diselenggarakan di Kanada pada 2003.

Kelebihan Buku

Buku ini memiliki banyak sekali penjelasan yang menarik dan terperinci. Sealin itu juga ada indeks di dalamnya untuk kata-kata yang susah dipahami

Kekurangan Buku

Di dalam buku ini masih ada beberapa kata yang susah untuk dimengerti dan tidak terindeks di bagian indeks

 

2. Buku Non Fiksi : Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang

Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang

Identitas Buku

Judul Buku Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang
Pengarang Buku Andrias Harefa
Penerbit Buku PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit 2002
Halaman I-IX + 103 halaman

Sinopsis

Kegiatan menulis sering kali dihubungkan dengan bakat yang dimiliki oleh seseorang. Tapi tidak selamanya bakat bisa membuat kegiatan seperti menulis ini menjadi mudah dan selancar yang kita bayangkan. Para pakar bahkan mengatakan berulang kali mengenai menulis merupakan sebuah pelajaran dasar yang sudah kita dapatkan sejak kita berada di bangku sekolah dasar atau bahkan semenjak di taman kanak-kanak.

Baca Juga :  Perbedaan Antara Alkitab Dan Kitab Mormon

Dengan kata lain bisa dikatakan bahwa mengarang merupakan sebuah keterampilan saat Sekolah Dasar. Namun sering kali pada saat kita akan menuangkan ide-ide yang kita miliki ke dalam bentuk tulisan, kata “bakat” selalu dijadikan sebagai kambing hitam yang selalu disalahkan.

Mengarang memang bukanlah pekerjaan yang mudah, tapi mengarang juga bukan sebuah pekerjaan yang sulit untuk dilakukan. Apabila kita memiliki sebuah komitmen yang selalu dijaga serta dilaksanakan, maka proses dalam menulis maupun mengarang ini akan menjadi menjadi lebih mudah untuk dikerjakan.

Komitmen tersebut yaitu adalah sebuah janji yang kita buat pada diri kita sendiri bahwa aku akan menjadi seorang penulis yang hebat. Jadi menulis dan mengarang ini tak harus selalu berhubungan dengan bakat. Sebab bakat tidak lebih dari minat serat ambisi yang terus menerus dikembangkan.

Kelebihan Buku

Materi yang ada di dalam buku ini mampu memberikan semangat kepada para pembaca untuk bisa berkarya melalui tulisan dan karangan. Selain itu buku ini juga bisa memberikan ide-ide kreatif serta motivasi di dalam proses belajar menulis dan mengarang

Kekurangan Buku

Secara implisit buku ini ditulis dan dibuat dengan asal dan juga terkesan mempunyai harga yang mahal

Related posts: