Contoh Perbuatan Dosa Dalam Kristen

Posted on

Dosa merupakan salah satu hal yang pasti ditakuti oleh seluruh umat manusia. Di dalam ajaran manapun pasti dijelaskan tentang yang namanya dosa ini. Dosa merupakan sebuah perbuatan yang tidak baik dan tidak berkenan di mata Tuhan, dan bisa dikatakan sebagai sebuah perbuatan yang melanggar hukum Tuhan.

Di dalam ajaran Kristen pun kita juga mengenal dosa. Karena dosalah manusia pertama, yaitu Adam dan Hawa harus diusir dari taman Eden oleh Allah. Dan karena dosalah hubungan antara Allah dan manusia menjadi jauh.

Tapi kemudian karena begitu besar besar kasih Allah akan dunia ini, maka kemudian Ia mengorbankan anak-Nya yang tunggal yaitu Yesus Kristus untuk datang ke dunia dan menyelamatkan orang berdosa dari upah dosa yaitu maut. Yang mana di dalam ajaran Kristen kita tidak mengenal toleransi pada dosa, yang namanya dosa ya tetap saja dosa. Baik itu dosa yang kecil maupun dosa yang besar, semua dosa sama di hadapan Tuhan dan semua dosa harus mendapatkan hukuman yaitu maut.

Namun karena Tuhan Yesus telah mengorbankan diri-Nya di atas kayu salib untuk menebus dosa kita semua maka kita bisa terbebas dari seluruh belenggu dosa yang ada di dalam diri kita dan kita bisa bertobat serta minta ampun kepada Tuhan jika kita telah berbuat dosa. Sebab Allah kita adalah Allah yang pengasih maka siapa saja yang berbuat dosa dan ia memohon ampun dan bertobat kepada Tuhan maka ia akan di ampuni.

Perbuatan Dosa Yang Tertulis Di Alkitab

@tio72

Perbuatan-perbuatan tentang dosa ini juga telah dijelaskan di dalam Alkitab oleh Allah, salah satunya yaitu adalah tentang Kesepuluh Firman atau Kesepuluh Hukum Allah yang tertulis di dalam kitab Keluaran 20 : 1 – 17 yang berbunyi :

Lalu Allah mengucapkan segala firman ini “Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. Jangan membunuh. Jangan berzinah. Jangan mencuri. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.”

Dari kesepuluh hukum atau perintah Tuhan tersebut sudah jelas bahwa kita harus menaati perintah atau hukum tersebut dan tidak boleh melanggarnya. Yang mana kita tidak boleh mencuri, tidak boleh memiliki iri hati kepada sesama, kita tidak boleh berbohong, kita tidak boleh menyembah allah lain selain Allah, kita tidak boleh membunuh, kita tidak boleh melakukan zinah, serta kita juga harus menghormati ayah dan ibu kita, sebab orang tua merupakan wakil Allah yang ada di bumi bagi para anak-anak percaya.

Baca Juga :  Renungan Harian Mutiara Iman Katolik

Selain itu juga dijelaskan bahwa di dalam Alkitab juga masih banyak lagi rupa-rupa dosa, diantaranya yaitu seperti :

1. Khawatir

@menshealth

Khawatir atau takut mengenai hari esok merupakan sebuah perbuatan dosa. Sebab jika kita merasa takut dan khawatir dalam menghadapi hari esok dan akan apa saja, hal ini berarti bahwa kita tidak percaya kepada Tuhan.

Sebab Tuhan yang berfirman bahwa Ia tidak akan meninggalkan anak-Nya sendirian, dan Ia yang akan membantu anak-Nya berperang menghadapi segala ancaman yang ada di dalam hidup. Tuhan mau supaya kita tetap menaruh iman kita kepada-Nya dan percaya sepenuhnya kepada-Nya.

2. Serakah

@jambi.tribunnews

Tuhan juga tidak suka kepada orang yang serakah. Sebab bukankah Tuhan Yesus telah mengajarkan kepada kita untuk selalu mengucap syukur dalam segala hal. Keserakahan hanya akan membawa kita menuju ke dalam dosa yaitu berusaha untuk mencukupi diri sendiri tanpa memperdulikan orang lain maupun Tuhan. Tuhan sangat membenci orang yang serakah.

3. Pendendam

@tandaseru

Perbuatan lain yang tidak berkenan di hati Tuhan yaitu adalah dendam. Tuhan sangat membenci orang yang pendendam. Sebab Tuhan telah mengajarkan kasih kepada kita semua, dan Ia mengajarkan untuk kita supaya mengasihi orang lain sesama manusia kita tanpa terkecuali dan tanpa pilih-pilih.

Sebab Tuhan Allah kita yang telah lebih dahulu mengasihi kita umat manusia di dunia ini. Jadi jika sedang marah atau mungkin disakiti oleh orang lain maka kita harus belajar untuk bisa mengampuni dan kita harus belajar untuk tidak menyimpan dendam di dalam hati kita. Sebab hati yang menyimpan dendam di dalamnya tidak akan pernah mendapatkan Roh Kudus.

Baca Juga :  7 Tips Menabung Efektif Untuk Pelajar, Mahasiswa dan Umum

4. Kemalasan

@medium

Tuhan juga membenci yang namanya kemalasan. Sebab kemalasan ini akan bisa membuat seseorang untuk melakukan segala sesuatu dengan secepat mungkin untuk memperoleh apa yang ia inginkan. Padahal sebenarnya yang dilakukannya ini merupakan sebuah cara yang tidak benar dan tidak berkenan di hadapan Tuhan.

Sebab Tuhan ingin anak-anak-Nya untuk selalu mengalami yang namanya proses, artinya Tuhan ingin anak-Nya untuk mengambil proses dalam setiap musim hidupnya bersama dengan-Nya.

5. Kemarahan

@medicalnewstoday

Tuhan juga tidak menyukai yang namanya kemarahan atau amarah. Sebab kemarahan bisa menyebabkan manusia jatuh ke dalam dosa lainnya. Misalnya bisa saja seseorang melakukan pembunuhan atau menaruh dendam pada sesamanya karena kemarahan yang tak kunjung selesai. Dan hal inilah yang sangat di benci oleh Tuhan.

Jadi setiap kalian merasa marah terhadap seseorang maka sebaiknya ingatlah akan firman Tuhan dan kendalikan diri kalian sendiri supaya kemarahan kalian tidak mendatangkan murka Tuhan.

Related posts: