Contoh Makalah Mahasiswa Bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar

Contoh makalah yang baik adalah makalah yang terdiri dari susunan dan struktur makalah yang berurutan. Tak hanya itu, isi dan topik yang berkesinambungan dan sesuai dapat menjadi salah satu nilai plus sebuah makalah yang dibuat. Jika kamu membutuhkan referensi contoh makalah dan contoh proposal yang baik, maka disini tempatnya.

Makalah berisi pembahasan sebuah topik tertentu dengan kajian pembahasan si penulis yang bisa di sertai sebuah penelitian di lapangan maupun tidak. Biasanya makalah ini merupakan tugas yang paling banyak dikerjakan oleh siswa dan mahasiswa perguruan tinggi.

Tips Membuat Makalah

contoh makalah lengkap edisi 2019

Sebelum kamu membuat makalah yang bagus sesuai topik yang kamu pilih, kamu perlu memahami struktur, susunan, atau kerangka makalah yang akan dibuat. Susunan yang baik adalah :

  1. Judul
  2. Kata Pengantar
  3. Daftar Isi
  4. Pembukaan
  5. Isi dan Pembahasan
  6. Kesimpulan
  7. Penutup
  8. Daftar pustaka (jika ada)
  9. Daftar Lampiran

Contoh Makalah Yang Benar

Makalah bisa diketahui ciri – cirinya berdasarkan isi pembahasan makalah tersebut. Di sini kamu juga bisa membedakan contoh makalah yang benar dan berbobot atau tidak berdasarkan isinya. Sebelum kamu membuat makalah yang benar – benar bagus kamu patut mengetahui hal – hal berikut ini :

  1. Makalah bisa berisi kajian literatur atau pun sebuah bentuk laporan dari hasil kegiatan di lapangan contohnya study tour, kunjungan kerja, dan lainnya.
  2. Makalah juga bisa berisi presentasi penulisnya yang berupa uji demonstrasi dari sebuah teori permasalahan yang ingin di bahas. Kemudian hal tersebut dikaji dengan menerapkan langkah prosedur seperti penelitian di lapangan, pembahasan, praktek, dan lainnya.
  3. Cara pemakalah atau penulis menyampaikan isi makalah akan terlihat pada isi pembahasan yang ia buat. Kemampuan seorang penulis makalah akan terlihat dari informasi yang ia sampaikan baik berupa teori maupun pembahasan dalam makalah yang dibuat.
  4. Makalah disusun berdasarkan sistematika yang baik seperti menggunakan kerangka yang berurutan dan mesti lengkap jangan sampai terlewatkan satu hal pun. Seperti pemakaian kata pengantar, daftar isi dan lainnya.

Untuk itu, menyusun makalah bukan tak sembarangan, namun perlu memperhatikan juga tata bahasa, penggunaan EYD yang baik, bahasa baku dan bahasa yang menarik. Supaya makalah yang dibuat memiliki nilai yang baik di mata pembaca maupun pengujinya.

Selain ciri – ciri yang bisa dilihat, contoh makalah yang benar juga dapat dibedakan menjadi 3 macam. Antara lain :

Makalah Induktif. Makalah jenis ini dibuat berdasarkan data empiris hasil dari penelitian di lapangan. Data dan informasi hasil penelitian tentunya juga harus relevan dengan topik atau bahasan yang dibicarakan. Makalah induktif juga bisa diartikan sebagai hasil dari pola induksi yang diterapkan. Yaitu makalah diawali dengan hal bersifat khusus kemudian pada pembahasan dan kesimpulannya menjadi hal yang bersifat umum.

Makalah Deduktif. Pada makalah jenis ini dikaji berdasarkan data atau literatur yang sudah ada. Makalah jenis ini yang sering dibuat oleh pemakalah yang tidak perlu repot – repot melakukan penelitian. Dengan hanya membandingkan literatur yang sudah ada, data dan informasi di olah dan dikaji sesuai dengan topik bahasan. Makalah ini juga disebut dengan makalah pola deduksi, yaitu pembahasan dari umum ke khusus.

Makalah Campuran. Makalah campuran merupakan penggabungan dari kedua makalah jenis induktif dan deduktif. Yaitu selain menggunakan data literatur yang ada, pemakalah juga melakukan penelitian untuk menghasilkan data empiris yang akan dikaji. Tujuannya untuk membandingkan, ataupun menyampaikan fakta di lapangan. Pola yang dibuat adalah, umum – khusus – umum yaitu pertama – tama menjelaskan teori berdasarkan literatur yang ada, lalu pembahasan berdasarkan hasil penelitian, dan mengembalikan topik pada bahasan yang umum. Makalah jenis ini biasanya ada pada makalah atau karya tulis ilmiah, dengan pola tersebut juga biasa digunakan orang untuk menyusun sebuah skripsi.

Setelah kamu mengetahui ciri – ciri dan jenisnya, kamu harus menyiapkan format pengaturan kertas. Bagi kamu yang belum mengetahui format penulisan makalah yang benar, maka perlu memperhatikan hal di bawah ini, supaya makalah yang dibuat sudah sesuai disebut makalah dengan kriteria makalah yang baik.

  • Makalah diketik atau ditulis dalam jenis kertas A4
  • Jenis huruf yang dipilih adalah Times New Roman (standar baku yang umum)
  • Ukuran huruf sebaiknya menggunakan size 12
  • Jarak spasi sebaiknya menggunakan 1,5
  • Margin atau ukuran batas kertas, Kanan : 3 cm, dan Kiri : 4 cm, sementara bagian  Atas : 4 cm, Bawah : 3 cm

Jika kamu sudah memperhatikan dan menyiapkan hal diatas, maka hal selanjutnya adalah tahap penulisan makalah yang bisa kamu mulai. Kamu mungkin perlu mengambil contoh makalah yang benar yang bisa menginspirasi kamu membuat makalah yang baik. Contoh yang disediakan lengkap dari cover makalah, kata pengantar, daftar isi, pembukaan, isi, kesimpulan, dan penutup.

Contoh Cover Makalah

Cover makalah adalah lembar pertama yang harus kamu buat. Cover makalah sebisa mungkin harus terlihat menarik dan rapi. Karena penampilan mewakili isinya, maka membuat cover makalah juga tidak terbilang asal. Salah satu yang harus di perhatikan adalah apa saja yang boleh disisipkan pada cover ini.

Cover makalah mencakup judul, pengarang, tujuan makalah dibuat, logo almamater atau sekolah, dan tentu alamatnya. Jangan sampai informasi ini kamu lewatkan, karena siapa tahu makalah kamu nyampe di perpustakaan, dan pembaca akan tahu informasi lengkap si pembuat makalah dan darimana makalah itu berasal. Karena cover mewakili isi makalah, maka sebenarnya menentukan topik makalah yang menarik sangat di sarankan, supaya ketika judul topik menarik saat dibaca pada cover depan akan menarik pembaca untuk membaca isinya.

Apa saja yang dicantumkan pada cover makalah, diantaranya sebagai berikut :

  • Judul makalah
  • Tujuan dibuatnya makalah (opsional)
  • Logo sekolah/kampus/universitas.
  • Data lengkap penulis (Nama lengkap beserta NIS/NIM)
  • Fakultas Kampus atau Sekolah
  • Tahun pembuatan makalah

Untuk judul makalah sebaiknya menggunakan ukuran font 14 sedikit lebih besar dari tujuan, data lengkap dan lainnya yang ukurannya 12 font. Perlu diingat ketika membuat cover makalah ini harus memperhatikan margin rata kiri dan kanan serta atas dan bawah harus sesuai dan sama tidak seperti pengetikan isi pembahasan.  Perhatikan contoh cover makalah di bawah ini :

contoh makalah mahasiwa berbentuk pdf

Contoh Kata Pengantar Makalah

Kata pengantar dibuat setelah cover, dan tidak boleh dilewatkan begitu saja sebagai suatu kesatuan rangkaian makalah yang tak boleh dianggap sepele. Biasanya kata pengantar ini berisi ucapan terima kasih si penulis kepada siapa saja yang telah membantu tersusunnya makalahnya. Selain itu dipaparkan secara sekilas mengenai gambaran isi makalah dan harapan saran kritik yang membangun dari si penulis kepada para pembacanya. Contoh kata pengantar makalah umumnya sebagai berikut :

contoh kata pengantar makalah

  • Paragraf pertama, di isi ucapan terima kasih kepada Tuhan dan semua pihak yang telah berperan dan membantu penyusunan makalah.
  • Paragraf kedua berisi judul makalah dan gambaran umum isi dari makalah yang telah disusun berikut alasan penulisan makalah.
  • Paragraf penutup berisi harapan kritik dan saran.

Nampaknya isi yang sering disisipkan pada kata pengantar di atas seperti sudah menjadi standar baku sebuah kata pengantar. Namun, sebenarnya isi kata pengantar bisa dikatakan bebas dan tergantung si penulis. Secara umum, kata pengantar adalah ucapan terima kasih dan ungkapan kesan si penulis atas makalah yang telah selesai atau rampung dibuat. Kamu bisa simak contoh kata pengantar berikut ini :

Kata Pengantar

Segala puji bagi Tuhan Yang Agung, Allah SWT, yang mempunyai karunia dan membagi ilmu-Nya yang sangat luas untuk kita semua. Atas kemudahan dari-Nya, maka penulis bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik dengan rasa bangga.

Makalah yang disusun ini berjudul “Dampak Global Warming di Tahun 2019,” yaitu sebagai salah satu tugas untuk memenuhi kriteria ujian akhir atau UAS Bahasa Indonesia di semester genap ini. Adapun gambaran isinya seperti masalah, penyebab, dampak dan penanggulangan dari Global Warming telah diuraikan secara jelas pada makalah ini.

Penulis tentu tahu jika makalah ini mungkin saja terdapat kekurangan dan kesalahan kata atau data informasi yang tidak disengaja. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat membantu kedepannya dari para pembaca maupun guru-guru kami. Kami ucapkan terima kasih.

Contoh Daftar Isi Makalah

Contoh Makalah Mahasiswa Bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar 1

Pentingnya membuat daftar isi adalah supaya pembaca makalah kamu dapat mengetahui isi makalah yang dibuat secara garis besarnya. Daftar isi ini berupa informasi tentang halaman setiap bab isi dari makalah yang dibuat. Hal ini akan mempermudah pembaca dalam mencari informasi dimana halaman topik yang ingin dibaca.

Tak hanya makalah setiap buku dan karya tulis apapun seakan wajib memuat daftar isi yang begitu penting. Membuat daftar isi haruslah memuat semua poin – poin yang dibahas dalam makalah yang dibuat. Contoh daftar isi makalah :

Daftar Isi

HALAMAN JUDUl                                                                          i
KATA PENGANTAR                                                             ii
DAFTAR ISI                                                                                    iii

BAB I PENDAHULUAN                                                                1

  1. Latar Belakang 2
  2. Rumusan Masalah 2
  3. Tujuan Penulisan 3
  4. Manfaat Penulisan 3

BAB II PEMBAHASAN                                                                 4

  1. Pengertian Global Warming  4
  2. Penyebab Global Warming 6
  3. Dampak Global Warming 15
  4. Contoh Kasus Global Warming 16
  5. Cara Mengatasi Global Warming 20
  6. Upaya Pencegahan Global Warming 25

BAB III PENUTUP                                                                         26

  1. Kesimpulan  27
  2. Saran 28

DAFTAR PUSTAKA                                                             29

Khusus untuk daftar isi, kamu perlu belajar membuat daftar isi yang rapi dan informatif. Pasalnya, banyak yang mengalami kesulitan ketika harus mengisi titik – titik secara manual. Untuk itu, kamu bisa mencoba mencari di google bagaimana cara membuatnya dengan benar.

Contoh Pendahuluan Makalah

Masuk pada bab pendahuluan, gambaran umum yang harus dimasukkan pada bab ini adalah meliputi latar belakang, rumusan masalah, maksud dan tujuan.

  1. Latar belakang

Latar belakang adalah alasan kamu memilih topik permasalahan pada makalah yang akan dibuat. Latar belakang ditulis menarik yang berisi sebab – sebab penulis atau pemakalah memilih tema makalah tersebut. Penulisannya harus menggunakan sistem piramida terbalik, yaitu kalimat umum – khusus.

  1. Rumusan masalah

Rumusan masalah berisi tentang masalah apa saja yang akan di bahas dalam bab pembahasan pada makalah. Rumusan ini ditulis berupa beberapa pertanyaan singkat dan secara garis besar mengangkat topik yang sedang dibahas.

  1. Maksud dan Tujuan

Sesuai dengan judulnya, maksud dan tujuan berisi tentang apa maksud dan tujuan penulisan makalah yang akan kamu buat. Biasanya dijabarkan secara singkat dan padat.

Perlu diingat, bab pendahuluan bukanlah kata pengantar. Tidak diisi hal – hal yang berkaitan dengan penulis. Namun semata – mata adalah dasar penelitian atau tujuan pembuatan makalah yang akan dibuat. Untuk itu kamu perlu memperhatikan contoh pendahuluan makalah berikut ini :

Bab 1

Pendahuluan

  1. Latar Belakang Masalah

Dampak global waming pada masa kini sudah sampai pada tahap mengkhawatirkan, polusi dan efek rumah kaca yang menggila terutama di kota – kota besar terjadi dimana – mana di dunia. Polusi dan sampah tidak hanya tidak terkendali di daratan saja, namun sudah mencapai lautan. Sebagai faktanya, sampah di lautan jauh lebih banyak dan sulit ditanggulangi. Parahnya lagi, Indonesia merupakan salah satu penyokong sampah plastik terbesar di lautan. Bukan sebuah kebanggaan. Untuk itulah, berangkat dari permasalahan sampah lautan yang tidak terkontrol, kami membuat makalah dengan judul “Cara Menanggulangi Sampah Lautan Yang Tidak Terkendali Di Indonesia.” Pada makalah ini akan berisi data literatur yang dihimpun mengenai sampah lautan yang mengkhawatirkan berikut apa saja dampaknya bagi kehidupan umat manusia. Khususnya di Indonesia. Pada bab isi akan dikemukakan bagaimana solusi dan cara mengatasi sampah lautan di berbagai perairan atau lautan yang ada di Indonesia serta mencari langkah yang tepat mengatasi hal tersebut dan menjabarkan apa saja program pemerintah yang ikut memberikan solusi pada kasus ini.

  1. Rumusan Masalah
    1. Apa dampak sampah lautan bagi kehidupan laut seperti ekosistem dan hewan laut di Indonesia?
    2. Apa solusi yang tepat untuk menanggulangi sampah lautan di Indonesia?
    3. Apa program pemerintah dalam menanggulangi sampah lautan di Indonesia?
    4. Apa dampak sampah lautan yang sudah mencemari laut bagi kehidupan manusia?
  2. Maksud dan Tujuan

Selain demi memenuhi tugas Bahasa Indonesia pada Ujian akhir semester ini, makalah ini murni dibuat dengan maksud menyampaikan pesan pada pembacanya, supaya menyadari pentingnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Serta memberi pemahaman bahwa dampak sampah yang tidak terkendali dapat mencemari lingkungan sekitar dan mengakibatkan banyak masalah kesehatan serta polusi. Tak hanya itu, pentingnya menjaga ekosistem kelautan juga perlu ditanamkan pada setiap orang, bahwa laut juga harus dijaga dari sampah plastik.

Contoh Pembahasan Makalah

Pada bab pembahasan atau yang di sebut isi ini adalah inti dari makalah. Semua permasalahan yang dijabarkan akan dijawab pada bagian ini. Pembahasan topik bisa mengambil dari data literatur yang sudah ada maupun dari hasil penelitian yang menghasilkan bukti dan data empiris.

Lihat : Ucapan Selamat Tidur Kekinian Lucu Islami dan Romantis Cocok Buat Pacar

Sebelumnya, kamu harus menjelaskan teori dari topik permasalahan terlebih dahulu, di lanjut metode penelitian (jika ada), objek penelitian lalu pembahasan dan pengkajian hasil laporan penelitian dari lapangan yang telah selesai dibuat.

Pembuat makalah harus menyajikan data ilmiah baik bersifat kualitatif maupun kuantitatif seperti. Data hasil penelitian dapat dibuat dalam bentuk tabel, grafik ataupun diagram. Perlu di ingat untuk selalu hati – hati dengan asumsi atau opini pribadi yang bersifat subyektif. Yaitu mengasumsikan data berdasarkan pandangan penulis saja.

Jika kamu cukup mengambil data literatur yang sudah ada, maka pembahasan sesimpel kamu membahas apa yang menjadi rumusan permasalahan lalu di kaji berdasarkan sumber literatur yang sudah tersedia berdasarkan referensi yang ada.

Contoh Pembahasan Makalah :

Bab 2

Pembahasan

Saat ini ada 1,15 hingga 2,41 juta metrik ton plastik memasuki lautan setiap tahunnya. Plastik yang umumnya tidak bisa hancur di laut, dapat mengapung bertahun – tahun lamanya. Sampah – sampah tersebut bertahan di permukaan laut saat membuat jalan lepas pantai, diangkut dengan arus konvergen dan akhirnya terakumulasi di lautan.

Setelah plastik ini memasuki tengah laut, sampah tersebut tidak mungkin meninggalkan daerah itu sampai terdegradasi menjadi mikroplastik yang lebih kecil di bawah pengaruh matahari, gelombang, dan kehidupan laut. Semakin banyak plastik dibuang ke lingkungan laut, konsentrasi mikroplastik lautan hanya akan terus meningkat.

Dampak Sampah Laut Bagi Kehidupan Laut

Puing-puing laut mengambang sering terakumulasi di daerah tertentu karena pola angin dan arus yang dikenal sebagai pilin. Lima petak terbesar di lautan adalah Pesisir Pasifik Utara, Pesisir Pasifik Selatan, Atlantik Utara,Atlantik Selatan, dan Pesisir Samudra Hindia. Pesisir Pasifik Utara telah menerima banyak perhatian sebagai ‘Great Pacific Garbage Patch’, tetapi sampah mengambang terakumulasi di semua petak utama serta di banyak petak kecil di seluruh dunia. Burung laut, kura-kura, mamalia laut, dan ikan bisa mengira sampah mengambang sebagai makanan; jika tertelan, dapat mencekik mereka atau memblokir sistem pencernaan mereka. Puing-puing besar, seperti alat tangkap tua dan jaring, dapat membunuh hewan dengan cara mencekik atau mencegah mereka melakukan aktivitas vital seperti berenang atau menyelam. Sampah plastik yang lebih kecil dari 5mm (mikroplastik) menimbulkan ancaman tambahan karena ia menyerap bahan kimia beracun, termasuk DDT dan PCB, yang dapat menyebabkan kanker, melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat hewan lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi lainnya. Lebih dari 260 spesies diketahui telah tertelan atau terjerat oleh puing-puing plastik (STAP 2011). Dari 120 spesies mamalia laut yang tercantum dalam Daftar Merah IUCN, 54% diketahui telah tertelan atau terjerat dalam puing-puing plastik (STAP 2011). DAMPAK PADA KESEHATAN MANUSIA Menelan sampah plastik dan akibatnya racun yang teradsorpsi di permukaannya dapat mentransfer bahan kimia berbahaya melalui jaring makanan ke spesies yang dimakan manusia; ini bisa termasuk molekul yang diketahui meningkatkan risiko cacat lahir dan kanker. Pembuangan jarum suntik yang ceroboh atau melanggar hukum dan produk limbah medis lainnya dapat menyebarkan penyakit dan menimbulkan risiko bagi pengunjung pantai.

Contoh Penutup Makalah

Pada bab terakhir ini biasanya berisi kesimpulan secara garis besar apa yang telah dipaparkan atau dijelaskan pada bab pembahasan. Kesimpulan bisa berbentuk hipotesa awal yang hasilnya bisa berbeda. Namun yang lebih penting, pada bab kesimpulan, haruslah menjawab permasalahan pada topik yang dibahas.

Pada bagian ini juga kamu sebagai penulis bisa menyisipkan opini kamu mengenai permasalahan topik yang di bahas. Hal tersebut bisa berupa saran maupun kritik berdasarkan fakta atau data yang telah disajikan sebelumnya. Jika makalah berisi penelitian, maka pada bab ini hasilnya harus di ulas apakah hasil penelitian itu bermanfaat atau tidak. Semua dijawab oleh penulis pada kesimpulan tersebut.

Contoh penutup makalah ke1

Bab 3

Penutup

Puing-puing laut mengurangi nilai ekonomi dan produktivitas daerah pesisir, khususnya di industri pariwisata, rekreasi, dan makanan laut, dan menciptakan biaya tambahan. Massa plastik di lautan diperkirakan sekitar 80.000 ton, yang 4-16 kali lebih banyak dari perhitungan sebelumnya. Bobot ini juga setara dengan 500 Jumbo Jets. 4 hingga 16 kali lebih banyak plastik di Patch Pasifik Besar daripada yang diperkirakan sebelumnya.Upaya pemerintah telah dirasa maksimal dalam rangka menanggulangi sampah plastik di lautan melalui program tidak menggunakan kantong plastik saat berbelanja. Dengan meminimalisir penggunaan sampah plastik, dapat mengecilkan resiko menumpuknya sampah plastik di lautan juga. Selain itu dibutuhkan kesadaran masyarakat juga untuk memulai program pengurangan sampah plastik ini. Dimulai dari hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak menggunakan kantong plastik dan sebagainya.

Contoh 2

Contoh Makalah Penelitian

Makalah penelitian dibuat untuk meneliti suatu topik permasalahan dengan merujuk pada data literatur yang sudah ada dan dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan di lapangan.

Contoh makalah penelitian yang baik seperti di bawah ini :

“DAMPAK SAMPAH PLASTIK BAGI KEHIDUPAN LAUT DAN CARA MENGATASINYA”

Kata Pengantar Terima kasih kami panjatkan sebagai rasa syukur kami atas kemudahan-Nya kami dapat menyelesaikan makalah penelitian kami dengan rasa bangga. Tak lupa kami menyampaikan terima kasih kami kepada teman – teman yang telah membantu memberikan inspirasi dan idenya untuk menyusun makalah ini hingga sempurna.

Makalah penelitian yang diberi judul “DAMPAK SAMPAH PLASTIK BAGI KEHIDUPAN LAUT DAN CARAMENGATASINYA” ini, akan membahas informasi, sebab dan cara penanggulangan sampah plastik yang sudah tidak terkendali di lautan. Makalah penelitian ini juga ditujukan sebagai salah satu syarat nilai mata kulian Cross Cultural Understanding pada Ujian Akhir Semester ini.

Kami berharap dengan adanya makalah ini, pembaca merasakan manfaat berupa wawasan dan pengetahuan yang bertambah. Makalah yang tak luput dari kesalahan ini mohon kiranya bisa dimaklumi dan dikoreksi lebih baik.  Kritik dan saran terbuka, sangat kami harapkan demi perbaikan tugas di masa mendatang.

Bab 1

Pendahuluan

Latar Belakang Masalah

Dampak global waming pada masa kini sudah sampai pada tahap mengkhawatirkan, polusi dan efek rumah kaca yang menggila terutama di kota – kota besar terjadi dimana – mana di dunia. Polusi dan sampah tidak hanya tidak terkendali di daratan saja, namun sudah mencapai lautan. Sebagai faktanya, sampah di lautan jauh lebih banyak dan sulit ditanggulangi. Parahnya lagi, Indonesia merupakan salah satu penyokong sampah plastik terbesar di lautan. Bukan sebuah kebanggaan. Untuk itulah, berangkat dari permasalahan sampah lautan yang tidak terkontrol, kami membuat makalah dengan judul “Cara Menanggulangi Sampah Lautan Yang Tidak Terkendali Di Indonesia.” Pada makalah ini akan berisi data literatur yang dihimpun mengenai sampah lautan yang mengkhawatirkan berikut apa saja dampaknya bagi kehidupan umat manusia. Khususnya di Indonesia. Pada bab isi akan dikemukakan bagaimana solusi dan cara mengatasi sampah lautan di berbagai perairan atau lautan yang ada di Indonesia serta mencari langkah yang tepat mengatasi hal tersebut dan menjabarkan apa saja program pemerintah yang ikut memberikan solusi pada kasus ini.

Rumusan Masalah

  1. Apa dampak sampah lautan bagi kehidupan laut seperti ekosistem dan hewan laut di Indonesia?
  2. Apa solusi yang tepat untuk menanggulangi sampah lautan di Indonesia?
  3. Apa program pemerintah dalam menanggulangi sampah lautan di Indonesia?
  4. Apa dampak sampah lautan yang sudah mencemari laut bagi kehidupan manusia?

Maksud dan Tujuan Penelitian

Selain demi memenuhi tugas Bahasa Indonesia pada Ujian akhir semester ini, makalah ini murni dibuat dengan maksud menyampaikan pesan pada pembacanya, supaya menyadari pentingnya kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Serta memberi pemahaman bahwa dampak sampah yang tidak terkendali dapat mencemari lingkungan sekitar dan mengakibatkan banyak masalah kesehatan serta polusi. Tak hanya itu, pentingnya menjaga ekosistem kelautan juga perlu ditanamkan pada setiap orang, bahwa laut juga harus dijaga dari sampah plastik.

Bab 2

Pembahasan

Pada saat pengambilan sampel ada lebih dari 1,8 triliun keping plastik di lautan yang beratnya diperkirakan 80.000 ton. Angka-angka ini jauh lebih tinggi dari perhitungan sebelumnya. Plastik semakin menjadi zat di mana-mana di laut. Karena ukuran dan warnanya, hewan membingungkan plastik untuk makanan, menyebabkan kekurangan gizi; itu menimbulkan risiko keterikatan dan mengancam perilaku, kesehatan, dan keberadaan mereka secara keseluruhan. 84% sampel mengandung bahan kimia beracun secara berlebihan Penelitian telah menunjukkan bahwa sekitar 700 spesies telah menemukan puing-puing laut, dan 92% dari interaksi ini adalah dengan plastik. 17% dari spesies yang terkena dampak plastik ada dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah IUCN (International Union for Conservation of Nature). Sampah plastik di lautan ini 180x lebih banyak plastik daripada makanan di permukaan lau Mengambang di permukaan Great Pacific sampah plastik adalah 180x lebih banyak daripada kehidupan laut itu sendiri. Hewan-hewan yang bermigrasi melalui atau menghuni daerah ini kemudian kemungkinan mengkonsumsi plastik di lautan. Misalnya, penyu yang ditangkap di perikanan yang beroperasi di dalam dan sekitar lautan dapat memiliki hingga 74% (berdasarkan berat kering) dari makanan mereka yang terdiri dari plastik laut. Anak ayam elang Laysan dari Kure Atoll dan Pulau Oahu memiliki sekitar 45% dari massa basah mereka yang terdiri dari plastik dari permukaan perairan laut. Karena 84% dari plastik ini ditemukan memiliki setidaknya satu Persisten Bio-akumulatif Beracun Persisten Bio-akumulatif (PBT) kimia, hewan yang memakan puing-puing ini karenanya menelan bahan kimia yang melekat pada plastik. Selain itu jaring ikan merupakan 46% dari massa dalam GPGP dan mereka bisa berbahaya bagi hewan yang berenang atau bertabrakan dengan mereka dan tidak dapat mengekstraksi diri mereka dari jaring. Interaksi dengan jaring-jaring yang dibuang ini, juga dikenal sebagai jaring hantu, jaring hantu, sering mengakibatkan kematian kehidupan laut yang terlibat.

Secara garis besar contoh makalah penelitian di atas menggambarkan perbedaan dari makalah yang bersumber dari data literatur maupun dari penelitian objektif yang dilakukan di lapangan. Tentunya penelitian ini harus dibuktikan dengan sampel dan fakta data yang dihimpun ke dalam makalah tersebut.