Contoh Gerak Endonom, Esionom, dan Higroskopis Serta Penjelasannya

Posted on

Seperti yang kalian semua ketahui bahwa setiap makhluk hidup yang hidup pasti melakukan gerakan. Sebab hal ini juga menandakan jika makhluk tersebut masih memiliki tenaga atau masih mempunyai kekuatan untuk bisa bergerak. Hal ini tak hanya berlaku bagi manusia saja maupun bagi hewan saja, namun juga berlaku juga bagi tumbuh – tumbuhan.

Ya tumbuh – tumbuhan ini juga melakukan gerakan seperti yang di lakukan oleh manusia dan hewan maupun juga makhluk hidup atau organisme lainnya. Gerakan yang di lakukan oleh tumbuhan ini merupakan sebuah resapan yang terjadi terhadap suatu rangsangan baik itu rangsangan yang berasal dari dalam maupun dari luar.

Oleh karen itulah maka timbul sebuah gerak pada tumbuh – tumbuhan yang terjadi ini menjadi sebuah bukti dari adanya iritabilitas. Macam sumber rangsangan yang bisa menjadi sebuah pemicu gerak pada tumbuhan ini sendiri bisa berasal dari adanya cahaya, dari sentuhan, dari kinera, dari gravitasi, maupun juga dari suhu udara.

Arah gerak yang di miliki oleh tumbuhan tersebut pun juga berbeda – beda, ada yang arah geraknya mempunyai sifat untuk mendekati dan ada juga yang arah geraknya bersifat untuk menjauh dari sumber rangsangan tersebut.

Macam – Macam Gerak Pada Tumbuhan

Gerak pada tumbuh – tumbuhan ini juga dibagi menjadi 3 ( tiga ) macam. Yaitu adalah gerak endonom, gerak esionom, dan gerak higroskopis. Yang mana ketiga gerak yang ada pada tumbuhan ini mempunyai karakteristik sendiri – sendiri dan sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya. Lalu tahukah kalian semua pengertian atau definisi dari masing – masing gerak tumbuhan ini?

Baca Juga :  Pengertian dan Sejarah Anatomi

Nah bagi kalian semua yang masih belum tahu dan belum mengerti tentang ketiga jenis gerak yang terjadi pada tumbuhan, berikut ini akan saya berikan penjelasn atau sedikit materi tentang gerak yang terjadi pada tumbuh – tumbuhan. Berikut penjelasannya.

1. Gerak Endonom

@ebiologi.net

Gerak tumbuh – tumbuhan yang pertama yaitu adalah gerak endonom. Gerak endonom ini biasa disebut juga dengan gerak autonom yang merupakan sebuah gerak pertumbuhan yang terjadi pada bagian daun dan juga merupakan sebuah gerak rotasi sitoplasma yang terjadi pada bagian sel – sel daun Hydrilila verticillata yang bisa di ketahui dari gerakan sirkulasi klorofil yang terdapat di dalam sel.

Gerakan ini terjadi dengan spontan dan juga tidak di ketahui apa yang menjadi penyebabnya, atau dengan kata lain gerakan tersbeut tidak memerlukan adanya rangsangan dari luar. Berikut ini yang merupakan contoh dari gerak endonom ini :

  • Pecahnya kulit buah lamtoro
  • Pecahnya kulit buah turi
  • Pecahnya kulit buah kapuk
  • Membuka nya gigi peristom pada sporangium lumut
  • Membuka nya sel anulus pada sporangium tumbuhan paku

2. Gerak Esionom

@dietndetox.blogspot

Gerak tumbuhan yang kedua yaitu adalah gerak esionom. Gerak esionom ini adalah gerak tumbuhan yang di sebabkan oleh adanya rangsangan yang berasal dari lingkungan sekitar. Berdasarkan dengan jenisnya, maka gerak esionom ini dibagi menjadi 3 bagian, yaitu seperti berikut ini.

1. Gerak Topisme

Gerak topisme adalah sebuah gerak tumbuhan yang mana arah gerak nya ini di pengaruhi oleh arah datangnya sebuah rangsangan. Gerakan topisme positif adalah gerakan tumbuhan yang arahnya mendekati rangsangan, sedangkan gerakan topisme negatif yaitu adalah gerakan tumbuhan yang arahnya menjauhi rangsangan. Gerak topisme ini juga dibagi menjadi beberapa jenis lagi yaitu seperti :

  • Geotropisme, merupakan gerak topisme yang di sebabkan oleh rangsangan yang berasal dari gaya gravitasi bumi
  • Fototropisme, merupakan gerak topisme yang di sebabkan oleh pengaruh rangsangan yang berasal dari cahaya
  • Tigmotropisme, merupakan gerak topisme yang di sebabkan oleh rangsangan yang berupa sentuhan
  • Hidrotopisme, merupakan gerak topisme yang di sebabkan oleh rangsangan yang berasal dari air
  • Termotropisme, merupakan gerak topisme yang berasal dari rangsangan yang berupa suhu
  • Kemotropisme, merupakan gerak topisme yang berasal dari rangsangan berupa zat kimia
  • Reotropisme, merupakan gerak topisme yang di sebabkan oleh aliran air
Baca Juga :  Niat Puasa Ayyamul Bidh

2. Gerak Taksis

Gerak taksis adalah suatu gerak pindah tempat seluruh bagian tumbuhan yang arahnya di pengaruhi oleh sumber rangsangan yang ada. Gerak taksis ini dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :

  • Fototaksis, merupakan gerak taksis yang terjadi karena rangsangan yang berasal dari cahaya
  • Kemotaksis, merupakan gerak taksis yang di sebabkan oleh rangsangan yang berasal dari zat kimia
  • Gakvanotaksis. merupakan gerak taksisi yang di sebabkan oleh adanya rangsangan listrik
  • Termotaksis, merupakan gerak taksis yang di sebabkan oleh suhu
  • Gravitaksis, merupakan gerak taksis yang di pengaruhi oleh gaya gravitasi bumi
  • Tigmotaksis, merupakan gerak taksis yang di sebabkan karena adanya sentuhan
  • Reotaksis, merupakan gerak taksis yang di sebabkan oleh aliran air
  • Phonotaksis, merupakan gerak taksis yang di sebabkan oleh rangsangan yang berupa suara

3. Gerak Nasti

Gerak nasti merupakan sebuah gerak pada bagian tumbuhan yang mana arah gerakannya tidak di pengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Gerak nasti yang terjadi pada tumbuh – tumbuhan ini juga di sebabkan karena adanya suatu perubahan turgor yang terjadi di bagian jaringan yang ada di bagian tulang daun pada sebuah tumbuh – tumbuhan. Gerak nasti ini di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :

  • Seismonasti, merupakan gerak nasti yang terjadi karena adanya rangsangan yang berupa sentuhan
  • Niktinasti, merupakan gerak nasti yang di sebabkan oleh adanya pengaruh gelap
  • Termonasti, merupakan gerak nasti yang di sebabkan karena adanya rangsangan yang berasal dari suhu
  • Fotonasti, merupakan gerak nasti yang terjadi karena adanya rangsangan yang berasal dari cahaya
  • Nasti kompleks, merupakan gerak nasti yang terjadi karena adanya rangsangan yang lebih dari satu
Baca Juga :  Perbedaan SBMPTN, UMB PT, Dan Jalur Mandiri [Lengkap]

3. Gerak Higroskopis

@brainly.co.id

Gerak tumbuh – tumbuhan yang ketiga yaitu adalah gerak higroskopis. Gerak higroskopis ini adalah sebuah gerak yang terjadi di bagian tubuh sebuah tumbuhan yang terjadi karena adanya pengaruh perubahan pada kadar air di dalam sel. Sehingga hal ini yang menyebabkan terjadinya pengerutan yang tidak merata. Contohnya dari gerak higroskopis pada tumbuh – tumbuhan yaitu adalah seperti berikut ini :

  • Pecahnya buah kapas dan polong – polongan setelah mongering
  • Membukanya sel anulus pada sporangium tumbuhan paku
  • Membukanya gigi peristom pada sporangium tumbuhan lumut
10 tumbuhan esionom
Related posts: