Contoh Daftar Isi Laporan

Posted on

Laporan merupakan hal yang tidak asing di telinga kita. Di dalam sebuah laporan ada yang tidak kalah penting untuk disertakan salah satunya adalah daftar isi. Penggunaan daftar isi pada laporan sangat wajib disertakan karena akan memudahkan si pembaca dalam membaca menemukan topik yang diingnkan dalam suatu laporan. Dengan melihat daftar isi, pembaca bisa mengetahui letak bab-bab, sub-bab, dan hal-hal penting lainnya (seperti gambar, table dan grafik) dengan cepat.

1. Pengertian Daftar Isi

Daftar isi merupakan urutan sebuah judul atau subjudul pada setiap bab beserta halaman yang terdapat dalam sebuah laporan. Daftar isi juga dapat diartikan sebagai lembaran halaman yang menjadi sebuah petunjuk atau informasi dari pokok isi dalam sebuah laporan.

2. Fungsi Daftar Isi

Fungsi dari sebuah daftar isi sendiri adalah untuk memudahkan pembaca untuk mencari tahu judul yang diinginkan secara cepat tanpa harus melihat satu persatu dari setiap lembar penulisan. Oleh karena itu, salah satu cara untuk membuat daftar isi yang baik dan benar yaitu dengan memahami betul fungsinya serta unsur – unsur apa saja yang terdapat dalam sebuah daftar isi.

Artikel Terkait : Contoh Daftar Isi Makalah [Screenshot Gambar]

Fungsi daftar isi sangatlah penting dalam pembuatan laporan. Karena dengan adanya daftar isi ini pembaca akan jauh lebih mudah menemukan halaman yang sedang dicari. Tanpa adanya daftar isi ini, pembaca tidak jadi untuk membaca laporan yang kamu buat.

Baca Juga :  Pentingnya Membaca dan Manfaat Membaca

3. Unsur – Unsur Dalam Daftar Isi

Secara kaidah penyusunan di dalam sebuah daftar isi terdapat beberapa unsur yang harus dipenuhi. Agar nantinya dalam penyusunannya kita bisa membedakan materi atau informasi apa saja yang terdapat di dalamnya. Berikut adalah ulasannya.

  • Halaman Judul

Halaman juduk merupakan salah satu yang harus dipenuhi dalam sebuah daftar isi. Halaman judul yang baik dan benar harus mempunyai logo, nama penyusun, dan juga nama sekolah atau lembaga.

  • Kata Pengantar

Kata pengantar merupakan salah satu unsur yang harus dipenuhi dalam sebuah daftar isi. Kata pengantar biasanya berupa ucapan puji syukur, terima kasih, gambar singkat tentang isi laporan, dan harapan penulis kedepannya.

  • Latar Belakang

Latar belakang merupakan lembar atau halaman yang berisi tentang dasar atau hal pokok yang menyebabkan penulis memilih pokok pembahasan.

  • Batasan Masalah

Batasan masalah merupakan unsur – unsur daftar isi yang berupa halaman dan mempunyai isi yang mencakup permasalahan yang sudah dipersempit dari latar belakang untuk diulas dalam isi suatu laporan.

  • Rumusan Masalah

Rumusan masalah merupakan poin khusus yang menjadi pokok permasalahan dari topik yang diangkat menjadi sebuah laporan. Untuk menulis rumusan masalah yang baik dan benar sebaiknya ditulis dengan poin pertanyaan.

  • Tujuan

Tujuan ini berisikan poin – poin yang akan menjadi konsentrasi dari penulis setelah dalam menulis laporan tersebut.

  • Manfaat
Baca Juga :  4 Jenis Kepribadian Manusia

Manfaat adalah sesuatu yang akan diperoleh ketika karya penulisan ini selesai

  • Identifikasi Masalah

Suatu pendekatan yang diambil oleh penulis untuk menganalisis suatu permasalahan yang akan diulas dalam sebuah laporan yang berkaitan.

  • Hipotesis

Sebuah dugaan awal yang sifatnya subjektif yang disampaikan oleh penulis dalam sebuah laporan.

  • Kesimpulan

Inti dari isi dan pembahasan suatu laporan.

  • Saran

Hal yang disampaikan oleh penulis dari suatu laporannya kepada pembaca.

Karena fungsinya sangat penting maka dalam membuat daftar isi haruslah rapi, informatif, dan sistematis. Bila perlu bedakan antara daftar isi bab, daftar gambar, daftar table, dan daftar grafik. Nah sebelum ke contoh simak terlebih dahulu membuat daftar isi secara otomatis.

  • Cara Membuat Daftar Isi Otomatis

1.Pilihlah judul dan sub judul untuk daftar isi

Setelah membuat judul dan sub judul pada tulisan yang kamu buat, pilihlah judul dan sub bab judul yang akan kamu pakai untuk daftar isi dengan cara memblok judul dan sub judul

2. Mengoprasikan office menggunakan format heading
Kemudian pilih style heading 1 untuk daftar isi bab dan heading 2 untuk sub-bab.

  • Heading Untuk Membuat Daftar Isi

Format heading 1 hanya digunakan untuk judul bab pada setiap bab, sedangkan untuk sub-bab judul bisa menggunakan heading 2, heading 3 dan selanjutnya.
Contoh dibawah ini merupakan daftar isi yang telah di heading.

Hanya untuk warna, jenis, dan ukuran huruf bisa kamu ubah sesuai dengan yang kamu inginkan. Dengan cara mengklik menu multilevel list.

  • Contoh Penggunaan Multilevel List
Baca Juga :  Contoh Gerak Endonom, Esionom, dan Higroskopis Serta Penjelasannya

  • Membuat Daftar Isi Otomatis

Setelah selesai mengatur di multilevel list maka langkah selanjutnya tinggal membuat daftar isi otomatis dengan cara sebagai berikut.

  1. Pilih menu refrences kemudian klik table of contents
  2. Pilihlah opsi pertama dan kedua yang ada pada menu tersebut. Kemudian secara otomatis akan membuat daftar isi sesuai dengan yang telah di program tadi.
  3. Jika ingin membuat daftar isi secara manual, maka anda bisa memilih opsi ke tiga. Namun, opsi ke tiga tidak disarankan karena akan membuang banyak waktu.

Artikel Terkait : Contoh Surat Perjanjian Kerjasama Jual Beli Tanah, Hutang, Kontrak Atau Sewa Rumah

Jika kamu telah melakukan langkah – langkah diatas maka pada halaman kosong yang telah kamu pilih akan muncul table daftar isi yang berisi bab judul dan sub-bab judul yang telah kamu heading sebelumnya.


Jika kamu ingin mengupdate daftar isi maka kamu tinggal mengklik update table lalu klik update entire table lalu OK.

  • Contoh Daftar Isi Laporan

Berikut adalah beberapa contoh daftar isi Laporan

Related posts: