Ciri Kingdom Plantae Dan Contohnya

Posted on

Seperti yang kita semua ketahui disini bahwa di dunia tempat kita tinggal ini banyak sekali terdapat berbagai macam jenis makhluk hidup yang ada. Yang mana tiap makhluk hidup yang hidup di bumi ini pasti memiliki ciri-ciri tersendiri yang membedakannya dengan makhluk yang lainnya.

Salah satu makhluk hidup yang ada di bumi ini yaitu adalah tumbuhan. Tumbuhan ini banyak sekali tersebar di seluruh penjuru bumi ini dengan banyak jenis yang berbeda dan beragam pula.

Pengertian Kingdom Plantae

@materi4belajar

Secara bahasa Biologi tumbuhan ini disebut dengan plantae. Yang mana pada awalnya seluruh organisme ini dibagi menjadi 2 kingdom, yaitu hewan dan tumbuhan. Menurut Aristoteles hewan merupakan organisme yang bisa bergerak untuk mencari makanan, sedangkan tumbuhan merupakan organisme yang tak dapat bergerak.

Lalu di tahun 1707-1778 Linnaeus membuat sistem klasifikasi modern yang mana seluruh organisme ini dibagi menjadi 2 kingdom, yaitu animalia dan vegetabilia (yang kemudian disebut dengan plantae). Lalu beberapa jenis alga dan jamur (fungi) dikeluarka dari kingdom plantae ini karena mereka tidak memiliki beberapa ciri khas tumbuhan yaitu tidak memiliki klorofil.

Pengertian dari Kingdom Plantae ini sendiri merupakan sebuah organisme eukariotik multi seluler yang mempunyai klorofil di dalamnya serta dinding sel. Warna hijau yang berada di dalam tumbuhan ini berasal dari klorofil, yang mana klorofil berfungsi untuk proses fotosintesis dan membuat makanan sendiri.

Ada sekitar 400.000 spesies yang termasuk ke dalam kingdom plantae ini. Di dalam rantai makanan, kingdom plantae ini berfungsi sebagai produsen. Ciri-ciri kingdom plantae secara umum yaitu adalah seperti berikut :

  • Bersifat Autotrof (dapat menghasilkan makanan sendiri) dengan cara fotosintesis
  • Eukariotik
  • Memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa
  • Bersifat multiseluler (mempunyai banyak sel)
  • Memiliki klorofil yang berfungsi untuk fotosintesis
  • Bisa menyimpan cadangan makanan dalam bentuk amilum (pati)
  • Bereproduksi secara aseksual (tunas, cangkok, setek, dll) maupun seksual (benang sari dan putik)
  • Hidup di perairan atau daratan
  • Bisa mengalami pergiliran keturunan dalam siklus hidupnya
Baca Juga :  Contoh Sublimasi, Tujuan dan Penjelasan Lengkapnya [+Gambar]

Klasifikasi Kingdom Plantae

1. Pteridophyta (Tumbuhan Paku)

@perpusku

Pteridophyta atau tumbuhan paku ini memiliki jaringan pengangkut dan juga organ sejati yang ada di dalamnya. Tumbuhan paku ini bereproduksi dengan cara aseksual dengan menggunakan spora. Pada umumnya tumbuhan paku ini hidup di darat terutama paling banyak di daerah hutan hujan tropis. Namun ada juga beberapa jenis tumbuhan paku yang dapat hidup dengan mengapung di atas air.

Tumbuhan paku ini merupakan sebuah jenis tumbuhan yang memiliki batang, akar, dan daun sejati. Serta tumbuhan paku ini juga memiliki klorofil di dalamnya, kemudian juga memiliki pembuluh angkut xylem dan floem, dan memiliki jenis akar serabut. Adapun beberapa jenis tumbuhan paku yaitu adalah seperti berikut ini :

1. Tumbuhan Paku Sejati (Pteriopsida)
Tumbuhan paku sejati mempunyai batang, akar, dan daun sejati. Contohnya dari jenis tumbuhan paku sejati ini yaitu adalah seperti Suplir dan Semanggi

2. Tumbuhan Paku Purba (Psilopsida)
Tumbuhan paku purba ini hanya menghasilkan satu macam spora dan tidak mempunyai klorofil pada gametofitnya. Contohnya dari jenis tumbuhan paku purba yaitu adalah seperti Psilotum dan Rynia

3. Tumbuhan Paku Ekor Kuda (Spenopsida)
Tumbuhan paku ekor kuda ini memiliki gametofil biseksual dan pada gametofitnya memiliki klorofil. Contohnya dari tumbuhan paku jenis ekor kuda ini yaitu adalah Equisetum

4. Tumbuhan Paku Kawat (Lycopsida)
Tumbuhan paku jenis kawat ini gametofitnya ada yang biseksual dan ada juga yang uniseksual. Contohnya yaitu adalah seperti Lycopodium dan Selaginela

2. Bryophyta (Tumbuhan Lumut)

Baca Juga :  Membahas Ukuran Derajat dan Ukuran Radian
@pixabay

Bryophyta atau tumbuhan lumut ini tidak memiliki organ sejati seperti akar, batang, dan daun. Tumbuhan lumut ini biasanya tumbuh di daerah yang lembab dan teduh. Di dalam tumbuhan lumut ini terdapat sebuah rhizoid kecil yang dapat membuatnya menempel di tanah. Jenis tumbuhan lumut ini yaitu adalah seperti :

1. Bryopsida (Lumut Daun)
Lumut daun ini merupakan lumut sejati karena bentuk tubuhnya yang mirip dengan tumbuhan kecil yang mempunyai batang, akar, serta daun. Contohnya yaitu seperti Spagnum dan Polythrihcum

2. Hepaticopsida (Lumut Hati)
Lumut hati ini merupakan sebuah lumut yang berbentuk talus dan berlobus seperti bentuk hati manusia. Tumbuhan lumut jenis ini juga membentuk zigot. Contoh dari tumbuhan lumut jenis Hepaticopsida atau lumut hati ini yaitu adalah seperti Marchantia polimorpha

3. Anthocerotopsida (Lumut Tanduk)
Tumbuhan lumut jenis lumut tanduk ini memiliki gametofit yang sama dengan lumut hati, akan tetapi letaknya yang ada pada sporofitnya yang berbeda. Yang mana sporofit yang ada pada lumut tanduk ini memiliki kapsul yang memanjang yang tumbuh seperti tanduk dari gametofit. Contoh dari tumbuhan lumut tanduk ini yaitu adalah Anthoceros laevis

3. Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)

@kebunpedia

Kata spermatophyta ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu dai kata “sperma” yang berarti biji dan kata “phyton” yang berarti tumbuhan. Yang mana biji ini merupakan hasil dari pembuahan antara benang sari dan putik yang ada di bunga dan biji inilah yang akan menjadi cikal bakal dari individu baru.

Tumbuhan berbiji ini ada yang dapat hidup di darat dan ada juga beberapa yang dapat hidup di air. Tumbuhan berbiji ini memiliki akar, batang, dan daun sejati. Jenis tumbuhan spermatophyta atau tumbuhan berbiji ini diantaranya yaitu adalah seperti :

Baca Juga :  Contoh Hewan Ovovivipar [Penjelasan dan Ciri-Ciri]

1. Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)
Tumbuhan berbiji tertutup ini merupakan jenis tumbuhan yang bakal bijinya berada di dalam bakal buah. Yang mana berdasarkan dengan jumlah keping bijinya maka tumbuhan berbiji tertutup ini di bagi menjadi beberapa macam, yaitu adalah seperti :

  • Monokotil : merupakan jenis tumbuhan berbiji satu yang memiliki akar serabut namun tidak berkambium. Tumbuhan monokotil ini mempunyai daun tunggal dan bentuk tulang daun yang melengkung atau sejajar. Contohnya yaitu adalah seperti tumbuhan anggrek, pinang, dan nanas
  • Dikotil : merupakan jenis tumbuhan berbiji berkeping dua yang memiliki jenis akar tunggang dan jumlah bunganya yang berkelipatan 4 atau 5. Contohnya yaitu adalah seperti kacang kedelai, tomat, dan jambu biji

2. Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)
Tumbuhan berbiji terbuka ini merupakan tumbuhan yang bakal bijinya tidak dilindungi atau ditutupi oleh bakal buahnya. Contoh dari tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae ini yaitu adalah seperti :
1. Ginkgo Biloba atau Kacang Pohon
2. Melinjo
3. Pinus Parana
4. Redwood California
5. Cemara Inggris
6. Cemara Nowergia
7. Sequoia raksasa
8. Tanaman bonsai
9. Cemara Norfolk
10. Pinus batu
11. Cemara Nordman
12. Douglas fir
13. Cemara Arizona
14. Cemara Perak
15. Pinus strobus