Written by 7:02 am Pendidikan

Ciri – Ciri Protozoa [Klasifikasi, Reproduksi, Peranan dan Contoh]

Pada saat kita sedang belajar tentang ilmu Biologi, pasti kita semua sudah tidak asing lagi dengan berbagai macam makhluk hidup atau organisme yang ada. Salah satu organisme yang sering kali kita pelajari di dalam materi Biologi ini yaitu adalah Protozoa. Ya tentunya kalian semua sudah tak asing lagi dengan Protozoa ini bukan.

Kata Protozoa sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata Protos yang berarti pertama dan kata Zoon yang berarti hewan. Protozoa ini termasuk ke dalam kelompok lain dari protista eukariotik. Yang mana terkadang antara algae dan protozoa ini kurang bisa terlihat dengan jelas perbedaannya. Dimana kebanyakan jenis protozoa ini hanya bisa dilihat dengan menggunakan bantuan alat mikroskop.

Atau dengan secara sederhananya bisa di katakan bahwa protozoa ini merupakan sebuah organisme seluler yang memiliki sifat eukariotik dengan tidak mempunyai dinding sel serta juga heterotrof dan juga bisa bergerak. Diperkirakan protozoa ini terdiri dari sekitar kurang lebih 65 ribu jenis yang telah di teliti dan diketahui oleh para ilmuwan.

Ciri – Ciri Protozoa

@123rf

Protozoa adalah sebuah organisme yang bentuknya mirip atau menyerupai hewan yang merupakan salah satu jenis organisme yang berasal dari kingdom protista. Adapun ciri – ciri atau karakteristik dari protozoa ini yaitu adalah sebagai berikut ini :

1. Protozoa merupakan organisme uniseluler atau organisme yang hanya mempunyai satu sel saja atau bersel satu

2. Protozoa ini bersifat eukariotik atau memiliki inti sel yang dibungkus dengan suatu membrane

3. Protozoa tidak mempunyai dinding sel

4. Protozoa pada umumnya memiliki sifat heterotrof atau protozoa ini tidak dapat membuat makanannya sendiri

5. Protozoa ini biasanya hidup sendiri (soliter) atau secara berkelompok (koloni)

6. Protozoa ini merupakan sebuah organisme yang hidupnya seperti parasit

7. Protozoa mempunyai alat gerak yang diberi nama silia, flagela, dan pseudopodia

8. Pada umumnya tubuh protozoa memiliki ukuran sekitar 100 – 300 mikron

9. Di dalam sebuah keadaan yang kurang menguntungkan atau kurang baik biasanya sering kali terjadi yang namanya proses pembentukan dari sebuah kista yang memiliki tujuan supaya organisme ini bisa terus bertahan hidup

Klasifikasi Protozoa

Protozoa ini diklasifikasikan atau dikelompokkan berdasarkan dengan alat geraknya yang mempunyai 4 (empat) filum Protozoa. Berikut ini adalah macam – macam jeis dari klasifikasi atau dari pengelompkan protozoa ini.

1. Ciliata (Ciliophora / Infusoria)

@discoverlife.org

Ciliata merupakan jenis protozoa yang bergerak dengan menggunakan silia atau rambut getarnya. Contoh organisme yang termasuk dalam kelompok Ciliata ini yaitu adalah seperti Paramecium sp

2. Rhizopoda (Sarcodina)

@mengakujenius

Rhizopoda merupakan salah satu jenis protozoa yang bergerak dengan memanfaatkan fungsi dari pseudopodia atau kaki semu yang di milikinya. Contoh organisme yang termasuk dalam kelompok Rhizopoda ini yaitu adalah seperti Amoeba sp

3. Sporozoa (Apicomplexa)

@sridianti

Sporozoa ini merupakan jenis protozoa yang cukup unik dibandingkan dengan jenis protozoa lainnya. Hal ini karena Sporozoa ini tidak mempunyai alat gerak sama sekali. Contoh organisme yang termasuk dalam kelompok Sporozoa ini yaitu adalah seperti Plasmodium sp

4. Flagellata (Mastigophora)

@biologimapiha.blogspot

Flagelatta adalah jenis protozoa yang bergerak dengan menggunakan flagela atau bulu cambuk. Contoh organisme yang termasuk dalam jenis Flagellata ini yaitu adalah seperti Trypanosoma sp

Reproduksi Protozoa

Sama seperti organisme lainnya, protozoa ini juga melakukan proses reproduksi. Protozoa merupakan suatu organisme yang  bisa melakukan proses reproduksi dengan 2 (dua) cara, yaitu dengan cara secara aseksual (tidak kawin) dan dengan cara seksual (kawin). Berikut ini penjelasan dari proses produksi pada protozoa.

1. Reproduksi Aseksual (Tidak Kawin)

Cara reproduksi protozoa dengan cara aseksual yaitu secara garis besar dengan melakukan suatu pembelahan biner. Yang mana dari satu sel menjadi dua sel, dari dua sel menjadi empat sel, dan begitu seterusnya. Pembelahan biner ini di mulai dengan pembelahan inti yang disebut dengan kariokinesis. Lalu setelah itu diikuti dengan pembelahan sitoplasma (sitokinesis)

2. Reproduksi Secara Seksual (Kawin)

Reproduksi protozoa dengan cara seksual atau dengan cara kawin ini yaitu dengan cara melakukan sebuah penyatuan gamet yang memiliki jenis yang berbeda – beda yang kemudian akan bisa menghasilkan sebuah zigot.

Peranan Protozoa Bagi Kehidupan

Protozoa ini merupakan sebuah organisme yang mempunyai peranan yang cukup penting dalam kehidupan manusia maupun juga bagi keadaan lingkungan yang ada di sekitarnya. Yang mana protozoa ini bisa menguntungkan dan juga bisa merugikan manusia. Protozoa ini memiliki peran penting dalam mengontrol jumlah bakteri yang ada di alam karena protozoa ini adalah sebuah organisme pemangsa bakteri.

Sedangkan di dalam laut protozoa ini merupakan sebuah plankton dan bentos. Yang mana plankton dan bentos ini merupakan sumber makanan bagi hewan – hewan yang hidup di laut seperti udang, kepiting, dan ikan – ikan laut yang bermanfaat bagi manusia. Berikut akan saya berikan beberapa contoh protozoa yang memiliki dampak yang baik dan tidak baik bagi kehidupan manusia.

Protozoa Yang Menguntungkan

1. Foraminifera, merupakan protozoa yang bagian cangkang atau kerangnya bisa menjadi sebuah petunjuk di dalam pencarian sumber daya alam seperti minyak, gas alam, maupun mineral

2. Radiolaria, merupakan protozoa yang bagian kerangkanya apabila mengendap pada bagian dasar laut akan menjadi tanah radiolarian yang bisa di pakai menjadi bahan penggosok

Protozoa Yang Merugikan

1. Entamoeba Histolyca, merupakan jenis protozoa yang menjadi penyebab penyakit disentri

2. Trypanosoma Brucei, merupakan jenis protozoa yang menjadi salah satu penyebab dari penyakit tidur yang banyak terjadi di Afrika

3. Trypanosoma Evansi, merupakan jenis protozoa yang bisa menyebabkan penyakit pada hewan ternak seperti sapi, kambing, maupun kuda

4. Trichomonas Vaginalis, merupakan jenis protozoa yang bisa menjadi penyebab dari timbulnya parasit pada alat reproduksi wanita dan juga saluran kelamin pada laki – laki

5. Balantidium Coli, merupakan jenis protozoa yang menjadi penyebab dari penyakit diare

6. Toxoplasma Gondii, merupakan jenis protozoa yang bisa menyebabkan toksoplasmosis, yang merupakan suatu infeksi yang biasanya disebabkan dari kotoran kucing dan juga makanan yang sudah terkontaminasi dengan bakteri Toxoplasma Gondii ini. Yang mana penyakit ini bisa membuat komplikasi yang serius bagi wanita yang sedang hamil dan pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah

7. Plasmodium, merupakan jenis protozoa yang menjadi salah satu penyebab penyakit malaria.

Last modified: December 7, 2019

Title : Ciri – Ciri Protozoa [Klasifikasi, Reproduksi, Peranan dan Contoh]
Deskripsi :