Ciri-Ciri Negara Maju dan Negara Berkembang

Posted on

Negara-negara yang ada di dunia ini digolongkan atau dikelompokkan dan diklasifikasikan berdasarkan dengan perkembangan perekonomiannya. Anggota PBB terdiri dari negara maju dan negara berkembang. Tentunya hal ini dapat saja berubah sewaktu-waktu berdasarkan dengan keadaan perekonomian yang terjadi dalam suatu negara itu.

Ciri-Ciri Negara Maju dan Negara Berkembang

@temukanpengertian.com

Untuk menentukan mana yang termasuk dalam negara maju dan mana yang termasuk dalam negara berkembang, maka Bank Dunia mengukur Negara-negara yang ada di dunia berdasarkan dengan standart dan beberapa indikator tertentu. Seperti pendapatan perkapita, jumlah angka pengangguran, kemajuan ilmu pengetahuan industri dan jasa budaya, laju pertumbuhann hidup,sistem pendidikan, dan msih banyak lagi.

Nah untuk lebih lengkapnya mengenai negara maju dan berkembang, disini akan saya berikan ciri-ciri dari negara maju dan negara berkembang ini.

Ciri-Ciri Negara Maju

Sebuah negara bisa dikelompokkan dalam negara maju apabila negara tersebut memiliki peringkat yang tinggi dalam hal standart di bidang teknologi, ekonomi dan pengetahuan yang ditopang semuanya dalam inovasi dan sifatnya yang merata.

Beberapa negara yang termasuk dalam kategori negara maju di dunia ini seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Inggris, Perancis, Jerman, Australia, dan masih banyak lagi.

Berikut merupakan ciri-ciri dari sebuah negara yang dapat dikategorikan sebagai negara maju.

  • Angka Pengangguran Rendah

Keseimbangan antara jumlah lapangan pekerjaan dan jumlah pekerja menjadi indikator dari suatu negara maju. Apabila jumlah lapangan pekerjaan lebih banyak dari jumlah pekerja maka perekonomian suatu negara tidak akan bisa tumbuh dengan signifikan, sedangkan jika jumlah pekerja lebih banyak dibanding dengan jumlah lapangan pekerjaan maka hal ini akan mengakibatkan meningkatnya jumlah angka pengangguran.

Di Negara-negara maju tetap ada pengangguran, namun jumlahnya tidak sebanyak di negara berkembang. Dan di negara maju terdapat satu jenis pengangguran saja, yaitu pengangguran friksional. Dimana seseorang menjadi pengangguran karena orang tersebut berpindah dari tenaga kerja dari suatu pekerjaan ke pekerjaan yang lainnya.

Artikel Terkait : Fakta, Proses, Sejarah dan Teori Terbentuknya Bumi

Pemerintah di negara maju tetap memberikan jaminan sosial bagi para pengangguran yang ada. Justru hal inilah yang membuat para pengangguran di negara maju merasa malu untuk menerima jaminan dari pemerintah sehingga mereka akan segera mencari pekerjaan yang baru.

  • Pendapatan Perkapita Tinggi

Pendapatan perkapita merupakan pendapatan yang dapat dicapai oleh rata-rata penduduk dalam satu negara selama satu tahun. Hal ini juga menjadi salah satu indikator suatu negara dapat digolongkan ke dalam negara maju. Bank Dunia memberikan standar pendapatan perkapita minimal 10,726 USD setahun bagi Negara-negara maju.

  • Kemajuan Bidang IPTEK

Pemerintah di negara-negara maju sangat mendukung dan memfasilitasi penelitian-penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwannya yang ada. Sehingga hal ini akan mendorong para ilmuwan untuk terus melakukan inovasi yang kemudian hasilnya akan diterapkan di berbagai bidang seperti bidang kesehatan, militer, pendidikan, produksi, dan lain-lain.

Sebagian negara maju menguasai beragam sektor milik mereka sendiri khususnya di bidang teknologi. Masyarakatnya juga cenderung untuk menerima perkembangan IPTEK tersebut karena memang mereka merasakan dampak yang sangat nyaman dan dapat mempermudah pekerjaan mereka sendiri.

  • Jasa Dan Industri Menjadi Tumpuan Utama Perekonomian

Berbagai negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan menjadikan sektor industri sebagai tumpuan utama perekonomian mereka. Mereka bisa memproduksi barang dengan harga jual yang tinggi. Hal ini terbukti dengan majunya perkembangan industri otomotif di Jepang yang sudah banyak di ekspor ke luar negeri, termasuk Indonesia.

  • Disiplin Yang Tinggi

Orang-orang di negara maju sangat mengutamakan sikap disiplin mereka dimanapun mereka berada. Perlu diketahui bahwa jam produktif rata-rata di negara maju sangat padat yaitu minimal 8 jam dan para pekerja disana mempunyai rasa disiplin, tanggung jawab dan tidak pernah terlambat.

Dengan adanya budaya disiplin ini maka Negara-negara maju bisa mengoptimalkan sumber daya manusianya secara maksimal dan efektif guna meningkatkan pertumbuhan pembangunan negaranya.

  • Pendidikan Yang Merata

Pendidikan di negara maju mempunyai sitem yang sangat baik. Penduduk di negara maju diharuskan bisa membaca dan menulis dengan lancar. Pemerintahan negara maju juga mewajibkan pendidikan bagi semua penduduknya tanpa terkecuali, selain itu pemerintah juga sangat mendukung fasilitas-fasilitas pendidikan yang ada.

  • Laju Pertumbuhan Penduduk Rendah

Pada negara maju, tingkat laju pertumbuhan penduduknya sangat kecil sekali. Angka kelahiran dan angka kematian balita yang kecil membuat negara maju ini tidak kelebihan jumlah penduduk.

Mengapa demikian? Karena para penduduk di negara maju mereka benar-benar paham tentang perencanaan keluarga, fasilitas kesehatan yang memadai, penundaan umur pernikahan yang terlalu dini dan kebanyakan penduduknya yang berfokus pada karir atau pekerjaan mereka sehingga mereka akan sangat berhati-hati dalam masalah pernikahan mereka khusunya para wanitanya.

Ciri-Ciri Negara Berkembang

Setelah tadi kita sudah membahas mengenai ciri-ciri negara maju, sekarang mari kita bahas mengenai negara berkembang. Negara berkembang merupakan negara yang mempunyai tingkat kelambatan dalam industrinya dan memiliki pendapatan perkapita yang sangat rendah dibnding dengan negara maju.

Dengan kata lain bisa dikatakan bahwa negara berkembang merupakan negara yang masih memulai pengembangan industrinya. Beberapa negara di dunia yang termasuk ke dalam negara berkembang yaitu Indonesia, India, Laos, Kamboja, Filipina, dan lain-lain. Adapun ciri-ciri dari negara berkembang adalah sebagai berikut:

  • Pendapatan Perkapita Rendah

Pendapatan perkapita negara-negara berkembang sangat rendah bila dibandingkan dengan pendapatan perkapita negara-negara maju. Menurut Bank Dunia pendapatan perkapita negara berkembang yaitu sekitar 876-10,275 USD per tahunnya. Sangat jauh sekali bila dibanding dengan pendapatan perkapita negara-negara maju.

  • Perekonomian Masih Bergantung Sektor Primer

Yang dimaksud dengan sektor primer disini yaitu adalah sector-sektor yang mengandalkan hasil alam untuk mendapatkan penghasilan. Ini artinya mayoritas penduduk negara berkembang pekerjannya adalah petani, nelayan, dll.

Jika hal ini dibiarkan terus menerus dan tidak ada inovasi maka akan bisa menyebabkan rusaknya lingkungan yang ada.

  • Tingkat Pendidikan Rendah

Umumnya sedikitnya pendapatan dari negara berkembang berimbas pada kemajuan pendidikannya, karena pemerintah tidak mampu memberi dukungan fasilitas yang maksimal untuk pendidikan negaranya sehingga tingkat pendidikan di negara berkembang akan sangat rendah.

Artikel Terkait : Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Dalam Karya Sastra

Baca Juga :  Pengertian Batuan Beku, Sedimen dan Metamorf (Contoh & Gambar)

Kesadaran penduduk akan pentingnya pendidikan juga masih sangat rendah sekali di negara berkembang ini. Bahkan ada sebagian masyarakat di negara berkembang yang tidak bisa membaca dan menulis.

  • Angka Pengangguran Tinggi

Karena banyaknya angka jumlah pekerja di negara berkembang sementara jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia tidak mampu menampung mereka semua, hal inilah yang membuat angka pengangguran tinggi pada negara berkembang.

  • Kurangnya Sikap Disiplin

Ini karena mindset dari orang-orang di negara berkembang yang mengatakan bahwa yang penting mereka bisa makan untuk hari ini, tidak peduli bagaimana dengan hari esok.

Hal inilah yang akhirnya menyebabkan tidak adanya rasa kompetisi diantara mereka sehingga tidak adanya rasa disiplin dan kurang menghargai waktu, yang ada hanyalah rasa malas saja.

  • Kurangnya Penguasaan IPTEK

Hal ini salah satunya juga disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan di negara berkembang. Pemerintah mengganggap IPTEK tidaklah terlalu penting dan masih banyak bidang lain yang lebih penting dibanding IPTEK sehingga pemerintah kurang mendukung kemajuan IPTEK dinegaranya.

  • Tingginya Laju Pertumbuhan Penduduk

Di negara berkembang angka laju pertumbuhan penduduknya sangat tinggi. Ini disebabkan karena banyaknya pernikahan di usia dini dan budaya “banyak anak banyak rejeki” yang menyebabkan tingginya angka kelahiran di negara berkembang.

  • Korupsi

korupsi menjadi salah satu ciri dari negara berkembang saat ini. Hal ini bisa merugikan negara dan menyebabkan perekonomian menjadi terhambat karena tindakan korupsi. Sayangnya di Negara-negara berkembang praktik-praktik korupsi ini masih belum bisa diberantas secara tegas sehingga makin merajalelanya korupsi yang menimbulkan kerugian bagi Negara dan menurunkan pendapatan Negara.

Itulah tadi ciri-ciri dari negara maju dan negara berkembang. Semoga dapat menambah pengetahuan kalian semua.

Related posts: