Ciri – Ciri Fluida Dinamis [Penjelasan & Penerapan]

Posted on

Pernahkan kalian mendengar apa itu yang dinamakan dengan fluida dinamis? Atau mungkin bahkan kalian belum pernah mendengar tentang apa yang dinamakan dengan fluida dinamis ini? Dan mungkin saja kalian belum tahu dan belum mengerti tentang apa yang dinamakan dengan fluida dinamis? Lalu sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan fluida dinamis ini. Dan apa sebenarnya kegunaan serta manfaat dari fluida dinamis ini bagi kehidupan manusia.

Nah bagi kalian semua yang ingin mencari tahu tentang apa yang dimaksud dengan fluida dinamis ini, maka disinilah tempat yang tepat bagi kalian semua. Sebab disini saya akan memberikan sedikit penjelasan atau materi tentang apa itu yang dinamakan dengan fluida dinamis. Berikut penjelasannya bagi kalian semua. Silahkan disimak dan dibaca dengan baik dan teliti ya, supaya sedikit materi berikut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua yang membacanya.

Apa Itu Fluida Dinamis

@blogkimiawan.blogspot

Fluida merupakan suatu zat yang bisa mengalir. Yang mana definisi dari fluida ini bisa mencakup tentang zat cair maupun juga zat gas. Mengapa demikian? Hal ini karena kedua zat ini, yaitu zat cair dan zat gas ini bisa mengalir.

Susu, minyak, air, pelumas merupakan beberapa contoh dari zat cair, dimana seluruh zat cair tersebut bisa dikelompokkan ke dalam fluida karena memang sifatnya yang bisa mengalir dari suatu tempat menuju ke tempat yang lainnya.

Zat gas juga termasuk ke dalam fluida, hal ini karena zat gas ini juga bisa mengalir dari suatu tempat menuju ke tempat lainnya. Misalnya yaitu adalah hembusan angin yang bisa berpindah dari suatu tempat menuju ke tempat lainnya.

Baca Juga :  Tips Terbaik Keluar Dari Zona Nyaman

Fluida ini menjadi salah satu zat yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan diperlukan oleh manusia. Dimana setiap hari manusia menghirup, meminum, terapung, maupun tenggelam di dalam zat yang termasuk ke dalam fluida ini. Fluida ini terbagi menjadi 2 (dua) jenis atau bagian, yaitu fluida statis dan fluida dinamis. Nah disini saya akan membahas mengenai fluida dinamis ini.

Fluida dinamsi ini merupakan suatu fluida yang bisa bergerak. Supaya mempermudah kalian dalam mempelajari, fluida disini dianggap sebagai steady (memiliki kecepatan yang konstan dengan waktu), tak termampatkan ( tidak mengalami perubahan volume ), tidak kental, serta tidak turbulen (tidak mengalami putaran – putaran).

Ciri – Ciri Fluida Dinamis

@manado.tribunnews

Fluida dinamis ini mempunyai beberapa ciri – ciri umum yang bisa kita lihat yaitu seperti berikut ini.

1. Fluida dianggap tidak kompatibel

2. Fluida dianggap bergerak tanpa gesekan, meskipun terdapat suatu gerakan materi atau dengan kata lain tidak memiliki kekentalan

3. Fluida ini tidak tergantung dengan waktu, yang mana kecepatannya konstan pada suatu titik tertentu serta membentuk aliran leminer atau berlapis

4. Aliran dari fluida dinamis ini merupakan suatu aliran stasioner yaitu kecepatan serta arah gerak pada partikel fluida yang melewati sebuah titik tertentu akan selalu tetap

Persamaan Kontinuitas

Persamaan kontinuitas merupakan sebuah persamaan yang menghubungkan antara kecepatan fluida dari satu tempat menuju ke tempat lainnya. Garis alairan (stream line) merupakan jalur dari aliran fluida idela (aliran lunak).

Garis singgung pada sebuah titik yang ada di garis menunjukkan arah kecepatan aliran fluida. Garis alir ini tidak berpotongan antara satu dengan yang lai nya. Sementara tabung air merupakan kumpulan dari garis – garis aliran.

Baca Juga :  Gambar Bagian Bagian Mikroskop dan Fungsinya

Hukum Bernoulli

Hukum Bernoulli ini merupakan suatu hukum yang berdasarkan pada hukum kekekalan energi yang dialami oleh sebuah aliran fluida. Hukum Bernoulli ini menjelaskan bahwa jumlah tekanan (p), energi kinetik per satuan volume, serta energi potenisal per satuan volume mempunyai nilai yang sama disetiap titik yang ada di sepanjang garis arus. Sehingga akan menghasilkan persamaan seperti berikut :

Keterangan :

p = tekanan air (Pa)

v = kecepatan air (m/s)

g = percepatan gravitasi

h = ketinggian air

Berikut ini adalah beberapa contoh peralatan yang menggunakan penerapan dari hukum Bernoulli ini.

1. Venturimeter

@indiamart

Venturimeter ini adalah suatu alat yang bernama pipa venturi. Pipa venturi ini adalah suatu pipa yang mempunyai penampang di bagian tengahnya yang lebih sempit dan diletakkan mendatar yang dilengkapi dengan sebuah pipa pengendali. Pipa pengendali ini berguna untuk mengetahui permukaan air yang ada sehingga besarnya tekanan juga bisa diperhitungkan.

2. Alat Penyemprot

@kampungscoti.wordpress

Peralatan selanjutnya yang juga menggunakan penerapan dari hukum bernoulli ini yaitu adalah alat penyemprot. Alat penyemprot ini banyak sekali bentuknya, yaitu seperti alat penyemprot nyamuk dan alat penyemprot parfum.

Pada saat bagian batang penghisap pada alat penyemprot ini ditekan, maka udara akan mengalir dengan kecepatan yang sangat tinggi dan melewati bagian mulut pipa. Hal ini akan mengakibatkan tekanan yang ada di ujung mulut pipa akan menjadi kecil.

Perbedaan tekanan inilah yang kemudian mengakibatkan cairan yang ada di dalam tangki akan naik dan di semprotkan atau dikeluarkan dengan halus oleh aliran udara yang berasal dari tabung pengisap.

Baca Juga :  3 Cara Membuat Magnet [Induksi, Elektromagnetik & Menggosok]

3. Pesawat Terbang

@sains.kompas

Sebenarnya gaya angkat yang ada pada pesawat terbang ini bukan berasal dari mesin, akan tetapi pesawat terbang ini dapat terbang karena memanfaatkan dan menerpkan hukum bernoulli yang dapat membuat laju aliran udara berada tepat di bawah bagian sayap pesawat terbang ini.

Karena laju aliran yang berada di bagian atas lebih besar maka hal ini yang membuat tekanan di bagian atas pesawat akan menjadi lebih kecil dibanding dengan tekanan yang ada di bagian bawah pesawat.

Bagian penampang pesawat terbang ini memiliki bagian belakang yang lebih tajam dan juga bagian sisi atas yang bentuknya lebih melengkung dari pada bagian sisi bagian bawahnya.

Hal ini berarti bahwa kelajuan aliran udara pada sisi bagian atas pesawat v2 lebih besar daripada sisi bagian bawah sayap v1. Sesuai dengan asas Bornoulli, tekanan pada sisi bagian atas p2 lebih kecil daripada sisi bagian bawah p1 karena kelajuan udaranya lebih besar. Dengan A sebagai luas penampang pesawat, maka besar nya gaya angkat pada pesawat bisa diketahui lewat persamaan berikut :

Dimana :

ρ = massa jenis udara (kg/m3)

va= kecepatan aliran udara pada bagian atas pesawat (m/s)

vb= kecepatan aliran udara pada bagian bawah pesawat (m/s)

F= Gaya angkat pesawat (N)

apa itu fluida kompatibel
Related posts: