Cara Menghitung Rasio Jenis Kelamin Beserta Rumusnya

Posted on

Keberadaan sekelompok penduduk yang tinggal di dalam suatu wilayah atau pada sebuah negara bisa di golongkan atau di kelompokkan ke dalam beberapa kelompok, dan salah satu di antara nya yaitu adalah berdasarkan dengan jenis kelamin.

Berdasarkan jenis kelamin nya ini penduduk bisa di kelompokkan atau di golongkan menjadi dua bagian, yaitu penduduk yang berjenis kelamin laki – laki dan penduduk yang berjenis kelamin perempuan.

Sedangkan berdasarkan dengan umur atau usia, maka penduduk bisa di golongkan atau di kelompokkan berdasarkan sesuai dengan rentang usia tertentu, yaitu misalnya usia 0 – 12 tahun, 12 – 19 tahun, 20 – 30 tahun, 30 – 40 tahun, dan seterus nya.

Komposisi penduduk berdasarkan dengan jenis kelamin dan usia nya ini bisa menunjukkan data penduduk, misal nya seperti jumlah tenaga kerja yang produktif dan usia tenaga kerja yang non produktif, pertambahan penduduk, serta angka ketergantungan.

Pengertian Rasio Jenis Kelamin

Rasio jenis kelamin atau sex ratio ini merupaakn sebauh indikator yang dapat di pakai untuk mengetahui komposisi penduduk berdasarkan dengan jenis kelamin. Angka ini biasa nay di nyatakan dengan perbandingan antara jumlah penduduk laki – laki dengan jumlah penduduk perempuan yang ada di suatu daerah dalam suatu waktu tertentu.

Penghitungan rasio jenis kelamin ini juga sangat penting untuk mengetahui tentang seberaap besar perbandingan antara penduduk wanita maupun penduduk pria yang ada di suatu wilayah atau negara. Sebab banyak faktor yang menyebabkan ketidak seimbangan antara jumlah penduduk yang berjenis kelamin laki – laki dan penduduk yang berjenis kelamin perempuan ini.

Selain itu data yang berasal dari rasio jenis kelamin ini juga sangat berguna sekali untuk di jadikan sebagai sebuah dasar perencanaan pembangunan yang mana hal ini memiliki hubungan dengan kesetaraan hak – hak atas gender. Di sini bisa kita lihat lagi pada jaman dahulu yaitu di mana adat istiadat masih di pegang teguh oleh beberapa kelompok masyarakat yang ada di berbagai belahan negara yang ada di dunia ini.

Baca Juga :  Struktur Tubuh Echinodermata Dan Ciri Khusus

Yang mana adat istiadat yang ada di beberapa negara ini lebih mengutamakan pendidikan bagi kaum laki – laki di bandingkan bagi kaum perempuan. Sebab orang pada jaman dahulu menganggap bahwa laki – laki lah yang nanti nya akan menjadi calon kepala rumah tangga dan akan bertanggung jawab atas keluarga nya kelak.

Selain itu contoh lain nya yaitu dengan mengetahui bahwa jumlah penduduk yang berjenis kelamin laki – laki dan jumlah penduduk yang berjenis kelamin perempuan ini hampir sama sehingga kelompok perempuan pun juga harus mempunyai keterwakilan dan di wakili dalam berbagai macam bidang yang ada. Dan tentu saja masih banyak lagi beberapa manfaat lain nya yang bisa di peroleh atau di dapatkan apabila kita belajar mengenai data dari sex ratio ini.

Tujuan Penghitungan Rasio Jenis Kelamin

1. Tujuan Umum

Tujuan umum dalam penghitungan sex ratio ini yaitu adalah untuk mempelajari pola atau perubahan rasio jenis kelamin berdasarkan dengan golongan usia

2. Tujuan Khusus

· Untuk mempelajari tentang ada nya pengaruh migras atau pun wilayah pemukiman dengan sebuah karakteristik khusus

· Untuk mempelajari konsistensi rasio jenis kelamin berdasarkan dengan golongan usia, yaitu menurun nya rasio jenis kelamin yang berbanding lurus dengan bertambah nya golongan usia. Sehingga rasio jenis kelamin ini akan semakin kecil apabila golongan usia semakin tua

Konsep Rasio Jenis Kelamin

1. Rasio jenis kelamin saat lahir

Baca Juga :  Contoh Dialog Interaktif Singkat dan Panjang Serta Kesimpulannya

Rasio jenis kelamin pada saat lahir ini di nyatakan sebagai sebuah perbandingan antara bayi laki – laki dan bayi perempuan yang lahir dalam kurun waktu setahun. Rasio jenis kelamin saat lahir ini biasa nya memiliki nilai di sekitar angka 105, yaitu di setiap 100 kelahiran bayi perempuan akan terdapat 105 kelahiran bayi laki – laki dalam satu tahun.

2. Rasio jenis kelamin menurut golongan usia

Rasio jenis kelamin untuk golongan usia ini adalah sebuah perbandingan antara jumlah penduduk laki – laki dengan penduduk perempuan di dalam golongan rentang usia tertentu. Menurun nya rasio jenis kelamin ini akan sejalan dengan dengan semakin meningkat nya golongan usia yang merupakan akibat dari rasio jenis kelamin kematian yang berkisar di antara angka 105 – 125.

Yang mana hal ini menyatakan bahwa lebih banyak laki – laki yang meninggal setiap tahun nya di bandingkan dengan perempuan. Sehingga pada usia dewasa (40 – 54 tahun), usia tua (55 – 64 tahun), dan usia lanjut (65 tahun ke atas) jumlah perempuan akan cenderung lebih banyak di bandingkan dengan jumlah laki – laki.

Cara Menghitung Rasio Jenis Kelamin

Untuk dapat menghitung sex ratio atau rasio jenis kelamin ini, maka kita menggunakan rumus seperti berikut ini :

@statmat

Dimana :

RJK = Rasio Jenis Kelamin

∑L = jumlah penduduk laki-laki di suatu daerah pada suatu waktu

∑P = jumlah penduduk perempuan di suatu daerah pada suatu waktu

k = 100 penduduk perempuan

Rasio jenis kelamin ini biasa nya di pakai dan di gunakan untukmengukur perbandingan antara penduduk yang berjenis kelamin laki – laki dengan penduduk yang berjenis kelamin perempuan pada suatu waktu dan juga pada sebauh kelompok tertentu.

Baca Juga :  6 Langkah Budidaya Jamur Tiram Agar Sukses 100%

Oleh karena itu, pemakaain dalam penghitungan rumus rasio jenis kelamin ini bisa di tambahkan dengan suatu ciri waktu dan juga kondisi atau sebuah kategori supaay lebih informatif, sehingga akan menjadi seperti berikut ini

Rasio Jenis Kelamin (RJK)= Sex Ratio (SR)

SR (Tahun , Kategori = ΣPl / ΣPw × 100

Keterangan :

1. Apabila nilai sex ratio (SR) lebih besar dari 100, maka hal ini berarti jika penduduk laki – laki jumlah nya lebih banyak dari pada jumlah penduduk yang berjenis kelamin perempuan

2. Apabila nilai sex ratio (SR) lebih kecil dari 100, maka hal ini berarti bahwa jumlah penduduk yang berjenis kelamin laki – laki lebih sedikit di bandingkan dengan jumlah penduduk yang berjenis kelamin perempuan

3. Apabila sex ratio (SR) jumlah nya yaitu adalah 100, maka hal ini berarti bahwa jumlah penduduk yang berjenis kelamin laki – laki sama dengan jumlah penduduk yang berjenis kelamin perempuan.

Contoh Soal

Jumlah penduduk laki – laki di Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun 2000 yaitu 103.179.900 orang dan jumlah penduduk perempuan adalah 102.663.400 orang. Hitunglah rasio jenis kelamin dari penduduk Indonesia pada tahun 2000!

Jawab :

SR (2000, Semua Umur) = (∑PL) / (∑PW) × k

= (103.179.900) / (102.663.400) x 100

= 100,5

= 101

Jadi rasio jenis kelamin penduduk Indonesia di tahun 2000 adalah 101. Hal ini berarti bahwa di setiap 100 penduduk perempuan terdpaat 101 penduduk laki – laki.

Related posts: