Cara Menghitung Persen dan Presentase Bunga

Posted on

Ilmu Matematika mempelajari berbagai bidang yang termasuk didalamnya adalah ilmu operasi hitung. Operasi hitung pun ada berbagai macam, salah satunya adalah operasi hitung persen. Operasi hitung persen memiliki berbagai macam metode yang bisa digunakan .Berbagai macam contoh soal yang mudah bisa menjadi referensi bagi anda para pengajar atau peserta didik . Terlebih lagi, pelajaran mengenai presentase  sekarang sudah mulai diajarkan dari tingkat sekolah dasar. Dan materi ini sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Yang digunakan dalam perhitungan jual beli, perhitungan bunga bank dan beberapa macam lainnya.

Pengertian dari presentase sendiri adalah cara untuk mengekspresikan sebuah angka sebagai bagian dari keseluruhan. Untuk menhitung presentase, kita melihat keseluruhan tersebut sebagai 100%.

Artikel Terkait : Pengertian dan Contoh Teks Prosedur Kompleks

Istilah perfect dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Italia “per cento“ atau bahasa Perancis  “per cent”. Yang artinya adalah seratus.

Misalnya kamu mempunyai 10 buah apel =(100%) jika kamu memakan 2 apel, maka  2/10 x 100 = 20 % dari penghitungan itu maka dapat disimpulkan bahwa sisa apel yang kamu miliki sekarang adalah 80%.

Bagian / seluruh x 100 % = presentase

Lewat pemakaian rumus diatas kamu bisa mengganti rasio maupun pecahan kedalam sebuah presentase. Rumus tersebut juga bisa kamu pakai dalam menhitung pecahan dari nilai presentase yang kita ketahui. Untuk menghitung pecahan yang akan menjadi presentase kamu harus mengalikan rasio dengan pecahannya dengan angka 100 %. Supaya lebih jelas, dibawah ini merupakan contoh soal untuk menghitung presentase.

Contoh soal :

Berapa hasil 50% dari 100 ?

Pembahasan :

50/100 x 100 = 50

Jadi jawaban 50 % dari 100 adaalah 50.

Untuk lebih memudahkan cara menghitung persen kamu dapat menyimaknya dalam beberapa contoh berikut ini !

Contoh soal

Suatu botol berisi air sebanyak 400 ml, kemudian ayah menambahkannya dengan 40 ml air. Berapa persenkah kenaikan volume air setelah ditambahkan oleh ayah ?

Pembahasan :

Berdasarkan rumus yang telah disampaikan diatas, bagian disni adalah 40 ml yang ditambahkan kedalam 400 ml air. Presentase kenaikan volume air adalah sebagai berikut :

(40 ml / 400 ml) x 100 % = 10 %

Baca Juga :  Ciri Manusia Modern Menurut Para Ahli

Jadi kenaikan volume air setelah ditambahkan oleh ayah adalah 10 %.

Lalu bagaimana caranya mengubah bentuk desimal menjadi bentuk persen? Untuk lebih mudahnya simak pembahasan contoh soal berikut :

Kita memiliki sebuah toples berisi 1199 kelereng merah dan 485 kelereng biru, berapa persen kah kelereng yang berwarna biru?

Pembahasan :

Total kelereng yang ada di dalam toples adalah 1199 + 485 = 1684

Maka 485 / 1684 = 0,288

Nah bagaimana caranya untuk mengubah dalam bentuk persentase? Caranya yaitu dengan mengalikan hasil yang di dapat dengan 100

0,288 x 100 hasilnya adalah 28,8 %

Cara sederhana untuk mengkalikan desimal dengan angka 100 adalah dengan memindahkan desimal ke kanan dua tempat.

Presentase  ilmu matematika ini seirngkali dikaitkan dalam hal perdagangan, masih banyak lagi hal lainnya. Contohnya saja, untuk menghitung suatu diskon dari suatu barang dan untuk menghitung presentase jualan dari bank, atau kredit motor.

Pada dasarnya menghitung presentase dapat dihitung dengan menggunakan manual ataupun kalkulator. Jadi tanpa menggunakan kalkulator pun sangatlah mudah untuk menghitung persen. Oleh karena itu sangatlah penting bagi anda untuk mengetahui dan mengingat jika menghitung dalam bentuk pesen adalah mengetahui tentang jumlah keseluruhan dari suatu benda yang akan dihitung dan berapa jumlah bagian yang akan dijadikan sebagai presentase dari keseluruhan.

Berikut ini adalah contoh soal cara menghitung presentase pada pinjaman di bank.

Contoh soal :

Angga memiliki sebuah pinjaman di bank Rp. 120.000.000 dengan angsuran perbulan  Rp. 4.730,000 per bulan selama 47 kali, berapakah persen angsuran tiap bulannya ?

Pembahasan :

Pinjaman Rp. 120.000.000

Angsuran Rp. 4.370.000 / bln x 47 =  222.310.000 % = Rp.   120.000.000 / 222.310.000 x 100 % = 53,97

Atau

Pinjaman Rp.  120.000.000 / 47 = 22.553,191

Angsuran Rp.  4.730.000

% = 2.553.191/ 4.730.000 x 100 % = 53,97

Jadi  persen angsuran yang dibayar oleh Angga adalah 53,97%

Lalu bagaimana menghitung presentase bunga bank dan juga kredit kendaraan bermotor dengan menerapkan rumus matematika yang simple?

Berikut ini adalah cara menghitung bunga kredit kendaraan bermotor. Presentase sendiri maksudnya yaitu perseratus / dibagi 100

Contoh :

  • 1%  = 1 : 100
  • 10 % = 10 : 100
  • 50 %  = 50 : 100

Sebagai contoh, Andi masih kredit uang di bank dengan jumlah Rp. 20.000.000, selama 1 tahun dengan bunga 2% tiap bulannya. Jadi jumlah total bunga bank tersebut ialah?

Baca Juga :  Tata Cara Penulisan Daftar Pustaka

Bunga bank = 20.000.000 x 3 %

Bunga bank = 20.000.000 x 2 / 100

Bunga bank =  400.000 / bln

Apabila diakumulasikan totalnya dalam 12 bulan, jadi hanya dikalikan 12 bulan, maka 400.000 x 12 bulan  = Rp. 4.800.000

Jadi jumlah total bunga bank tersebut adalah Rp. 4.800.000

@kaltim.prokal.co

Cara Menghitung Presentase Bunga

Berikut adalah pembahasan cara menghitung presentase bunga :

Contoh soal :

Andi meminjam uang di bank sejumlah Rp. 20.000.000 lalu bunganya setiap bulan adalah Rp. 150.000

Berapa persentasekah  bunga tersebut ?

Pembahasan :

Bunga / bulan : uang pinjaman (modal) = Persen

Maka : Rp. 150.000 : Rp. 20.000.000 = 0,0075

Untuk mendapatkan nilai %  angka desimal dikalikan dengan 100

Jadi 0,0075 x 100 = 0,75 %

Maka presentasi bunga Andi adalah 0,75 %

a. Cara menghitung bunga bank kredit mobil atau motor

Sebetulnya pihak dealer tak mengeluarkan kredit kendaraan pada kamu,  namun pembayaran kendaraan kamu dibayarkan secara lunas dari bank leasing kepada pihak dealer. Maka pembayaran seterusnya sama layaknya pinjam uang ke bank.

Artikel Terkait : Contoh Dialog Interaktif Singkat dan Panjang Serta Kesimpulannya

Bagaimana terkait DP (down payment) atau yang lazimnya kita ketahui dengan uang muka? Bagaimana cara menghitungnya?

Contohnya semacam ini, kamu memilih kredit motor pada salah satu dealer yang terdapat dikotamu, total harga sepeda motor di kotamu adalah 14 juta serta kamu membayar uang mukanya sejumlah 4 juta.

Jadi sisa pokok harga yang wajib kamu lunasi ialah 10 juta. Nah total kredit yang dibayarkan oleh leasing kepada dealer ialah 10 juta (sesudah dikurangi DP) .

Jadi gambarannya semacam ini :

Kamu memiliki uang 4 juta, untuk menutupi sisanya kamu meminjam ke leasing 10 juta dengan jaminan yaitu bpkb. Seluruh biayanya adalah 15 juta. Lalu digunakan dalam membeli motor kepada dealer dengan harga 14 juta .

Contoh :

Harga motor : 14 juta

DP : 4 Juta

Lama cicilan : 36 bulan (3 tahun )

Berapa persen bunganya ?

Pembahasan :

Bunga total (36 bulan) = 400.000 x 36 = 14.000.000

Bunga total (36 bulan) = 4.400.000 / 36 = 122.222

Baca Juga :  Bagaimana Bayar Fidyah Puasa

Presentase bunga = 122.222/ 10.000.000 = 0,012 atau 1,2 % per bulan

Total jumlah presentase bunga ini kira-kira sudah meliputi premi asuransi, besar bunga dalam 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun yang pastinya juga akan berbeda.

Begitulah cara menghitung bunga bank sekaligus juga serta bunga kredit kendaraan bermotor di leasing.

b. Bunga diskon

Cara menghitung diskon atas barang tertentu sebetulnya mudah, sebagai permisalan jika sebuah barang memiliki harga Rp. 400.000, lalu barangnya itu di berikan diskon sebesar 10%. Maka yang harus kamu hitung terlebih dahulu adalah berapa jumlah diskon yang sesungguhnya.

Berikut adalah cara menghitung diskon

“Harga diskon = harga awal x presentase diskon”

Harga diskon = 400.000 x 10 %

Harga diskon = 400.000 x 10 / 100

Harga diskon = 40.000

Jadi total uang yang harus diserahkan adalah : Harga akhir = harga awal – harga diskon

Harga akhir = 400.000- 40.000

Harga akhir = 360.000

Maka total yang harus dibayarkan adalah Rp. 360.000

@starjogja

Contoh soal

Ibu Rahma membeli satu buah lemari baru, sesudah memilih lemari yang ia mau kemudian ibu Rahma mendatangi kasir untuk membayar lemari tersebut. Seusai dikasih potongan harga dengan jumah 50 % harga lemari tersebut menjadi Rp. 650.000.

Hitunglah berapa harga awal dari lemari tersebut sebelum diberi diskon

Penyelesaian :

Diketahui :

Harga akhir = 650.000

Presentase diskon = 50 %

Ditanyakan : Harga awal ?

Memakai logika perbandingan = x% +y %  = z %

X% + 650.000 = Z

(650.000 X 50 %) : 50% = 650.000

Maka harga awal dari lemari tersebut adalah Rp. 650.000 + 650.000 = 1.300.000

Jadi harga awal lemari tersebut adalah RP.1.300.000

Demikianlah materi singkat tentang cara menghitung persen, cara menghitug bunga peminjaman bank, cara menghitung diskon. Jika kamu mengalami berbagai macam kesulitan dalam cara menghitung persen, terdapat banyak sumber dari para ahli dan guru yang sangat bisa dipercaya. Semoga artikel ini bermanfaat.

Related posts: