Cara Menghilangkan Jamur Pada Kucing

Posted on

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak dipelihara oleh banyak orang. Hal ini karena kucing memang terlihat sangat lucu dan menggemaskan, sehingga tak heran jika kucing menjadi salah satu favorit hewan peliharaan oleh banyak orang.

Selain karena menggemaskan dan lucu, kucing ini juga sangat bersahabat dengan manusia dan juga perawatan dan pemeliharaan kucing pun juga terbilang cukup mudah dan tidak terlalu sulit. Namun terkadang, meskipun kita sudah menjaga kebersihan kucing peliharaan dan juga sudah merawatnya dengan cukup baik terkadang kucing juga bisa terserang beberapa penyakit.

Sama seperti manusia, kucing juga dapat terserang berbagai macam penyakit yang berasal dari virus maupun bakteri dari luar. Salah satu bakteri yang sering menyerang kucing ini yaitu adalah jamur.  Biasanya kucing yang terinfeksi jamur ini bulunya akan rontok dan terdapat sebuah pola melingkar di kulit kucing tersebut.

Lalu jika diraba maka akan terasa seperti ada sebuah benjolan yang sedikit kasar pada tubuh kucing dan juga akan muncul bercak putih yang menyerupai ketombe atau sisik pada tubuh kucing yang terinfeksi jamur ini. Jamur ini bisa sembuh dalam waktu selama 4 hingga 6 bulan.

Kucing dapat menjadi pembawa jamur dan menyebarkannya kepada kucing lain maupun kepada manusia juga. Sehingga memang sangat penting sekali untuk segera mengobati kucing yang terkena jamur ini. Berikut ini akan saya berikan beberapa cara yang bisa kalian coba untuk menghilangkan jamur yang ada pada kucing.

Cara Menghilangkan Jamur Pada Kucing

1. Karantina

@satriabajahitam

Pada saat pertama kali kalian mendeteksi atau mengetahui adanya jamur pada tubuh kucing, maka sebaiknya langkah pertama yang kalian lakukan yaitu adalah melakukan karantina. Melakukan karantina disini maksudnya yaitu adalah memisahkan kucing yang terkena jamur dari lingkungan kucing dengan cara memberikannya sebuah kandang atau tempat khusus.

Baca Juga :  10 Rekomendasi Celana Dalam Wanita Bagus Terkenal

Sebab jika tidak demikian maka jamur tersebut dapat menyebar dan menular ke kucing lainnya. Hindarkan kucing untuk berkontak langsung dengan kucing lainnya. Selain itu juga pisahkan pula alat – alat yang sering dipakai kucing seperti handuk, alas tidur, tempat makan, dan lain – lain.

2. Mandikan

@kucingpedia

Untuk mengatasi jamur yang tumbuh pada tubuh kucing, kalian juga bisa mengatasinya dengan cara memandikan kucing. Pada saat memandikan kucing jangan lupa untuk selalu menggunakan shampo untuk kucing yang anti jamur dan anti bakteri.

Sebab dengan menggunakan shampo yang anti jamur atau anti bakteri ini maka akan bisa untuk mencegah datangnya jamur maupun bakteri pada tubuh kucing. Setelah memandikan kucing, jangan lupa juga untuk mengeringkannya. Jangan sampai biarkan daerah pada tubuh kucing yang lembab.

Sebab daerah yang lembab ini akan bisa memicu tumbuhnya jamur dan juga akan semakin membuat pertumbuhan jamur pada tubuh kucing semakin banyak lagi. Pastikan bahwa kucing setelah dimandikan benar – benar kering untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur pada tubuh kucing yang lembab. Bahkan kalau perlu keringkan tubuh kucing selama kurang lebih 15 menit supaya kucing benar – benar kering.

3. Bersihkan Kandang

@jempolkaki

Kandang merupakan salah satu tempat yang paling rawan untuk berkembangnya sebuah jamur yang bisa menular pada tubuh kucing. Oleh sebab itu kalian harus selalu rajin dan rutin dalam membersihkan kandang kucing.

Hal ini supaya kandang kucing selalu terjaga kebersihannya dan juga dapat terhindar dari berbagai macam virus dan bakteri yang bisa bersarang pada kandang kucing ini. Selain itu perhatikan juga penempatan dari kandang kucing ini.

Baca Juga :  10 Vitamin Untuk Kesehatan Mata Yang Bagus

Sebaiknya kandang kucing tidak ditempatkan pada area yang lembab sebab akan membuat lingkungan yang tidak segar sehingga akan dapat membuat berbagai macam virus dan jamur dapat berkembang dengan cepat. Sebaiknya tempatkan kandang kucing ini pada tempat yang kering dengan ventilasi yang cukup dan sinar matahari yang cukup juga.

Bersihkan kandang dengan menggunakan vacuum cleaner supaya bulu kucing dan serpihan kulit kering tidak menyebar ke area lainnya. Kalau perlu semprotkan desinfektan juga pada kandang kucing ini supaya kuman – kuman dan bakteri yang ada pada kandang kucing dapat mati.

4. Mencukur

@ternakkucing.blogspot

Cara lain yang bisa kalian lakukan untuk mengatasi jamur yang ada pada tubuh kucing yaitu adalah dengan mencukur bulunya. Cukurlah bulu kucing pada bagian yang terkena jamur ini.

Bulu – bulu kucing yang tumbuh disekitar area kulit yang sudah terinfeksi dan terkena jamur ini biasanya sudah sangat rapuh bagian akar – akarnya sehingga mungkin akan sangat cukup mudah sekali untuk dilakukan pencukuran bahakan pencabutan bulu – bulunya.

Mencukur bulu kucing ini juga bisa mempermudah untuk proses pengobatan kucing yang terinfeksi jamur. Apabila infeksi jamur ini sudah menyebar ke hampir seluruh bagian tubuh kucing, maka sebaiknya cukur saja seluruh bulu kucing atau gunduli saja kucing supaya lebih mudah dalam mengobati infeksi jamur tersebut.

5. Oleskan Salep atau Krim Khusus Kucing

@tokopedia

Obati jamur yang menempel pada tubuh kucing dengan menggunakan salep atau krim yang mengandung sulfur yang dapat mengobati jamur. Hal ini karena kandungan bahan aktif yang ada di dalam sulfur dapat membuat jamur mati dan enggan tumbuh kembali.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Depresi Menurut Kristen

Kalian bisa juga menggunakan betadine untuk mengatasi jamur yang masih ringan pada kucing. Atau kalian juga dapat menggunakan spray anti jamur pada kucing dengan cara menyemprotkannya ke area yang terinfeksi dengan jamur.

6. Berikan Obat Dalam

@satriabajahitam

Obat dalam juga dapat mengatasi masalah jamur pada kucing. Beberapa obat dalam yang bisa mengatasi maslaah jamur pada kucing ini yaitu seperti :

  • Itraconozole
    Berikan obat ini sesuai dengan resep dokter atau paling tidak berikan dengan dosis 2 x 2 minggu. Kalian bisa mencampur obat ini dengan makanan kucing. Efek sampingnya mungkin kucing akan kehilangan nafsu makan dan membuat kucing muntah. Sebaiknya obat ini tidak diberikan pada kucing yang hamil.
  • Ketoconazole
    Berikan obat ini dengan cara dicampurkan dengan makanan kucing. Efek samping yang mungkin ditimbulkan dari obat ini yaitu mungkin akan membuat kucing kehilangan nafsu makan dan akan membuat kucing muntah. Apabila terjadi alergi, maka hentikan pemberian obat Ketoconazole ini pada kucing.
  • Flucpnazole
    Berikan obat anti jamur untuk kucing ini dengan dosis sehari dua kali selama kurang lebih satu minggu atau hingga kucing sembuh dari infeksi jamurnya. Efek samping yang ditimbulkan oleh obat ini dapat menimbulkan gangguan pada fungsi hati kucing. Jadi sebaiknya berhati – hatilah di dalam memberikan obat ini pada kucing.
Related posts: