Ayat Alkitab Tentang Kesetiaan Pasangan

Posted on

Salah satu kunci utama di dalam kehidupan hubungan suami istri yaitu adalah kesetiaan. Tanpa adanya rasa kesetiaan di masing-masing diri tiap pasangan maka bangunan pondasi hubungan yang telah dibangun selama bertahun-tahun lamanya mungkin akan dapat roboh dan hancur hanya dalam seketika.

Oleh sebab itu disinilah pentingnya kesetiaan bagi setiap pasangan. Karena teramat sangat pentingnya kesetiaan ini tak heran jika banyak orang yang menganggap rasa kesetiaan ini diatas segala-galanya di dalam sebuah hubungan rumah tangga. Tak hanya itu kesetiaan ini juga sangat sulit sekali untuk dilakukan oleh setiap orang, sebab tak semua orang dapat setia.

Di dalam Firman Tuhan pun juga berbicara mengenai kesetiaan ini. Kata Kesetiaan atau setia sendiri berasal dari bahasa asli yang di pakai di dalam Alkitab yaitu adalah “emunah” (di dalam Perjanjian Lama) dan kata “pistos” (di dalam Perjanjian Baru). Kata “emunah” sendiri yang disebutkan di dalam Perjanjian Lama ini berarti kokoh.

Atau jika diterjemahkan di dalam bahasa Inggris maka akan menjadi “steady”, “trully”, “truth”, dan “faithful” yang mana hal ini berarti bahwa kesetiaan di dalam Perjanjian Lama ini memiliki arti sebagai sebuah rasa loyal, aman, maupun penuh pengharapan. Sebab Tuhan sendiri menggambarkan tentang kesetiaan ini yaitu adalah sebagai diri-Nya sendiri yang memiliki sifat yang kokoh dan tidak berubah-ubah.

Atau dengan kata lainnya Tuhan menggambarkan kesetiaan ini sebagai sesuatu hal yang konsisten. Sementara di dalam Perjanjian Baru, kata kesetiaan ini disebut dengan “pistos”. Yang mana di dalam Bahasa Inggris diartikan sebagai “trustworthy” atau jika diterjemahkan di dalam bahasa Indonesia yaitu menjadi sesuatu yang dapat dipercaya.

Selain itu jika kata “pistos” ini diterjemahkan di dalam bahasa Inggris maka juga akan memiliki beberapa arti lain seperti kata “believe”, “sure”, “true”, dan “faithful”. Sehingga kata kesetiaan di dalam Perjanjian Baru disini lebih tentang kepada rasa percaya atau kepercayaan.

Baca Juga :  Arti Barakallah Fii Umrik

Oleh sebab itulah Tuhan Allah pun memandang betapa berartinya rasa kesetiaan ini. Dan sebab itulah Tuhan menuliskan tentang beberapa hal mengenai kesetiaan ini di dalam beberapa ayat yang terdapat di dalam firman-Nya yang ada di dalam Alkitab. Berikut ini akan saya berikan beberapa ayat di dalam Alkitab yang berbicara mengenai kesetiaan di dalam kehidupan orang-orang Kristen.

Ayat Alkitab Tentang Kesetiaan

1. Mikha 6:8

“Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”

@theloverspoint

Pada ayat tersebut dikatakan bahwaTuhan Allah telah memberikan pengetahuan kepada manusia tentang apa yang baik untuk dilakukan dan buruk untuk dilakukan oleh manusia. Oleh sebab itulah Tuhan Allah tidak akan menuntut banyak hal di dalam hidup manusia. Yang mana sebenarnya Tuhan itu hanya menuntut manusia untuk selalu memiliki sikap yang adil, selalu mencintai kesetiaan, dan juga hidup dengan penuh rendah hati di hadpaan Tuhan.

Dengan demikian sudah terlihat jelas bahwa kesetiaan disini merupakan salah satu hal yang diperintahkan secara langsung oleh Allah kepada manusia untuk dilakukan dan dijalankan selama hidupnya. Tuhan menginginkan kita semua untuk selalu mencintai yang namanya kesetiaan di setiap hidup anak-anak-Nya.

2. Amsal 3:3-4

“Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusia.”

@pixabay

Di dalam ayat ini Tuhan juga menekankan tentang kesetiaan di dalam kehidupan manusia. Tuhan berpesan bahwa agar manusia selalu menjaga dan memlihara rasa kasih dan setia di dalam hidupnya. Tuhan ingin supaya anak-anak-Nya selalu memegang rasa kasih dan kesetiaan yang telah diberikan oleh Tuhan dengan baik dan dengan benar.

Baca Juga :  Asal Usul Kristen Ortodoks Syiria

Sebab apabila kita mampu untuk menjaga rasa kesetiaan dan rasa cinta kasih di dalam diri kita maka kita akan mendapatkan hal terbaik yang telah Tuhan persiapkan bagi diri kita masing-masing. Oleh sebab itulah Tuhan benar-benar menekankan rasa kesetiaan ini di dalam hidup setiap orang yang percaya agar senantiasa memelihara rasa kesetiaannya kepada Tuhan dan kepada pasangannya.

3. Ibrani 13:4

“Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.”

@foxnews

Di dalam Ibrani 13:4 ini Tuhan berbicara mengenai rasa kesetiaan di dalam hubungan suami istri. Dimana Tuhan memerintahkan semua orang, khususnya yang telah menikah dan memiliki rumah tangga untuk selalu menjaga kekudusan kehidupan pernikahan mereka. Sebab seperti yang kita ketahui bahwa Tuhan menganggap perkawinan ini adalah sebuah hal yang suci dan yang kudus di dalam Tuhan.

Oleh sebab itulah setiap pasangan suami istri harus bisa menghormati pernikahannya di dalam Kristus, salah satunya yaitu adalah dengan memiliki rasa kesetiaan satu sama lain. Janganlah sekali-kali kalian tidak mengindahkan perintah Tuhan yang satu ini alias tidak menjaga rasa kesetiaan kalian.

Sebab orang-orang yang berpaling dari pasangannya dan yang memiliki hubungan yang terlarang dengan orang lain maka orang tersebut telah melakukan zinah di hadapan Allah. Dan orang-orang yang berbuat zinah pasti akan mendapatkan pengadilan di hadapan Allah yang kudus.

4. Matius 5:28

“Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.”

Baca Juga :  Rumus Kecepatan Rata Rata Dan Penjelasannya
@nymag

Ayat ini juga masih berhubungan dengan ayat yang sebelumnya. Yaitu disini Tuhan berbicara tentang kesetiaan dalam hubungan suami istri. Tuhan tidak ingin anak-anak-Nya yang telah terikat di dalam hubungan perkawinan yang suci dan kudus merusak perkawinan tersebut. Yang mana hal ini bisa saja terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita.

Jika kita sudah memiliki pasangan namun saat kita melihat laki-laki atau perempuan lain yang bukan pasangan kita lalu kita menjadi tertarik dan menginginkan orang tersebut maka kita telah berbuat zinah di hadapan Tuhan. Meskipun kita tidak melakukan kontak langsung secara fisik terhadap orang tersebut, namun jika di dalam hati saja kita sudah menginginkannya maka Tuhan menganggapnya sebagai sebuah dosa.

5. Maleakhi 2:15

“Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.”

@jadiberita

Di dalam ayat tersebut dikatakan bahwa Tuhan Allah kita yang menciptakan manusia dengan daging dan roh telah menghendaki kita untuk bersatu di dalam Kristus. Kesatuan disini yaitu berarti hubungan suami istri di dalam pernikahan yang agung dan mulia. Tuhan ingin agar anak-anak-Nya bisa menjaga dirinya dan membentengi dirinya dari perbuatan yang bisa merusak pernikahan yang kudus tersebut.

ayat alkitab tentang kesetiaan cinta
Related posts: