Asal Usul Candi Prambanan & Sejarah Roro Jonggrang

Posted on

Candi Prambanan merupakan salah satu kompleks dari candi Hindu yang terbesar yang ada di Indonesia. Candi yang sering di sebut juga dengan candi Roro Jonggrang ini merupakan sebuah kompleks candi yang di bangun pada sekitar abad ke 9 Masehi untuk di jadikan sebagai persembahan kepada Trimurti, yaitu 3 (tiga) dewa Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.

Sejarah Candi Prambanan

@rekha528.wordpress.com

Kompleks candi Prambanan ini terletak di kecamatan Prambanan, Sleman dan kecamatan Prambanan, Klaten. Kompleks candi Prambanan ini memang terletak persis di wilayah perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kompleks candi Prambanan ini juga termasuk ke dalam situs warisan dunia UNESCO sebagai candi Hindu terbesar di Indonesia dan sebagai salah satu candi terindah di kawasan Asia Tenggara.

Artikel Terkait : Pengertian dan Fungsi Epiglotis

Total terdapat 240 candi yang ada di kompleks candi Prambanan ini. Namun saat ini hanya tersisa 18 candi saja yang terdiri dari 8 candi utama dan 8 candi kecil yang berada di zona inti serta 2 candi perwara. Nama Prambanan sendiri berasal dari nama desa tempat candi ini berada yang mana merupakan perubahan dialek dalam bahasa Jawa dari istilah teologi Hindu Para Brahma yang berarti “Brahman Agung” yaitu Brahman atau dewa tertinggi dan teragung yang tidak bisa di jelaskan maupun di gambarkan yang sering kali di samakan dengan Tuhan di dalam agama Hindu.

Nama asli dari kompleks candi Hindu terbesar ini merupakan nama yang berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu Siwargha yang berarti Rumah Siwa atau Siwalaya yang berarti Alam Siwa. Hal ini berdasarkan isi dari Prasasti Siwarga yang berangka tahun 776 Saka atau tahun 856 Masehi.

Di kalangan masyarakat sejak zaman dahulu kala sudah banyak dongeng atau cerita rakyat yang beredar dan berkembang mengenai asal mula dari candi Prambanan ini sendiri. Salah satu cerita rakyat mengenai asal mula candi Prambanan yang terkenal yang masih hidup hingga sekarang yaitu adalah cerita Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso.

Bagi sebagian orang Jawa terutama mereka yang tinggal dekat dengan wilayah kompleks candi Prambanan pasti sudah tidak asing lagi dengan cerita rakyat Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso ini atau bahkan sudah hafal di luar kepala.

Tapi buat kalian yang belum mengetahui tentang cerita rakyat mengenai asal mula candi Prambanan mengenai Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso ini jangan khawatir, karena disini akan saya bagikan kisah nya untuk kalian semua.

Legenda Candi Prambanan

Di kisahkan pada zaman dahulu kala terdapat sebuah kerajaan Hindu besar yang bernama Prambanan. Kerajaan Prambanan ini di pimpin oleh seorang raja yang bernama raja Boko. Dan raja Boko ini mempunyai seorang anak gadis yang sangat cantik jelita yang bernama Roro Jonggrang. Rakyat dari kerajaan Hindu ini hidup dengan damai dan tentram.

@ceritaanakindo.blogspot.com

Tapi pada suatu hari kehidupan di kerajaan Prambanan yang tentram ini terusik oleh adanya serangan dari kerajaan Pengging. Pada awalnya pasukan kerajaan Pengging mengalami kekalahan sehingga membuat Joko Bandung bertekad untuk menyusul pasukan kerajaan Pengging di Prambanan.

Joko Bandung adalah anak dari raja kerajaan Pengging yang memiliki kekuatan dan kesaktian yang sangat hebat. Di dalam perjalanan nya menuju ke Prambanan, di tengah hutan Joko Bandung bertemu dengan seorang raksasa yang bernama Bondowoso dan terjadilah perkelahian antara Joko Bandung dang raksasa Bondowoso ini.

Joko Bandung berhasil mengalahkan raksasa tersebut dan sebelum raksasa tersebut mati, roh nya menyusup masuk ke dalam roh Joko Bandung dan ia meminta agar namanya di gabung dengan nama Joko Bandung sehingga menjadi Joko Bandung Bondowoso. Setelah itu Joko Bandung Bondowoso tiba di wilayah kerajaan Prambanan dan ia berhasil mengalahkan pasukan dari kerajaan Prambanan dan membunuh Prabu Boko, sang raja prambanan.

@rza0708.devianart.com

Ketika Joko Bandung Bondowoso memasuki wilayah istana kaputren ia melihat seorang wanita yang cantik jelita, yaitu Roro Jonggrang. Bandung Bondowoso pun langsung jatuh cinta kepada Roro Jonggrang dan ia ingin menikahi Roro Jonggrang tersebut. Tapi Roro Jonggrang berusaha menolak dan tidak ingin di persunting oleh Bandung Bondowoso, sebab Roro Jonggrang tahu bahwa Bandung Bondowoso lah yang membunuh ayah nya tersebut.

Tetapi karena untuk menolak secara langsung dan terang-terangan Roro Jonggrang tidak berani, maka ia mengajukan sebuah syarat kepada Bandung Bondowoso. Roro Jonggrang bersedia untuk menjadi istri Bandung Bondowoso apabila Bandung Bondowoso bisa membuatkan seribu candi dan dua buah sumur yang sangat dalam di dalam waktu semalam.

Roro Jonggrang pun beranggapan bahwa Bandung bondowoso pasti tidak sanggup memenuhi permintaan nya ini sehingga Bandung Bondowoso tidak akan bisa mempersunting nya. Dan akhirnya Bandung bondowoso pun menyanggupi nya. Bandung Bondowoso meminta bantuan kepada para jin dan makhluk halus untuk membuat seribu candi.

Mereka pun bekerja keras untuk emmbuat candi yang diminta oleh Roro Jonggrang. Setelah matahari terbenam satu per satu candi mulai jadi. Dan melihat hal ini Roro Jonggrang merasa heran karena Bandung Bondowoso bisa membuat candi sebanyak itu dalam waktu yang singkat.

Artikel Terkait : Perbedaan, Ciri Tumbuhan Dikotil dan Monokotil

Baca Juga :  Penjelasan Bagian Lobus Otak Dan Fungsi Lobus Pada Otak Manusia

Ketika tengah malam dimana para jin tersebut tengah bekerja membuat candi dan waktu itu sudah berjumlah 999 candi sehingga kurang 1 candi saja, Roro Jonggrang meminta bantuan para gadis desa agar mereka menumbuk padi sambil memukul alu pada lesung dan membakar jerami supaya langit terlihat terang seperti pada saat matahari sudah terbit di pagi hari. Mereka memukul alu dan lesung ini sehingga akan menimbulkan suara keributan. Dan ayam-ayam jantan pun berkokok bersahutan karena mendengar suara yang riuh ini.

Mendengar suara ayam jantan yang berkokok dan melihat langit yang mulai terang karena jerami yang di bakar, para jin dan makhluk halus ini langsung menghentikan pekerjaan nya karena mereka menyangka bahwa hari sudah pagi dan sebentar lagi matahari akan terbit.

Akhirnya berhasillah cara Roro Jonggrang ini untuk menggagalkan usaha Bandung Bondowoso dalam membuat seribu candi. Tapi Bandung Bondowoso mengetahui perilaku Roro Jonggrang ini dan ia sangat marah sekali. Kemudian Bandung Bondowoso mengutuk Roro Jonggrang menjadi batu. Dan ia juga mengutuk para gadis desa yang telah membantu Roro Jonggrang tadi bahwa mereka tidak akan laku kawin sebelum mereka mencapai usia yang sudah tua. Sejak saat itulah candi Prambanan ini mulai dikenal oleh masyarakat dengan nama candi Sewu yang dalam bahasa Jawa berarti candi seribu.

@wikipedia.org

Dan ada sebuah mitos yang berkembang hingga sekarang, yaitu jika sepasang kekasih datang ke candi Prambanan ini maka hubungan mereka tidak akna bisa langgeng dan pasti akan berpisah. Namun itu semua hanya mitos saja yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

Itulah tadi sejarah singkat mengenai asal usul candi Prambanan. Semoga bisa menambah pengetahuan sejarah kalian semua.

gambar roro jonggrang kartun, roro jonggrang
Related posts: