7 Tips Dan Cara Mendidik Anak Agar Cerdas Sejak Dini

Posted on

Sebagai orang tua tentunya pasti kita menginginkan mempunyai anak yang cerdas dan pandai bukan? Ya memiliki anak yang cerdas dan pandai memang menjadi idaman atau dambaan bagi setiap orang tua di dunia ini. Kecerdasan otak pada anak pun juga dipengaruhi oleh pola didikan dan ajaran yang dilakukan dan diberikan oleh orang tua di rumah maupun oleh didikan dan pengajaran yang diberikan oleh gurunya di sekolah.

Mendidik Anak Sejak Dini

Kadang memang hal ini terlihat sepele bagi sebagian orang tua. Mereka berfikir bahwa pendidikan untuk anak mereka terlebih yang masih berusia balita dianggapnya tidak terlalu penting. Padahal hal ini memegang peranan penting untuk tumbuh kembang dan kecerdasan otak anak nantinya. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh orang tua yang super sibuk sehingga mereka tidak memiliki waktu untuk anak dan mereka melupakan pendidikan sejak dini kepada anak mereka sendiri.

Sebab kecerdasan yang dimiliki anak tidak hanya bergantung pada faktor genetik yang diturunkan oleh orang tua saja, tapi juga bergantung pada faktor cara orang tua untuk mendidik dan melatih anaknya dalam memahami dan menerapkan hal-hal apa yang mereka butuhkan sejak dini. Cara mendidik anak yang baik bukanlah dengan membentak, memarahi ataupun memaksanya. Sebaliknya cara mendidik anak yang baik yaitu dengan cara menggunakan metode yang menyenangkan bagi anak dan jangan buat anak tegang pada saat belajar karena anak akan lebih sulit untuk memahami dan menyerap apa yang telah mereka dapatkan.

Artikel Terkait : 4 Langkah Mudah Belajar Bermain Gitar Untuk Pemula

Nah untuk itu disini saya akan membagikan beberapa tips yang berguna untuk para orang tua dalam mendidik anaknya agar memiliki otak yang cerdas sejak dini. Berikut tips-tipsnya dalam mendidik anak yang baik dan benar.

Cara Mendidik Anak Agar Cerdas

1. Atur Jam Tidur Anak

@appletreebsd

Tidur yang cukup akan membantu memulihkan kondisi badan sang anak. Dan anak yang tidur dengan waktu yang cukup akan membuat badannya terasa rileks sehingga otaknya dapat bekerja secara maksimal. Tidur juga ternyata mempengaruhi aspek kognitif yang ada dalam diri sang anak.

Hal ini termasuk memori ingatan sang anak, rasa perhatian dan kepeduliannya dengan lingkungan sekitar, caranya dalam mengambil sebuah keputusan hingga caranya berfiikir dalam memecahkan atau menghadapi sebuah masalah. Tetapkan waktu tidur yang tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit untuk anak. Konsistenlah dalam menetapkan waktu tidur untuk anak kalian agar membantu anak tetap fokus dalam aktvitasnya sehari-hari.

2. Beri ASI Eksklusif Pada 6 Bulan Pertama

@health.detik

ASI mengandung begitu banyak kandungan nutrisi yang sangat baik untuk bayi. Sebaiknya para ibu memberikan ASI kepada bayinya pada usia selama 6 bulan pertama dan jangan memberinya makanan yang lainnya terlebih dahulu selain dengan ASI. Hal ini karena ASI dapat memberikan kekebalan tubuh yang baik bagi sistem imunitas anak sehingga anak tidak akan mudah terserang virus dan bakteri yang mengakibatkan penyakit.

Selain itu juga karena ASI bisa meningkatkan kecerdasan pada otak anak, sehingga sangat baik bagi bayi yang baru lahir. Selain itu dengan menyusui juga hubungan kedekatan antara sang bayi dan ibunya akan semakin erat.

3. Beri Anak Pujian

Jika anak berbuat baik janganlah kita sebagai para orang tua segan untuk memberinya pujian. Dengan memberinya pujian hal ini akan dapat membuat anak lebih percaya diri dan mereka akan merasa kalau orang-orang yang ada disekitarnya percaya akan kemampuan yang dimilikinya. Selain itu dengan memberi pujian bagi anak hal ini dapat memicu semangat anak-anak dalam belajar.

Beberapa contoh pujian yang dapat kalian berikan kepada anak misalnya seperti “wah, adik pintar sekali ya bisa menggambar pemandangan”, “anak hebat mendapat nilai 100” dan pujian-pujian lainnya yang dapat membuat anak semakin bersemangat untuk melakukan kegiatan aktivitasnya sehari-hari.

4. Jawab Pertanyaan Anak Dengan Rasional

Salah satu cara dalam mendidik anak agar memiliki otak yang cerdas sejak dini yaitu adalah dengan menjawab semua pertanyaan anak dengan jawaban yang serasional mungkin. Anak-anak di usia balita memang sudah pasti mengeluarkan banyak pertanyaan-pertanyaan aneh dari apapun yang dilihatnya pasti akan mereka tanyakan.

Artikel Terkait : 3 Fakta Tersembunyi Dibalik Keruntuhan Kerajaan Majapahit

Baca Juga :  Contoh Gerak Endonom, Esionom, dan Higroskopis Serta Penjelasannya

Bagi para orang tua jika anak-anaknya memberikan pertanyaan-pertanyaan yang aneh sebaiknya jawablah secara rasional bukan dengan jawaban yang ngawur dan mengada-ada. Misalnya seperti jika anak bertanya “mengapa gula memiliki rasa yang manis?” maka kita sebagai orang tua harus memberikan jawaban yang rasional dan masuk akal seperti “nak, gula memiliki rasa manis karena gula tersebut terbuat dari sari tebu dimana di dalam tebu terdapat sebuah zat pemanis yang dapat membuat gula memiliki rasa yang manis”.

Jangan menjawabnya dengan jawaban yang tidak benar seperti ini “sudah dari sananya gula itu rasanya manis”. Karena dengan anak bertanya dan kita memberikan jawaban yang rasional dan masuk akal dapat membuat otak anak semakin cerdas dan dapat menambah pengetahuan anak akan hal yang ada disekitarnya.

5. Beri Anak Kesempatan Untuk Bermain

@jabar.tribunnews

Dunia anak-anak memang tak bisa terlepas dari yang namanya bermain. Bermain memang menjadi hal yang sangat menyenangkan dan mengasyikkan bagi anak. Sebagai orang tua kita harus memberi ruang gerak untuk anak agar dapat merangsang imajinasinya, salah satunya dengan memberinya kesempatan untuk bermain.

Namun tidaklah perlu memberikan mainan-mainan yang mahal kepada anak kita. Cukup berikan mainan yang sederhana dan yang paling penting yaitu dapat merangsang minat dan kreativitas dari anak dengan tetap memberikan wawasan dan edukasi bagi anak melalui permainan tersebut. Dengan bermain bersama anak kita dapat melatih mental dan kreativitas anak yang dapat mempengaruhi pola pikir dan kecerdasan anak nantinya.

6. Bacakan Dongeng Untuk Anak

@alodokter

Kegiatan yang satu ini memang seringkali diabaikan oleh para orang tua. Namun tahukan kalian bahwa dengan membacakan dongeng hal ini akan dapat mendorong anak untuk dapat mengembangkan daya imajinasinya, karena sang anak akan berusaha untuk membayangkan mengenai kejadian yang ada pada dongeng yang sedang diceritakan kepadanya tersebut, menebak rupa tokoh-tokoh yang ada dalam dongeng tersebut, menebak latar cerita dalam dongen tersebut, dan lain-lain.

Bagi para orang tua sebaiknya luangkanlah waktu kalian sebentar untuk membacakan anak dongeng sebelum mereka tidur agar kemampuan dan kecerdasan otak mereka semakin terasah.

7. Berikan Makanan Yang Bergizi

@bramardianto

Kecerdasan anak juga dipengaruhi salah satunya oleh asupan gizi yang dimakannya setiap hari. Usia kanak-kanak merupakan usia yang paling bagus untuk masa pertumbuhan baik secara fisik maupun secara intelektualnya.

Maka dari itu kalian sebagai orang tua berikanlah makanan yang memiliki gizi yang baik bagi anak-anak. Jangan biarkan anak untuk memakan makanan yang tidak sehat seperti junk food misalnya. Sebaiknya cukupi gizi anak dengan memberikannya makanan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, telur, daging, ikan, dan lain-lain.

Itulah tadi beberapa tips yang dapat para orang tua lakukan untuk meningkatkan kecerdasan pada anaknya. Semoga bermanfaat.

Related posts: