7 Ciri-Ciri Wanita Menopause [Lengkap]

Posted on

Setiap wanita pasti akan mengalami yang namanya menopause. Yang mana menopause ini merupakan salah satu proses alami pada tubuh yang di tandai dengan berakhirnya siklus menstruasi pada seseorang. Biasanya gejala seperti menopause ini akan mulai di alami oleh wanita yang telah menginjak usia 40 lebih hingga 50 tahunan.

Menopause ini bisa terjadi pada saat ovarium tidak lagi meluruhkan atau melepaskan sel telur sehingga akan membuat wanita untuk berhenti menstruasi. Dengan demikian maka setelah memasuki masa menopause ini maka kemampuan alat reproduksi wanita juga akan berakhir.

Sebelum seorang wanita ini menopause, biasanya ia akan mengalami beberapa gejala atau tanda – tanda yang akan mulai terjadi semenjak masa perimenopause.

@everydayhealth

Masa perimenopause ini merupakan suatu masa periode transisi yang terjadi selama beberapa tahun menjelang menopause. Di masa perimenopause ini ovarium akan secara bertahap mulai untuk memproduksi esterogen atau hormon yang ada di dalam tubuh wanita ini menjadi lebih sedikit dari biasanya.

Pada umumnya periode atau masa perimenopause ini akan terjadi selama kurang lebih 4 tahun, namun tiap wanita pasti memiliki masa perimenopause yang berbeda – beda yang bisa jadi lebih dari 4 tahun atau bisa juga kurang dari 4 tahun. Kemudian setelah masa perimenopause ini wanita akan disebut menopause jika ia sudah tidak mengalami menstruasi selama 12 tahun.

Seperti yang saya katakan tadi, sebelum menopause ini biasanya akan muncul beberapa tanda atau ciri – ciri pada seorang wanita yang mengindikasikan bahwa ia sudah memasuki masa menopause. Apa sajakah tanda atau ciri – ciri dari seorang wanita yang telah menopause tersebut? Berikut saya berikan sedikit informasi mengenai ciri – ciri seoarang wanita telah mengalami masa menopause.

Baca Juga :  Macam Warna Urine dan Kaitannya Dengan Kesehatan

Ciri – Ciri Wanita Menopause

1. Perubahan Siklus Menstruasi

@menstruasi

Tanda umum yang terjadi pada seorang wanita yang akan mengalami menopause yaitu adalah adanya perubahan pada siklus menstruasinya. Selain itu jumlah darah yang di keluarkan pada saat menstruasi ini juga bisa jadi lebih banyak atau bisa jadi lebih sedikit atau bahkan mungkin hanya berupa flek atau spotting saja.

Selain itu masa durasi menstruasi pun juga akan menjadi lebih sebentar atau lebih singkat dari biasanya. Jika kalian tidak mengalami menstruasi pada waktu yang sudah seharusnya, hal ini bisa jadi ada 2 kemungkinan. Yaitu kemungkinan yang pertama yaitu adalah bisa jadi hamil dan kemungkinan yang kedua yaitu bisa jadi merupakan suatu pertanda di mulainya masa menopause.

2. Hot Flashes

@health.harvard.edu

Hot flashes atau sensasi rasa panas ini merupakan sebuah kondisi dimana tubuh pada bagian atas atau bahkan seluruh bagian tubuh akan mengalami yang namanya rasa panas. Bagian wajah dan bagian leher mungkin akan menjadi berwarna merah dan juga akan menyebabkan tubuh sering berkeringat.

Intensitas dari hot flashes ini biasanya bisa bermacam – macam mulai dari yang ringan hingga yang berat sekalipun, bahkan ada juga yang bisa sampai mengganggu waktu tidur. Pada umumnya wanita akan mengalami gejala seperti hot flashes ini dalam kurun waktu selama satu sampai dua tahun setelah menstruasi terakhirnya.

Dan bisa jadi juga hot flashes ini akan terus berlanjut hingga setelah masa menopause. Tapi lama kelamaan gejala hot flashes ini juga akan menghilang dan semakin jarang terjadi.

3. Insomnia

@konfrontasi

Dalam masa selama menopause ini wanita juga biasanya akan merasakan gangguan susah tidur atau insomnia. Para wanita yang akan memasuki masa menopause ini memiliki kemungkinan besar untuk bangun tidur lebih pagi dari biasanya serta juga memiliki kesulitan untuk bisa tidur kembali.

Baca Juga :  10 Manfaat Shalat Tahajud | Keajaiban Shalat Tahajud

Cara yang bisa di lakukan untuk mengatasi insomnia ini yaitu adalah salah satunya untuk mencoba tidur pada waktu yang sama setiap malamnya dan juga hindarilah makanan maupun minuman yang bisa mempengaruhi tidur seperti kafein, alkohol, dan coklat.

Atau bisa juga dengan berolahraga di sore hari supaya pada malam harinya tubuh akan terasa cukup lelah sehingga akan bisa dengan mudah untuk tertidur pada malam hari nya.

4. Infeksi Saluran Kemih

@hellosehat

Salah satu hal yang sangat umum dan wajar dialami oleh seorang wanita ketika mnjelang menopause ini yaitu adalah susah untuk menahan rasa untuk buang air kecil. Kalian mungkin akan mengalami keinginan untuk selalu buang air kecil meskipun sebenarnya kandung kemih belum penuh atau bahkan kalian juga akan mengalami rasa nyeri saat kencing atau buang air kecil ini.

Hal ini semua bisa terjadi karena selama masa menopause jaringan yang ada di dalam organ intim wanita dan juga saluran kemih akan kehilangan elastisitasnya serta bagian otot – otot yang berada yang mengelilingi pelvis atau bagian panggul ini juga akan semakin melemah.

Selain itu penurunan kadar hormon esterogen di dalam tubuh juga akan membuat wanita yang menopause lebih rentan terhadap infeksi saluran kencing pada masa ini. Untuk mengatasi hal ini kalian bisa minum air putih lebih sering dari biasa nya dan juga kalian harus menghindari minuman beralkohol.

5. Gangguan Suasana Hati

@republika.co.id

Perubahan produksi hormon yang terjadi pada wanita selama masa menopause ini juga akan berpengaruh pada suasana hati atau mood seseorang. Hal ini biasanya di tandai dengan gangguan suasana hati seperti mudah marah, mudah merasa depresi, dan juga mood swing atau suasana hati yang mudah berubah – ubah.

Baca Juga :  Belajar Kalimat Bahasa Sunda Sehari-hari dan Artinya

Jika kalian mengalami masalah seperti ini hal ini tandanya merupakan gejala alami yang disebabkan oleh perubahan hormon di dalam tubuh kalian menjelang masa menopause.

6. Perubahan Kulit Dan Rambut

@suara

Seiring dengan bertambahnya usia maka jaringan lemak pun juga akan menurun yang membuat kulit mnejadi lebih kering dan tipis. Serta berkurangnya hormon esterogen pada saat menopause ini juga bisa membuat rambut menjadi lebih rapuh dan kering.

7. Penurunan Gairah Seksual

@hellosehat

Ciri atau tanda berikutnya yang mengindikasikan seorang wanita berada dalam masa menopause yaitu adalah menurunnya gairah seksual. Hal ini karena kadar esterogen yang menurun akan memperlambat reaksi orgasme, memperlambat reaksi klitoris, serta akan membuat bagian vagina menjadi kering.

Sehingga hal – hal demikian tadi juga akan bisa menyebabkan menurunnya atau berkurangnya gairah seksual pada seorang wanita. Apabila kalian mengalami hal ini jangan takut untuk berkomunikasi kepada pasangan kalian dan juga apabila mungkin kondisi penurunan gairah seks ini disebabkan karena maslalah atau faktor lainnya seperti misalnya rasa nyeri pada saat melakukan hubungan seksual, sebaiknya kalian segera melakukan konsultasi mengenai masalah ini kepada dokter.

ciri ciri monofous, ciri ciri menopause, ciri-ciri menjelang monopouse
Related posts: