6 Rukun Iman Pengertian Makna Penjelasan

Posted on

Pengertian Iman

Iman, bila ditinjau dalam bahasa arab, maka bisa diartikan yakni percaya. Sedangkan apabila anda meninjau dalam segi istilah, maka anda akan mendapatkan pengertian iman adalah membenarkan dengan hati, diucapkan oleh lisan dan diwujudkan melalui perbuatan.

Sedangkan dalam hadis, iman berarti membenarkan secara batin. Membenarkan dalam hati bermakna bahwa anda melihat atau mendengar sesuatu, maka anda akan meyakini secara sepenuhnya. Tidak akan ada rasa gundah dikala anda harus meyakini dalam hati bahwa hanya Allah lah tuhan yang berhak untuk disembah dan tiada sekutu bagi Nya.

@eramuslim

Mengucapkan secara lisan adalah apabila kita telah menyakini dalam hati, maka anda bisa menyebarkan apa yang anda yakini, sehingga apa yang anda yakini tersebut dapat juga diterima oleh orang-orang yang berada disekitar anda. Dengan hal tersebut, akan banyak dukungan yang mengalir untuk anda bila orang-orang disekitar anda juga turut mempercayai dan mengalaminya.

Sedangkan mewujudkan dalam perbuatan adalah perwujudan fisik apa yang kita yakini. Tak hanya butuh diyakini ataupun diucapkan. Namun, sikap kita sebagai seorang yang beriman juga harus menunjukkan ataupun menggambarkan bahwa anda telah beriman dengan mengamalkan apa yang dia perintahkan dan menjauhi larangan-Nya.

Sedangkan apabila kita melihat kata Rukun Iman, yang memiliki arti yaitu, suatu rukun untuk menunjukkan kemantaban hati dalam hati dalam jalan islam. Dimana rukun iman diwujudkan dalam enam isi yang apabila anda mengamalkannya, maka akan bertambah pula keimanan dalam menjalankan segala ajaran dan syariat islam.

Pengertian Rukun Iman

@korangratis.net

Rukun iman adalah tiang-tiang fondasi keimanan dari seorang muslim, apabila ia memiliki dan mengamalkan rukun iman, maka otomatis ia akan memiliki keimanan yang kuat. Dan apabila ia mengabaikan rukun iman dalam hidupnya, maka ia akan dengan mudah diguncang hatinya dengan berbagai masalah dan kegelisahan dalam keimanan.  Terdapat enam rukun iman, yang didasarkan pada ayat-ayat malaikat Jibril pada kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab. Berikut keenam rukum iman tersebut.

1. Iman kepada Allah

2. Iman kepada Malaikat

3. Iman kepada Kitab-Kitab Allah

4. Iman kepada Rasul

5. Iman kepada Hari Akhir

6. Iman kepada Qodho dan Qadar

AL- QURAN dan HADIST Tentang Rukun Iman

@tongkronganislami.net

Rukun iman telah dicantumkan atau disebutkan di dalam Al-Quran pada surat Al-Baqarah ayat 177 yang artinya: “ akan tetapi sesungguhnya kebijakan itu adalah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi,” di dalam ayat ini disebut terdapat lima hal yang mampu menjadi dasar keimanan atau sumber kebaikan dalam islam.

Sedangkan dalam ayat lain menyebutkan: “ Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari tuhannya demikian pula orang-orang beriman. Semua iman kepada Allah, malaikat-malaikat Nya, kitab-kitab Nya, rasul-rasul Nya. Kami tidak membeda-bedakan antara seorang rasul dengan yang lainnya.” Al Baqarah ayat 285

Baca Juga :  7 Tips Dan Cara Mendidik Anak Agar Cerdas Sejak Dini

Ayat mengenai takdir, Allah telah berfirman secara khusus pada ayat 49 surat Al Qomar yang artinya “sesungguhnys Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” Menurut ayat ini, Allah telah menuliskan takdir dari tiap-tiap makhluk-Nya tidak secara acak ataupun kebetulan, melainkkan semuanya dalam keadaan telah diperhitungakn.

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh muslim, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa “Iman adalah : kamu beriman kepada Allah dan malaikat-malaikat Nya, Kitab-kitab Nya, Hari kemudian dan Takdir yang baik maupu buruk.

Rukun Iman ke-1: Iman Kepada Allah

@dictio.id

Hal yang pertama wajib diamalkan oleh seorang muslim untuk menambah keimanannya dalam islam adalah harus mengimani tentang keberadaan Allah SWT. Seperti hal nya saat anda ingin menjadi seorang muslim sepenuhnya, maka anda harus mengucapkan dua kalimat syahadat yang menunjukkan bahwa anda bersedia untuk beriman. “ Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.” Hal ini menunjukkan bahwa saat anda memilih islam sebagai agama anda, maka anda harus mengakui keesaan dari Allah dan tidak ada dzat apapun yang mampu menjadi pesaing maupun menjadi sekutu Nya.

Cara beriman kepada Allah ada dua macam, yaitu beriman kepada Allah secara rububuih yang berarti bahwa tiada yang mampu mencipta, menguasai dan mengatur alam semesta kecuali Allah. Dan secara uluhiah yang berarti bahwa tidak ada dzat yang berhak disembah kecuali Allah dan mengikari adanya tuhan lain selain Allah.

Mengimani sifat Allah, yakni wujud, qidam, baqa’, almumatsalatu lil hawaditsi, qiyamuhu binafsihi, wahdaniyat, qudrat, iradah,ilmu, hayat, sama’, bashar’ kalam, qadiran, muridan, ‘aliman, hayyan, samian, basyiran, mutakalliman. mengimani sifat allah dapat membantu anda untuk terus menambah keimanan kepada allah.

Rukun Iman ke-2: Iman Kepada Malaikat

@satujam

Malaikat merupakan makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya, malaikat juga memiliki sifat untuk selalu patuh dan taat kepada apa yang diperintahkan oleh Allah. Malaikat tidak memiliki nafsu, sehingga malaikat selalu berdzikir kpada Allah SWT. Sebagai makhluk yang selalu taat kepada perintah Allah, malaikat berhak diyakini dan diakui keberadaanya.

1. Malaikat Jibril, memiliki tugas menyampaikan wahyu dari Allah kepada para Nabi atau rasul Nya.

2. Malaikat Mikail, memiliki tugas untuk menurunkan hujan dan memberikan rezeki kepada setiap makhluk Allah.

3. Malaikat Isrofil, memiliki tugas meniup sangkakala di hari penghabisan.

4. Malaikat Izroil, memiliki tugas untuk mencabut nyawa.

5. Malaikat Rakib, memiliki tugas mencatat amal baik manusia.

6. Malaikat Atid, memiliki tugas mencatat amal buruk manusia.

7. Malaikat Mungkar, memiliki tugas untuk menanyai roh dalam kubur.

8. Malaikat Nakir, memiliki tugas untuk menanyai roh dalam kubur.

9. Malaikat Malik, memiliki tugas untuk menjaga pintu gerbang neraka.

Baca Juga :  3 Fakta Tersembunyi Dibalik Keruntuhan Kerajaan Majapahit

10. Malaikat Ridwan, memiliki tugas untuk menjaga pintu gerbang surga.

Rukun Iman ke-3: Iman Kepada Kitab-Kitab Allah

@paketsoftware

Allah telah menurunkan beberapa kitab yang berisi tentang wahyu dan petunjuk kepada nabi ataupun rasul, sehingga dapat mereka jadikan petunjuk untuk para umat dan pengikutnya. Berdasarkan Al Quran, Allah telah menurunkan empat buah kitab melalui malaikat jibril ataupun secara langsung kepada amasing-masing nabi dan rasul Nya. Berikut adalah keempat dari kitab-kitab tersebut:

1. Kitab Taurat

Kitab taurat merupakan kitab yang diturunkan kepada Nabi Musa AS sebagai petunjuk pada kaumnya. Karena Nabi Musa  saat itu menjadi nabi yang diutus kepada Bani Israil, maka kitab taurat merupakan kitab petunjuk yang digunakan sebagai pedoman bagi Bani Israil. Isi dari kitab Taurat merupakan 10 perintah tuhan atau dikenal dengan The Ten Commandements.

2. Kitab Zabur

Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS. Kitab ini ditujukan sebagai petunjuk dan pedoman kepada kaum Nabi Daud. Kitab ini disebut juga sebgai “ Mazmur” dan memiliki isi berupa nyanyian dan pujian kepada Allah SWT atas segala nikamt dan rahmat yang telah dia berikan kepada kaum Nabi Daud pada saat itu.

3. Kitab Injil

Kitab injil diturunkan kepada Nabi Isa AS. Sama halnya dengan kitab taurat, kitab injil dirunkan sebagai petunjuk dan pedoman bagi kaum Israel. Isi dari kitab injil adalah pokok tata cara untuk meneladani kehidupan secara zuhud, dimana kita diharuskan untuk meninggalkan berbuat kerusakan dan memiliki sifat ketamakan saat didunia.

4. Kitab Al-Quran

Berbeda dengan kitab-kitab yang lainnya, Al-Quran merupakan kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk digunakan sebagai pedoman seluruh umat manusia didunia. Kitab ini diturunkan melalui perantara malaikat jibril dan secara berangsur-angsur atau tidak langsung, serta apabila  kita membacanya maka kita menadapat pahala.

Rukun Iman ke-4: Iman Kepada Rasul

@thegorbalsla

Salah satu cara mengimani nabi dan rasul Allah adalah dengan cara mempercayai bahwa Allah telah mengutus manusia dengan segala kelebihannya untuk memberikan petunjuk kepada kaumnya dan juga seluruh umat manusia dimuka bumi ini untuk beriman dan mengakui keesaan Allah SWT. Serta mengenal dan mengetahui 25 nama-nama wajib Nabi dan Rasul.

1. Nabi Adam As.

2. Nabi Idris As.

3. Nabi Nuh As.

4. Nabi Hud As.

5. Nabi Sholeh As.

6. Nabi Ibrahim As.

7. Nabi Luth As.

8. Nabi Ismail As.

9. Nabi Ishak As.

10. Nabi Yakub As.

11. Nabi Yusuf As.

12. Nabi Ayub As.

13. Nabi Sueb As.

14. Nabi Musa As.

15. Nabi Harun As.

16. Nabi Zulkifli As.

17. Nabi Daud As.

18. Nabi Sulaiman As.

19. Nabi Ilyas As.

20. Nabi Ilyasa As.

21. Nabi Yunus As.

22. Nabi Zakariya As.

23. Nabi Yahya As.

24. Nabi Isa As.

25. Nabi Muhammad SAW.

Diantara 25 nabi terdapat 5 orang rasul yang memiliki kelebihan dibandingkan nabi-nabi lain dan memiliki gelar Ulul Azmi yang berarti Nabi atau Rasul yang memiliki kesabaran yang luar biasa. 5 orang rasul tersebut adalah Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi Muhammad. Kelima nabi dan rasul tersebut memiliki sifat jujur, dipercaya, amanah dan cerdas.

Baca Juga :  Fungsi Dan Struktur Kloroplas Pada Tanaman

Rukun Iman ke-5: Iman Kepada Hari Akhir

@artikelsiana

Hari akhir atau hari kiamat merupakan akhir dari seluruh kehidupan di dunia. Pada saat itu, dunia dan seluruh isinya akan hancur secara berkeping-keping. Tidak akan ada kehidupan satupun baik manusia maupun makhluk lainnya. Pada hari kiamat ini tidak akan ada satupun makhluk yang bisa lolos dari kehancuran yang membinasakan.

Menanamkan keyakinan bahwa hari akhir itu akan benar-benar ada dan terjadi membuat kita sebagai umat islam senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita terhadap Allah SWT. Allah berfirman dalam surat Al Hajj ayat 6-7, yang artinya “Yang sedemikian itu supaya kamu mengerti bahwa Tuhan Allah itu Tuhan yang benar dan Tuhan itu menghidupkan segala yang telah mati. Lagi Allah itu maha kuasa atas segala sesuatu. Dan sesungguhnya kiamat itu pasti datang, tidak ragu lagi. Tuhan Allah benar-benar akan membangkitkan orang-orang yang ada dalam kubur.”

Allah juga berfirman dalam surat Az Zumar ayat 68, bahwa “Sungguh pada hari kiamat akan ditiup sangkakala (terompet) lantas matilah sekalian apa yang ada di langit dan yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian akan ditiup padanya sekali lagi, kemudian mereka sekalian akan bangkit memandang (menunggu keputusan).”

Rukun Iman ke-6: Iman Kepada Qodho dan Qadar

@taufiqurokhman

Qodho  merupakan suatu keputusan atau nasib dari seorang yang telah bersifat dan tidak bisa diubah lagi, seperti hari kematian. Sedangkan qodar adalah takdir atau nasib yang masih bisa diusahakan untuk diperbaiki atau diarahkan ke arah yang lebih baik dan tentunya atas izin Allah SWT salah satunya adalah rezeki.

Saat anda mengimani qodho dan qadar Allah maka anda juga harus mengimani 4 perkara, yakni percaya bahwa Allah telah mengimani seluruh apa yang telah maupun yang belum terjadi, Allah telah menuliskan segala ketentuan dan takdir mahkluk hidup dan menuliskan segala ketentuan dan takdir makhluk hidup dan menuliskannya dijauh al-Muhfudz, tidak ada segala sesuatu yang diam atau bergerak tanpa izin Allah dan semua adalah ciptaan Allah.

Related posts: